Berbagai Pantangan Ibu Hamil yang Harus Dihindari

Written By Sakinatul Muhimmah

Pada masa kehamilan, kita harus memperhatikan kegiatan, kebiasaan dan juga makanan untuk menjaga janin didalamnya agar tetap sehat.

Bunda harus mengetahui juga pantangan ibu hamil agar tidak mempengaruhi tumbuh kembang bayi didalamnya. Pantangan ibu hamil biasanya berupa kebiasaan bunda sehari-hari ataupun bisa juga berupa makanan yang sering dikonsumsi.

Pantangan ini tentunya harus dihindari, karena akan berdampak buruk pada kesehatan dan tumbuh kembang janin. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pembahasan mengenai pantangan ibu hamil yang perlu diperhatikan.

Berbagai Pantangan Ibu Hamil

Berbagai pantangan ibu hamil sangat penting diperhatikan, agar tumbuh kembang janin didalamnya menjadi optimal dan sempurna. Membiasakan makan sehat untuk ibu hamil adalah salah satu yang dianjurkan.

Berikut ini adalah beberapa pantangan ibu hamil yang sebaiknya dihindari dari awal kehamilan :

1. Mengkonsumsi Makanan Yang Tidak Matang

Bagi bunda yang menyukai makanan yang tidak matang secara sempurna, sebaiknya menghindari dahulu untuk menjaga janin dalam kandungannya. Makanan yang tidak matang biasanya seperti makanan jepang, daging-dagingan dan sebagainya.

Alasannya, karena ibu hamil yang mengkonsumsi makanan tidak matang secara sempurna akan membuatnya terjangkit penyakit.

Penyakit tersebut disebabkan oleh adanya bakteri seperti E.Coli, Parasit Toxoplasma, Salmonella dan Listeria. Selain itu, jika bunda terjangkit penyakit tersebut maka kemungkinan terburuknya akan menyebabkan keguguran atau bayi terlahir cacat.

2. Susu Mentah

Susu mentah biasanya belum di pasteurisasi dan tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil. Proses pasteurisasi biasanya bertujuan untuk menetralkan susu dari bakteri jahat sehingga aman untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun.

Sebaiknya sebelum membeli produk susu olahan bunda memperhatikan kemasannya, apakah telah diproses pasteurisasi atau belum. Karena susu yang tidak dinetralkan tersebut dapat mengandung bakteri Listeria, yang berkemungkinan bisa menyebabkan penyakit serius atau keguguran.

Untuk mencegah hal tersebut, bunda bisa memilih susu khusus untuk ibu hamil. Karena pada susu tersebut mengandung asupan nutrisi dan vitamin yang melengkapi kebutuhan ibu hamil serta janin didalamnya.

3. Mengkonsumsi Kafein Secara Berlebihan

Mengkonsumsi minuman kafein sebenarnya boleh-boleh saja, selagi masih dibatas dibatas takaran yang dianjurkan.

Untuk ibu hamil, disarankan tidak lebih dari 200mg kafein atau setara dua cangkir kopi instant sehari. Selain itu kafein tidak hanya terdapat pada kopi, melainkan juga teh, cokelat dan minuman penambah energi.

Bunda harus memperhatikan takaran kafein dalam setiap kemasan tersebut. Karena, jika mengkonsumsi kafein secara berlebihan akan meningkatkan risiko keguguran atau bayi terlahir dengan berat badan rendah.

4. Kelebihan Berat Badan

pantangan ibu hamil
Ilustrasi – Pantangan ibu hamil

Biasanya ibu hamil mendekati akhir masa kehamilan akan mendapatkan nafsu makan berlebih dan mulai ngidam. Selagi makanan tersebut aman untuk dikonsumsi ibu hamil boleh-boleh saja, namun bunda juga harus memperhatikan berat badannya.

Kelebihan berat badan saat hamil juga dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah dan menderita diabetes saat kehamilan (gestasional diabetes). Selain itu, kelebihan berat badan nantinya akan menyebabkan risiko diabetes pada anak.

Menurut beberapa dokter, jumlah kalori yang diperlukan ibu hamil pada trimester kedua ialah menambah 340 kalori perhari. Sedangkan pada trimester ketiga menambahkan 450 kalori perhari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil.

5. Kurang Tidur

Pada masa kehamilan, biasanya bunda akan mengalami susah tidur terutama pada trimester ketiga. Namun, kebiasaan ini harus dicegah agar tidak berdampak buruk pada calon buah hati didalam kandungan bunda.

Kurang tidur pada masa kehamilan akan menyebabkan risiko hipertensi, diabetes kehamilan, preeklamsia dan depresi. Untuk menghindari masalah kurang tidur tersebut, bunda dapat berolahraga rutin dan menetapkan jadwal tidur yang teratur.

6. Sauna dan Berendam Air Panas

Ini merupakan salah satu kebiasaan bunda pada masa sebelum kehamilan. Pada masa kehamilan, sebaiknya bunda tidak melakukan kebiasaan tersebut untuk mencegah dampak buruk ke janin didalam kandungannya.

Beberapa peneletian menyebutkan bahwa risiko keguguran dan bayi terlahir cacat dapat meningkat dua kali lipat dengan berendam air panas.

Selain itu, sauna pun sama tidak baiknya untuk janin. Untuk mengurangi risiko tersebut, bunda bisa membatasinya dengan hanya 15 menit perharinya saja.

7. Membersihkan Kotoran Kucing

Bagi bunda yang memelihara kucing sebaiknya untuk tidak membersihkan kotoran kucing dahulu pada masa kehamilan.

Alasannya, karena pada kotoran kucing merupakan habitan berkembang biaknya parasite toxoplasma gondii yang berbahaya bagi ibu hamil. Meskipun gejalanya tidak dapat dirasakan, namun risiko nya adalah keguguran atau melahirkan calon bayi dalam keadaan meninggal.

Selain itu, jika bayi dapat lahir dengan selamat, infeksi parasite tersebut akan membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental.

Untuk itu beberapa penelitian menyarankan untuk tidak berkontak langsung dengan hewan peliharaan tersebut. Hal ini menjadikan pantangan ibu hamil yang berdampak sangat fatal.

8. Jangan Sampai Dehidrasi

Kebutuhan cairan saat hamil meningkat selama masa kehamilan. Bunda harus memperhatikan dan segera mengatasinya dengan meminum air putih yang cukup atau mengkonsumsi buah-buahan yang baik untuk ibu hamil.

Karena jika sampai dehidrasi, maka akan meganggu kesehatan bunda yang akan berdampak kejaninnya juga. Pertumbuhan dan perkembangan janin didalam kandungan bunda akan menjadi optimal.

9. Stress

Tidak dapat dipungkiri rasa stress biasanya akan timbul saat bunda sedang dimasa kehamilan. Biasanya bunda juga akan menjadi lebih sensitive terhadap segala hal. Stress dapat mengganggu kesehatan bunda dan juga janin didalamnya yang menyebabkan tumbuh kembangnya menjadi tidak optimal.

Agar dapat mengatasinya, bunda bisa sesering mungkin bermeditasi atau melakukan olahraga yoga ringan. Coba untuk stabilkan emosi bunda dan fokuskan kesehatan pada calon bayi yang ada didalam kandungannya.

10. Merokok

Tidak sedikit kita melihat ibu yang merokok saat masa kehamilan. Padahal efeknya sangat berbahaya bagi kesehatan dirinya serta janin didalam kandungannya. Merokok pada masa kehamilan akan menyebabkan bayi terlahir dengan berat badan yang rendah.

pantangan ibu hamil
Merokok – Pantangan ibu hamil

Kondisi tersebut sangat tidak baik untuk sang buah hati nantinya, karena dapat menyebabkan daya tahan tubuh yang lemah. Selain itu, sang buah hati nantinya akan mudah terinfeksi penyakit serta fisiknya akan lambat tumbuh kembangnya.

Pantangan ibu hamil ini juga berlaku bagi yang suaminya merupakan perokok aktif. Ingatkan pada suami agar menjauhkan bunda dari asap rokok saat masa kehamilan, karena efeknya pun akan sama.

11. Mengkonsumsi Minuman Keras

Selain merokok minuman keras juga jadi pantangan ibu hamil. Adapun kebiasaan mengkonsumsi minuman keras yang mungkin bunda suka lakukan pada masa sebelum kehamilan. Menurut beberapa dokter, minum alcohol pada masa kehamilan membuat bayi terlahir dengan Fetal Alcohol Syndrome janin.

Tandanya dapat terlihat pada berat badan yang rendah saat lahir, ketidakmampuan dalam belajar, gangguan prilaku dan terhambat tumbuh kembangnya.

Jika sebelum masa kehamilan sudah kecanduan minum alcohol, sebaiknya segera berkonsultasi kedokter. Dengan demikian, maka janin yang ada didalam kandungan bunda akan terlahir sehat serta mempunyai tumbuh kembang yang baik.

Jika saat ini bunda pada masa kehamilan, sebaiknya periksakan kandunganya ke dokter secara rutin. Hal ini akan membantu bunda melihat proses perkembangan janin dan mengetahui pantangan ibu hamil. Bunda juga harus melengkapi asupan nutrisi sehari-hari.

Selain itu, ibu hamil juga memerlukan istirahat yang cukup terutama tidur 8 jam pada malam hari. Agar mendapatkan kenyamanan, bunda bisa tidur dengan berbaring kesamping.

Editted: 25/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment