Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif, Begini Langkah Mudah dan Praktis Membuatnya

Photo of author
Ditulis oleh Sakinatul Muhimmah

Setiap mahasiswa dituntut untuk bisa memahami bagaimana cara yang tepat untuk membuat proposal berbobot, nah contoh proposal penelitian kuantitatif bisa jadi salah satu referensinya.

Jadi, kalau Anda seorang mahasiswa yang butuh referensi contoh proposal penelitian kuantitatif yang bagus, nanti bisa pelajari di artikel kali ini.

Kenapa penting belajar membuat proposal penelitian?

Pasalnya, penelitian merupakan kegiatan yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan tugas mata kuliah maupun penyusunan skripsi ketika tiba akhir masa kuliah.

Ada beberapa jenis penelitian, salah satunya jenis penelitian kuantitatif. Nah, sebelum memulai penelitian ini, dibutuhkan contoh proposal penelitian kuantitatif terlebih dulu. Dengan maksud untuk dijadikan pedoman ataupun panduan pelaksanaan terkait penelitian.

Seperti yang diketahui, ada banyak perbedaan format dan juga sistematika dari setiap jenis proposal. Pada artikel kali ini akan dibahas tentang cara membuat contoh proposal penelitian kuantitatif yang bisa dijadikan satu dari sekian banyak metode penelitian.

Jadi, pastikan untuk terus menyimak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Apa itu penelitian kuantitatif?

Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif 2
Sumber: pexels.com

Berdasarkan definisinya, penelitian kuantitatif merupakan bentuk penelitian yang secara keseluruhan menggunakan angka sebagai datanya. Pengujian data tersebut dilakukan melalui analisis tertentu dengan metode statistika sebagai instrumennya.

Semua obyek yang jadi bahan teliti dipandang sebagai sesuatu yang nyata dan bisa diamati oleh panca indera.

Sifat penelitian kuantitatif

Ada beberapa sifat dari penelitian semacam ini yang perlu diperhatikan sebelum membuat contoh proposal penelitian kuantitatif. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Terbuka untuk dilakukan pengujian kembali atau open tested
  • Tak mengandung nilai atau penafsiran apapun
  • Terukur
  • Obyektif
  • Menggunakan data numerik atau angka secara keseluruhan.

Fungsi dari penelitian kuantitatif

Ada beberapa fungsi dari penelitian kuantitatif ini, antara lain:

  • Bisa dijadikan metode paling tepat untuk mendapatkan informasi tertentu secara luas atas suatu kelompok data.
  • Menguji suatu hipotesis yang telah terbentuk sebelumnya.
  • Memudahkan untuk melakukan pengumpulan data akurat dan bisa diukur.
  • Untuk sarana pengujian suatu teori atas dasa obyek tertentu.

Cara membuat contoh proposal penelitian kuantitatif

Berikut cara mudah membuat contoh proposal penelitian kuantitatif yang bisa diuraikan menjadi beberapa langkah di bawah ini. 

Membuat bagian pendahuluan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat bagian pendahuluan, seperti berikut:

  • Pengidentifikasian dan perumusan masalah.
  • Menentukan variabel.
  • Metodologi penelitian.
  • Menentukan judul penelitian.

Menyusun bab pertama

Langkah berikutnya yang harus dilakukan untuk membuat contoh proposal penelitian kuantitatif adalah menyusun bab pertama. Berikut bagian-bagiannya;

# Latar belakang dari masalah yang ada

Secara garis besar, latar belakang berisi tentang penyimpangan terhadap obyek yang dijadikan bahan penelitian. Penyimpangan yang dimaksud bisa berupa kejadian atau peristiwa yang menyimpang dari segala teori keilmuan maupun aturan yang berlaku.

Pada bagian ini, setiap data penyimpangan harus dipaparkan secara jelas dan diberi alasan mengapa hal tersebut harus diteliti lebih lanjut.

# Pengidentifikasian masalah

Pada contoh proposal penelitian kuantitatif, bagian ini berisi tentang permasalahan apa saja yang terdapat dalam obyek yang diteliti. Bukan itu saja, segala permasalahan yang tak terkait langsung dengan obyek tersebut juga bisa dicantumkan.

Asal, permasalahan itu mendukung keseluruhan proses penelitian yang dilakukan.

Pengidentifikasian masalah ini bisa dilakukan dalam beberapa cara, seperti wawancara langsung kepada narasumber, melakukan observasi, dan kajian pustaka. Nah, dari segala permasalahan yang hadir, bisa dilihat kedudukan masalah pada obyek yang diteliti.

Kemudian, lihat kembali hubungan antara permasalahan dan amati pengaruhnya, lalu tampilkan ke dalam bentuk variabel.

# Pembatasan masalah

Setiap permasalahan yang hendak diteliti harus diberi batasan. Jadi, tentukan masalah pada obyek apapun yang harus dianalisis untuk dijadikan bahan kajian utama penelitian. Jangan lupa pula untuk menyertakan variabel permasalahan dan hubungannya.

# Perumusan tiap masalah

Setelah pembatasan masalah, langkah berikutnya dalam membuat contoh proposal penelitian kuantitatif adalah merumuskan permasalahan yang hendak dianalisis secara spesifik. Perumusan ini bertujuan untuk memfokuskan penelitian atas obyek.

Jika ingin lebih mudah, perumusan masalah ini bisa ditulis dalam bentuk beberapa kalimat pertanyaan.

Tahapan ini adalah bagian yang cukup krusial dalam membuat contoh proposal penelitian kuantitatif. Sebab, perumusan di tiap masalah yang muncul bisa jadi acuan untuk tahapan selanjutnya.

# Tujuan dan manfaat dari penelitian yang dilakukan

Tujuan dari setiap penelitian kuantitatif ini selalu berkaitan dengan perumusan masalah yang ada. Sementara itu, manfaat dari penelitian adalah dampak dari tujuan penelitian yang akhirnya tercapai beserta seluruh jawaban atas masalah yang dirumuskan.

Hasil penelitian ini memiliki dua manfaat berbeda. Di antaranya, manfaat untuk pengembangan ilmu secara teoritis dan manfaat praktis dalam mengatasi masalah untuk obyek yang jadi bahan penelitian.

Menyusun bab kedua

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif 2
Sumber: pexels.com

Pada bab selanjutnya, contoh proposal penelitian kuantitatif akan membahas beberapa hal, di antaranya;

# Deskripsi teori

Perlu dipahami, bahwa teori sangat berfungsi untuk membantu prediksi fakta-fakta yang muncul. Teori ini bisa memperjelas sekaligus mempertajam ruang lingkup dari variabel yang diteliti.

Teori tersebut juga bisa membantu perumusan masalah dan juga menentukan instrumen penelitian. Bahkan, bisa dipakai juga untuk melakukan konstruksi pada variabel yang diteliti.

# Penelitian terdahulu

Di setiap contoh proposal penelitian kuantitatif juga selalu terdapat bagian yang berisi soal penelitian terdahulu. Artinya, penelitian ini sangat relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan saat ini.

Namun, penelitian sebelumnya hanya dipakai sebagai pembanding atau acuan penelitian. Oleh sebab itu, sumber penelitian terdahulu harus selalu dicantumkan secara jelas.

# Kerangka berpikir

Bagian selanjutnya adalah kerangka berpikir yang bisa dijadikan gambaran konseptual dari beragam variabel obyek yang jadi bahan penelitian. Seperti apa deskripsi teoritis setiap variabel, bagaimana hubungan dan argumentasinya.

# Pengajuan hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban sementara dari sekian banyak permasalahan dalam penelitian. Hipotesis tersebut berbentuk pernyataan yang masih harus melalui proses pengujian.

Bahkan, setiap hipotesis juga harus dibuktikan kebenarannya dalam penelitian. Ada tiga macam hipotesis dalam contoh proposal penelitian kuantitatif, antara lain:

  • Hipotesis deskriptif

Jenis hipotesis ini membandingkan sekaligus menghubungkan antar variabel.

  • Hipotesis komparatif

Hipotesis satu ini memberi jawaban atas segala bentuk permasalahan yang sifatnya membedakan.

  • Hipotesis asosiatif

Ada juga hipotesis asosiatif yang memberi jawaban atas segala permasalahan yang sifatnya hubungan.

Baca juga: Pengertian, Sistematika Penulisan, dan Contoh Proposal Skrips

Menyusun bab ketiga

Selanjutnya adalah bab ketiga yang berisi bagian-bagian tertentu, seperti;

# Tujuan dari penelitian

Secara garis besar, tujuan dari penelitian ini mengacu pada pertanyaan yang ada pada perumusan masalah. Oleh sebab itu, pastikan untuk menjelaskan secara detail dan pasti tentang apa yang akan didapatkan dari hasil penelitian tersebut.

# Metode yang digunakan dalam penelitian

Ada tiga metode berbeda yang biasanya digunakan dalam contoh proposal penelitian kuantitatif. Mulai dari metode korelatif, deskriptif, dan juga perbandingan.

Di setiap metode penelitian tersebut terkandung beberapa hal, seperti sumber data, pendekatan yang dilakukan dan pengukuran variable. Ada juga instrumen pengumpulan data, teknik analisis data, populasi dan sampel penelitian.

# Waktu dan tempat penelitian

Pada contoh proposal penelitian kuantitatif, bagian ini berisi tentang tempat pengambilan sampel data penelitian. Oleh sebab itu, pastikan untuk mencantumkan lokasi dan sumber data yang diambil secara detail.

Mulai dari nama instansi hingga lokasi pengambilan sumber data terkait. Sementara waktu penelitian harus menyebutkan kapan penelitian tersebut dilakukan beserta durasinya.

Jika ingin lebih jelas, tak ada salahnya membuat semacam time schedule.

# Teknik sampling

Pengambilan sampel atau yang juga sering disebut dengan sampling merupakan pengumpulan data yang dibutuhkan dalam setiap kegiatan penelitian. Nah, sampel ini sendiri adalah bagian dari karakteristik obyek yang nantinya diteliti.

Oleh sebab itulah, kehadiran sampel sangat penting dalam contoh proposal penelitian kuantitatif.

# Teknik pengumpulan data untuk keperluan penelitian

Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif 4
Sumber: pexels.com

Berikutnya adalah teknik pengumpulan data yang berisi soal penjelasan alat apa saja yang akan digunakan dalam pengumpulan data. Di setiap proyek yang diteliti, harus dijelaskan secara rinci instrumen apa saja yang digunakan.

Hal ini demi menghindari pemakaian dua instrumen untuk obyek yang sama.

# Teknik analisis data

Setiap teknik analisis yang digunakan harus bisa menjawab perumusan masalah sekaligus menguji hipotesis penelitian tersebut. Nah, salah satu bentuk teknik analisis yang kerap digunakan dalam contoh proposal penelitian kuantitatif adalah metode statistik.

Di bagian ini nantinya akan dijelaskan deretan variabel yang hendak dianalisis, korelasi di setiap variabel dan lainnya secara detail.

Demikian tadi pemaparan mengenai contoh proposal penelitian kuantitatif yang wajib diketahui lebih lanjut. Ingat, sebelum membuat proposal yang dimaksud, pastikan untuk memiliki wawasan yang luas terlebih dulu tentang bidang keilmuan obyek yang hendak diteliti. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment