Mengenal Bahan Skincare bagi Ibu Hamil yang Aman Digunakan dan Tidak Mengganggu Kesehatan

Bahan Skincare untuk Ibu Hamil

Penggunaan skincare menjadi cara yang efektif untuk menjaga kondisi kulit pada masa kehamilan. Namun, cukup banyak produk yang mengandung bahan skincare bagi bagi hamil yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada bayi dalam kandungan dan perlu dihindari.

Bahan skincare bagi ibu hamil harus benar-benar diperhatikan supaya tidak salah memilih. Namun jangan cemas, masih terdapat beberapa kandungan skincare yang aman digunakan oleh ibu hamil dan tidak mengganggu kesehatan janin maupun ibu hamil.

Bahan Skincare bagi Ibu Hamil yang Aman

Bahan Skincare bagi Ibu Hamil
Bahan Skincare bagi Ibu Hamil yang Aman Via todaysparent.com

Banyak ibu hamil yang mengalami munculnya jerawat hormonal maupun kulit menggelap karena terjadinya perubahan hormon pada saat masa kehamilan. Sebelum membeli produk dengan merk skincare yang aman untuk ibu hamil, maka sebaiknya anda juga harus mengetahui bahan skincare bagi ibu hamil yang aman, antara lain:

1. Salicylic Acid

Bahan skincare bagi ibu hamil yang aman salah satunya adalah salicylic acid. Bahan ini aman untuk digunakan dua kali sehari bagi ibu hamil. Bahan ini banyak digunakan pada produk pembersih wajah dan toner. Namun ada baiknya gunakan produk dengan kandungan salicylic acid yang tidak lebih dari 2 persen.

Salicylic acid efektif untuk mengatasi jerawat serta mengangkat sel kulit mati yang ada pada kulit. Selain itu, bahan ini juga mengandung antibakteri untuk mencegah munculnya komedo serta peradangan pada jerawat.

2. Grapeseed Oil

Grapeseed oil merupakan kandungan pada skincare yang aman digunakan pada masa kehamilan. Biasanya, kandungan ini banyak ditemukan pada serum wajah serta minyak pada tubuh yang bermanfaat untuk melembapkan kulit. Sebaiknya, gunakan grapeseed oil ini hanya untuk penggunaan luar saja. Hindarilah konsumsi grapeseed oil dalam bentuk suplemen pada masa kehamilan.

3. Hyaluronic Acid

Bahan Skincare bagi  Ibu Hamil
Bahan Skincare bagi Ibu Hamil Via globalnews.ca

Jika pada masa kehamilan anda mengalami kulit kering, maka anda dapat menggunakan produk yang mengandung hyaluronic acid. Kandungan ini dinilai cukup aman pada masa kehamilan dan tidak memengaruhi kesehatan janin. Selain itu, hyaluronic acid juga aman digunakan bagi ibu yang sedang menyusui.

4. Niacinamide

Niacinamide merupakan bahan skincare bagi ibu hamil yang aman digunakan karena berasal dari vitamin B3. Selain itu, niacinamide juga mengandung antioksidan yang berfungsi untuk mengurangi hiperpigmentasi kulit, mengurangi garis halus serta kerutan, dan meningkatkan elastisitas kulit.

5. Titanium Dioxide

Bahan skincare bagi ibu hamil yang berikutnya yakni titanium dioxide. Kandungan ini banyak digunakan pada produk sunscreen karena berfungsi untuk menangkal sinar ultraviolet yang dapat merusak kulit. Bahan ini dinilai cukup aman untuk digunakan pada ibu hamil dan menyusui pada area wajah maupun tubuh yang sering terpapar sinar matahari secara langsung.

6. Zinc Oxide

Zinc Oxide merupakan kandungan yang sering ditemukan pada beberapa produk physical sunscreen. Kandungan ini menyerap pada kulit namun tetap berada pada permukaan kulit sehingga aman untuk digunakan ibu hamil ataupun ibu menyusui. Jadi, anda jangan pernah lupa untuk menggunakan sunscreen sebelum melakukan aktivitas.

7. Vitamin C

Bahan skincare bagi ibu hamil yang aman berikutnya adalah vitamin C. Vitamin ini dapat berfungsi untuk meningkatkan kolagen pada kulit sehingga mampu membantu mengatasi bagian kulit yang menggelap.

Bahan Skincare bagi Ibu Hamil yang Harus Dihindari

Bahan Skincare bagi Ibu Hamil
Bahan Skincare bagi Ibu Hamil yang Harus Dihindari Via mothermag.com

Berikut ini beberapa bahan skincare bagi ibu hamil yang perlu dihindari karena dapat mengganggu kesehatan janin.

1. Retinoid

Bahan skincare bagi ibu hamil yang perlu dihindari yakni retinoid. Bahan ini sering digunakan dalam produk anti-aging. Retinoid termasuk dalam golongan turunan vitamin A. penggunaan bahan ini pada masa kehamilan dapat mengakibatkan kelainan pada janin dan racun liver, walaupun hanya diaplikasikan pada lapisan kulit saja.

2. Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide memiliki kekuatan untuk membasmi bakteri yang menyebabkan kulit berjerawat. Namun sebaiknya anda menghindari bahan tersebut pada masa kehamilan. Formulanya dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada janin yang cukup serius. Jika perubahan hormon yang terjadi memengaruhi pertumbuhan jerawat pada kulit, maka sebaiknya anda melakukan konsultasi pada dokter supaya mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Botulinum Toxin

Walaupun belum terdapat penelitian yang membuktikan adanya efek bahaya dari injeksi botulinum toxin, namun sebagian besar pada ahli kesehatan tidak merekomendasikan perawatan ini pada masa kehamilan. Perawatan ini sistemnya dapat melumpuhkan otot di sekitar kerutan dan dapat berbahaya untuk janin.

4. Hydroquinone

Sebagian besar produk pencerah wajah instan mengandung bahan hydroquinone yang perlu dihindari pada masa kehamilan. Saat tidak hamil, anda juga sebaiknya menghindari bahan skincare yang satu ini. Menurut sebuah penelitian menunjukkan bahwa pengobatan dengan hydroquinone berisiko mengontaminasi aliran darah dan dapat meresap pada kulit.

5. Paraben

Tidak semua kandungan paraben dapat berbahaya untuk tubuh. Namun karena paraben bisa terakumulasi dalam tubuh, maka sebaiknya anda menghindarinya selama masa kehamilan. Berdasarkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan paraben dapat mengakibatkan adanya gangguan pagi perkembangan janin.

6. Chemical Sunscreens

Paparan sinar matahari adalah faktor utama yang menyebabkan masalah pada kulit, termasuk tanda kenuaan. Akan tetapi, anda harus memilih produk yang tidak terbuat daru bahan kimia untuk menjaga kesehatan janin pada masa kehamilan.

7. Formaldehyde

Salah satu bahan skincare bagi ibu hamil yang pelru dihindari berikutnya yakni formaldehyde. Bahan ini mengakibatkan terjadinya risiko iritasi, masalah pernapasan, dan dapat menyebabkan kanker. Kandungan ini biasanya digunakan para produk perawatan pelurus rambut dan juga cat kuku.

8. Sodium Lauryl Sulfat

Sodium Lauryl Sulfat merupakan bahan kimia yang menciptakan busa dan masih banyak terdapat pada produk kosmetik lainnya. Jadi sebaiknya, anda tidak menggunakannya, terlebih pada saat hamil.

9. Tetracyline

Bahan skincare bagi ibu hamil yang perlu dihindari berikutnya adalah tetracycline. Bahan ini merupakan antibiotik yang umum ditemukan pada obat jerawat dan penyakit Lyme. Tetracyline masuk dalam kategori D yang dpaat merusak hati ibu hamil dan menyebabkan perubahan warna keabuan pada bayi pada saat pertumbuhannya.

10. Beta Hidroxy Acid

Beta Hidroxy Acid merupakan bahan skincare bagi ibu hamil yang perlu dihindari dan masuk dalam kategori C. Bahan ini ditemukan pada produk kecantikan untuk mengatasi jerawat, kulit berminyak, serta mengangkat sel kulit mati.

11. Alumunium Chloride Hexahydrate

Salah satu bahan yang sering digunakan pada deodorant yakni Alumunium Chloride Hexahydrate. Kandungan ini termasuk dalam kategori C.

12. Formalin

Penggunakan formalin pada masa kehamilan dapat mengakibatkan terjadinya keguguran pada kandungan maupun gangguan kesuburan. Formalin pada umumnya ditemukan pada beberapa produk cat kuku gel, produk pelurus rambut dan juga lem bulu mata.

13. Toluene

Toluene termasuk juga methylbenzene, toluol dan antisal la. Toluene umum ditemukan pada produk cat kuku. Pada masa kehamilan, maka disarankan untuk menghindari produk yang memiliki kandungan toluene, karena dapat membahayakan kondisi kandungan.

14. Phthalate

Kandungan yang sebaiknya dihindari pada masa kehamilan yakni phthalate. Kandungan ini termasuk dalam kategori C yang umum ditemukan pada produk parfum sintetik dan cat kuku.

15. Dihydroxyacetone

Bahan skincare bagi ibu hamil yang sebaiknya dihindari berikutnya adalah dihydroxyacetone. Produk ini berfungsi sebagai penggelap warna kulit atau biasa disebut dengan self-tanning. Dihydroxyacetone adalah bahan kimia yang bereaksi terhadap lapisan kulit mati pada tubuh.

16. Diethalomine

Diethalomine adalah bahan yang umum ditemukan pada beberapa produk perawatan rambut dan juga tubuh. Bagi ibu yang sedang mengandung, usahakan untuk tidak menggunakan diethalomine karena dapat mengganggu kondisi kesehatan pada janin dalam kandungan.

17. Thioglycolic Acid

Bahan yang sebaiknya dihindari pada masa kehamilan yang berikutnya adalah thioglycolic acid. Kandungan ini biasanya ditemukan pada beberapa produk cairan wax yang bermanfaat untuk mencabut bulu.

18. Bahan Aktif Tabir Surya

Mempertimbangkan begitu banyaknya bahan kimia yang terdapat pada tabir surya, maka sebaiknya pilih produk yang memiliki kadar bahan mineral aktif titanium dioxide maupun zinc oxide yang lebih ringan.

Itulah beberapa bahan skincare bagi ibu hamil yang aman untuk digunakan. Akan lebih baik lagi jika sebelum menggunakannya, anda melakukan konsultasi dahulu dengan dokter kulit untuk mengetahui bahan yang tepat. Semoga bermanfaat


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.