Tips Aman bagi Ibu Hamil Makan Daging Kambing

Sebenarnya, tidak terdapat aturan yang menyebutkan bahwa tidak diperbolehkan ibu hamil makan daging kambing. Boleh saja jika akan mengonsumsi daging kambing, asalkan dalam jumlah yang wajar.

Jika ibu hamil mengonsumsi daging kambing secara berlebihan, maka dapat mengakibatkan kadar kolesterol naik dan juga penumpukan lemak dalam tubuh. Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat penyakit jantung, hal ini tentunya cukup rentan terhadap berbagai risiko. Nah, sebenarnya apa saja manfaat ibu hamil makan daging kambing? Simak penjelasan berikut ini.

Amankah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ibu Hamil Makan Daging Kambing
Ibu Hamil Makan Daging Kambing Via ocdn.eu

Daging kambing sudah menjadi menu makanan favorit di berbagai belahan dunia, salah satunya di Indonesia. Jika daging termasuk menu favorit anda, mungkin anda akan mengonsumsinya kapan saja.

Namun jika anda sedang hamil, anda juga harus waspada ketika akan mengonsumsi daging kambing. Ada baiknya, anda melakukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu untuk memastikan boleh atau tidaknya.

Walaupun daging kambing aman untuk ibu hamil. Anda sebaiknya tidak mengonsumsi daging merah secara berlebihan, misalnya daging kambing. Kebanyakan konsumsi daging kambing dapat meningkatkan risiko kadar kolesterol naik dan penumpukan lemak jenuh pada tubuh.

Selain itu juga bisa membuat ibu hamil rentan mengalami penyakit jantung. Apalagi pada ibu hamil yang sudah mengalami obesitas atau berat badan di atas rata-rata. Jadi, anda harus selalu waspada dan tetap berhati-hati ketika akan mengonsumsi makanan apapun.

Namun, bagi anda yang ingin mengonsumsi sate kambing tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Bukan karena daging kambingnya, melainkan karena proses pengolahannya. Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, daging sate diolah dengan cara menusukkan daging mentah, dan selanjutnya dipanggang di pembakaran.

Tidak ada yang bisa menjamin bahwa daging di bagian dalam sate benar-benar matang secara sempurna. Nah, daging yang tidak matang dapat membahayakan janin karena mengandung parasit toxoplasmosis ataupun bakteri lainnya. Bakteri ini dapat menyebabkan terjadinya keguguran maupun bayi terlahir cacat.

Di sisi lain, daging kambing juga berbahaya bagi ibu hamil jika diolah terlalu matang. Bagian yang menghitam atau terlalu matang tersebut mengandung senyawa karsinogenik yang rentan mengakibatkan kanker.

Sebenarnya, ibu hamil harus selalu menjaga pola makan supaya janin dalam kandungan selalu sehat. Pilihlah makan sehat untuk ibu hamil yang kaya akan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang bayi di kandungan.

Manfaat Ibu Hamil Makan Daging Kambing

Sampai saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa daging kambing memiliki risiko pada kesehatan kehamilan. Justru terdapat beberapa manfaat yang dapat diperoleh jika ibu hamil makan daging kambing, antara lain:

1. Kaya Zat Besi

Salah satu sumber zat besi yang baik untuk tubuh yakni berasal dari daging merah. Sumber zat besi dibagi menjadi dua yaitu heme dan non-heme. Sumber zat besi yang di peroleh dari hewan adalah heme, antara lain dari daging kambing.

Sedangkan zat besi yang di peroleh dari tumbuhan adalah non-heme. Selain jumlah zat besi yang dengan jumlah yang banyak, secara kualitas jenis zat besi heme juga dinilai lebih baik dan mudah diserap oleh tubuh daripada zat besi non-heme.

2. Sumber Protein

Daging kambing juga merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh. Selama masa kehamilan tentunya sangat dibutuhkan asupan protein yang cukup. Hal ini tentunya untuk membantu tumbuh kembang janin yang ada di dalam kandungan.

3. Tinggi Zinc

Kandungan zinc yang ada di daging kambing cukup tinggi. Zinc dapat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh janin dan selain itu juga dapat memastikan pertumbuhannya selalu sehat.

4. Kaya akan Vitamin

Ibu hamil makan daging kambing juga memiliki manfaat yang sangat besar. Salah satunya yakni daging kambing merupakan sumber vitamin B12. Vitamin tersebut memastikan sistem saraf supaya tetap sehat, mencegah anemia, serta membantu pembentukan sel darah merah.

Tips Ibu Hamil Makan Daging Kambing

Meskipun daging kambing aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum ibu hamil makan daging kambing, yaitu:

1. Pilih Daging Kambing yang Masih Segar

Ibu Hamil Makan Daging Kambing
Tips bagi Ibu Hamil Makan Daging Kambing Via theconversation.com

Konsumsi daging kambing yang masih segar. Selain itu, hindari daging kambing yang sudah dibekukan ataupun disimpan di dalam pendingin selama beberapa hari. Sebab, jika sudah didiamkan selama beberapa hari, daging kambing berpotensi untuk tercemar bakteri.

Selain daging kambing yang masih segar, tata cara membersihkan daging juga perlu anda perhatikan. Pilihlah daging kambing yang higienis.

2. Pastikan Daging Kambing yang Dikonsumsi Matang

Sebelum mengonsumsi daging kambing, pastikan terlebih dahulu kondisi daging tersebut, apakah sudah dimasak hingga matang sempurna atau belum. Hal ini sangat penting karena untuk mencegah terjadinya infeksi parasit yang bernama toksoplasma.

Kista toksoplasma dapat menempel pada daging hewan, misalnya daging kambing. Jika tidak dimasak secara matang, kista tersebut dapat menginfeksi ibu hamil dan menyebabkan masalah pada janin dalam kandungan.

3. Konsumsi dengan Jumlah yang Tidak Berlebihan

Daging kambing memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi. Maka tidak boleh berlebihan ketika mengonsumsi daging tersebut. jika dikonsumsi terlalu berlebihan dalam satu hari sekaligus, maka dapat mengakibatkan peningkatan kadar lemak yang drastis.

Selain itu juga dapat memberatkan ginjal dalam mengeluarkan sisa metabolism protein yang ada di dalam tubuh. Masalah lain yang dapat terjadi seperti hipertensi dan peningkatan kadar asam urat juga bisa terjadi.

Jadi, apabila anda memiliki daging kambing yang banyak, maka simpanlah di kulkas dan konsumsi secara bertahap. Jangan konsumsi secara berlebihan, karena bisa mengakibatkan masalah pada janin.

4. Perbanyak Minum Air Putih dan Makan Serat

Setelah mengonsumsi daging kambing, terkadang orang lupa untuk minum air putih dan juga makan serat. Alhasil, dapat mengalami kesulitan BAB, hal ini dikarenakan kekurangan cairan dan serat dalam tubuh.

Jika ibu hamil cenderung mengalami sembelit, maka penting untuk mengonsumsi makanan kaya akan serat dan minum air putih yang cukup setelah mengonsumsi daging kambing. Dengan demikian, manfaat daging kambing dapat dirasakan secara maksimal.

5. Hindari Memasak Daging Kambing dengan Cara di Goreng atau Bakar

Ibu Hamil Makan Daging Kambing
Tips bagi Ibu Hamil Makan Daging Kambing Via akamaized.net

Hindari memasak daging kambing dengan cara digoreng maupun dibakar sebelum diolah menjadi jenis masakan lainnya. Hal ini dapat menambah kadar kalori serta lemak dalam tubuh.

Oleh karena itu, hindarilah makan sate kambing karena berisiko belum matang secara sempurna. Bagian hitam daging sate tidak aman untuk dikonsumsi karena memiliki kandungan senyawa karsinogenik. Senyawa tersebut menjadi pemicu kanker yang tidak baik bagi kesehatan.

Selain tips di atas, terdapat beberapa catatan lain yang penting untuk diperhatikan oleh anda. Inilah catatan bagi ibu hamil yang ingin makan daging kambing, antara lain:

  • Hindari olahan daging kambing yang menggunakan santan, karena dapat menambah kadar lemak jenuh dan kalori pada tubuh.
  • Anda dapat mengolah daging kambing menjadi sop maupun tumis. Cara memasak ini dinilai lebih aman karena tidak meningkatkan kalori serta lemak jenuh seperti teknik olahan lainnya.
  • Pastikan daging kambing yang dikonsumsi benar-benar matang sempurna dengan suhu ideal pengolahannya yaitu 63 derajat Celcius.
  • Konsumsi sayur dan buah untuk meningkatkan nutrisi bagi janin.

Jika masih tidak yakin apakah ibu hamil makan daging kambing diisinkan ataupun tidak, maka anda dapat konsultasi dengan dokter kandungan. Dokter tentunya mengetahui proses kehamilan anda sejak trimester awal kehamilan.

Pada saat dokter sudah memberikan izin, maka konsumsilah daging kambing secara bijak. Anda dapat mengonsumsinya secara wajar dan tidak berlebihan dengan teknik memasaknya secara tepat. Semoga bermanfaat


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.