15 Pantangan Orang Hamil dari Makanan Hingga Kegiatan

Photo of author
Ditulis oleh Rofiq Syuhada

Semua ibu hamil pasti berharap memiliki kehamilan yang sehat dan bisa menjalani proses persalinan dengan lancar.

Untuk tujuan itulah, memahami berbagai pantangan orang hamil harus jadi dasar pegangan selama masa kehamilan. Pantangan tersebut bisa saja dari makanan, minuman, olahraga bahkan kegiatan sederhana yang harus dikurangi.

Meski selama hamil kebutuhan nutrisi dan stamina harus ditambah bukan berarti makan minum, dan aktivitasnya bebas. Sebab tentu saja ada makanan, minuman bahkan jenis olahraga sekalipun yang harus dikurangi bahkan dihindari selama kehamilan.

Ibu hamil setidaknya harus memberikan perhatian ekstra pada kandungannya demi mengurangi dampak buruk yang mingkin terjadi.

Jika Anda yang sedang mengalami kehamilan saat ini, ilmu tentang pantangan orang hamil ini bisa jadi bekal. Anda juga bisa meminta suami, atau orang terdekat untuk membantu menjaga dan mengingatkan.

Daftar Pantangan Orang Hamil dari Makanan hingga Kegiatan

Seperti sudah disinggung di atas sebelumnya, orang hamil memang butuh asupan nutrisi lebih namun bukan berarti semua makanan minuman bebas konsumsi.

Ibu hamil juga perlu olahraga agar otot otot di sekitar perut dan kaki bisa lancar, namun bukan berarti semua aktivitas olahraga itu boleh dilakukan.

Nah berikut ini kami berikan gambaran apa saja pantangan orang hamil. Yaitu apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebagai pantangan ibu hamil selama kehamilan.

Makanan dan Minuman yang Menjadi Pantangan Orang Hamil

pantangan orang hamil
makanan dan minuman pantangan orang hamil via unsplash.com

Berbagai pantangan orang hamil perlu diketahui oleh suami istri untuk mengurangi dampaknya pada ibu dan janin. Pantangan-pantangan orang hamil tersebut salah satunya makanan dan minuman yang jika dikonsumsi bisa saja berdampak buruk pada kesehatan janin.

Berikut beberapa makanan dan minuman yang menjadi pantangan orang hamil yang sebaiknya dihindari.

1. Makanan Mentah atau Setengah Matang

Makanan setengah matang menjadi salah satu makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal ini karena ada kemungkinan besar pada makanan setengah matang masih mengandung parasit toksoplasmosis yang bisa berbahaya bagi janin.

Makanan setengah matang bisa menyebabkan cacat lahir maupun keguguran bahkan keracunan saat mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang.

Biasanya makanan yang menjadi pantangan orang hamil adalah yang diolah setengah matang berupa daging sapi, telur, daging ayam, daging bebek.

Usahakan untuk selalu memasak hingga matang sempurna sampai kering dan tidak ada cairan merah. Jika memang perlu pakai termometer untuk mengukur tingkat kematangan.

2. Ikan Tinggi Merkuri

Ada ikan yang mengandung merkuri, bahkan menurut beberapa sumber hampir semua ikan mengandung merkuri karena senyawa kimia yang paling banyak mencemari perairan dan tentu saja ikan yang mengandung tinggi merkuri berbahaya untuk ibu hamil dan janin.

Ikan tinggi merkuri bisa menyebabkan gangguan pada perkembangan otak bayi, maka sebaiknya konsumsi 2 kali dalam seminggu.

Beberapa jenis ikan dan seafood di Indonesia mengandung merkuri yang cukup tinggi seperti udang, salmon, tuna, sarden, lele, ikan bilis, ikan nila (tilapia) dan ikan trout.

Meskipun tingginya kandungan merkuri dalam ikan dan seafood tersebut tidak setinggi ikan makarel raja, ikan tuna bigeye, ikan hiu, ikan tuna sirip kuning dan ikan pedang. Ukuran ikan yang semakin besar maka semakin tinggi kandungan merkurinya.

3. Sushi dan Sashimi

Saat hamil sebaiknya kurangi atau bahkan berhenti makan makanan jepang seperti sushi dan sashimi.

Jenis makanan ini termasuk makanan pantangan orang hamil karena dimasak setengah matang bahkan mentah yang dapat membahayakan janin karena terkadang masih terdapat cacing parasit. Bisa lebih berbahaya jika tempat dan proses persiapannya tidak steril.

4. Susu Tanpa Pasteurisasi

Ibu hamil dilarang meminum susu mentah yang belum melalui proses pasteurisasi. Pasteurisasi merupakan proses pemanasan selama beberapa detik untuk membunuh kuman yang terkandung dalam susu. Meminum susu mentah bisa menyebabkan keracunan dan membahayakan janin dalam kandungan.

Baca juga: Susu ibu hamil

5. Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

Minuman mengandung kafein menjadi salah satu minuman yang harus dihindari ibu hamil apalagi jika dikonsumsi dengan berlebihan. Kafein dapat menembus plasenta dan bisa mengakibatkan gangguan pada detak jantung bayi yang dikandung.

Batasi mengonsumsi kafein seperti kopi, teh, minuman bersoda. Ganti minuman tersebut dengan yang lebih sehat seperti jus atau sayuran.

6. Minum Alkohol dan Merokok

Alkohol menjadi salah satu daftar minuman yang harus dihindari ibu hamil karena bisa berisiko keguguran dan bayi lahir mati yang tinggi. Jika mengonsumsinya dalam jumlah sedikit bisa berdampak pada terganggunya perkembangan otak bayi.

Alasan alkohol dilarang untuk dikonsumsi dan jadi pantangan orang hamil karena bisa menyebabkan fetal alcohol syndrome. Fetal alcohol syndrome merupakan sindrom yang bisa menyebabkan adanya kelainan pada bentuk wajah, keterbelakangan mental dan kelainan jantung.

Selain minum alkohol, ibu hamil dilarang merokok karena bisa membuat bayi Anda lahir dengan berat badan yang rendah dan bisa meningkatkan risiko kesehatan seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang bayi.

Merokok juga bisa menyebabkan penyakit jantung bawaan pada bayi. Ayah juga sebaiknya menjauhkan asap rokok pada ibu hamil karena asap bisa menempel di pakaian.

7. Minuman atau Makanan Herbal

Selama kehamilan ada baiknya hentikan dahulu minuman atau makanan herbal bila tidak disarankan oleh dokter kandungan.

Karena beberapa jenis minuman herbal yang bisa berdampak buruk jika dikonsumsi selama kehamilan. Misalnya Dong quai yang bisa menimbulkan efek stimulan rahim yang menimbulkan kontraksi.

Lebih baik selama kehamilan mengonsumsi teh biasa daripada harus mengonsumsi teh herbal. Untuk lebih jelas mengenai makanan atau minuman herbal yang bisa dikonsumsi selama kehamilan konsultasikan dengan dokter kandungan untuk menyamakan pendapat tentang pantangan makanan.

8. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji harus dihindari oleh ibu hamil seperti kentang goreng, burger, ayam goreng tepung karena mengandung lemak yang bisa menyebabkan risiko penyakit jantung, obesitas, ukuran janin yang terlalu besar.

Baca: Bolehkah Ibu Hamil Makan Seblak? Ini Efek Positif dan Negatifnya

Kegiatan yang Tidak Boleh Dilakukan [Over] Selama Kehamilan

pantangan orang hamil
Kegiatan pantangan orang hamil via freepik.story

Selama kehamilan, ibu hamil tidak bisa bebas beraktivitas lagi dan salah satu alasannya adalah tubuh menjadi mudah lelah.

Selain makanan dan minuman, ada juga kegiatan yang menjadi pantangan orang hamil seperti mengangkat beban berat. Berikut beberapa kegiatan yang tidak boleh dilakukan orang hamil.

a. Mengangkat Benda Berat

Ibu hamil yang mengangkat beban berat bisa mencederai punggung atau pinggul. Selain itu, mengangkat beban berat bisa berisiko bocornya air ketuban, pendarahan, kelahiran prematur serta uterin prolaps atau rahim melorot.

Untuk Anda yang pernah mengalami keguguran sangat disarankan untuk tidak mengangkat beban berat sama sekali.

Kalau memang harus mengangkat benda berat, coba untuk memegangnya dekat dengan tubuh. Lalu perlahan tekuk lutut dan jangan membuat gerakan yang memutar sambil mengangkat beban berat.

b. Berdiri Terlalu Lama

Kedengarannya memang sepele, tapi jika ibu hamil berdiri terlalu lama bisa menyebabkan nyeri punggung, pembengkakan, nyeri dan pegal di kaki.

Jika ada kegiatan rumah tangga yang mengharuskan Anda berdiri dalam waktu yang lama, coba untuk duduk sebentar sebelum melanjutkan pekerjaan. Seperti saat memasak Anda bisa menyiapkan bahan, memotong bahan sambil duduk jadi Anda tidak harus berdiri terlalu lama.

c. Terlalu Lama Berendam Air Panas

Menurut beberapa sumber mengatakan, ibu hamil yang berendam terlalu lama bisa berisiko keguguran atau cacat lahir, hal ini bisa meningkat 2 kali lipat.

Disarankan pada ibu hamil untuk mandi dalam waktu kurang dari 15 menit. Selain itu bisa berisiko terkena penyakit menular jika airnya tidak bersih.

Baca juga: Tips Berendam Air Panas Saat Hamil

d. Membersihkan Kotak Kotoran Hewan Peliharaan

Ibu hamil disarankan untuk tidak membersihkan kotoran hewan peliharaan. Pada kotoran hewan peliharaan merupakan habitat bagi parasit Toxoplasma Gondii yang akan berbahaya untuk hamil.

Ibu hamil bisa mengalami keguguran atau bayi lahir dalam keadaan meninggal, jika selamat bisa membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental. Risiko lainnya bisa menyebabkan kerusakan organ mata, kulit dan otak, kelahiran prematur.

Parahnya, jika terinfeksi parasit tersebut tidak menimbulkan gejala hingga banyak yang tidak sadar sudah terinfeksi. Bila Anda merasa memiliki risiko tinggi terinfeksi segera periksa ke dokter. Sebaiknya minta anggota keluarga lain untuk membersihkan kotoran hewan peliharaan.

e. Membersihkan Rumah dengan Produk Kimia

Biasanya ibu selalu risih saat melihat rumah atau kamar mandi terlihat kotor dan ingin segera membersihkannya dengan pembersih lantai. Namun, ada beberapa pembersih yang mengandung zat kimia dan tidak aman untuk kesehatan ibu hamil beserta janinnya.

Sebaiknya hindari menggunakan pembersih dengan produk kimia. Anda bisa membersihkannya dengan pembersih yang aman dan alami seperti soda kue atau Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai hal tersebut.

f. Melakukan Olahraga Berat

Ibu hamil memang disarankan untuk rajin berolahraga namun jangan sampai olahraga yang terlalu berat karena bisa membuat ibu hamil kelelahan.

Sebaiknya hindari olahraga yang terlalu berat seperti angkat besi, tenis, lari marathon, beberapa jenis yoga, menyelam, ski air, selancar, bersepeda, berkuda bahkan bekerja lembur. Cukupi waktu tidur dan hindari stress yang berlebihan demi kesehatan ibu dan janin.

g. Mengepel Lantai Terlalu Sering

Terlihat sepele, tapi saat kehamilan melakukan aktivitas mengepel lantai terlalu sering bisa menimbulkan rasa pegal pada pinggul dan peradangan saraf siatik.

Posisi mengepel bisa memberikan tekanan pada janin dan bisa menjadi berisiko. Lantai yang basah dan licin juga berisiko untuk ibu hamil karena bisa tergelincir.

pantangan orang hamil
Konsultasikan ke dokter kandungan via freepik.story

Itulah informasi mengenai daftar pantangan orang hamil yang sebaiknya diketahui para ibu yang tengah menjalani proses kehamilan agar kesehatan ibu dan janinnya terjaga. Sebaiknya konsultasikan selalu kesehatan elama kehamilan pada dokter kandungan/bidan kepercayaan.

Editted: 28/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment