Apa Penyebab Bayi Cegukan, Serius atau Sepele? Apapun itu Inilah Cara Mengatasinya

Cegukan adalah hal yang tak asing lagi terdengar oleh semua orang di berbagai kalangan. Suatu kondisi yang sangat umum dimana seseorang mengalami suatu hal seperti sendawa tetapi terjadi berulang.

Kondisi ini dapat terjadi pada setiap orang, termasuk bayi. Sebenarnya apa sih penyebab bayi cegukan?

Kondisi cegukan sendiri sejak dahulu diyakini memiliki sebuah arti atau tanda tertentu, yaitu misal akan bertambah tinggi badan anak tersebut.

Atau mitos yang lain seperti sedang ada sanak saudara yang merindukan. Namun, dengan membaca artikel ini.

Anda akan mengetahui penyebab bayi cegukan, cara mengatasinya dan juga hal yang tidak boleh dilakukan ketika bayi mengalami cegukan.

Penyebab Bayi Cegukan dan Tips Menyikapinya

penyebab bayi cegukan
Penyebab bayi cegukan – Penyebab bayi cegukan

Hingga saat ini, di zaman yang sudah modern pun masih banyak orang tua yang percaya pada yang katanya cegukan itu karena ciri akan tinggi badan anak yang akan bertambah dan sejenisnya.

Akan tetapi pada kenyataannya sebenarnya cegukan itu adalah suatu kontraksi diafragma yang terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung cukup lama.

Lalu apa sih penyebab sebenarnya mengapa bisa terjadi suatu cegukan pada bayi? Apakah itu hal yang serius atau suatu hal yang sepele dan tidak perlu ditindaklanjuti?

Cegukan pada Bayi sebenarnya hal itu suatu hal yang lazim dan tidak berbahaya.  Ada beberapa Penyebab Cegukan pada Bayi Anda, yaitu antara lain adalah sebagai berikut :

1. Karena Refluks Gastroesofagus

adalah disebabkan karena suatu asam yang membuat terjadinya sebuah kontraksi diafragma , dan baliknya makanan yang tidak tercerna dari lambung si bayi. Biasanya juga disertai dengan gumoh atau muntah pada bayi.

2. Karena bayi menghirup terlalu banyak udara.

Penyebab bayi cegukan
Penyebab bayi cegukan

3. Karena bayi mengalami suatu Overfeeding.

adalah ketika si bayi  terlalu banyak menelan makanan yang diberikan sang ibu dan terjadi pemenuhan di dalam perut si bayi sehingga menyebabkan kontraksi diafragma atau cegukan.

Namun, jika cegukan itu terjadi pada bayi secara terus menerus lebih dari satu jam dan cukup sering terjadi. Anda para orang tua sebaiknya perlu waspada dan  memeriksakannya kepada dokter anak. Karena ada kemungkinan itu merupakan suatu gejala yang serius.

Penyebab Bayi Cegukan dan Tanda Bahaya yang Mesti Diwaspadai

Penyebab bayi cegukan
penyebab bayi cegukan

Karena normalnya cegukan pada bayi terjadi hanya berkisar paling lama adalah sepuluh menit. Jika lebih dari itu atau bahkan lebih dari satu jam, maka Anda perlu mewaspadainya. Beberapa penyakit serius dengan tanda – tanda dari cegukan pada bayi adalah sebagai berikut:

  • Radang paru – paru bayi.
  • Gangguan pada syaraf diafragma bayi.
  • Kelainan pada otak.
  • Adanya sebuah pembengkakan atau tumor.

Selain adanya penyakit serius itu. Biasanya , bayi yang mengalami cegukan yang tidak biasa dan berlangsung lebih dari semestinya yaitu dikarenakan hal – hal yang dianggap sepele yang membuat cegukan itu tidak berhenti dan bisa menjadi hal yang serius.

Baca juga: Penyebab Bayi Gumoh dan Cara Mengatasinya

Oleh karena itu sebaiknya, para orang tua tidak melakukan hal ini kepada bayi saat sedang cegukan. Berikut beberapa peringatan tersendiri bagi orang tua apabila si bayi mengalami cegukan, yaitu antara lain sebagai berikut:

  • Jangan membuat kaget atau mengejutkan si bayi.
  • Jangan membuat bayi menjadi tidak nyaman dan terganggu.
  • Jangan terlalu menyepelekan cegukannya.
  • Jangan menekan kelopak mata dan melakukan hal – hal bodoh dan salah untuk mengatasi cegukan pada bayi Anda.
  • Memberikan terlalu banya makanan yang belum tentu itu cocok untuk bayi, karena bisa saja bayi alergi terhadap makanan itu.  

Walaupun cegukan pada bayi pasti terjadi meskipun hanya beberapa kali, ada langkah-langkah atau cara untuk mengatasi cegukan pada bayi Anda, saya aku membagikannya kepada Anda para orang tua yang apabila mendapatkan si bayi cegukan. Berikut cara mengatasinya, antara lain :

  • Beri si bayi minum yaitu jika usianya di bawah enam bulan maka sang ibu harus menyusuinya atau memberikan si bayi ASI. Bila sudah lebih dari satu tahun berilah dia minuman dari herbal ,yaitu seperti air dari tumbuhan herbal dan sejenisnya. Jika sudah usia 3 tahun ke atas boleh memberinya air mineral.
  • Posisikan bayi dalam keadaan tenang dan gendonglah bayi dalam posisi berdiri hadap ke belakang dengan dagunya berada di pundak sang ibu.
  • Posisikan bayi dalam keadaan tegak bisa dipangku saat memberikannya makan.
  • Memberinya satu sampai dua sendok air atau teh setelah makan, hal ini bisa mengurangi bayi mengalami cegukan.
  • Bisa membiarkan sebentar cegukan itu berhenti sendiri.
  • Menyendawakan bayi setelah bayi makan atau minum.

Dari artikel ini tentunya , Anda menjadi lebih paham dan mengerti mengenai Mengapa bayi bisa mengalami cegukan , apa sebenarnya Penyebab Bayi Cegukan? Dan tentunya Anda pun juga bisa melakukan pencegahan, mengatasi dan tindak lanjut yang diberikan kepada si bayi dari cegukan itu.

Bayi adalah usia yang masih sangat rentan, apabila Anda para orang tua tidak banyak paham dan lebih sering menyepelekan. Hal itu akan menjadikan dampak yang tidak baik juga.

Maka, kesimpulannya adalah cegukan pada bayi merupakan hal yang lazim akan tetapi jika hal itu terjadi lebih dari perkiraan maka para orang tua perlu mewaspadai dan memeriksakan bayi ke dokter supaya mendapat penanganan dan arahan dari dokter.

Pada kenyataannya sebenarnya cegukan pada bayi pun sudah terjadi sejak bayi dalam kandungan ibu. Sehingga jangan heran khawatir jika hal itu terjadi setelah bayi lahir.

Hanya saja para orang tua perlu untuk waspada terhadap penyebab bayi cegukan apalagi yang berlangsung lama. Semoga bayi Anda terhindar dari hal tersebut. Artikel tentang Penyebab Bayi Cegukan ini ditulis oleh Rr. Febbylia Wahyu – Last editted: 10/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.