Mengenal Ciri-Ciri Bayi Introvert dan Cara Menyikapinya

Para orangtua pasti mengharapkan anaknya tumbuh sehat dan bahagia serta supel, termasuk juga Bunda pastinya. Nyatanya tidak semua bayi bisa tumbuh riang ketika bertemu orang banyak yang bisa menjadi salah satu ciri bayi introvert. Namun, Bunda tidak perlu khawatir berlebih karena hal ini termasuk wajar dan sangat normal.

Energi anak-anak seharusnya memang besar dan mereka tumbuh aktif. Dalam prakteknya, tidak semua anak bisa aktif berlarian ataupun menikmati waktu bermain dengan orang lain. Bagi sebagian orang tua, memiliki anak introvert mungkin menjadi tantangan yang cukup sulit. Terlebih lagi jika Ayah dan Bunda adalah seorang ekstrovert.

Lalu, apa sajakah ciri bayi introvert? Bagaimana Ayah dan Bunda harus menyikapinya? Apa yang harus dilakukan? Temukan jawabannya di artikel ini ya Bunda..

Ciri-Ciri Bayi Introvert

ciri bayi introvert
via ideas.time.com

Introvert bukanlah suatu kekurangan atau kelainan maupun penyakit. Ayah dan Bunda tidak perlu mengkhawatirkan si kecil yang cenderung lebih ingin sendiri. Ayah dan Bunda bisa saja sedang membesarkan seorang yang jenius karena banyak ilmuwan dan orang hebat yang ternyata introvert.

Menurut Dr. Marti Olsen Laney, penulis buku The Hidden Gift of the Introvert Child, semua orang terlahir introvert dan ekstrovert. Introvert dan ekstrovert hanyalah label sementara karena hal tersebut bisa berubah seiring waktu. Tak hanya itu, baik seorang introvert ataupun ekstrovert bisa berubah karena pengaruh lingkungan maupun pengalaman yang telah dilalui.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sekitar 30% hingga 50% populasi penduduknya adalah introvert. Jadi, sesungguhnya, introvert bukanlah gangguan yang harus diobati ataupun dihilangkan. Pribadi introvert juga bukanlah pribadi yang buruk.

Meskipun Ayah dan Bunda memiliki buah hati yang pendiam atau pemalu, tidak berarti ia seoarng introvert. Begitupun ekstrovert juga bisa menjadi pendiam dan pemalu. Namun, tak jarang pribadi introvert yang terkenal ramah dan juga asyik diajak bercerita.

Pribadi ektrovert lebih banyak mengambil energi dari lingkungannya. Sedangkan pribadi introvert mendapatkan energi menyendiri dan menghabiskan waktu bersama diri mereka sendiri.

Jadi, sebetulnya sangat mudah bagi orang tua mengenali ciri bayi introvert. Ada beberapa tanda awal yang bisa diketahui jika si kecil adalah introvert.  Berikut adalah tanda-tanda bayi introvert:

1. Sensitif dengan Lingkungan

Salah satu ciri bayi introvert yang paling jelas adalah mereka bisa merasa lelah ketika berada di keramaian. Biasanya  si kecil akan menangis dan meminta pulang atau minta dipeluk. Psikolog Harvard, Nancy dan Jerome mengatakan bahwa bayi yang sensitif terhadap stimulant asing bisa tumbuh menjadi introvert.

Mereka akan tumbuh sebagai pribadi yang pemalu dan pendiam karena mereka merasa lelah dengan stimulan luar yang dirasa sangat berlebihan.

2. Riang di Rumah, Pendiam di Keramaian

Ciri bayi introvert yang selanjutnya adalah anak-anak bisa riang ketika di rumah, tapi mendadak menjadi pendiam di tempat umum. Biasanya mereka tidak bisa melakukan kontak mata dengan orang yang baru ditemui dan akan butuh waktu lama untuk berinteraksi.

Sebaliknya, jika berada di tengah orang yang dikenal dan nyaman, mereka akan menjadi cerewet dan aktif. Sungguh ciri bayi introvert adalah pribadi yang lucu ya!

3. Gemar Bermain Sendiri

ciri bayi introvert
via popsugar.com

Dikarenakan pribadi introvert mendapatkan energi dari dalam dirinya, maka ia lebih senang bermain sendiri. Mereka lebih menikmati waktu bermain bersama diirinya sendiri, bisa saja si kecil berlama-lama di dalam kamar. Misal untuk bermain masak-masakan, mewarnai, ataupun menggambar. Mereka pun tidak merasa bosan karena banyak pribadi introvert yang mempunyai imajinasi kuat.

4. Rasa Penasaran yang Tinggi

Ciri bayi introvert lainnya adalah mereka memiliki rasa penasaran yang tinggi namun juga memiliki pribadi pengamat. Ayah dan Bunda bisa melihat prilaku si kecil yang bisa terdiam sebentar kemudian ia ikut bermain dengan teman-temannya. Itu tandanya si kecil merasa penasaran namun ia harus mengetahui dulu keadaannya sebelum memutuskan untuk bergabung.

5. Rewel karena Kelelahan Bermain

ciri bayi introvert
via letstothemoon.com

Jika seorang introvert dipaksa untuk melakukan playdate di tempat yang ramai dan dalam waktu yang lama, mereka bisa kelelahan. Oleh karena itu, biasanya anak suka rewel dan butuh untuk menenangkan diri sebagai cara mengisi energi. Ayah dan Bunda bisa mengawasi si kecil ketika bermain bersama teman-temannya. Jika mereka terlihat lelah dan rewel setelah bermain, maka ia salah satu pribadi yang introvert.

Cara Menyikapi Bayi Introvert

ciri bayi introvert
via cdnparenting.com

Setelah mengetahui beberapa ciri bayi introvert di atas, Ayah dan Bunda pasti ingin menegtahui bagaimana cara mengatasinya. Bagaimana orang tua harus bersikap terhadap prilaku introvert sang buah hati? Ataupun sekedar mengatasinya ketika sedang rewel dan cara mengetahui apa yang ia rasakan.

Bila Ayah dan Bunda sudah yakin jika si kecil adalah pribadi yang introvert, hal pertama yang harus dilakukan adalah menerimanya. Terima pribadi mereka dengan hati yang tulus dan tanpa mengurangi rasa kasih sayang kepada mereka. Kemudia, rawatlah dengan tepat dan jangan memaksakan mereka untuk menjadi pribadi yang lain.

Baca Juga: Cara Mengatasi Bayi Rewel

Ayah dan Bunda juga tidak perlu cemas dan bingung ketika si kecil lebih menikmati waktunya sendiri dibandingkan bermain dengan temannya. Menyediakan ruang privasi untuknya adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Mereka membutuhkan ‘ruangannya’ agar bisa mengisi lagi energi yang hilang setelah berinteraksi dengan orang lain.

Tidak perlu khawatir, ‘ruangan’ ini tidak selalu berbentuk ruang fisik atau tempat tersendiri. Ayah dan Bunda bisa memberikan kesempatan untuk si kecil menikmati momen sendirian. Misal, biarkan mereka melakukan hal yang disukai sendiri tanpa ditemani.

Walaupun si kecil adalah seorang introvert, sebagai orang tua, Ayah dan Bunda tetap bisa mengajak mereka bersosial. Bisa juga diselingi dengan melakukan aktivitas fisik yang baik seperti bersepeda, berolahraga ringan, atau sekedar jalan kaki keliling lingkungan rumah. Dengan mengajak si kecil berjalan ke luar rumah, maka mereka bisa mendapat pengalaman dan pengetahuan baru.

Selain itu, Ayah dan Bunda juga bisa memberikan pilihan kepada si kecil ketika ingin melakukan aktivitas. Misal, permainan apa yang ia sukai atau kapan ia ingin bermain dengan teman-temannya. Dengan mengajaknya berdiskusi dan memberikan kesempatan untuk memilih, maka si kecil akan tumbuh optimal.

Mereka tidak akan merasa terbebani dengan beragam aturan. Mereka pun bisa belajar menentukan hal yang baik dan kegiatan yang nyaman untuk mereka lakukan. Tak hanya itu, mendengarkan pilihan mereka akan membuat mereka merasa lebih dihargai.

Itulah tadi ulasan tentan ciri bayi introvert dan juga beberapa cara untuk mengatasinya. Semoga Ayah dan Bunda bisa selalu semangat dan memberikan yang terbaik untuk sang buah hati!


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.