Fun Learning Untuk Proses Pembelajaran Anak

Pelaku pendidikan sering memakai kata fun learning meski konsep tersebut tidak semuanya bisa dipakai untuk konsep belajar sekolah formal. Fun learning merupakan cara atau metode yang dipakai pada mata pelajaran ekstra kurikuler supaya siswa tidak bisan atau jenuh. Contoh dari fun learning tersebut diantaranya adalah bermain, menyanyi, bercerita dan lainnya.

Fun learning masih belum dipakai untuk konsep belajar sekolah secara integral yang berhubungan dengan metode, materi, manajemen serta media. Ini dibutuhkan supaya proses belajar bisa didapat dengan baik serta sesuai dengan apa yang diharapkan. Tujuan dari proses belajar di sekolah bukanlah untuk kepentingan guru memenuhi persyaratan jam mengajar namun supaya siswa bisa memahami pelajaran.

Dengan proses belajar yang menyenangkan, maka diharapkan minat belajar anak juga bisa meningkat. Ini disebabkan karena minat adalah kemauan atau keinginan yang dihasilkan dari diri anak tanpa paksaan. Saat minat belajar anak sudah timbul, maka anak secara otomatis akan senang belajar.

Apakah Metode Fun Learning

Fun Learning via earthvillageducation.org
Fun Learning via earthvillageducation.org

Seorang psikolog anak dan remaja berkata jika fun learning memiliki tujuan supaya anak bisa menyenangi proses belajar. Untuk itulah, konsep fun learing harus diperkenalkan pada anak sejak dini. Dari TK hingga SD, belajar harus dilakukan dengan cara bermain supaya anak mau terlibat dalam proses belajar tersebut.

Pada saat anak sudah belajar tentang sesuatu, maka semakin lama bisa mengembangkan kebutuhan untuk belajar. Ini disebabkan fun learning memiliki tujuan supaya anak bisa mencintai proses belajar sebab belajar adalah proses yang menyenangkan. Selain itu, manfaat dari metode fun learning juga cukup banyak.

Manfaat Belajar Fun Learning Untuk Anak

Fun Learning via verywellfamily.com

Mengerjakan tugas hanya karena paksaan dan bukan keinginan sendiri akan dirasakan anak jika orangtua terus mendorong anak belajar berlebihan. Untuk itulah, memperkenalkan konsep fun learning pada anak sangat penting karena bisa meningkatkan semangat serta perasaan senang saat belajar. Dengan konsep fun learning, anak akan lebih mudah menangkap segala informasi yang diberikan.

Ini juga berhubungan dengan hormon rasa senang di mana ketika bermain, maka hormon ini akan membantu anak menangkap informasi. Dunia anak adalah bermain sehingga harus dimanfaatkan orangtua untuk mengajarkan sesuatu pada anak dengan cara bermain. Hormon dopamin, endorfin dan serotonin nantinya akan membuat anak lebih bersemangat serta atentif.

Cara Membangun Konsep Fun Learning

Fun Learning via parenting.firstcry.com
Fun Learning via parenting.firstcry.com

Sebetulnya, membangun konsep fun learning untuk anak tidak sulit dilakukan. Hanya dengan hal kecil sebetulnya sudah bisa mempengaruhi anak untuk semangat belajar. Konsep fun learning bisa dibangun dengan banyak cara seperti warna-warni yang sangat menyenangkan untuk anak.

Selain itu, pembawaan seorang pengajar yang santai dan menyenangkan juga sangat berpengaruh. Dengan metode fun learning ini, maka diharapkan anak-anak bisa menyerap pelajaran dengan lebih mudah. Berikut adalah beberapa cara membangun konsep fun learning yang bisa dilakukan:

1. Lewat Storytelling

Cara pertama untuk membangun konsep fun learning adalah dengan storytelling sebab anak senang dengan cerita. Lewat cerita akan tercipta imajinasi dalam pikiran anak dari berbagai tokoh dalam cerita tersebut. Selain itu, alur cerita dan tempat yang indah juga bisa membuat anak ke dunia baru.

Storytelling bisa dijadikan metode untuk mengajar dengan cara yang menyenangkan. Ini bisa melatih kemampuan komunikasi anak di hadapan banyak orang. Anak akan terlatih untuk berpikir kreatif ketika memilih tema serta didorong menjadi pendengar yang baik ketika teman sedang bercerita bergantian.

2. Gunakan Teknologi

Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, anak juga semakin akrab dengan gadget dari kecil. Ini bisa dimanfaatkan dalam proses fun learning. Memanfaatkan teknologi sebagai metode belajar, maka lebih banyak peluang anak di berbagai usaha dan meningkatkan kemampuan terlibat, mengeksplorasi serta komunikasi.

3. Buat Permainan yang Kreatif dan Menarik

Sekolah sebenarnya bukan satu-satunya tempat untuk belajar. Pada saat anak ada di rumah, maka yang berperan menjadi guru adalah orangtua. Membangun suasana belajar di rumah tidak harus terasa seperti sekolah.

Buatlah anak bisa lebih semangat untuk menemukan sesuatu yang baru dengan cara menyamarkan proses belajar menjadi waktu menyenangkan. Cobalah melakukan banyak kegiatan yang menarik serta efektif di rumah untuk membantu anak belajar. Anak prechool bisa mulai dari permainan dasar untuk membantu belajar mengenali angka, hewan, bentuk serta warna. Sedangkan untuk anak usia sekolah bisa dilakukan dengan meningkatkan kemampuan menulis dengan cara menuliskan imajinasi di kertas.

4. Daftarkan Anak ke Sekolah yang Mendukung Fun Learning

Tips selanjutnya untuk membangun fun learning adalah dengan mendaftarkan anak ke sekolah yang memang mendukung fun learning. Cari dan daftarkan anak ke sekolah yang memiliki fasilitas serta mendukung potensi anak. Contohnya adalah dalam bidang seni, olahraga dan berbagai kegiatan positif di luar sekolah.

5. Lakukan Permainan Edukasi

Orangtua bisa memberikan pembelajaran yang berhubungan dengan permainan edukasi sesuai perkembangan anak. Ini disebabkan anak-anak punya kemampuan serta ketertarikan bermain yang berbeda-beda. Permainan edukasi ini nantinya bisa merangsang perkembangan sosial, emosi dan fisik anak.

Permainan edukasi juga harus bisa mengembangkan sikap produktif anak sehingga permainan bisa tersimpan dalam memori. Dengan begitu, anak bisa berinovasi dan menciptakan sesuatu hal yang baru. Permainan yang dipilih juga harus disukai anak sehingga anak tidak menyadari jika permainan tersebut sebenarnya juga merupakan metode pembelajaran.

6. Lakukan Diskusi Serta Presentasi

Salah satu kemampuan yang paling diperlukan untuk masa berikutnya adalah komunikasi. Untuk itulah sekolah harus bisa membiasakan siswa berdiskusi serta melakukan presentasi. Berikan panduan cara berdiskusi yang bagus supaya tujuan pembelajaran tersampaikan dengan sempurna. Jadilah fasilitator dan catat berbagai hal menarik selama proses belajar sedang berlangsung.

7. Buat School Project

Membangun konsep fun learning selanjutnya bisa dilakukan dengan school project. Dengan school project, anak-anak bisa dilatih serta diajari membuat sebuah karya secara mandiri atau bersama-sama. Bahkan di beberapa negara, school project anak sering dipamerkan atau dilombakan. Dengan membuat sebuah proyeck sekolah, maka siswa akan diajarkan tentang kreativitas, ketekunan, tidak mudah menyerah dan materi atau ilmu.

8. Visitasi

Karyawisata atau visitasi juga menjadi salah satu metode fun learning. Tidak hanya untuk menerapkan materi serta ilmu, namun juga menjadi sebuah pembelajaran menyenangkan. Tidak hanya mendapat ilmu, visitasi atau karyawisata juga bisa menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak.

9. Perbanyak Interaksi Dengan Memancing Pendapat Anak-Anak

Perhatian penuh atau full attention bisa diperoleh dengan memancing pendapat, debat argumen atau diskusi. Cara ini bisa melatih anak untuk belajar mendengarkan, lebih berani bicara dan terbuka dengan perbedaan pendapat. Ini amat penting sebab akan menjadi bekal ketika anak sedang berinteraksi bersama orang lain seperti guru, orangtua, teman dan masyarakat.

Kunci Terpenting Menerapkan Metode Fun Learning

Ada beberapa hal yang menjadi penekanan dalam pembelajaran metode fun learning. Berikut ini diantaranya:

Manfaatkan Teknologi

Pemakaian teknologi sekarang ini bisa membantu menciptakan suasana yang lebih segar serta aktif. Dari mulai proyektor, laptop serta internet bisa dipakai untuk merubah materi pelajaran text book ke audio visual. Agar lebih mudah, maka bisa langsung memperlihatkan video di ruang belajar sesuai dengan materi yang ingin disampaikan. Dengan penyajian yang menarik serta baik, maka fokus anak nantinya bisa lebih terarah ke materi yang sedang disampaikan.

Gunakan Sifat Humoris

Semua anak sangat senang dengan orang dewasa yang lucu. Agar semangat anak bisa lebih meningkat, maka tambahkan dengan humor yang segar saat sedang mengajar. Sifat humoris tersebut juga bisa memberikan efek kedekatan antara anak dan pengajar. Jika anak bisa merasa semakin dekat, maka semua yang akan disampaikan nantinya semakin mudah diserap anak-anak.

Berikan Perhatian yang Sama Untuk Semua Anak

Memberikan perhatian tidak boleh hanya diberikan untuk anak yang aktif dan pintar. Ini disebabkan karena anak yang pendiam sulit memperoleh kesempatan menyatakan ide atau mengaktualisasikan diri sendiri. Hal yang harus diketahui, setiap anak memiliki potensi dan talenta berbeda-beda. Untuk itu, berikan kesempatan yang sama untuk setiap anak agar bisa membuktikan diri sendiri dan akhirnya membuat proses belajar jadi menyenangkan.

Fun learning terdiri dari dua kata yakni fun yang berarti kegembiraan atau kesenangan dan learn yang berarti mempelajari atau belajar. Seperti artinya, fun learning merupakan cara untuk menghasilkan suasana menyenangkan dalam membantu anak belajar sebagai usaha untuk merubah tingkah laku seseorang. Dengan suasana yang hangat tersebut, maka memungkinkan proses pembelajaran yang efektif serta partisipatif bisa terjadi.


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.