Menggadai sertifikat rumah di pegadaian merupakan solusi bagi Anda yang sedang membutuhkan uang dalam jumlah banyak dalam waktu cepat.

Gadai sertifikat rumah di pegadaian memang menjadi cara efektif karena rumah yang termasuk properti ini memiliki harga yang cukup mahal.

Walaupun bisa mendapatkan uang dalam jumlah yang banyak namun Anda tetap harus memikirkan keputusan menggadaikan sertifikat rumah ini dengan baik.

Hal ini dikarenakan jika Anda sampai tidak bisa mengembalikan uang yang dipinjam, maka sudah pasti rumah Anda yang jadi taruhannya.

Jika Anda sedang mengalami kesulitan keuangan dan penggadaian sertifikat rumah menjadi satu-satunya solusi pastikan membaca ulasan di bawah ini dahulu.

Di bawah ini akan dibahas mulai dari syarat, cara, hingga kelebihan melakukan gadai di pegadaian.

Apa Saja yang Harus Dipersiapkan untuk Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian?

Menggadaikan sertifikat rumah sebenarnya tidak hanya bisa dilakukan di pegadaian saja karena di lembaga lain seperti bank juga bisa.

Bagi Anda yang belum pernah melakukan gadai sertifikat rumah, maka ada beberapa hal yang perlu dipahami terlebih dahulu.

Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini disajikan beberapa informasi seputar bagaimana cara dan juga persyaratan menggadaikan sertifikat rumah Anda.

1. Syarat Gadai Sertifikat Rumah

Jika Anda ingin gadai sertifikat rumah di pegadaian pastikan memenuhi persyaratan yang terdiri dari persyaratan nasabah dan jaminan berikut ini.

Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian
Syarat Gadai sertifikat rumah di pegadaian – youtube.com
  1. Warga Negara Indonesia dengan usia minimal untuk melakukan penggadaian sertifikat rumah adalah 21 tahun dan maksimalnya 65 tahun saat kredit berakhir
  2. Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, PBB terakhir, IMB jika UP di atas 50 juta, SKU (Surat Keterangan Usaha) bagi para pelaku usaha
  3. Bagi petani setidaknya telah bertani minimal 2 tahun dengan penghasilan yang rutin
  4. Bagi pengusaha mikro setidaknya usaha sudah berjalan selama 1 tahun dan usaha tersebut dijalankan menurut syariat dan sah secara hukum
  5. Untuk internal Pegadaian minimal 0 tahun bagi karyawan dan minimal 1 tahun untuk eksternal, Surat Keterangan yang menunjukkan sebagai karyawan dan surat izin atasan langsung untuk TNI/POLRI
  6. Untuk pensiunan memiliki penghasilan rutin dari tempat bekerja tiap bulannya
  7. Bagi profesional formal seperti dokter, pengacara atau lainnya setidaknya memiliki izin praktik kerja dan telah berjalan selama minimal 1 tahun
  8. Untuk profesional non-formal, sudah tinggal di rumah sendiri baik SHM/SHGB dan telah berjalan minimal selama 2 tahun

2. Syarat Gadai Tanah Produktif

Dari persyaratan nasabah di atas dilanjutkan dengan persyaratan jaminan yang biasanya berupa tanah produktif seperti pertanian, perkebunan atau peternakan. Untuk syarat-syaratnya simak penjelasannya di bawah ini.

  1. Tanah produktif tidak berada di struktur tanah yang sulit untuk dijangkau
  2. Status tanahnya tidak bermasalah atau terblokir
  3. Status tanah tidak jadi jaminan pinjaman atau diikat hak tanggungan oleh pihak lain
  4. Untuk lokasi tanahnya boleh berbeda dengan rumah nasabah, tetapi masih dalam naungan satu kantor di wilayah yang sama

3. Syarat Gadai Tanah/Bangunan Tempat Tinggal

Apabila yang digunakan sebagai jaminan adalah tanah dan bangunan tempat tinggal atau tempat usaha, maka persyaratannya juga berbeda.

Nah, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika Anda menggunakan jaminan tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Mempunyai IMB jika pinjaman di atas 50 juta
  2. Menyertakan bukti pembayaran PBB tahun terakhir
  3. Lebar jalan di bagian muka setidaknya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua
  4. Jarak minimal 20 meter dari SUTET
  5. Tidak masuk daerah banjir selama dua tahun terakhir
  6. Bukan termasuk jalur hijau
  7. Tanah tidak terlibat dalam sengketa hukum,
  8. Lokasi tanahnya boleh tidak sama dengan rumah nasabah tapi masih dalam satu kantor di area yang sama

Cara Melakukan Penggadaian Sertifikat

Setelah mengetahui persyaratan yang harus disiapkan untuk gadai sertifikat rumah di pegadaian, selanjutnya adalah cara melakukan penggadaian sertifikat.

Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian
Ilustrasi melakukan penggadaian sertifikat – youtube.com

Untuk langkah-langkah menggadaikan sertifikat rumah ke pegadaian, langsung ikuti caranya di bawah ini.

  1. Datangi kantor pegadaian dan jangan lupa membawa berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
  2. Isi formulir pengajuan gadai sertifikat rumah di pegadaian
  3. Pihak pegadaian menentukan nilai jual rumah
  4. Setelah pengajuan disetujui, tunggu pencairan dana antara 1 sampai 5 hari
  5. Dana yang sudah cair bisa diambil secara tunai atau ditransfer ke rekening Anda

Syarat dan cara gadai sertifikat rumah di pegadaian di atas pastinya sangat mudah diikuti dan Anda pun bisa langsung mempraktekkannya.

Selain mudah diikuti ternyata melakukan penggadaian di pegadaian juga memiliki banyak kelebihan seperti yang dijelaskan di sini.

  1. Lembaga yang terpercaya karena termasuk lembaga BUMN dan telah berdiri selama puluhan tahun sehingga Anda tak perlu khawatir tertipu
  2. Bunga relatif ringan dan jangka waktu pembayarannya juga cukup lama
  3. Pencairan dana bisa dilakukan dengan cepat dan tersedia pelayanan untuk mengukur nilai barang secara akurat

Meskipun persyaratan dan pencairan gadai sertifikat rumah di pegadaian mudah, namun ternyata penolakan pengajuan juga bisa terjadi pada Anda.

Apa saja yang menyebabkan tertolaknya pengajuan penggadaian sertifikat rumah Anda? Simak penyebabnya di bawah ini.

  1. Sertifikat rumah yang diajukan terbukti palsu dan bukan atas nama pihak yang mengajukan pinjaman
  2. Data yang ada di Kartu Keluarga berbeda dengan yang ada di KTP
  3. Status pernikahan sudah bercerai akan tetapi status di KTP masih menikah
  4. KTP yang dipakai masih versi lama dimana masih ada tanggal kadaluarsanya
  5. Jumlah pinjaman yang diajukan terlalu besar

Tips Agar Pengajuan Gadai Tidak Ditolak

Untuk menghindari terjadinya penolakan dari pengajuan gadai sertifikat rumah di pegadaian yang Anda lakukan terdapat beberapa tips yang bisa diikuti.

Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian
hal penting terkait gadai sertifikat rumah di pegadaian agar disetujui – pinterest.com

Perhatikan beberapa tips ini dan pastikan untuk mengikutinya agar pengajuan gadai Anda lancar.

1. Perhatikan jumlah pinjamannya

Walaupun Anda bisa mengajukan gadai sertifikat rumah di pegadaian untuk mendapatkan dana besar bukan berarti bisa dilakukan secara sebarangan.

Saat melakukan pengajuan dana pastikan untuk bisa memperkirakan berapa harga rumah Anda saat ini.

Setelah mengetahui berapa kisaran harga rumah Anda pastikan untuk tidak melakukan pinjaman di atas harga rumah Anda.

2. Sesuaikan nilai angsuran dengan gaji Anda

Besaran pinjaman pada pegadaian juga harus disesuaikan dengan kemampuan Anda untuk mengangsurnya.

Jangan mengambil angsuran yang jumlahnya tiap bulan lebih besar daripada penghasilan Anda karena pihak pegadaian akan mengukur kemampuan Anda dari penghasilan.

Jika dari hasil pengukuran kemampuan pengembalian dana tersebut pegadaian menilai Anda tidak mampu membayar angsuran, maka pengajuan ditolak.

Maka dari itu, sebelum pengajuannya ditolak sebaiknya perkirakan sendiri apakah dengan penghasilan tersebut bisa untuk membayar tagihan per bulannya

Baca juga: Cara Mengurus Kartu Indonesia Pintar Beserta Proses Pencairan Dananya

3. Sikap jujur

Biasanya mereka yang gadai sertifikat rumah di pegadaian membutuhkan uang dalam jumlah besar untuk kebutuhan tertentu.

Nah, bagi Anda yang melakukan gadai ke pegadaian sebaiknya jujurlah dengan tujuan penggunaan uang tersebut.

Jika Anda jujur maka pihak pegadaian juga akan mempertimbangkan untuk menyetujui pengajuan pinjaman tersebut.

Selain itu, jika Anda jujur atas penggunaan dana tersebut kepada petugas maka mereka juga mengetahui bahwa tujuan Anda memang baik.

Nah, jadi itulah beberapa hal yang menjadi syarat dan cara untuk melakukan pengajuan gadai sertifikat rumah di pegadaian.

Pastikan untuk mengikuti mulai dari syarat, cara hingga tips mengajukan pinjaman agar proses gadai Anda lancar.

Editted by IDNarmadi.

nv-author-image

Luluk Yulianti

Lahir di Kota Blitar. Saat ini belajar di UIN SATU Tulungagung, mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris. Selain itu, Dia juga sibuk bekerja part-time (freelance writer). Impiannya adalah menjadi enterpreneur.View Author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *