Seputar Sistem Pemipaan Kolam Renang (Pool Plumbing System)

Guna menjaga kebersihan dan kejernihan air kolam renang, diperlukan satu dukungan sistem yakni sistem sirkulasi air kolam renang. Sistem ini harus berjalan dengan baik agar fungsi utamanya tercapai. Untuk menunjang sistem sirkulasi air yang baik dibutuhkan sistem pemipaan kolam renang yang baik pula.

Setiap item kebutuhan pada sistem pemipaan memerlukan perhitungan dan perencanaan yang matang. Tidak boleh dilakukan sembarangan karena akan berdampak pada keberlangsungan sistem sirkulasi air kolam renang yang ada. Untuk itu, diperlukan pemahaman yang tepat mengenai kebutuhan dasar pada sistem pemipaan kolam renang.

Komponen yang dibutuhakan untuk sistem pemipaan kolam renang

Sistem Pemipaan Kolam Renang

Komponen-komponen yang dibutuhkan pada sistem pemipaan kolam renang diantaranya adalah pipa, fitting, valve dan tank. Sementara yang dihubungkan meliputi balancing tank, inlet, filter dan bak kolam sendiri.

Pipa yang mana berbentuk slongsongan berbahan dasar besi, plastik atau bahan lainnya dengan tujuan untuk mengalirkan fluida (cairan). Adapun jenis pipa yang biasa digunakan pada sistem pemipaan kolam renang adalah yang terbuat dari pipa PVC. Meski begitu, semuanya tergantung dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Fitting sendiri memiliki peran yang cukup sentral pada instalasi sistem pemipaan kolam renang. Fitting yang juga bisa dikenal elbow berfungsi untuk mengubah arah aliran air. Fungsi utamanya sebagai penghubung antara pipa satu dan lainnya yang sama atau berbeda ukuran.

Tank dan Valve (katup) sebagaimana diketahui, pada kolam renang tedapat balancing tank (tanki keseimbangan). Valve atau katup sendiri juga memiliki peran untuk membuka dan menutup aliran air. Jika inlet tidak berkatup maka sangat mungkin akan terjadi kebocoran.

Macam-macam Sistem Pemipaan Kolam Renang

Sistem Pemipaan Kolam Renang.jpg2.jpg

Sistem pemipaan kolam renang sendiri memiliki beberapa macam penggolongan tergantung dari jalur instalasi yang digunakan. Berikut ini beberapa jenis sistem pemipaan kolam renang yang sudah banyak dikenal.

1. Sistem Pemipaan Jalur Inlet

Sistem pemipaan ini bekerja mengalirkan air bersih hasil filtrasi melalui nozzle inlet untuk dialirkan kembali ke kolam renang.

2. Sistem Pemipaan Jalur Vacuum

Sistem ini bekerja menyedot kotoran pada permukaan keramik (dasar) kolam renang.

3. Sistem Pemipaan Jalur Maindrain

Sistem ini mengalirkan air dari lantai dasar langsung dihisap ke pompa.

4. Sistem Pemipaan Jalur Skimmer

Air kolam renang dari box skimmer langsung disedot menuju pompa.

5. Sistem Pemipaan Jalur Overflow

Air dari gutter jatuh ke bawah menuju tanki keseimbangan (balancing tank)

6. Sistem Pemipaan Jalur Back Wash

Membuat pipa saluran pembuangan air saat membersihkan filter.

Diagram Sistem Pemipaan, Perhitungan dan Bagaimana Cara Memasang Pipa PVC yang Benar

Sistem Pemipaan Kolam Renang

Gambar di atas adalah salah satu contoh diagram sistem pemipaan kolam renang. Setiap pemasangan dibuat dengan struktur yang rapi dan sistematis serta memperhitungkan detail.

Pemipaan dibuat inground guna memaksimalkan tampilan. Pada beberapa kolam renang yang cukup besar, sistem pemipaan termasuk juga penempatan mesin dalam satu ruangan khusus.

Cara Menentukan Diameter Pipa yang Diperlukan

Sistem Pemipaan Kolam Renang

Untuk menghitung diameter pipa yang diperlukan pada sistem pemipaan kolam renang dilakukan dengan membagi kapasitas total pompa dengan kecepatan air rata-rata.

Adapun rumus dasarnya adalah sebegai berikut.

Q= F x V
Q= Kapasitas Pompa
F= Luas Penampang Pipa
V= Kecepatan Air Rata-rata

Contoh perhitungannya:

Misalnya kapasitas pompa 20 m3/jam, berapakah diameter pipa yang diperlukan?

Diketahui:

Kapasitas Pompa (Q)= 20 m3/jam = 5,56 liter (dm3)/detik

Kecepatan air rata-rata (V) = 2 m/s = 20 dm/s

F= Q : V
F= 5,56 : 20 = 0,278 dm2

¼ phi D kuadrat= 0,278 dm2
D kuadrat= 0,278 dm2 dibagi 0,785 (1/4 phi)

D kuadrat= 0,354 dm kuadrat
D= Akar 0,354 dm = 0,595 dm = 5,95 cm

1 Inch = 2,54 cm, maka 5,95 cm = 2,342 inch

Sehingga untuk pompa berkapasitas 20 m3/jam dibutuhkan pipa berdiamater 2,342 inch atau jika dibulatkan menjadi 2,5 inch.

Sementara itu, untuk menghitung kebutuhan panjang pipa yang dibutuhkan perhitungan jarak kolam dengan penempatan mesin. Termasuk mempertimbangkan kebutuhan lain yang berkaitan dengan sistem sirkulasi air kolam.

Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Inlet Kolam Renang dengan Mudah

Cara Pemasangan Pipa PVC yang Benar

Sistem Pemipaan Kolam Renang.jpg3.jpg

Untuk mendapatkan dampak sistem pemipaan yang benar-benar efektif dan efisien, diperlukan prosedur instalasi yang baik dan benar. Pipa yang akan dipasang sebagai bagian dari sistem sirkulasi air harus dipilih secara matang.

Berikut ini beberapa prosedur pemasangan pipa PVC yang benar.

– Pastikan permukaan pipa yang akan dilem bersih dan kering

– Sebaiknya sambungan pipa dan fitting yang akan dilem untuk dikerik dengan amplas terlebih dahulu. Tujuannya untuk memberikan hasil pengeleman yang lebih kuat dan anti bocor.

– Setelah bagian yang akan disambung dikerik atau diamplas, selanjutnya barulah aplikasikan lem PVC. Oleskan lem PVC secukupnya pada aera yang akan disambung. Oleskan lem jangan terlalu sedikit agar permukaan yang akan dilem lebih licin dan memudahkan penyatuan.

– Untuk pipa berukuran besar (lebih dari 3 “) gunakan bantuan katrol atau penarik saat melakukan penyatuan pipa dan fitting. Untuk diameter pipa kurang dari 3 inch bisa dilakukan dengan cukup menggunakan tangan kosong.

Pada intinya sistem pemipaan (plumbing) kolam renang memiliki peran yang cukup vital terhadap keberlangsungan sistem sirkulasi air kolam renang. Jika instalasi sistem pemipaan dilakukan serta bekerja dengan baik, maka sirkulasi airnya juga akan terjaga sempurna.

Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu setiap kebutuhan yang diperlukan kepada yang lebih ahli di bidangnya. Misalnya berkonsultasi dengan kontraktor kolam renang. Harapannya ulasan ini cukup menjadi bekal gambaran untuk Anda.

Cukup sekian dulu ulasan seputar sistem pemipaan kolam renang yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Anda sekalian.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.