Rekomendasi Aplikasi Keuangan Perusahaan dan Alasan Menggunakannya

Photo of author
Ditulis oleh Luluk Yulianti

Ada beberapa aplikasi di smartphone yang sangat berguna untuk membantu mengatur kas keuangan perusahaan.

Aplikasi keuangan perusahaan ini tampaknya mulai menjadi sesuatu yang penting terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.

Kehadiran aplikasi keuangan perusahaan ini dirasa sangat memudahkan dalam melakukan pengelolaan laporan keuangan.

Dengan menggunakan aplikasi keuangan ini, para pelaku usaha kecil bisa lebih mudah dalam mengelola faktur dan daftar gaji untuk karyawan.

Saat ini kita sudah bisa dengan mudah menemukan aplikasi keuangan, baik untuk PC maupun ponsel pintar. Jika menginginkan fitur yang sederhana, Anda bisa memilih aplikasi keuangan yang gratis.

Namun, jika mau menggunakan aplikasi dengan fitur yang lebih lengkap, pilihlah aplikasi keuangan yang berbayar.

Meskipun berbayar, biasanya aplikasi keuangan juga tidak mematok harga yang terlalu mahal untuk setiap bulannya sehingga tidak terlalu membebani. Lalu, apa saja pilihan aplikasi keuangan yang recommended untuk digunakan?

Pembukuan Keuangan Sederhana yang Harus Diketahui Pelaku Usaha

Meskipun bukan merupakan ahli akuntansi, saat Anda memiliki usaha maka Anda wajib memahami soal pembukuan. Nah, berikut ini beberapa macam pembukuan sederhana yang harus diketahui oleh pelaku usaha:

1. Pembukuan Kas Masuk

Pembukuan untuk kas masuk merupakan hal yang paling penting dan harus dimiliki. Di buku ini, catatan-catatan transaksi masuk akan dicatat semua secara lengkap dan detail.

Tidak boleh ada satu transaksi pun yang terlewat. Apalagi, setiap usaha pasti setiap harinya ada transaksi yang masuk. Dengan mencatatnya secara lengkap, maka Anda bisa mengetahui jumlah kas masuk harian.

2. Pembukuan Kas Keluar

Selain kas masuk, setiap usaha juga diharuskan memiliki buku untuk kas keluar. Pembukuan kas keluar ini berisi catatan-catatan yang berisi daftar transaksi keluar.

Setiap transaksi yang dikeluarkan wajib dicatat, meskipun itu hanya sebesar Rp 100.hal tersebut ditujukan supaya sistem pembukuan pada usaha Anda bisa tetap disiplin dan terstruktur.

3. Pembukuan Khusus Arus Kas

Berbagai jenis usaha diwajibkan memiliki arus kas. Pasalnya, arus kas sangat penting untuk mengetahui posisi dan keadaan perusahaan saat ini.

Bagi Anda yang masih dalam proses belajar, bisa membuat buku arus kas untuk menganalisis posisi keuangan perusahaan saat ini.

4. Buku Khusus Pencatatan Barang

Jika perusahaan Anda bergerak di bidang produksi barang, maka Anda harus memiliki satu buku khusus untuk mencatat jumlah barang dalam usaha.

Mintalah tenaga akuntan Ansa untuk selalu mencatat setiap transaksi barang masuk dan keluar. Termasuk, Anda juga harus mencatat barang-barang yang didatangkan oleh supplier.

5. Buku Inventaris

Selain memiliki buku yang dikhususkan untuk memantau transaksi dan barang yang ada pada perusahaan, Anda juga harus memiliki buku inventaris. Buku ini digunakan untuk mengetahui inventaris apa saja yang dimiliki oleh perusahaan.

Keberadaan buku ini sangat penting untuk memantau dan mengelola inventaris yang Anda miliki di perusahaan. Umumnya, buku inventaris dimiliki oleh perusahaan kuliner atau pabrik untuk mengetahui perabotan yang dimilikinya.

6. Buku Laba Rugi

Buku laba rugi juga merupakan salah satu buku yang penting dimiliki oleh setiap perusahaan. Meskipun pembukuan laba rugi terkesan sederhana, tetapi fungsinya sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan.

Dari buku ini kita bisa mengetahui jumlah keuntungan dan kerugian  yang dialami oleh perusahaan dalam periode tertentu.  Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apakah perusahaan sedang mengalami laba atau rugi.

7. Buku Jurnal Transaksi

Jenis pembukuan sederhana yang selanjutnya harus dimiliki oleh pelaku usaha adalah buku jurnal transaksi. Jurnal transaksi ini berfungsi untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi di dalam satu buku.

aplikasi keuangan perusahaan
Aplikasi keuangan perusahaan, unsplash.com

Transaksi yang dicatat pun lebih lengkap, yaitu transaksi masuk dan transaksi keluar. Di dalam buku jurnal transaksi juga terdapat proses pembayaran yang dilakukan oleh konsumen.

Apakah mereka membayar dengan debet atau kredit. Yang terpenting, semua model pembayaran tersebut juga wajib dituliskan dalam satu buku tersebut.

8. Laporan Keuangan

Setelah semua jenis pembukuan disusun sesuai dengan jenisnya, selanjutnya Anda harus mencatat semua transaksi menjadi satu laporan keuangan. Pembukuan berupa catatan keuangan dalam sebuah usaha berfungsi sangat penting untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan.

Apalagi, pencatatan keuangan juga memiliki berbagi manfaat yang sangat besar bagi perusahaan. Untuk mempermudah pencatatan keuangan inilah Anda perlu menggunakan aplikasi keuangan perusahaan.

Rekomendasi Aplikasi Keuangan Perusahaan Terbaik

Jika Anda belum berpikiran untuk menggunakan akuntan untuk kebutuhan laporan keuangan usaha, pemanfaatan aplikasi keuangan adalah hal yang penting.

Jika pun Anda sudah memperkerjakan tenaga ahli akuntan, tak ada salahnya jika tetap menggunakan aplikasi keuangan untuk pengecekan akurasi. Nah, berikut ini beberapa rekomendasi aplikasi keuangan perusahaan yang perlu diketahui:

1. GnuCash

GnuCash merupakan aplikasi laporan keuangan yang didesain khusus untuk perorangan atau pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Aplikasi ini tersedia untuk OpenBSD, FreeBSD, Android, OS X, Linux, GNU, dan juga Windows. GnuCash ini bisa dibilang cukup tua karena telah hadir sejak tahun 1990-an.

aplikasi keuangan perusahaan
Aplikasi keuangan perusahaan, unspalsh.com

Meski begitu, aplikasi ini masih sangat bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan akuntansi. Secara umum, aplikasi ini bisa dipakai untuk mengurusi faktur dan nota kredit, utang-piutang, biaya karyawan, dan juga sejumlah fitur penggajian lainnya.

Menariknya lagi, aplikasi keuangan perusahaan yang bernama GnuCash juga terbilang fleksibel karena mendukung beberapa jenis mata uang, akun, dan kartu. Hal itulah yang membuat GnuCash menjadi aplikasi keuangan perusahaan terbaik untuk usaha skala kecil.

2. Wave

Wave merupakan aplikasi pengelola keuangan perusahaanyang sudah berhasil menggaet lebih dari 2 juta pengguna dari berbagai wilayah. Bisa dibilang, Wave merupakan salah satu aplikasi akuntansi online yang paling sukses.

Apalagi, Wave termasuk aplikasi keuangan perusahaanyang gratis  untuk keperluan akunting, faktur, dan juga tanda terima. Namun, jika Anda memerlukan dukungan teknis pribadi, gunakanlah versi berbayar dari aplikasi ini.

Wave merupakan aplikasi yang didesain dengan amat baik dan hati-hati sehingga hasil perhitungannya dapat dipastikan akurat. Namun, aplikasi ini mungkin terlalu mendasar untuk bisnis kelas menengah.

Sehingga, aplikasi ini lebih sesuai untuk digunakan oleh pedagang, pemilik toko online, pekerja lepas, dan juga perusahaan kecil. Wah, apakah And tertarik untuk menggunakan aplikasi keuangan perusahaan ini?

3. AdminSoft Accounts

Di zaman sekarang mungkin agak sulit untuk menemukan aplikasi keuangan perusahaan gratis. Untungnya ada AdminSoft Accounts yang benar-benar gratis, tanpa iklan atau penyertaan aplikasi tambahan. Aplikasi ini sudah digunakan secara gratis oleh ratusan ribu orang dari seluruh negara.

AdminSoft Accounts bukan hanya bisa menangani faktur, tetapi memberikan saran pengiriman, pesanan pembelian, kontrol stok produk, penganggaran, dan berbagai fungsi lainnya.

Aplikasi keuangan perusahaan dagang gratis yang satu ini secara default menggunakan mata uang poundsterling. Namun pengguna bisa menggantinya dengan beberapa pilihan mata uang lainnya.

4. Turbo Cash

Turbo Cash juga merupakan salah satu aplikasi akuntansi gratis yang bisa Anda gunakan. Aplikasi yang telah rilis sejak tahun 1985 ini sudah sangat populer di Kanada, Australia, Eropa, dan Amerika Serikat.

Meski begitu jangan khawatir karena aplikasi ini menyediakan 23 opsi bahasa yang dapat dipilih sesuai dengan keinginan. Turbo Cash juga menawarkan komunitas online yang telah beranggotakan lebih dari seratus ribu pengguna.

Sebenarnya, aplikasi ini dirancang untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Fitur yang ditawarkan pun agaknya sedikit berlebihan untuk pedagang kecil maupun pekerja lepas.

Namun, jika Anda membutuhkan sesuatu yang lebih berguna daripada buku kas, Turbo Cash dapat menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, aplikasi ini dapat menangani debitur, kreditur, PPN, pesanan pembelian, dan banyak fitur lainnya.

5. Accpro Servitia

Accpro servitia merupakan salah satu aplikasi keuangan perusahaan jasa yang cukup populer. Aplikasi ini sangat cocok untuk digunakan untuk keperluan akuntansi biro jasa, konsultan, biro iklan, notaris, rental, dan masih banyak lainnya.

Dengan kata lain, segala jenis perusahaan yang tidak membutuhkan modul inventori bisa menggunakan aplikasi ini.

Accpro Servitia juga telah memiliki fasilitas ekspor PPN ke CSV untuk kepentingan e-Faktur. Dengan begitu, pengguna tak perlu lagi melakukan input secara manual ke program e-Faktur.

Aplikasi ini juga menawarkan harga yang cukup terjangkau serta tidak membatasi jumlah minimal transaksi dan nominal omset.

Tak heran jika aplikasi ini disebut sebagai aplikasi keuangan perusahaan terbaik di bidang jasa. Tersedia juga versi premium bernama Accpro Spektra yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan transaksi dalam mata uang asing.

6. Money Lover

Selanjutnya ada aplikasi keuangan perusahaan bernama Money Lover yang bisa digunakan di Android ataupun iOS. Aplikasi berlogo celengan hijau dengan gambar babi ini berfungsi untuk membantu manajemen keuangan dan anggaran.

Jadi aplikasi ini sangat cocok untuk pelaku usaha maupun untuk keperluan pribadi. Aplikasi yang dikembangkan oleh Finsify Technology Company Limited ini dijamin mampu meringankan kesulitan Anda dalam mengatur keuangan.

Dengan tampilan yang sederhana, aplikasi ini sangat nyaman dilihat dan akan memudahkan kehidupan Anda di masa modern ini.

Menggunakan aplikasi Money Lover, Anda bisa membuat anggaran, memantau pengeluaran, mengecek saldo, dan juga mencatat tagihan bulanan. Lebih dari itu, aplikasi ini juga memiliki fitur yang dapat mengingatkan perihal utang-piutang.

Mengapa Perusahaan Harus Melakukan Pencatatan Keuangan?

aplikasi keuangan perusahaan
Aplikasi keuangan perusahaan, unsplash.com

Kehadiran aplikasi keuangan perusahaan memang sangat membantu pelaku usaha dalam mengontrol keuangan perusahaannya.

Apalagi pencatatan keuangan juga merupakan faktor yang cukup penting dalam keberlangsungan perusahaan. Ini dia beberapa alasan mengapa pencatatan keuangan menjadi hal yang penting dan harus diperhatikan:

1. Untuk Memahami Keadaan Keuangan Perusahaan

Sebagai pelaku usaha, tentunya kita ingin mendapatkan pemasukan yang terus meningkat setiap tahunnya. Untuk mewujudkan hal itu, maka pencatatan keuangan merupakan hal yang sangat berpengaruh.

Dengan melakukan pencatatan keuangan, Anda bisa lebih mudah membandingkan keuangan bisnis tahun ini dengan tahun sebelumnya.

Anda bisa mengetahui apakah keuntungan yang didapatkan perusahaan meningkat atau justru mengalami penurunan.

Kemudian Anda juga bisa mencari tahu biaya apa yang bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan untuk menghemat pengeluaran. Yang jelas, pencatatan keuangan dilakukan untuk mengawasi kondisi keuangan secara umum ataupun khusus.

2. Membantu Membuat Keputusan

Sebagaimana kita ketahui, keuangan merupakan aspek yang cukup vital di dunia usaha. Dari hasil pencatatan keuangan, kita bisa mengetahui kondisi keuangan usaha saat ini.

Selanjutnya, kita juga bisa membuat keputusan yang tepat untuk masa depan usaha kita. Contohnya, penjualan produk usaha kita tidak sesuai dengan target yang telah ditentukan sebelumnya padahal pelanggan selalu memberikan testimoni yang positif.

Dari situ kita bisa menentukan tindakan untuk lebih berfokus pada manajemen pemasaran untuk mempromosikan produk usaha kita.

Adanya pencatatan keuangan juga memudahkan kita dalam memperkirakan banyak hal. Seperti, apakah usaha kita perlu berinvestasi alat produksi, menambah jumlah pekerja, atau kebijakan-kebijakan lainnya.

3. Melancarkan Proses Pelaporan Pajak

Sebagai warga Indonesia sekaligus pelaku usaha yang baik, seharusnya kita membayar dan melaporkan pajak hasil usaha sesuai dengan prosedur yang berlaku. Cara perhitungan pajak dihitung dari neraca dan laporan laba rugi yang didasarkan pada laporan keuangan.

Oleh karena itu, kita harus melakukan pencatatan keuangan dengan se detail mungkin. Jika kita tidak melakukan pencatatan keuangan, bisa saja urusan perpajakan terbengkalai dan kita terlupa melakukan laporan pajak tepat waktu.  

4. Memberi Ketentuan terkait Kelayakan Bisnis

Setiap bisnis besar pasti memerlukan bantuan pihak lain untuk mendanai usaha. Kebanyakan usaha biasa mendapatkan dana usaha dari investor guna mengembangkan bisnisnya.

Peluang yang sama juga dimiliki oleh UKM. Dengan kata lain, UKM juga bisa saja berpotensi mendapatkan tambahan bantuan modal dari pihak yang lain.

Untuk hal ini, tentu pihak investor perlu melakukan uji kelayakan bisnis untuk mengetahui seberapa layak bisnis Anda.  

Kondisi UKM tentunya tercermin dari laporan keuangan yang dibuat. Jika laporan keuangannya lengkap, maka pihak investor pasti yakin untuk menginvestasikan dananya untuk usaha Anda.

5. Mendapatkan Pengurangan Pajak

Setiap badan usaha berhak mendapatkan pengurangan pajak. Namun, pencatatan keuangan yang tidak konsisten dan lambat bisa menyebabkan potensi pengurangan pajak yang sah menjadi hilang.

Auditor bisa saja melarang pemotongan pajak karena adanya dokumen yang hilang atau ada sesuatu yang belum tercatat dalam pembukuan. Pasalnya hal tersebut bisa saja mempersulit pelacakan.

Untuk itu, Anda perlu menyimpan faktur dan kuitansi yang ada selama 6 tahun. Jika tidak, maka auditor pajak berhak untuk menolak pemotongan pajak yang Anda ajukan.

Pembukuan dianggap sebagai sesuatu yang sangat penting karena berguna untuk merekam semua pemasukan dan pengeluaran.

Hal itu dibutuhkan untuk mempermudah pelacakan bukti transaksi serta nominal pemotongan pajak yang bisa didapatkan oleh perusahaan.

6. Menghindari Risiko Audit

Setiap badan usaha pastinya berisiko menerima audit. Tetapi, pelaku usaha kecil wiraswasta merupakan yang paling berisiko menerima audit.

Oleh karena itu, pembukuan yang tepat menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Semakin akurat pembukuan perusahaan, maka semakin cepat auditor akan beralih dari kasus Anda.

Dengan begitu, hanya ada sedikit waktu untuk khawatir dan lebih banyak waktu untuk pengembangan bisnis. Pasalnya, Audit bisa menyita waktu yang banyak mulai dari persiapan hingga langkah terakhir.

Oleh karena itu penting untuk memiliki aplikasi keuangan perusahaan guna menghindari risiko audit, kita harus memiliki pembukuan yang detail dan terbaru.

Nah, itu dia macam-macam pembukuan, rekomendasi aplikasi keuangan perusahaan, serta alasan mengapa kita harus melakukan pencatatan keuangan. Bagi seorang pelaku usaha, disarankan untuk memahami tiga hal di atas agar bisnisnya dapat berjalan sesuai rencana.

Mengingat bahwa aplikasi keuangan perusahaan sangat membantu proses pembukuan keuangan, maka Anda diharuskan memiliki salah satu di antaranya. Anda bisa memilih salah satu dari rekomendasi aplikasi di atas yang menurut Anda paling cocok dengan usaha yang sedang dijalankan.

Editted: 10/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment