Written By Luluk Yulianti

Tahukah Anda ternyata kehamilan memberikan banyak sekali dampak perubahan pada tubuh seorang wanita. Para wanita umumnya membutuhkan pasokan darah dua kali lebih banyak dibandingkan saat sebelum hamil.

Apabila kebutuhan darah dalam tubuh tidak tercukupi dengan baik tentu saja para ibu hamil akan rentan terkena penyakit anemia.

Meski sering disepelekan, ternyata anemia pada ibu hamil tidak boleh diabaikan karena bisa membahayakan ibu beserta calon bayinya.

Lalu, sebenarnya apa penyebab penyakit anemia pada ibu hamil? Nah, untuk mengetahui jawabannya berikut akan disajikan beberapa ulasan mulai dari penyebab, jenis, hingga bahaya yang ditimbulkan anemia pada ibu hamil.

Mengenal Seputar Penyakit Anemia Pada Ibu Hamil

Anemia sendiri merupakan sebuah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah atau bisa dikatakan jauh lebih rendah dari batas normalnya. Tentu saja ada penyebab tertentu mengapa ibu hamil lebih rentan terkena penyakit yang satu ini dibandingkan orang normal pada umumnya.

Nah, apa saja penyebabnya? Simak penjelasan dari penyakit anemia pada ibu hamil berikut beserta jenis dan bahayanya:

Penyebab Anemia pada Ibu Hamil

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah yang membuat badan menjadi lemas dan kurang bertenaga.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic, anemia pada ibu yang sedang hamil lebih banyak karena sel darah merah tidak mengandung hemoglobin yang cukup. Hemoglobin sendiri merupakan salah satu kandungan yang berfungsi untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.

Salah satu ciri seseorang kekurangan sel darah merah yaitu badan terasa lelah dan mudah sekali capek. Hal tersebut disebabkan karena tubuh tidak dapat menerima oksigen dan nutrisi yang cukup.

Namun, selain gejala lemas dan lelah beberapa orang juga sering merasakan sesak napas, pusing dan juga sakit kepala.

Selain masalah hemoglobin, anemia pada ibu hamil juga bisa diakibatkan karena masalah kekurangan gizi. Seperti yang diketahui, ibu hamil cenderung mengalami beberapa perubahan hormon sehingga juga berpengaruh terhadap sel-sel darahnya.

Kondisi kesehatan lainnya yang sering dialami oleh ibu hamil selain anemia seperti penyakit ginjal, perdarahan, gangguan sistem imun dan masih banyak lagi.

Baca juga: Bagaimana Mengatasi Alergi pada Ibu Hamil? Inilah 7 Cara Terbaiknya

Jenis Anemia pada Ibu Hamil

anemia pada ibu hamil
Anemia pada ibu hamil harus ditangani segera, pixabay.com

Pada umumnya, penyakit anemia saat kehamilan terbagi menjadi beberapa jenis. Biasanya untuk masing-masing jenis memiliki penyebab yang berbeda-beda. Nah, berikut ini akan dijelaskan beberapa jenis anemia yang sering dirasakan oleh para ibu hamil, yaitu:

1. Anemia Defisiensi Zat Besi

Jenis anemia yang satu ini memang lebih banyak dialami oleh para ibu hamil dibandingkan jenis lainnya. Sesuai dengan namanya, penyebab utama anemia jenis ini yaitu karena masalah kekurangan zat besi.

Seperti yang diketahui, salah satu manfaat utama zat besi dalam butuh kita adalah membantu tubuh memproduksi sel darah merah. Sel darah merah yang dihasilkan tersebut telah mengandung oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Perlu diketahui, aliran darah, oksigen dan nutrisi dalam tubuh memberikan pengaruh yang sangat penting dalam perkembangan janin. Nah, bagi Anda yang ingin terbebas dari dari Anemia Defisiensi Zat Besi maka sebaiknya untuk segara mengkonsumsi makanan kaya akan zat besi sejak dari sebelum hamil.

2. Anemia Defisiensi Folat

Anemia Defisinesi Folat mungkin sudah tidak asing dalam istilah gangguan pada ibu hamil. Jika melihat dari namanya, tentu Anda sudah bisa menebak penyebab utama jenis anemia yang satu ini. Selain karena kekurangan asam folat atau vitamin B9 anemia jenis ini juga diakibatkan malabsorpi. 

Bagi Anda yang masih belum tahu, Malabsorpi sendiri merupakan sebuah kondisi dimana tubuh tidak dapat menyerap asam folat secara efektif.

anemia pada ibu hamil
Segera periksakan ke doktor ketika mengalami gejala anemia, pixabay.com

Biasanya hal tersebut disebabkan karena adanya gangguan pada sistem pencernaan seperti penyakit celiac. Perlu diketahui, fungsi utama asam folat sendiri yaitu untuk membentuk protein baru di dalam tubuh. Sehingga dengan adanya protein baru tersebut dapat menghasilkan sel darah merah dan membentuk DNA pada janin..

3. Anemia Defisiensi Vitamin B12

Satu lagi jenis anemia yang wajib untuk Anda ketahui adalah Anemia yang disebabkan karena kekurangan vitamin B12 dalam tubuh.

Jika para ibu hamil kurang mengkonsumsi vitamin B12 selama hamil, risiko terkena penyakit Anemia Defisiensi Vitamin B12 sangatlah besar. Nah, bagi Anda yang memiliki gangguan pencernaan seperti penyakit celiac dan juga chon harus lebih berhati-hati.

Mengapa? Adanya gangguan tersebut akan membuat tubuh sulit menyerap vitamin B12 dengan baik sehingga risiko terkena anemia semakin besar. Selain karena kekurangan vitamin B12, kebiasaan mengkonsumsi alkohol pada saat hamil juga dapat menjadi penyebab anemia jenis yang satu ini.

Faktor Peningkat Anemia pada Ibu Hamil

Pada kenyataannya, penyakit anemia inbi bisa menyerang siapa saja, namun kasus mengatakan bahwa ibu hamil jauh lebih rentan mengalaminya. Umumnya anemia pada ibu hamil disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu mencukupi pasokan darah dengan baik.

Namun, tahukah Anda ternyata ada beberapa faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko anemia pada ibu yang sedang hamil. Diantaranya yaitu:

  • Sedang dalam kondisi hamil kembar. Perlu diketahui, semakin banyak anak yang dikandung maka kebutuhan akan darah semakin besar.
  • Karena dua kali masa hamil dalam waktu yang lumayan berdekatan.
  • Sering muntah ataupun mual pada pagi hari
  • Hamil di usia yang masih remaja
  • Sudah memiliki penyakit anemia sejak sebelum hamil
  • Kurang mengkonsumsi makanan yang kaya asam folat dan zat besi.

Bahaya Anemia Pada Ibu Hamil

Anemia memang menjadi salah satu penyakit yang seringkali dialami oleh ibu hamil. Namun, meski begitu penyakit yang satu ini tidak boleh disepelekan karena dapat berbahaya baik untuk ibu ataupun janinnya.

Umumnya penyakit yang berkaitan dengan darah tidak bisa sembuh dengan sendirinya, sehingga dibutuhkan penanganan khusus agar tidak membahayakan keduanya.

anemia pada ibu hamil
Anemia tidak hanya berbahaya pada sang ibu tetapi juga janin yang dikandungnya, pixabay.com

Kondisi paling fatal jika Anda tidak segera melakukan penanganan maka akan membahayakan keselamatan baik ibu dan calon bayinya. Nah, berikut ini beberapa bahaya dari anemia pada ibu hamil yang sudah masuk dalam kondisi parah. Diantaranya yaitu:

  • Nilai APGAR Score cenderung rendah
  • Kemungkinan bayi lahir dalam kondisi prematur akan sangat tinggi
  • Bayi cenderung memiliki berat badan yang rendah saat lahir (BBLR)
  • Risiko janin tidak mengalami perkembangan dalam kandungan.

Apabila penyakit anemia yang diderita semakin parah maka akan menyebabkan kerusakan organ vital lainnya seperti jantung dan otak. Selain itu, risiko keguguran saat hamil muda akan semakin tinggi. Jika tidak segera diatasi, kemungkinan ibu memerlukan donor darah saat persalinan akan semakin besar.

Setelah mengetahui beberapa penjelasan di atas mulai dari jenis, faktor peningkat hingga bahaya dibalik penyakit anemia pada ibu hamil, sudah saatnya Anda tidak menyepelekan penyakit yang satu ini.

Jika memang Anda sudah merasakan tanda-tandanya segera bawa ke rumah sakit agar segera dilakukan pemeriksaan lanjutan. Semoga informasi di atas bermanfaat dan membantu!

Editted: 25/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment