Ryan Lochte, Atlet Renang Olimpiade Banyak Prestasi

Ryan Lochte adalah legenda perenang dunia yang tidak kalah populer dari Michael Phelps. Ia berhasil menjuarai bermacam kompetisi renang. Selama kariernya, ia juga berhasil mendapatkan banyak medali.

Banyak kisah menarik dari sang altlet renang asal Amerika yang satu ini. Mulai dari masa awal karier hingga ia berhasil memperoleh beberapa gelar renang dunia. Untuk lebih lengkapnya, berikut cerita hidup seorang Ryan Lochte.

Biografi Singkat Ryan Lochte

Ryan Lochte merupakan seorang atlet renang terbaik dunia yang berasal dari Amerika. Ia lahir pada 3 Agustus 1984 di Rochester, New York, Amerika Serikat. Ia semakin dikenal berkat kesuksesan dan prestasinya pada gelaran olah raga Olimpiade 2012 di London, Inggris.

Salah satu atlet renang pria terbaik dunia ini telah meraih delapan medali. Rincian perolehan medali tersebut adalah empat emas, dua perak, dan dua perunggu. Ia menjadi pemegang rekor dunia pada nomor gaya bebas 4 x 200 meter dari tim Amerika.

Di nomor individual, ia berhasil memegang rekor dunia dalam ganti gaya 200 meter dan ganti gaya 400 meter. Karena hal yang luar biasa ini, ia dijuluki sebagai atlet renang pria yang paling banyak prestasinya kedua dalam sejarah Olimpiade. Sedang atlet rekannya yang ada di nomor satu adalah Michael Phelps.

Masa Kecil hingga Remaja dan Prestasi Ryan Lochte

Ayan Lochte bernama Steven R Lochte dan Ibunya adalah Ileana. Keduanya merupakan seorang pelatih renang. Semasa kecil, Lochte menghabiskan waktunya di Bristol, New York dan sekolah di Bloomfield Central School.

Ryan Lotche
Ryan Lochte adalah salah satu atlet renang tebaik America, npr.org

Lochte belajar berenang pertama kali dari kedua orang tuanya yang merupakan pelatih renang ketika ia berumur 5 tahun. Ia kemudian pindah ke Gainseville, Florida ketika berusia 12 tahun. Pada saat remaja, Lochte sebenarnya lebih menyukai olah raga darat, seperti basket dan skateboard.

Bakat asli Lochte terlihat setelah ia berhasil mendapatkan juara kedua di ajang Olimpiade Junior pertamanya di usia 14 tahun. Hal ini yang kemudian membuat dirinya semakin menekuni olah raga renang ini. Lochte mendapat dukungan penuh dari kedua orang tua dan keluarganya.

Lochte lulus dari Universitas Florida dengan jurusan Manajemen Olah Raga pada 2007. Selama tahun 2004 hingga 2007, ia bergabung dengan kompetisi National Collegiate Athletic Association (NCCA) dan Southeastern Conference (SEC). Lochte kemudian mengikuti pelatihan renang yang dilatih oleh Gregg Troy, yang merupakan anggota renang dan diving Florida Gators.

Saat remaja, prestasi renang Lochte sudah sangat banyak. Mulai dari juara SEC sebanyak tujuh kali, juara NCAA sebanyak tujuh kali, dan mendapatkan gelar NCAA Swimmer of the Year sebanyak dua kali. Ia juga menjadi atlet All American sebanyak 24 kali.

Ryan Lochte
Bakat Ryan Lochte mulai terlihat ketika menjadi juara, nyppagesix.files.wordpress.com

Di tahun akhir masa kuliahnya, Lochte mencatatkan dirinya pada rekor gaya punggung 200 yard dan gaya ganti 200 yard individu dalam NCAA Putra tahun 2006.

Ini merupakan gelar ketiga yang ia peroleh secara individu. Dalam renang gaya ganti 400 yard individu, Lochte memecahkan rekor NCAA yang sebelumnya dipegang oleh Tom Dolan.

Karier Berenang Internasional Ryan Lochte

Pada tahun 2004, Lochte berhasil untuk mewakili Amerika Serikat dalam Olimpiade selama Percobaan Tim Olimpiade AS.

Di Olimpiade Musim Panas 2004 di Athena, Yunani, ia memenangkan medali emas dalam estafet gaya bebas 4 x 200 meter bersama dengan Phelps, Peter Vanderkaay, dan Klete Keller. Sedangkan pada gaya ganti 200 meter, ia mendapatkan medali perak.

Di tahun yang sama, Lochte juga berhasil mendapatkan juara di FINA Short Course World Championship. Pada estafet gaya bebas 4 x 200 meter, ia mendapatkan medali emas. Sedangkan perak di medley 200 meter individu, dan perunggu pada acara gaya bebas 200 meter.

Pada tahun 2005, Lochte kembali menunjukkan prestasinya. Ia memenangkan banyak cabang di World Aquatics Championships 2005. Lochte mendapatkan medali emas di estafet gaya bebas 4 x 200 meter bersama dengan Phelps, Keller, dan Venderkaay. Kemudian medali perunggu di nomor 200 meter gaya ganti individu dan gaya punggung.

Ryan Lochte
Ryan Lochte meraih banyak medali emas, mage.cnbcfm.com

Di tahun berikutnya, yaitu 2006, Lochte meraih tiga medali emas individu selama pagelaran FINA Short Course World Championships.

Di sini ia berhasil mencetak rekor baru pada gaya punggung 200 meter, gaya ganti individu 200 meter, dan kejuaraan baru di nomor 400 meter gaya ganti individu. Rekor yang ia cetak adalah gaya punggung 100 meter dengan menempuh jarak dalam 50 detik.

Ryan Lochte menciptakan rekor dunia pertamanya pada ajang panjang World Aquatics Championships 2007.

Tepat di tanggal 30 Maret, ia memecahkan rekor dunia Aaron Peirsol dan mengalahkannya untuk kemudian menang medali emas di nomor 200 meter gaya punggung individu. Pada kompetisi ini, ia juga memecahkan rekor estafet gaya bebas 4 x 200 meter dengan ketiga rekannya.

Selanjutnya, pada Olimpiade Musim Panas tahun 2008 yang diadakan di Beijing, China, Lochte berhasil memenangkan medali emas pada gaya punggung 200 meter individu. Waktu yang ia tempuh membawanya memecahkan rekor dunia, yaitu 1:53, 94. Ia juga menang medali perunggu dalam ajang ini.

Pada Pan Pacific Swimming Championships 2010, Lochte berhasil memenangkan 13 medali. Ia merupakan atlet pertama dalam sejarah olah raga yang memenangkan tujuh medali. Rinciannya adalah enam emas dan satu perak di Short Course Worlds selama FINA Short Course World Championships 2010.

Prestasi terbarunya pada tahun 2016 adalah memenangkan emas dalam estafet gaya bebas 4 x 200 meter di Olimpiade Musim Panas Rio de Janeiro, Brasil. Kemenangan ini ia raih bersama dengan Phelps, Conor Dwyer, dan Townley Hass. Di saat ini juga, Lochte mendapatkan banyak berita-berita yang kontroversial.

Pencapaian Lain Ryan Lotche

Selain sukses sebagai atlet renang dengan banyak medali yang didapatkan, Lotche juga memiliki prestasi-prestasi lainnya. Ia menjadi brand ambassador, seperti AT&T, Nissan, Procter and Gamble, Gillette, dan Speedo. Ia juga tampil dalam iklan Nissan Altima dan menjadi sampul majalah Vogue dan Time.

Selain itu, Lotche juga tampil dalam acara serial TV Amerika yang berjudul “What Would Ryan Lotche Do?” Dalam serial ini membahas kehidupan dan persiapannya dalam Olimpiade Musim Panas 2006. Serial ini tayang selama satu musim yang berisi 8 episode dari 21 April hingga 27 Mei 2013.

Lotche muncul dalam sebuah episode sitcom TV Amerika ’30 Rock yang berjudul Stride of Pride. Ia juga tampil sebagai tamu dalam drama remaja Amerika “90210”. Selain itu, Lotche juga muncul di musim 23 dari seri kompetisi dansa Amerika yang berjudul “Dancing with the Stars” pada 2016.

Ryan Lotchememiliki kisah perjalanan karier yang tidak mudah. Semua prestasi yang telah ia dapatkan, diperoleh dari kerja keras dan pantang menyerah. Semangat seperti ini harus dijadikan inspirasi untuk terus mengejar mimpi dan memberikan yang terbaik.

Leave a Comment