Kenali Penyebab Bayi Rewel dan Cara Menenangkannya

Bayi rewel seringkali membuat pusing, apalagi untuk para orangtua baru. Mereka mungkin saja panik saat bayi mulai rewel dan susah untuk ditenangkan. Menangis atau rewel merupakan satu-satunya cara bayi untuk berkomunikasi. Mungkin ada bayi yang sangat mudah untuk tertidur dan ada juga bayi yang sulit untuk bangun meski berada di tengah kebisingan.

Ada juga beberapa bayi yang tetap tenang ketika berpindah gendongan ke orang yang belum dikenal. Tetapi jangan panik dan sedih karena tidak semua orang di dunia ini memiliki tipe bayi seperti itu. Bayi rewel memiliki beberapa alasan yang terkadang sulit dipahami oleh para orang tua. Pada umumnya, bayi menangis itu normal apalagi saat bayi berumur di bawah 6 bulan.

Oleh karena itu, orang tua harus tanggap apabila bayi rewel. Untuk memberikan respon yang terbaik, ayah dan bunda harus memahami ciri-cirinya. Berikut akan dibahas beberapa ciri bayi rewel.

Ciri Ciri Karakter Bayi Rewel

bayi rewel
sumber gambar: tafalna.com

Bayi yang sering menangis dan sulit untuk ditenangkan akan membuat para orang tua sangat khawatir. Sebaliknya, banyak orang tua yang tidak paham ciri-ciri bayi rewel. Berikut adalah beberapa ciri-ciri bayi yang mulai rewel.

  1. Sering menyusu
  2. Sering terbangun
  3. Mudah sensitif
  4. Susah tertidur
  5. Gendongan / bau tangan
  6. Susah pisah

Ke enam ciri di atas pasti disebabkan oleh hal yang membuat bayi rewel dan sering menangis. Para orang tua harus mengenali apa penyebabnya agar bisa mencari cara terbaik untuk menanganinya.

Baca Juga: Cara Mendidik Bayi 2 Tahun yang Banyak Tingkah!

Penyebab Bayi Rewel

bayi rewel
sumber gambar: asset.grid.id

Para orang tua tidak perlu khawatir karena kebiasaan menangis ini biasanya hanya akan berlangsung saat bayi baru lahir. Setelah usia 6 bulan ke atas, bayi sudah bisa menyesuaikan dengan kehidupan di sekitarnya.

Bayi rewel bisa disebabkan oleh beberapa hal. Simak beberapa poin penyebab rewelnya bayi beserta penjelasan nya!

1. Sakit

Sakit merupakan penyebab utama bayi menangis. Biasanya pada keadaan seperti ini bayi sangat sulit ditenangkan. Sakit gigi karena gigi mulai tumbuh pun bisa menjadi penyebab. Jika bayi menangis disertai dengan demam, para orang tua disarankan segera membawa mereka ke dokter.

2. Lapar

Kelaparan merupakan sesuatu yang umum apalagi untuk para bayi yang baru lahir. Mereka hanya mengkonsumsi ASI yang cepat terserap oleh tubuhnya. Biasanya rasa kenyang karena ASI hanya bertahan 1 – 2 jam dan ibu harus menyusuinya kembali. Biasanya tangisan bayi saat lapar berbeda dengan tangisan lainnya. Tangisan saat lapar akan lebih keras dan berlangsung lama.

3. Resah dan tidak nyaman

Bayi bisa saja merasa terlalu panas/dingin, bahkan saat popok basah atau popok penuh. Orang tua perlu mengganti popok segera mungkin karena bayi tidak suka kelembaban. Bayi pada umumnya membutuhkan suhu yang normal dan sejuk. Pada keadaan ini, bisa dipastikan bayi sedang membutuhkan kenyamanan dan perhatian.

4. Lelah dan ngantuk

Keadaan ini biasanya terjadi setelah bayi bermain seharian atau terlalu sering tertawa. Hal itu bisa menyebabkan bayi anda rewel dan merengek karena kurang istirahat. Pijatan dan tidur adalah keadaan yang mereka butuhkan saat itu.

Itulah empat poin penyebab bayi rewel dan sering menangis sepanjang hari. Tetapi biasanya hal itu terjadi pada malam hari. Maka dari itu orang tua harus begadang demi menjaga sang buah hati agar tetap tenang.

Cara Menenangkan Bayi Rewel

bayi rewel
sumber gambar: strgonelabsprod.net

Bayi rewel bukanlah hal yang mudah diketahui para orang dewasa dan seringkali membuat bingung. Bayi rewel mungkin memiliki banyak kemauan yang harus segera dipenuhi.  Karena itu, coba lakukan hal-hal berikut ini untuk membuatnya tidak rewel lagi.

1. Menggendong

Saat bayi rewel, angkat dan gendong tubuhnya. Cara itu biasanya menjadi cara yang paling ampuh. Ayun-ayunkan dengan lembut hingga ia merasa jauh lebih tenang dan nyaman. Menggendong merupakan pengingat kepada bayi saat ia sedang berada di dalam perut ibu nya atau masih berada di dalam janin.

2. Sentuh Kepalanya atau Usap – usap

Sentuhan lembut dari orang tua atau orang terdekat dapat mengatasi tangisan bayi. Dengan menyentuh atau mengusap-usap kepalanya dengan lembut, bayi bisa merasakan sentuhan lembut dari orang tuanya. Caranya adalah dengan memberikan sentuhan pada bagian perut, kaki dan punggungnya. Sentuhan ini dapat membuat tubuh si bayi akan merasakan kenyamanan. Cara ini tergolong sangat efektif untuk menenangkan bayi.

3. Mendengarkan musik / white noise

Cobalah menenangkan bayi yang rewel dengan menggunakan musik yang lembut. Alunan musik yang tenang dapat menenangkan si bayi sehingga ia tidak lagi menangis. Misalnya bernyanyi di telinganya dengan lembut, bergumam, dan mendengarkan musik. Bisa juga menggunakan irama “white noise” dengan suara alam seperti kicau burung, hujan rintik dan sebagainya.

White noise adalah suara yang mirip seperti suara saat masih berada di dalam perut ibu. Cobalah berbagai jenis suara. Ibu juga bisa menyanyikan lagu lembut di telinga bayi agar ia merasakan ketenangan.

4. Berbicara dengan Lembut

Berbicara dengan lembut pada bayi saat ia menangis bisa membantu menghentikan tangisannya. Suara ibu atau ayah yang menenangkan, dengan mengajaknya berkomunikasi dengan baik, dan menunjukkan bahwa Ibu mencoba mengetahui apa yang membuatnya menangis. Selain itu, hal ini juga bisa meningkatkan batin antara Ibu / ayah dengan si bayi.

5. Tetap Tenang

Inilah yang terpenting, jangan panik dan tetaplah tenang di saat bayi tengah rewel. Bila Ibu panik, bayi justru akan semakin tidak nyaman dan semakin kencang suara tangisannya karena ia bisa bereaksi terhadap apa yang orang tua lakukan.

Terkadang bayi bisa merasakan emosi dalam diri si ibu. Jika orang tua sedang emosi sebaiknya menjauh dari si bayi agar bayi tidak rewel. Bila Ibu tenang, bayi pun akan merasakan ketenangan juga dan tidak rewel kembali.

6. Menyusui bayi

Menyusui bayi dilakukan sesering mungkin agar si bayi mendapatkan asupan lebih banyak. Mungkin saat rewel, bayi sedang merasakan lapar. Menyusui bisa sambil tiduran sehingga ibu dan si bayi tidak merasakan lelah.

7. Jalan – jalan

Ibu bisa mengajak bayi berjalan-jalan keluar rumah dengan menggendongnya atau bisa ditaruh di atas stroller. Tempat dan suasana baru akan membantu menghibur dan meningkatkan suasana hati bayi menjadi tenang dan merasa lebih bahagia. Terkadang, membawa bayi keluar rumah dan berada di tempat yang ramai akan membantu. Namun, jangan terlalu sering dilakukan agar si bayi tidak terkena virus dari luar rumah.

Bayi rewel memang tantangan tersendiri untuk para orang tua. Setiap bayi memiliki cara tersendiri agar tubuhnya merasakan ketenangan dan kenyaman. Terkadang ada bayi yang suka di gendong, ada yang cuma di dengarkan musik lalu menjadi tenang. Jika sudah menggunakan cara tersebut tapi bayi tak kunjung diam dan menangis semakin kencang disertai demam. Segera cek bayi anda ke dokter untuk mengetahui lebih lanjut.


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.