Gejala Sinusitis pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

Photo of author
Ditulis oleh Sakinatul Muhimmah

Tubuh akan mengalami perubahan ketika memasuki masa kehamilan. Dari mulai gejala sakit pinggang, morning sickness sampai kelelahan menjadi beberapa gejala yang biasa dialami saat kehamilan.

Selain itu, sinusitus pada ibu hamil juga bisa terjadi meski kondisinya tidak terlalu parah, namun tetap saja mengganggu.

Sinusitis sendiri merupakan peradangan yang ada di dinding usus. Walau bukan menjadi penyakit yang terlalu parah namun sinusitis pada ibu hamil bisa terjadi pada semua trimester sehingga tetap harus diperhatikan.

Sinus merupakan rongga kecil yang terletak di belakang dahi serta tulang pipi yang didalamnya berisi udara. Manusia sendiri memiliki 4 pasang sinus di rangka kepala manusia.

Empat pasang sinus tersebut terletak di kedua sisi dari batang hidung, bagian belakang dahi, belakang tulang pipi dan juga pada bagian belakang mata.

Sebenarnya, lendir yang dihasilkan sinus berguna untuk menjaga kelembaban udara dan juga suhu yang masuk ke paru paru. Namun jika ada peradangan yang terjadi pada saluran, maka bisa menyebabkan penyumbatan dan cairan tidak mengalir yang mengakibatkan sinusitis. 

Gejala Sinusitis Pada Ibu Hamil

Seperti yang sudah dijelaskan, sinusitis pada ibu hamil bisa terjadi di semua trimester baik pertama, kedua atau ketiga.

Sinusitis merupakan infeksi di lapisan kantong yang berisi udara di sekitar hidung atau sinus dan juga wajah. Peradangan pada sinus tersebut nantinya bisa menyebabkan beberapa gejala, seperti :

  • Batuk.
  • Timbul tekanan dan terasa sakit di area wajah.
  • Penyumbatan hidung.
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Demam.
  • Tenggorokkan terasa sakit.
  • Timbul bau saat bernapas.
  • Penyumbatan pada hidung.
  • Hidung mengeluarkan lendir atau beringus.
  • Sakit kepala dan demam.
  • Daya penciuman menurun.

Penyebab Sinus Pada Ibu Hamil

Infeksi sinus pada ibu hamil bisa terjadi sekitar 4 minggu, namun untuk yang kronis bisa terjadi selama 12 minggu. Untuk penyebab sinusitis pada ibu hamil juga bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti :

1. Hormon Kehamilan

Penyebab sinusitis pada ibu hamil yang pertama bisa terjadi karena pengaruh dari hormon kehamilan. Berubahnya hormon progesteron serta estrogen nantinya akan memperburuk kondisi sinusitis semakin parah.

Ini disebabkan karena hormon menyebabkan sirkulasi darah mengalami peningkatan di pembuluh darah serta selaput. Hasilnya, hidung ibu akan terasa mampet dan cairan di rongga sinus semakin banyak.

2. Lemahnya Sistem Kekebalan Tubuh

Ketika sedang dalam masa kehamilan, maka sistem kekebalan tubuh ibu juga akan mengalami penurunan. Ini disebabkan karena janin sedang berkembang dan membuat banyak perubahan pada tubuh ibu. 

Karena imun tubuh yang melemah, maka ibu mudah terserang infeksi dari jamur, virus atau bakteri sehingga sinusitis terjadi. Selain kedua hal tersebut, sinusitis pada ibu hamil bisa terjadi karena beberapa faktor lain seperti :

  • Memiliki riwayat alergi.
  • Terjadi pembengkakan pada pembuluh darah serta selaput yang ada di hidung.
  • Terjadi perubahan hormon progesteron ketika sedang hamil.
  • Terjadi infeksi jamur, virus atau bakteri.

Jenis Sinusitis Pada Ibu Hamil

Sinusitis yang terjadi selama masa kehamilan memang tidak menyebabkan efek yang terlalu berbahaya. Namun jika tidak segera ditangani, maka akan sangat mengganggu kenyamanan selama proses kehamilan. Sinusitis pada ibu hamil yang bisa terjadi terdiri dari dua jenis yakni akut dan juga kronis:

  • Sinusitis akut: Untuk jenis sinusitis akut ini, peradangan yang terjadi di sinus hanya sementara dan umumnya di saat udara sedang dingin atau ketika alergi.
  • Sinusitis kronis: Jenis sinusitis ini bisa terjadi selama beberapa minggu sampai beberapa bulan.

Bahaya Sinusitis Pada Ibu Hamil

Sinusitis pada ibu hamil tidak hanya berpengaruh pada tubuh sang ibu, namun juga pada janin di dalam kandungan. Ibu bisa mengalami salah satu dari dua kondisi sinusitis yakni sinusitis akut atau sinusitis kronis.

Untuk sinusitis akut bisa ibu alami lebih dari 4 minggu. Selain itu, pilek serta peradangan bisa menyebabkan sistem drainase semakin parah.

Sedangkan sinusitis kronis bisa ibu alami lebih dari 2 minggu. Untuk gejalanya bisa ringan atau parah tergantung dari serangan sinusitis yang ibu alami.

Sedangkan untuk janin, sinusitis bisa dikatakan tidak ditransfer ke bayi sehingga aman untuk janin. Hal ini disebabkan karena plasenta berfungsi untuk menyaring racun sehingga janin terlindungi dari sinusitis.

Cara Mengatasi Sinusitis Pada Ibu Hamil

Meski sinusitis pada ibu hamil tidaklah berbahaya, namun tidak boleh dibiarkan terus menerus. Sinus yang tidak segera ditangani bisa mengganggu kenyamanan masa kehamilan ibu. Untuk itu, beberapa cara mengatasi sinusitis pada ibu hamil ini bisa ibu coba di rumah dengan aman :

1. Jaga Kelembaban Udara Pada Ruangan

Cara pertama untuk mengatasi sinusitis pada ibu hamil adalah dengan menjaga kelembaban udara dalam ruangan. Ibu bisa memakai alat pelembab udara atau humidifier pada ruangan yang sering ibu gunakan.

Alat ini akan membantu supaya udara masuk ke saluran pernapasan dalam kondisi lembab. Dengan begitu, masalah hidung tersumbat bisa teratasi dan meningkatkan proses penyembuhan sinusitis.

2. Posisi Bantal yang Ditinggikan

Ibu bisa meninggikan posisi bantal ketika sedang tidur. Ini sangat penting untuk menurunkan gejala yang biasa dialami ketika sinusitis seperti hidung tersumbat. Selain itu, posisi kepala yang lebih tinggi juga bisa mengurangi penumpukkan cairan mukus pada rongga sinus ketika ibu sedang tidur.

3. Minum Air Putih Dengan Teratur

Sinusitis Pada Ibu Hamil via suaramuslim.net
Sinusitis Pada Ibu Hamil via suaramuslim.net

Cara ampuh berikutnya untuk mengatasi sinusitis pada ibu hamil adalah dengan minum air putih secara teratur. Selain air putih, ibu juga bisa mengonsumsi berbagai buah segar yang kaya akan vitamin dan mineral.

Ini nantinya tidak hanya berguna untuk menghidrasi tubuh, namun juga menambah vitamin, imun tubuh dan menghidrasi ketika mengalami sinusitis.

4. Kompres Air Hangat dan Air Dingin

Ibu juga bisa mengompres area hidung, dahi dan pipi dengan air hangat selama 3 menit. Sesudah itu, lanjutkan dengan air dingin yang didiamkan selama 30 detik dan lakukan selama 2 hingga 3 kali.

Ibu bisa  mengompres beberapa area di wajah selama 2 hingga 6 kali per hari yang berguna unuk melancarkan saluran hidung.

5. Mengonsumsi Sup Ayam

Jika sinusitis pada ibu hamil membuat ibu tidak terlalu nafsu makan, maka sup ayam bisa dijadikan makanan terbaik untuk dikonsumsi.

Sup ayam ini tidak hanya nikmat namun juga bisa mengurangi penyumbatan pada hidung ibu serta mengurangi gejala peradangan. Untuk tambahan, ibu juga bisa mengonsumsi sayur atau buah namun pastikan porsinya kecil akan tetapi sering.

6. Gunakan Obat Medis

Ibu juga bisa minum obat medis, namun sebaiknya dilakukan sesudah ibu berkonsultasi dengan dokter. Ibu bisa minum acetaminophen untuk mengurangi sakit kepala atau amoxixilin yakni antibiotik untuk sinus akut.

Sedangkan untuk obat dekongestan, antihitamin serta ekspektoran bisa ibu konsumsi untuk melegakan saluran pernapasan.

Tips Mencegah Sinusitis Pada Ibu Hamil

Ibu yang sedang hamil memang rentang terhadap oenyakit seperti salah satunya sinusitis pada ibu hamil. Ini disebabkan karena daya imun sedang menurun selama masa kehamilan. Akan tetapi, penyakit sinusitis ini masih bisa ibu cegah dengan beberapa cara berikut ini:

  • Jaga Kebersihan Tubuh Ibu 

Menjaga kebersihan tubuh menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah sinusitis saat sedang hamil. Menjaga kebersihan juga sangat mudah seperti rajin mandi dan mencuci tangan.

  • Konsumsi makanan tinggi zinc dan vitamin C

Jenis makanan terbaik yang bisa ibu konsumsi untuk mencegah sinusitis pada ibu hamil adalah kaya akan zinc dan vitamin C. Sumber zinc yang bisa ibu konsumsi diantaranya adalah brokoli, jeruk, ubi dan strawberry. Sedangkan sumber zinc bisa ibu peroleh dari telur, ikan, mete dan juga roti gandum.

  • Jaga Lingkungan Tetap Bersih

Sinusitis pada ibu hamil juga bisa ibu cegah dengan cara menjaga lingkungan selalu bersih terutama jika ibu memiliki alergi. Contohnya, ibu bisa mengurangi pemakaian pengharum ruangan karena bisa memicu alergi.

Sinusitis pada ibu hamil tidak hanya berdampak pada ketidaknyamanan ibu, namun sinusitis juga bisa berpengaruh pada janin dalam kandungan.

Untuk mencegah hal seperti ini terjadi, jagalah kebersihan dan kekebalan tubuh. kekebalan tubuh dapat dijaga dengan mengonsumsi makanan sehat dan menghindari pantangan ibu hamil. Untuk itu jika ibu mengalami sinusitis, maka segera atasi dengan beberapa tips yang sudah diberikan. 

Editted: 25/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment