Amankah Berenang saat Wabah Corona?

Photo of author
Ditulis oleh Rofiq Syuhada

Virus Corona (COVID 19) resmi dinyatakan sebagai pandemi global dengan lebih dari 2 juta orang terinfeksi di lebih 150 negara di dunia. Kondisi ini membuat banyak kegiatan di luar rumah terpaksa dikurangi bahkan dihentikan.

Banyak orang yang gamang tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa pandemi ini. COVID 19 mengubah drastis aturan kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan, tak hanya bekerja, tetapi juga aktivitas olahraga dan berwisata.

Selama pembatasan aktivitas sosial untuk mencegah dan memutuskan penyebaran virus corona, banyak orang melakukan kegiatan di dalam rumah termasuk olahraga. Salah satu olahraga yang juga banyak dilakukan adalah berenang.

Jika selama ini menyenangkan, lalu bagaimana berenang saat wabah corona ini? Amankah jika tetap melakukan olahraga ini di tengah situasi pandemi seperti saat ini?

Sekilas tentang Virus Corona (COVID 19)

Virus Corona (COVID 19) adalah virus jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini dapat menyerang siapa saja dari anak-anak sampai orang tua bahkan lansia.

COVID 19 pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini dapat menular dengan cepat dan telah menyebar hampir ke semua negara, termasuk Indonesia.

Corona virus adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit dari flu hingga penyakit berat. Pada saat ini ditemukan jenis baru yaitu Novel Coronavirus (n-Cov)  yang menyebabkan penyakit COVID 19 (Coronavirus Disease 2019).

Gejala umum yang bisa menandakan bahwa seseorang terinfeksi virus ini adalah demam, batuk, sesak napas. Pada kasus berat dapat menyebabkan gagal napas, gagal jantung bahkan kematian.

Jika Anda mengalami gejala infeksi virus corona segera isolasi mandiri terutama jika dalam 2 minggu terakhir berada di daerah zona merah COVID 19 atau bertemu langsung dengan pasien positif.

Tingkat keparahan penyakit ini belum bisa dipastikan, beberapa artikel menyatakan kematian berkisar 2 – 5 %. Virus ini paling banyak menginfeksi orang tua dan orang yang memiliki riwayat penyakir asma, diabetes dan gangguan pernapasan lainnya.

Jaga selalu kebersihan seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer, olahraga, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Jaga jarak 1 meter  dengan orang sekitar dan gunakan masker saat keluar rumah.

Jadi, Amankah Berenang saat Wabah Corona?

Banyak orang menghentikan aktivitas olahraga di luar rumah, selain takut akan tertular virus corona juga membantu untuk memutuskan penyebarannya.

Berenang misalnya. Meski ada banyak manfaat berenang yang akan diperoleh namun tetap banyak yang was-was apakah aman jika dilakukan di kolam renang umum. Bisakah tertular di kolam renang umum jika berenang saat wabah corona?

berenang saat wabah corona
Amankah berenang di tengah wabah corona? via shutterstock.com

Saat ini tak sedikit tempat olahraga salah satunya kolam renang yang tutup sebagai upaya menghentikan penyebaran virus corona. Seorang profesor kedokteran dari College of Nursing, University of Tennessee, Roberta Lavin menyatakan banyak para ahli yang masih menyelidiki cara virus corona menular.

Ia mengatakan bahwa COVID 19 adalah virus pernapasan yang artinya bahwa virus corona dapat menular lewat droplet yang keluar saat kita bersin atau batuk. Droplet yang keluar dapat menginfeksi virus jika memasuki mata, hidung, atau mulut seseorang.

Namun belum ada kasus virus corona yang dikonfirmasi bahwa ditularkan melalui air. Dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat pada 10 Maret menyatakan bahwa virus corona belum terdeteksi di dalam air minum.

Lavin juga menyatakan bahwa bahan kimia yang terdapat di air kolam renang dapat membunuh virus. Asalkan kolam renang dirawat dengan baik dan bahan kimia yang digunakan di dalam air cukup untuk membuat virus tidak aktif.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat sependapat, dengan pernyataan bahwa sampai saat ini belum ada pasien yang membuktikan COVID 19 bisa menular ke manusia melalui kolam renang ataupun kolam air panas.

World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk tingkat bahan kimia yaitu klorin sebanyak 15 mg perliter di dalam kolam renang untuk membunuh virus yang ada di air.

Pemberian klorin ke dalam kolam renang digunakan untuk membunuh virus dan bakteri tertentu karena klorin sangat beracun. Selain itu sebaiknya bersihkan diri sebelum dan sesudah berenang.

Karena pada fasilltas umum akan memberikan kemungkinan besar untuk menyentuh benda-benda yang ada disekitar dan berinteraksi dengan orang lain. Berapa banyak benda yang akan Anda sentuh jika berada di kolam renang umum seperti loker, gagang pintu, kursi, kran kamar mandi dan masih banyak lainnya.

Pada sebuah penelitian menyebutkan bahwa virus corona dapat hidup pada permukaan yang keras seperti besi, plastik, kain, kertas dan lainnya selama beberapa jam hingga beberapa hari. Pada suhu ruangan, virus yang menempel pada plastik dan stainless stell dapat bertahan hingga tujuh hari.

Walaupun air kolam renang tergolong aman karena adanya bahan kimia yang bisa membunuh virus, tetapi Anda bisa tertular melalui media lain.

Anda bisa tertular virus corona dari orang yang ternyata sudah terinfeksi namun tidak menyadari saat Anda berada di ruang ganti atau tempat bilas yang sama dengan orang tersebut.

Hal seperti itu bisa saja terjadi jika ia menyentuh benda-benda sekitar seperti gagang pintu, kran air dan lain-lain. Selain itu orang yang sudah terinfeksi juga bisa menularkan virus corona ke orang lain melalui batuk atau bersin ketika kontak secara dekat.

Jadi, kolam renang tidak menyebabkan masalah jika diberi klorin yang sesuai ukuran dan berenang saat wabah corona juga aman. Hanya saja, lingkungan yang ada di sekitar kolam renanglah yang kemungkinan dapat menularkan virus corona ke Anda.

Tips agar Aman Berenang saat Wabah Corona

Ditengah pandemi corona ini jika Anda terpaksa masih harus berenang ke kolam renang umum pastikan untuk menjaga jarak. Lebih baik mencari kolam renang yang tidak terlalu ramai agar tetap bisa menjaga jarak dengan orang lain.

Selalu praktikkan kebersihan dasar, seperti tidak berbagi handuk dengan orang lain, mandi terlebih dahulu, menjaga jarak aman.

berenang saat wabah corona
Tips aman berenang saat pandemi corona via sportsclubpm.com

Menurut Lavin sebaiknya jika terpaksa untuk berenang di kolam renang umum baiknya lakukan dalam kelompok kecil. Menjaga jarak lebih dari 6 kaki antara yang satu dengan yang lainnya.

Menurutnya hal ini adalah cara yang cukup aman karena biar bagaimanapun Anda pasti akan menyentuh gagang pintu, tempat duduk bahkan kran air.

Seorang profesor dari Departemen Kedokteran di NUS Yong Loo Lin School of Medicine menyarankan bagi Anda yang merasa sedang tidak enak badan atau bahkan sakit untuk tidak berenang di kolam renang umum.

Akan lebih aman jika Anda tidak menggunakan fasilitas yang tersedia seperti loker. Segera pulang ke rumah jika sudah selesai berenang dan mandi dengan bersih kembali.

Meskipun risiko dari penularan melalui permukaan benda relatif rendah terutama jika sudah menerapkan kebersihan tangan dengan baik, cuci tangan sesuai dengan anjuran WHO.

Yang menjadi kekhawatiran terbesar adalah orang-orang yang akan ditemui saat berenang di kolam renang. Seperti penjaga loket yang sudah berinteraksi dengan berapa banyak orang sebelum Anda berkunjung.

Walaupun berenang saat wabah corona masih diperbolehkan tapi lebih baik jika untuk sementara tidak dilakukan terlebih dahulu kecuali Anda memiliki kolam renang pribadi di rumah. Hal ini penting untuk memutuskan penyebaran virus corona. Tetap di rumah saja, jaga jarak dan selalu jaga kesehatan.

Ditulis oleh Kenanga Rahmi Annisa

Editor: Rofiq Syuhada – Last editted: 29/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment