Belajar Pengetahuan Tentang Sejarah Renang Gaya Dada

Written By Dian Agustin

Bagi Anda yang ingin belajar teknik berenang dengan gaya dada, yuk simak sejarah renang gaya dada terlebih dahulu. Berenang memang merupakan olahraga yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Berenang juga salah satu olahraga yang sangat mempengaruhi pertumbuhan fisik seseorang.

Anda dapat melihat contohnya pada para atlet olahraga renang. Perubahan fisik akan terjadi bila olahraga ini rutin dilakukan.

Memang olahraga jenis lainnya juga dapat merubah fisik, namun tentunya berenang memiliki pengaruh yang lebih besar dalam segi pertumbuhan, dan pembentukan fisik.

Manfaat dari masing- masing gaya berenang memang berbeda, Anda dapat membacanya di “10 manfaat gaya renang untuk kesehatan tubuh”. Kembali lagi ke pembahasan kita yaitu sejarah renang gaya dada. Gaya dada merupakan gaya renang yang paling tua.

Kenapa demikian? Menurut Wikipedia digambarkan pada sebuah lukisan di gua perenang sejak zaman batu, dimana makna dari gambar tersebut adalah manusia berenang dengan menggunakan gaya dada. Gua tersebut terletak di daerah Wadi Soraya, Mesir sebelah barat daya.

Selain di gua tersebut, terdapat pula relief di Babilonia, dan sebuah lukisan dinding yang dibuat oleh orang Assyria dimana menyatakan bahwa gerakan pada gaya dada tersebut diperkirakan meniru gerakan kaki katak yang sedang berenang.

Bermacam Sejarah Renang Gaya Dada Di Dunia

Sejarah renang gaya dada tidak hanya sampai pada zaman batu saja seperti diatas, namun sejarah renang gaya dada terus berkembang di setiap zaman. Berikut beberapa sejarah renang gaya dada yang terdapat di dunia.

1. Tahun 1538 Nicolas Wynman

Sejarah yang berhasil dicatat pertama adalah tentang seorang professor berkebangsaan Jerman. Nicolas Wynman merupakan professor ilmu bahasa, ia menuliskan sebuah buku yang berjudul “Colymbetes”.

Buku tersebut merupakan buku pertama yang diterbitkan. Tujuan awal professor ilmu bahasa ini adalah ingin mengurangi resiko dari bahayanya tenggelam. Isi dari buku tersebut adalah semua hal tentang cara berenang gaya dada.

2. Tahun 1696 Melchisédech Thévenot

Tahun 1696 seorang pengarang buku asal Prancis Melchisédech Thévenot menuliskan sebuah buku berjudul “The Art of Swimming”. Buku tersebut merupakan sebuah buku panduan yang menjelaskan tenang teknik berenang gaya dada.

Berenang gaya dada yang dijelaskan oleh Melchisédech Thévenot dalam bukunya serupa dengan gaya dada saat ini. Salah seorang pembaca bukunya yang terkenal adalah Benjamin Franklin.

3. Tahun 1800 Perlombaan Renang

Sebuah perlombaan renang pada tahun 1800-n yang diselenggarakan di Eropa, dimana sebagian besar perenang menggunakan gaya dada sebagai teknik berenang mereka.

Perlombaan renang juga diadakan di London pada tahun 1844, dimana suku Indian juga ikut serta dalam kompetisi tersebut. Pada perlombaan tersebut para perenang inggris menggunakan gaya dada, namun para perenang suku Indian menggunakan gaya bebas di era itu.

4. Tahun 1875 Matthew Webb

sejarah renang gaya dada
Kapten Matthew Webb – Sejarah renang gaya dada

Sejarah renang gaya dada di tahun 1875 adalah tentang kapten Webb. Matthew Webb adalah seorang kapten angkatan laut Inggris. Pada tanggal 25 Agustus 1875 ia berhasil mencatatkan diri sebagai orang pertama yang berhasil menyeberangi Selat Inggris dengan berenang.

Kala itu kapten Webb berusia 27 tahun, ia berhasil menyeberangi selat selama 21 jam 24 menit. Selat inggris memiliki lebar 34.21 km, dimana selat tersebut adalah pemisah antara Negara Inggris dengan Perancis.

Dalam perjalanan berenang kapten Webb selalu menjaga stamina dan panas tubuhnya dengan meminum brandy, kopi, kaldu daging. Kapten Webb memulai balapan dengan menggunakan gaya dada. Walaupun tidak cepat kapten Webb berhasil menaklukan selat tersebut di tengah kegelapan.

5. Tahun 1904 Olimpiade St. Louis

Sejarah renang gaya dada
Olimpiade St. Louis 1904 – Sejarah renang gaya dada

Pada tahun 1904 merupakan tahun diadakannya sebuah kompetisi internasional Olimpiade. Di tahun tersebut kompetisi diadakan di St, Louis Amerika Serikat.

Olimpiade St. Louis merupakan salah satu kompetisi olahraga yang tergolong aneh saaat itu, dimana sebagian besar pemenang berasal dari Amerika Serikat. Namun, di tahun tersebut merupakan awal mula nomor gaya dada dalam kompetisi renang.

Pada saat itu kompetisi diadakan untuk nomor gaya dada, bebas, serta punggung. Nomor gaya dada sendiri dilakukan secara terpisah untuk jarak 402 meter.

6. Tahun 1966 Nikolai Pankiri

Pada awal tahun 1966 seorang perenang Rusia bernama Nikolai Pankiri mulai mengembangkan gerak pada gaya dada. Nikolai Pankiri memperbaharui gaya renang yang mana dapat menambah kecepatan gerak tangan melakukan fase istirahat.

Caranya adalah dengan menghilangkan sikap dimana tangan akan kembali bersama- sama di bawah dada. Hal tersebut merupakan sebuah pembaharuan dengan menambah irama dari gaya dan memungkinkan sedikit menunda posisi ambil nafas.

Pengembangan gaya tersebut sangat berperan penting dan kini disebut sebagai gaya dada Eropa. Gaya dada tersebut memiliki beberapa hal yang sedikit berbeda dengan gaya dada Amerika Serikat.

7. Tahun 1976 David Wilkie

sejarah renang gaya dada
David Wilkie – Sejarah renang gaya dada

Olimpiade pada tahun 1976 David Wilkie menjuarai kompetisi renang dengan nomor punggung gaya dada 200 meter. David Wilkie menggunakan gaya dada dengan cara membiarkan gerakan tubuhnya lebih banyak keatas permukaan.

Dengan teknik tersebut maka akan membawa bahu dan bagian punggung atas keluar permukan air. Ternyata cara renang yang dilakukan David Wilkie tersebut, menggundang para ahli Rusia untuk mengadakan studi penelitian setelah Olmpiade Montreal.

Pendekatan secara ilmiah serta keuntungan dari gerak ini, dimanfaatkan dengan mendominasi rangking dunia pada gaya dada.

8. Tahun 1978 Lina Kashushite

Sejarah renang gaya dada di tahun ini adalah dimana Lina Kashushite dari Rusia keluar sebagai Juara dunia renang dengan nomor punggung gaya dada. Kashushite berenang gaya dada dengan sikap tubuh yang tinggi dan meluncur kedepan dengan “streamline”.

Beberapa sejarah renang gaya dada tersebut merupakan, cikal bakal adanya gaya dada saat ini. Dapat disimpulkan bahwa gaya dada sendiri sudah ada sejak zaman dahulu. Gaya dada atau katak tersebut melalui banyak proses panjang dalam pembentukan gaya dada yang ada saat ini.

Gaya Dada Versi 2 Negara

Dalam beberapa pembahasan diatas terdapat beberapa gaya dada dari masing- masing Negara. Berikut perbedaan teknik renang gaya dada dari 2 negara yaitu Amerika Utara dengan Eropa Timur.

Versi Amerika Utara

Versi Amerika Utara memiliki gerakan lengan yang berbeda. Saat kedua lengan berada lurus di depan, sebagian besar dari kepala berada di bawah permukaan air. Posisi bahu dan pinggul sedikit berada diatas permukaan air (sikap tubuh hampir datar atau streamline).

Saat mengambil nafas, kedua lengan melakukan rangkaian gerak sapuan keluar. Kemudian kembali keposisi istirahat yaitu lurus kedepan untuk mengambil udara dari atas permukaan air, cukup dengan mengangkat bagian kepala dengan leher sedikit diputar.

Versi Eropa Timur

Renang gaya dada Versi Eropa Timur tidak jauh berbeda dengan versi Amerik. Perbedaan hanya terdapat pada posisi kepala, bahu, lengan atas yang berada di permukaan air.

Saat kedua lengan lurus di depan, seluruh kepala, bahu, dan lengan atas berada di permukaan air ditambah sedikit bagian pinggul agak terangkat naik.

Tidak terlalu signifikan perbedaan versi gaya dada ke dua Negara tersebut. Sebenarnya sebuah kemenangan yang didapat oleh para atlet bukan hanya karena gerakan pada gaya renang tersebut saja.

Namun, kemenangan dapat diraih karena latihan rutin, kerja keras, dan motivasi diri yang tinggi. Sekian pembahasan mengenai sejarah renang gaya dada ini, semoga bermanfaat. (ad)

Editted: 01/07/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment