Meski terlihat sepele, ada beberapa cara memberi minum bayi yang harus dilakukan dengan benar terutama jika pakai cup feeder.

Cara memberi minum bayi dengan cup feeder ini memang perlu kehati-hatian. Sebab jika salah bisa menyebabkan bayi yang tidak nyaman hingga ASI yang bisa saja tumpah mengenai bayi.

Cup feeder mulai banyak digunakan sebagaimana penggunaan botol dot yang dinilai kurang efektif dan aman digunakan pada bayi.

Apalagi terdapat pernyataan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI tentang pengaruh buruk penggunaan botol dot untuk bayi. Seperti bisa menyebabkan kebingungan terhadap puting, menghambat perkembangan wicara, mengganggu kesehatan mulut dan gigi serta lainnya.

Untuk itu, baiknya memang Anda mulai saat ini bisa mengganti botol dot dengan cup feeder untuk memberi minum pada bayi.

Diusianya bayi memang membutuhkan perhatian khusus, sebab pada usia tersebut bayi belum mengerti banyak hal. Untuk itu, sebagai orang tua wajib menjaga keselamatan dan kesehatan anak. Seperti yang diketahui, bayi memerlukan ASI sebagai asupan gizi makan maupun minum.

Nah, saat ini untuk memberikan ASI Anda hanya perlu menggunakan cup feeder. Berikut ini adalah cara penggunaannya yang mudah, seperti di bawah ini.

Cara Memberi Minum Bayi dengan Cup Feeder

Setiap Ibu menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk untuk penggunaan alat bantu makan atau minum pada bayi.

Cup feeder untuk bayi saat ini lebih banyak digunakan oleh masyarakat karena dinilai lebih aman, meskipun untuk penggunaannya sendiri lebih sulit dibandingkan dengan penggunaan botol dot.

Namun, Anda tidak perlu bingung karena saat ini Anda bisa menggunakan dengan mudah, Berikut adalah cara memberi minum bayi dengan cup feeder sebagai berikut.

1. Pastikan Cup Feeder Bersih

Kebersihan adalah bagian terpenting bagi manusia. Dengan menjaga kebersihan bisa menghindarkan terhadap bahaya penyakit. Apalagi jika kebersihan ditujukan kepada bayi, maka hal ini adalah bagian terpenting.

Cara memberi minum bayi
Cara memberi minum bayi, tokopedia.com

Sebab pada usia bayi cenderung sensitif terhadap segala sesuatu. Untuk itu, cara memberi minum bayi dengan cup feeder yang pertama harus diperhatikan adalah kebersihan dari cup yang digunakan. Dengan cup feeder yang bersih dan steril akan membuat bayi menjadi lebih sehat.

2. Bedong Bayi

Agar tangan bayi tidak mengganggu saat melakukan cara memberi minum bayi dengan cup feeder berhasil dilakukan, maka Anda bisa membedong bayi. Bedong bayi merupakan cara membalut tubuh bayi dengan kain atau selimut dengan cara yang benar dan tidak terlalu kencang.

Bedong difungsikan untuk memberikan kenyamanan saat tidur pada bayi. Nah, cara bedong ini bisa Anda gunakan untuk memberikan minum ASI dengan menggunakan cup feeder. Dengan menggunakan bedong, tangan bayi tidak bergerak-gerak menyenggol cup yang bisa menyebabkan susu tumpah.

3. Gendong Bayi dalam Pangkuan Anda

Karena bayi tidak bisa duduk dengan sendirinya, maka cara memberi minum bayi dengan cup feeder dengan bayi yang harus Anda letakkan dalam pangkuan. Dengan memangku, bisa membuat bayi menjadi lebih tenang.

Cara memberi minum bayi
Cara memberi minum bayi, tokopedia.com

Anda juga bisa memperhatikan dengan baik bagaimana respons yang akan diberikan pada bayi dan berjaga-jaga cup feeder yang bisa terkena senggolan tangan bayi.

Pastikan pula posisi kepala lebih tinggi dari badan yang bisa Anda lakukan dengan menopang bahu dan leher bayi menggunakan tangan.

4. Isi Cup Feeder dengan ASI

Sebelum Anda memangku anak, pastikan cup feeder sudah terisi dengan ASI. Untuk ukuran atau isi ASI dalam cup feeder bisa Anda upayakan untuk tidak terlalu penuh atau isi hanya dengan setengah dari gelas cup feeder. Hal ini dilakukan agar ASI yang akan Anda berikan bisa benar-benar habis.

Cara memberi minum bayi
tokopedia.com

Selain itu, menghindarkan jika Anda aktif bergerak yang bisa menumpahkan ASI dalam cup feeder. Dengan begitu cara memberi minum bayi dengan cup feeder ini memang perlu kehati-hatian orang tua.

5. Tempelkan Cup Feeder ke Bibir Bayi

Cara memberi minum bayi dengan cup feeder selanjutnya yaitu tempelkan cup feeder ke bibir bayi. Cara Menempelkannya dengan meletakkan cup feeder berada di atas bibir bayi yang dilakukan untuk memberikan stimulus atau rangsangan terhadap bayi. Sehingga bayi akan menjulurkan lidahnya untuk kemudian meminumnya.

Saat memberikan stimulus ini Anda bisa memiringkan sedikit cup pada bibir. Pastikan Anda menempelkannya dengan berhati-hati dan usahakan bibir cup feeder menyentuh dengan lembut bibir bayi.

Anda juga bisa memberikan lap kecil pada bayi, kenyamanan saat memangku, dan memperhatikan posisi kepala bayi lebih tinggi dari badan agar ASI yang diberikan tidak tumpah.

6. Berikan ASI Secara Perlahan-lahan

Jika bayi memberikan respons yang baik saat cup feeder ditempelkan pada bibir bayi, selanjutnya Anda bisa berikan susu secara secara perlahan-lahan dengan membiarkan bayi menjilat susu. Saat memberikannya, Anda bisa terus memperhatikannya.

Jika bayi tersedak, Anda bisa menghentikan cara memberi minum bayi dengan cup feeder ini dan menepuk dengan lembut punggung bayi agar dapat berhenti tersedak. Berikan kembali ASI pada cup feeder jika kondisi bayi sudah benar-benar kembali baik.

Begini Cara Menjaga Kebersihan Cup Feeder untuk Bayi

Semua peralatan yang digunakan untuk memberikan makan atau minum bayi harus diutamakan kebersihannya. Usia bayi memang memiliki risiko tinggi terhadap penularan penyakit atau tingkat sensifitas yang tinggi terhadap sesuatu.

Apalagi kini terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan botol dot berbahaya terhadap perkembangan dan pertumbuhan bayi. Namun, Anda bisa menggantinya dengan menggunakan cup feeder.

Penggunaan cup feeder juga memerlukan perhatian untuk menjaga kebersihan yang berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan bayi.

Untuk menjaga kebersihan cup feeder Anda bisa menerapkan beberapa hal. Diantaranya yang pertama adalah, meletakan cup feeder pada wadah atau area yang bersih.

Selanjutnya, sebelum digunakan Anda bisa merendamnya dengan air hangat agar cup steril. Dengan merendam ini bisa membuat bakteri menjadi mati.

Proses steril cup feeder ini perlu Anda jauhkan dari benda tajam. Setelah digunakan, cup feeder harus segera Anda bersihkan. Ini bertujuan agar susu yang menempel tidak mengubah tampilan warna pada cup dan agar cup bisa tetap bersih.

Setelah dicuci, keringkan cup feeder dengan tisu dan kembali letakkan cup feeder pada area yang tidak terlalu kering maupun lembap. Area yang lembap bisa menyebabkan tumbuhnya jamur.

Itulah cara memberi minum bayi dengan cup feeder yang bisa Anda coba di rumah. Selain memberikan ASI menjadi lebih mudah, kesehatan bayi juga bisa terjaga.

Meski demikian, cara memberi minum bayi dengan cup feeder ini harus tetap menjadi perhatian khusus. Anda juga harus terus bersabar, berhati-hati, dan berlatih terus menerus saat memberikan ASI dengan cup feeder kepada bayi.

Demikian pula dengan informasi cara menjaga kebersihan cup feeder di atas, dapat menjadi informasi yang berguna untuk pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat. – Editted: 10/06/2021 by IDNarmadi.

nv-author-image

Luluk Yulianti

Lahir di Kota Blitar. Saat ini belajar di UIN SATU Tulungagung, mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris. Selain itu, Dia juga sibuk bekerja part-time (freelance writer). Impiannya adalah menjadi enterpreneur.View Author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *