Bolehkah Ibu Hamil Makan Seblak? Ini Efek Positif dan Negatifnya

Saat sedang hamil, nafsu makan seorang ibu hamil akan meningkat. Ini adalah hal yang wajar karena adanya perubahan hormon dan kebutuhan nutrisi untuk janin.

Tak jarang, ibu hamil menginginkan makanan pedas seperti siomay dan seblak. Namun, apakah boleh ibu hamil makan seblak?

Apakah aman untuk dikonsumsi sementara ibu hamil harus bisa memilah dan memilih makanan yang sehat dan kaya nutrisi.

Seblak sendiri adalah makanan yang banyak disukai karena rasanya yang pedas dan gurih. Makanan ini bisa menjadi makanan pengganti nasi atau lauk makan nasi karena rasanya yang bikin ketagihan.

Tetapi, untuk ibu hamil makan seblak ternyata sedikit banyaknya bisa berpengaruh terhadap janin lho. Jadi sebaiknya sebelum mengonsumsi, mesti tahu dulu dampak yang bisa timbul jika terlalu sering atau terlalu banyak makan seblak.

Positif Negatif ketika Ibu Hamil Makan Seblak

Sebagai makanan yang banyak digemari, seblak memang memiliki rasa yang membuat penikmatnya ketagihan terlebih jika dinikmati saat hujan. Maka tak heran jika ada ibu hamil yang ingin makan seblak karena rasanya yang gurih menggoda.

Pertanyaannya, bolehkah ibu hamil makan seblak? Jawabannya: Boleh, asal masih dalam porsi yang wajar. Sebab jika berlebihan dalam mengonsumsi seblak atau makanan pedas lainnya bisa-bisa janin-nya akan terpengaruh.

Nah, lebih jelasnya, berikut ini beberapa efek yang mungkin terjadi jika terlalu sering/banyak makan seblak.

ibu hamil makan seblak
Bolehkah ibu hamil makan seblak? (unsplash.com)

Dampak Positif

Umumnya ibu hamil akan memilih makanan yang akan dikonsumsi selama masa kehamilan baik untuk kesehatan janin atau karena alergi dan lain-lain. Begitu juga saat ingin memakan seblak, ada dampak positif dan negatif untuk ibu hamil. Berikut dampak positif ibu hamil makan seblak:

1. Bisa Membantu Meredakan Mual

Ibu hamil seringkali merasakan mual dan tentu saja cukup mengganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Saat makan seblak, rasa pedas dan gurih yang kuat bisa membantu ibu hamil untuk meredakan rasa mual, terlebih jika disajikan dalam kondisi hangat.

Tetap saja ibu hamil harus bijak saat mengonsumsinya, makan berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan ibu hamil.

2. Bisa Menjadi Sumber Vitamin C

Dampak positif selanjutnya ketika ibu hamil makan seblak ialah, kandungan vitamin C dari cabe dapat berfungsi menangkal penyakit.

Vitamin C berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh hingga badan merasa segar dan dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan. Ibu bisa membuat resep seblak sendiri dengan menggunakan cabe segar dan sehat.

3. Sebagai Karbohidrat Alternatif

Ada ibu hamil yang kesulitan makan nasi karena rasa mual. Nah, ibu hamil bisa mengganti nasi sebagai sumber karbohidrat dengan makan seblak yang didapatkan dari kerupuk seblak. Karbohidrat dibutuhkan sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

Namun, Anda tidak bisa seterusnya mengganti nasi dengan kerupuk seblak, hanya makan jika Anda benar-benar merasakan mual dan butuh karbohidrat alternatif selain nasi.

Dampak Negatif

ibu hamil makan seblak
Amankah ibu hamil makan seblak? (wiratech.co.id)

Selain memiliki dampak positif, ada beberapa dampak negatif untuk ibu hamil jika terlalu sering makan seblak. Berikut beberapa dampak negatif ibu hamil makan seblak yang perlu jadi perhatian.

1. Bahaya Kandungan MSG

Menggunakan MSG sebagai penyedap rasa sudah ada sejak lama. Beberapa ahli memberi kesimpulan jika mengonsumsi MSG terlalu banyak bisa menyebabkan penurunan fungsi otak dan akan berbahaya untuk kesehatan ibu hamil dan janinnya.

Jika mengonsumsi MSG terlalu banyak akan memberi risiko pada perkembangan otak dari janinnya dan akan membuat terganggunya perkembangan kognitif dan mental bayi saat lahir. Ada baiknya ibu hamil menghindari MSG berlebihan atau pesan seblak agar dimasak tanpa atau rendah MSG.

2. Bahaya Zat Pengawet

Inilah kenapa, ibu hamil makan seblak tidak direkomendasikan. Sebab, biasanya makanan yang dijual di pasar dibuat agar dapat bertahan dalam waktu yang lama dan bisa dikonsumsi di kemudian hari hingga biasanya akan ditambahkan zat pengawet. Zat pengawet tersebut bisa saja ditambahkan pada pembuatan kerupuk dan mie.

Biasanya bahan pengawet yang digunakan orang tak bertanggungjawab pada pembuatan kerupuk seblak adalah boraks.

Boraks sangat berbahaya untuk kesehatan karena memiliki sifat karsinogen yang bisa memicu pembentukan sel kanker. Jadi ibu hamil tetap harus selektif saat memilih bahan tambahan seblak.

3. Bahaya Zat Pewarna

Umumnya zat pewarna pada kerupuk seblak aman untuk dikonsumsi, tapi ada orang tidak bertanggungjawab memakai zat tekstil sebagai zat pewarna.

Tentu saja zat pewarna tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan terlebih untuk ibu hamil. Sebaiknya konsumsi makanan yang memiliki kadar pewarna rendah atau tanpa zat pewarna.

4. Kandungan Garam atau Natrium yang Berlebihan

Seblak dengan kandungan garam atau natrium berlebih akan berdampak tidak baik untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan hipertensi. Hipertensi bisa menjadi sangat berbahaya untuk ibu hamil karena bisa menyebabkan komplikasi saat melahirkan.

Dalam kondisi yang lebih parahnya, hipertensi bisa menjadi salah satu indikator terjadi gejala Pre-eklampsia pada ibu hamil.

Penyakit ini dapat menyebabkan terjadinya kejang-kejang dan dapat membahayakan nyawa ibu dan janinnya. Jadi sebaiknya kurangi konsumsi garam berlebihan untuk meminimalisir risiko melahirkan.

5. Bahaya Wadah Kemasan

Selain bahan, alasan kenapa ibu hamil makan seblak tidak dianjurkan adalah karena bahan wadah kemasannya. Biasanya penjual seblak menggunakan wadah gelas plastik atau sterofoam sebagai kemasan.

Kedua wadah tersebut tidak baik untuk makanan panas karena kandungan zat kimia berbahaya saat bercampur dengan makanan.

Tentunya akan memberikan efek yang tidak baik jika dikonsumsi. Ada baiknya jika membeli seblak tidak menggunakan saus dan membawa wadah makanan sendiri dari rumah.

Camilan Sehat untuk Ibu Hamil

Penting sekali bagi ibu hamil menjaga pola makan yang sehat dan seimbang. Ibu hamil harus dapat memenuhi nutrisi yang tepat supaya berpengaruh terhadap perkembangan bayi yang dikandung.

Tapi, biasanya ibu hamil akan mengalami kesulitan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak karena mengalami mual dan muntah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa mengonsumsi camilan sehat yang dapat menghilangkan rasa lapar dan memberikan nutrisi sekaligus.

Camilan sehat yang bisa dikonsumsi ibu hamil seperti yoghurt, coklat, keju, ubi, buah-buahan segar, telur rebus, roti gandum, selai kacang, salad buah, salad sayur, kacang-kacangan, oatmeal, popcorn, smoothies dan masih banyak lainnya.

Camilan sehat yang bisa di konsumsi pada trimester pertama adalah makanan yang kaya asam folat yang bagus untuk perkembangan otak janin dan makanan yang mengandung vitamin A. Contoh makanan yang mengandung asam folat adalah buah bit, bayam, asparagus dan sayuran hijau lainnya.

Memasuki trimester kedua, ibu hamil disarankan untuk lebih banyak memberi asupan kalsium yang penting untuk pembentukan tulang janin dan bermanfaat menurunkan risiko darah tinggi selama kehamilan. Makanan yang bisa menjadi sumber kalsium adalah yoghurt, susu, kacang-kacangan dan lainnya.

Pada trimester ketiga, ibu hamil akan membutuhkan lebih banyak tambahan energi, vitamin B1 serta vitamin C yang akan membantu untuk melindungi sel dari kerusakan, menjaga sistem imun dan membantu dalam pembentukan dan fungsi plasenta.

Sumber makanan untuk memenuhi kebutuhan tersebut seperti tomat, jeruk, kiwi, sayur, kacang, roti gandum, beras merah dan lain-lain. Cemilan ini harapannya bisa mengurangi kebiasaan ibu hamil makan seblak tanpa terkontrol.

Tips Memilih Cemilan Sehat untuk Ibu Hamil

ibu hamil makan seblak
Pantangan ibu hamil makan seblak? (unsplash.com)

Selama masa kehamilan ibu hamil tidak boleh sembarangan memilih makanan atau camilan karena bisa berdampak pada bayi yang dikandung.

Pilih makanan dan camilan yang memenuhi kebutuhan nutrisi selalu lebih baik ketimbang membiarkan ibu hamil makan seblak tanpa kendali. Berikut beberapa tips memilih cemilan sehat untuk ibu hamil.

  • Pilih Makanan dan Camilan Bernutrisi

Ibu hamil harus memilih makanan dan camilan yang kaya nutrisi seperti serat, protein, vitamin dan mineral. Ini berfungsi untuk memenuhi semua kebutuhan nutrisi pada ibu hamil, karena nutrisi merupakan asupan penting untuk ibu hamil.

  • Memperhatikan Jumlah Kalori

Kalori memang dibutuhkan ibu hamil tapi konsumsi dalam batas wajar karena mengonsumsi kalori berlebihan dapat berisiko menambah berat badan terlalu yang bisa menyebabkan hipertensi atau diabetes gestasional.

Perhatian berapa banyak jumlah kalori yang harus dikonsumsi karena kebutuhan kalori tiap trimester berbeda.

  • Pilih Sumber Berkarbohidrat Berserat Tinggi

Pilih makanan dan camilan karbohidrat berserat tinggi sebagai sumber energi seperti nasi merah, gandum, kentang, outmeal.

  • Hindari yang Mengandung Gula dan Lemak Tinggi

Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang mengandung banyak gula dan lemak karena dapat menyebabkan beberapa risiko pada kehamilan. Lebih baik konsmumsi makanan dengan rendah kalori, rendah lemak dan bebas gula.

  • Kurangi mengonsumsi Fastfood

Sebaiknya ibu hamil mengurangi untuk mengonsumsi makanan cepat saji dan produk olahan seperti daging asap dan sosis. Dalam makanan tersebut mengandung senyawa nitrat dan pengawet.

  • Pastikan Makanan Matang Sempurna

Ibu hamil disarankan untuk mengurangi makanan setengah matang karena bisa saja masih mengandung bakteri yang akan berdampak pada kesehatan janin. Usahakan untuk selalu membuat makanan yang matang sempurna.

  • Pilih yang Telah Dipasteurisasi

Pilih makanan yang telah dipasteurisasi karena proses tersebut membantu membunuh bakteri berbahaya yang ada didalam makanan seperti susu dan telur.

Jadi, bolehkah ibu hamil makan seblak? Jawabannya adalah tetap boleh, dengan catatan harus dikonsumsi dengan batas yang wajar dan bijak serta tidak berlebihan. Jika berlebihan, dampak negatifnya akan terjadi pada perkembangan dan pertumbuhan janin.

Akah lebih baik jika Anda mengonsumsi makanan dan camilan sehat agar nutrisi kehamilan tetap terjaga. Jika ingin tahu daftar makanan yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil bisa klik tautan ini. Semoga bermanfaat!

Editted: 28/06/2021 by IDNarmadi.

Cek Berita dan Artikel Penting Lainnya di Google News

Rofiq

Bring your Goal Up. Menulis pertama kali di idNarmadi dimulai tanggal 1 November 2018. Topik tulisannya banyak mengulas seputar kolam renang, olahraga renang, aplikasi handphone, medsos, parenting, kehamilan, ide kado, ide nama , belajar menggambar, pendidikan, kesehatan & lainnya

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.