Banyak sekali mitos yang beredar tentang dilarang mandi atau berendam air hangat saat haid. Benarkah demikian? Mari simak baik- baik informasi ini. Haid atau menstruasi adalah suatu siklus yang dihadapi oleh wanita setiap bulannya.

Haid biasanya di sebabkan oleh perubahan hormonal yang mempengaruhi sistem reproduksi wanita. Siklus bulanan ini terjadi secara berkala dari usia remaja hingga menopause.

Biasanya wanita yang sudah menstruasi akan mengalami perubahan pada fisik mereka juga. Perubahan fisik tersebut dipengaruhi oleh hormon reproduksi yang hasilkan dari dalam tubuh.

Siklus menstruasi wanita biasanya terjadi setiap 28 hari, namun hal tersebut tidak bisa menjadi patokan karena setiap wanita memiliki sistem tubuh yang berbeda pula. Lama dari menstruasi itu sendiri juga berbeda, biasanya terjadi selama 5 – 7 hari, namun ada pula yang lebih.

Nah, kembali lagi tentang mandi atau berendam air hangat saat haid, bolehkah dilakukan atau tidak? Manfaat berendam air hangat sendiri memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh.

Bagi yang sedang menstruasi mandi maupun berendam air hangat memiliki fungsi yang baik seperti meringankan kram perut. Menurut penasehat medis Nutritional Magnesium Association dr. Carolyn Dean, mandi dengan air hangat dapat membantu meningkatkan dan melancarkan sirkulasi darah di tubuh.

Sirkulasi darah yang lancar akan menekan resiko kram perut saat haid. Hal tersebut terjadi karena suhu panas pada air akan melancarkan aliran darah ke daerah panggul.

Aliran darah tersebut akan membantu mengendurkan otot-otot yang kram di daerah perut dan pinggul. Sebab tersebutlah yang membuat dr. Carolyn Dean menganjurkan wanita yang sedang haid untuk mandi air hangat, dan bisa pula ditambah dengan garam Epsom.

Garam Epsom adalah salah satu senyawa mineral yang dapat terurai menjadi magnesium sulfat didalam air. Banyak orang menggunakan garam ini karena menurut mereka, mandi dengan garam epsom dapat membuat kulit terasa halus dan lembut.

Banyak orang meyakini bahwa, garam epsom juga mampu mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga membantu proses detoksifikasi. Pimpinan dari Epsom Salt Council Mr. Jim Hill mengatakan, bahwa garam epsom ini tidak mengandung natrium klorida.

Kandungan yang mana dapat mengakibatkan kulit kering dan terasa lengket. Namun, justru sebaliknya jenis garam ini justru bersifat melembabkan. Menurutnya magnesium adalah mineral yang kerap diabaikan namun memiliki peran penting untuk membantu membuat tubuh menjadi rileks.

Garam epsom juga dapat membantu menenangkan ujung saraf pada otot, sehingga dipercaya dapat menghilangkan kram atau nyeri setelah olahraga, maupun saat haid. Dengan begitu dapat dijelaskan bahwa mandi atau berendam air hangat saat haid tidaklah dilarang.

Masih penasaran dengan hal ini? Simak tips tentang berendam air hangat saat haid berikut.

8 Tips Berendam Air Hangat Saat Haid Yang Nyaman

Masih takut dan merasa kurang nyaman untuk mandi atau berendam air hangat saat menstruasi? Tidak usah takut, tekanan air saat berendam akan membuat darah menstruasi tidak akan banyak keluar.

Tekanan tersebut akan membuat darah haid berhenti sesaat, namun ketika Anda beranjak dari air, darah mens akan keluar kembali. Anda tidak perlu takut berikut tips mandi atau berendam air hangat saat haid yang bisa Anda coba di rumah.

1. Melepaskan Pembalut

Tips pertama adalah melepaskan pembalut, tampon, atau cup menstruasi terlebih dahulu. Mungkin mandi atau Berendam tanpa menggunakan produk higienis feminin akan lebih membuat nyaman dan tidak terasa mengganggu.

Namun, bila Anda terbiasa menggunakan tampon ataupun cup menstruasi, tidak menjadi masalah. Bila Anda melepas pembalut ataupun produk lainnya cairan menstruasi hanya akan mengalir keluar terbawa air bila Anda mandi dengan shower.

Tidak perlu takut, jika perdarahan tampak mengejutkan pada awalnya, air akan membuat darah keluar tidak nampak pekat. Pertimbangkan mandi dengan memakai pembalut atau tampon.

Mandi dengan cara tersebut dapat menyebabkan TSS (toxic shock syndrome) melalui infeksi bakteri atau pembalut yang besar. Buang pembalut atau tampon sebelum melangkah ke tempat berendam atau shower. Lepaskan pembalut atau tampon dan buanglah ke tempat sampah di dalam kamar mandi sebelumnya.

2. Membilas Daerah Kewanitaan

Mulailah mandi dengan benar- benar membilas miss “V” atau kemaluan Anda dengan air. Hal tersebut akan membantu membersihkan sisa darah, sehingga membuat sisa darah keluar seminimal mungkin. Bersihkan area miss “V” secara perlahan, jika perlu gunakan kapas lembut, lalu dibasahi dengan air hangat untuk membersihkannya.

Jangan gunakan bahan atau material kain yang kasar saat mengelap daerah kemaluan tersebut, karena akan membuat kulit daerah miss “V” tersebut iritasi. Iritasi kulit akan membuat rasa tidak nyaman bahkan perih bila terkena air.

3. Hindari Sabun

Tips yang ke tiga berendam air hangat saat haid adalah dengan menghindari penggunaan sabun di daerah miss “V”. Sabun mengganggu keseimbangan pH di daerah miss “V”, sehingga hindari penggunaan sabun pada selaput lendir atau di dalam vagina.

Hal ini karena tingkat pH vagina diatur oleh tubuh yang bermanfaat untuk mencegah infeksi vagina. Gunakan sabuh hanya untuk mencuci kulit di daerah luar sekitar miss “V” saja namun bukan bagian dalam maupun labia.

Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun setelahnya untuk menghilangkan bau sisa. Jika kulit Anda tergolong berminyak selama menstruasi, Anda bisa menggunakan sabun yang diformulasikan untuk kulit berminyak.

Bila Anda ingin keramas maka cuci rambut Anda dengan shampo yang bersifat lembut dan beraroma segar. Saat haid atau menstruasi dapat dipastikan bagi Anda yang memiliki rambut berminyak pastilah ingin mencuci rambut lebih sering.

4. Rileks dan Menikmati

berendam air panas saat haid
ilustrasi rileks – Berendam air hangat saat haid

Tips berikutnya adalah dengan rileks dan menikmati waktu mandi atau berendam Anda. Menikmati waktu mandi Air hangat iakan membuat keajaiban dalam meringankan rasa kembung, nyeri atau kram perut, serta mood yang buruk.

Tentunya wanita saat menstruasi akan memiliki mood yang buruk, sehingga dapat membuat perasaan menjadi cepat berubah. Mandi atau berendam air hangat saat haid akan dapat membantu meringankan nyeri perut sehingga dapat mengembalikan mood yang buruk menjadi lebih baik.

5. Durasi atau Lama

Mandi Berendam air hangat saat haid tidak perlu lama- lama. Sama seperti mandi atau berendam air hangat pada umumnya, Anda hanya perlu berendam selama 10- 15 menit saja. Mandi terlalu lama saat haid akan menyebabkan Anda lemas.

Kondisi sedang menstruasi yang tidak stabil juga akan dapat mempengaruhi tekanan darah saat mandi dengan suhu air yang tinggi. Tentunya Anda tidak ingin mandi yang seharusnya menjadikan baik malah menjadi bencana bagi Anda.

6. Bilas dan Keringkan

berendam air hangat saat haid
bilas dan keringkan – berendam air hangat saat haid

Tips berikutnya adalah dengan membilas dan mengeringkan miss “V” setelah Anda selesai mandi atau berendam. Bilas daerah kewanitaan dengan air dan keringkan dengan tisu yang kering.

Gunakan tisu karena pastinya Anda tidak ingin ada darah haid di handuk Anda bukan. Anda juga bisa menggunakan produk kebersihan feminin pilihan yang biasa Anda gunakan.

7. Persiapkan Pembalut

berendam air hangat saat haid
persiapkan pembalut – berendam air hangat saat haid

Penting yang wajib Anda lakukan adalah, mempersiapkan pembalut pengganti yang higienis sebelum mandi atau berendam air hangat saat haid. Siapkan hal tersebut agar Anda tidak bingung saat setelah mandi maupun berendam.

Pakailah pembalut setelah badan Anda kering agar terasa nyaman. Bila kamar mandi berada di dalam kamar, Anda bisa memakainya di luar kamar mandi. Pastikan pembalut pengganti higienis, dimana masih berada di dalam plastik pembungkus.

8. Cuci tangan

berendam air hangat saat haid
mencuci tangan – berendam air hangat saat haid

Tips terakhir dari mandi atau berendam air hangat saat haid adalah mencuci tangan. Jangan lupa untuk mencuci tangan Anda setelah mengenakan pakaian dalam dengan pembalut.

Bagi Anda pengguna tampon atau cup menstruasi, Anda wajib mencuci tangan dengan menggunakan sabun setelah pemasangan. Pastikan Anda tidak meninggalkan noda atau bau, agar Anda dan lingkungan terasa nyaman.

Penting sekali menjaga kebersihan diri sendiri, apalagi saat sedang haid atau menstruasi. Kebersihan daerah miss “V” sangat penting, agar terhindar dari bakteri yang dapat menyebabkan iritasi, maupun gangguan kewanitaan lainnya. Sekian ulasan mengenai mandi atau berendam air hangat saat haid, semoga bermanfaat. (ad)

Editted: 01/07/2021 by IDNarmadi.

nv-author-image

Dian Agustin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *