Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir Tidak Dianjurkan? Simak Penjelasan Ini

Sarung tangan menjadi salah satu perlengkapan bayi baru lahir yang biasanya sudah dibeli sebelum bayi lahir.

Sarung tangan untuk bayi baru lahir bermanfaat untuk membuat bayi merasakan hangat dan mencegahnya supaya tidak mencakar wajahnya.

Meskipun begitu, perlu anda ketahui bahwa menggunakan sarung tangan untuk bayi baru lahir dalam waktu yang lama juga dapat mengganggu perkembangannya.

Nah, sebenarnya apakah aman pakai sarung tangan untuk bayi baru lahir? Simak penjelasan berikut ini.

Benarkan Wajib Menggunakan Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir?

Umumnya, orang tua akan memakaikan sarung tangan untuk bayi baru lahir hingga ia berusia 2 sampai 3 bulan. Alasan utamanya yaitu untuk melindungi wajah bayi dari risiko tercakar kukunya sendiri.

Karena memang kulit bayi baru lahir masih sangat sensitif. Harus dijaga dari adanya goresan benda tajam. Salah satunya yang sangat berpotensi membuat luka diarea wajah bayi yaitu kukunya sendiri.

Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir
Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir Via sep.yimg.com

Pada saat baru lahir, kuku bayi masih sangat lembut dan seolah menempel dengan kulit, sehingga sulit dipotong. Sementara untuk bagian ujung kukunya biasanya panjang dan juga tajam sehngga dapat melukai kulitynya.

Nah, hal inilah yang menjadi tujuan utama menggunakan sarung tangan bagi si kecil. Dengan menutupnya, menjadinya kulit wajah bayi akan terlindungi dari adanya kemungkinan goresan.

Alasan berikutnya yaitu untuk kenyamanan bayi. Anda mungkin sering khawatir jika area tangan bayi akan kedinginan. Hal inilah yang mungkin membuat anda untuk terbiasa memakaikan sarung tangan pada bayi.

Namun daripada harus pakai sarung tangan, lebih baik jika anda selalu memotong kuku bayi secara berkala. Supaya tidak terdapat risiko yang bisa menimbulkan luka pada kulit bayi.

Jika anda masih takut untuk memotong kuku bayi baru lahir, carilah waktu yang tepat pada saat bayi terlelap. Anda dapat menggunakan pemotong kuku yang khusus untuk bayi dan jangan lupa untuk menghaluskan kukunya setelah selesai dipotong.

Aturan Pakai Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir

Penggunakan sarung tangan sebagai salah satu perlengkapan bayi baru lahir di usia awal tidak disarankan. Kenapa demikian? Tangan bayi yang terus tertutup akan berpotensi membuatnya tidak dapat merasakan sentuhan langung di area telapak tangan. Oleh karena itu, bayi tidak bisa merasakan sensasi dari benda yang dipegangnya.

Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir
Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir Via hips.hearstapps.com

Dengan tidak pakai sarung tangan, maka bayi akan mengenal tekstur benda yang terdapat disekitarnya. Sensasi terkait kelembutan kulit ketika sedang disusui, halusnya selimut, maupun gerakan tangannya sendiri dapat dirasakan oleh bayi.

Bahkan terdapat kegiatan yang sering mengkhawatirkan yaitu memasukkan tangan ke dalam mulut, hal ini justru malah baik. Artinya bahwa anak akan menyadari bahwa jari maupun tangan merupakan anggota tubuh bayi.

Pada saat bayi berusia 2 bulan, bayi sudah mulai tertarik dengan mengenai anggota tubuhnya. Dan pada usia bayi 3 bulan, ia sudah mulai aktif untuk menggerakkan tangan, menggenggam, maupun meraba.

Jika kondisi mewajibkan bayi untuk menggunakan sarung tangan, maka bisa sesekali untuk segera memakaikkannya. Contohnya pada saat musin dingin. Namun, pastikan bahwa anda telah memilih bahan yang terbaik untuk sarung tangan bayi.

Pilih bahan yang halus, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pada bayi. Dan jika bayi sudah bisa dipotong kukunya, maka sebaiknya hindari untuk menggunakan sarung tangan pada bayi. Biarkan tangannya terkena udara supaya kondisinya tidak lembap dan tentunya bebas dari bau.

Manfaat Tidak Menggunakan Sarung Tangan untuk Bayi

Anda harus selalu menjaga kebersihan tangan si kecil jika melepas sarung tangannya. Berikut ini manfaat tidak menggunakan sarung tangan untuk bayi baru lahir.

1. Bayi dapat Bebas Berlatih untuk Menyentuh dan Meraba Benda

Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir
Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir Via nurses-choice.com

Reflek menggenggam bayi menjadi lebih bebas pada saat tangan bayi dibiarkan untuk terbuka tanpa menggunakan sarung tangan. Cara menggenggam sesuatu maupun benda bahkan terasa lebih kuat.

Pada saat tidak menggunakan sarung tangan dapat membantu bayi untuk bebas belajar serta berlatih banyak hal, karena tangan bayi lebih sering terbuka.

Oleh karena itu, tanpa menggunakan sarung tangan membuat bayi lebih leluasa untuk menyentuh, meraba, serta menggenggam suatu benda.

2. Merangsang Perkembangan Otak Bayi

Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir
Sarung Tangan untuk Bayi Baru Lahir Via sheknows.com

Perlu anda ketahui bahwa sebaiknya tangan bayi lebih sering terbuka dan bergerak secara bebas. dengan memberikan sarung tangan pada bayi justru bisa menghambat pergerakan tangannya.

Bayi akan berusaha untuk menggapai apa saja yang disekitarnya karena ia sedang melatih kemampuan indera penglihatannya.

Koordinasi antara mata beserta dengan gerakan tangannya akan terlatih. Bayi mampu membantu indera peraba bayi untuk terstimulasi dengan baik, jika bayi menggenggam suatu benda dan tidak menggunakan sarung tangan bayi.

Pembentukan selubung saraf otak pada bayi akan lebih cepat terbentuk, pada saat orang tua mampu memberikan stimulasi. Hal tersebut tentunya akan membantu komunkasi sel antar otak bekerja dengan semakin baik.

3. Melatih Sensori dan Motorik Bayi

Orang tua perlu melatih perkembangan sensori serta motorik bayi sedini mungkin demi perkembangan yang lebih optimal.

Kebutuhan untuk menerima serta memberikan respon stimulasi akan menjadi lebih berat dan susah pada saat bayi baru lahir menggunakan sarung tangan.

Jika orang tua takut untuk melepas sarung tangan bayi dan terus memakaikannya dalam waktu yang lama. Hal ini tentunya akan mempengaruhi perkembangan bayi dan akan menghambat keterampilan sensori serta motoriknya.

4. Bayi Bebas Eksplorasi

Bayi dapat lebih bebas untuk melakukan eksplorasi ketika tidak menggunakan sarung tangan. Pada saat sarung tangan bayi baru lahir dilepas, maka anda membiarkannya untuk bebas belajr untuk memahami lingkungannya.

Saat tangan bayi dibiarkan bebas, maka ia akan belajar tentang banyak hal, salah satunya yaitu mengenal tekstur. Bayi akan mulai mengenal tekstur mulai dari kasar, halus, maupun licin.

Selain itu, sensasi hangat serta dingin juga dapat dirasakan lebih jelas oleh bayi ketika tidak pakai sarung tangan. Bayi anda masih tetap diperbolehan untuk menggunakan sarung tangan bayi baru lahir, contohnya pada saat udara terasa dingin.

5. Membantu Bayi untuk Mengenal Anggota Tubuh

Tangan bayi mampu bergerak bebas ke segala arah sesuai dengan keinginannya. Oleh karena itu, ketika bayi terbiasa menggunakan sarung tangan, maka dapat menghambat untuk belajar mengenal anggota tubuhnya.

Bayi akan merasakan kesulitan untuk mengenal anggota tubuhnya sendiri jika terus menggunakan sarung tangan bayi. Namun perlu diingat bahwa ketika sarung tangan dilepas, pastikan bahwa untuk tetap menjaga kebersihan tangan si kecil.

Anda harus rajin memotong kuku bayi supaya tidak tumbuh semakin panjang dan tidak tajam. Hal ini tentunya dapat mengkhawatirkan karena bisa melukai wajah si kecil. Selain itu, jaga selalu kebersihan supaya si kecil tidak mudah sakit.

Demikian informasi mengenai pemakaian sarung tangan untuk bayi baru lahir yang wajib diperhatikan. Tetap semangat untuk mendamping pertumbuhan serta perkembangan si kecil ya moms. Semoga bermanfaat – Last editted: 09/06/2021 by IDNarmadi.

Indah

Menulis pertama kali di idNarmadi dimulai tanggal 18 Agustus 2019. Topik tulisannya banyak mengulas seputar kolam renang, olahraga renang, aplikasi handphone, medsos, parenting, kehamilan, ide kado, ide nama , belajar menggambar, pendidikan, kesehatan & lainnya

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.