12 Jenis Peralatan Renang Bayi dari Baju hingga Mainan

Ingin mulai mengenalkan air dan kolam renang kepada bayi? Sebelum membawa bayi ke kolam renang. Orang tua perlu melakukan beberapa persiapan seperti peralatan renang bayi. Ada beberapa peralatan renang bayi yang bisa di siapkan untuk renang pertama karena penting untuk keselamatan anak di kolam renang.

Menurut penelitian Norwegian University of Science and Technology bahwa bayi yang sering diajak bermain di kolam renang memiliki keseimbangan tubuh dan kemampuan memahami yang lebih baik dibandingkan yang tidak pernah. Perbedaan ini terlihat ketika anak-anak baru berusia 5 tahun.

Beberapa manfaat yang di dapatkan ketika kita melatih si kecil untuk berenang sedini mungkin. Melatih keberanian si kecil, membantu pertumbuhan otot, mengasah kemandirian dan yang terpenting mempererat hubungan anak dan orangtua.

Berenang juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh dilakukan dengan perlengkapan yang memadai dan bayi dalam kondisi fit.

Peralatan Renang Bayi Yang Harus di Persiapkan

peralatan renang bayi (1)
Ilustrasi – Peralatan renang bayi

Setelah melihat manfaat berenang bagi bayi, tentunya kita harus memastikan keamanan dan keselamatan saat bayi berenang.

Untuk bayi usia sekitar 3 bulan, ada baiknya jika anda mengajak si kecil untuk berenang di rumah dengan menggunakan kolam renang bayi dan air hangat. agar kebersihan air dan lingkungan lebih terjaga.

Setelah bayi berusia diatas 6 bulan, anda baru dapat mengajak si kecil untuk berenang di kolam anak. Tentunya ketika akan berenang anda harus mempersipkan peralatan renang bayi yang diperlukan untuk melindunginya.

Patuhi juga aturan bayi berenang agar aman dan nyaman, list peralatan renang berikut akan sangat berguna.

1. Baju Renang

Peralatan renang bayi yang pertama adalah baju renang. Saat ini cukup banyak pilihan baju renang anak yang tersedia di pasaran, namun jangan tergoda dengan modelnya yang unik. Pastikan kenyamanan untuk si kecil tetap menjadi yang utama.

Perhatikan juga ukurannya, jangan terlalu sempit dan terlalu longgar. Pertumbuhan anak usia di bawah 1 tahun cenderung sangat cepat, jadi anda harus tetap menyesuaikan pakaian renangnya dengan pertumbuhan si kecil.

2. Pelampung

Peralatan renang bayi
Peralatan renang bayi

Walaupun anda akan terus memegangi di kecil saat berada di dalam kolam. Namun kemampuan berenang bayi jelas tidak bisa diandalkan selain itu keselamatan si kecil tetap harus menjadi nomor satu.

Kenakan pelampung anak sesuai dengan usianya. Jika Anak Anda masih balita, gunakan pelampung renang balita terbaik. Pastikan produk tersebut aman digunakan oleh anak dibawah lima tahun.

Untuk bayi kenakan pelampung pada leher, sedangkan untuk usia 6 bulan keatas kenakan pelampung dengan dudukan.

Untuk usia 2 tahun ke atas, kenakan ban renang anak atau pelampung di tangan. Pelampung merupakan peralatan renang bayi yang penggunaannya membutuhkan pengawasan.

3. Popok Anti Air

Peralatan renang bayi yang ketiga adalah popok. Saat bayi berenang maka kenakan pokok khusus berenang pada bayi.

Popok ini di desain khusus dengan material tahan air sehingga tetap kering dan tidak mengembang saat dikenakan di dalam air.

Popok anti air ini juga dapat menampung pipis dan pub si kecil, hal ini sangat bermanfaat saat si kecil berenang di kolam renang umum.

Pilih popok renang yang terbuat dari materal berkualitas sehingga dapat dicuci dan digunakan berkali-kali.

Baca juga: 6 Jenis pampers untuk berenang bayi yang baik

4. Peralatan Mandi

Setelah berenang, bayi harus segera dimandikan. Jangan lupa untuk mencuci kepala dan rambut bayi. Terutama saat berenang di kolam umum yang pada umumnya menambahkan bahan kimia untuk menjaga air tetap jernih dan tidak bau.

Bilas tubuh bayi hingga bersih dan jangan lupa baluri tubuh anak dengan minyak telon agar lebih hangat. Hal ini dapat mencegah si kecil masuk angina atau flu setelah renang.

5. Baju Ganti

Siapkan baju ganti lengkap untuk si kecil. Sebaiknya kenakan celana panjang, baju lengan panjang dan kaos kaki pada si kecil setelah berenang. Jangan sampai si kecil merasa kedinginan setelah berenang.

6. Handuk Bertudung

Segera tutup tubuh bayi dengan handuk setelah selesai berenang. Hal ini untuk mengurangi rasa dingin karena adanya perbedaan suhu di dalam air dan udara di sekitar kolam ketika si kecil di angkat ke atas setelah selesai berenang.

Kamu dapat memakaikan handuk yang bertudung. Handuk yang bisa menutup tubuhnya dari kepala hingga kakinya.

Sebaiknya tubuh bayi memang langsung dikeringkan setelah selesai berenang. Membiarkan tubuhnya tetap basah dalam waktu lama dapat beresiko bayi mengalami demam.

7. Makanan Ringan

Seperti halnya orang dewasa, bayi pun akan merasa lapar setelah berenang. Karena berenang menghabiskan cukup banyak energi untuk setiap gerakan di dalam air.

Oleh sebab itu, berikan camilan seusai bayi berenang. Anda bisa memberikan biscuit, pudding, atau soup hangat untuk menetralisir suhu tubuh si kecil.

8. Sunscreen

Pakaikan sunscreen pada si kecil jika kolam renangnya outdoor. Panas matahari bisa saja membuat kulit balita terbakar dan menjadi kemerahan atau bahkan belang. Gunakan sunblock renang anak. Hindari penggunaan produk yang belum teregister resmi di Badan POM.

9. Penutup Telinga dan Klip Hidung

Saat berenang, wajar jika ada air ada yag masuk ke telinga. Rasanya pasti tidak nyaman dan akan sangat mengganggu. Anda bisa memakaikan si kecil penutup telinga khusus agar tidak ada air yang masuk ke telinga si kecil.

Untuk menghindari air masuk lewat hidung, maka pakaikan si kecil klip hidung. Alat tersebut bisa mencegah air masuk melalui lubang hidung. Jadi tidak perlu khawatir jika si kecil di ajak berenang.

Baca juga: 7 model penutup telinga (ear plug) terbaik untuk anak

10. Topi Renang

Saat si kecil berenang, rambut pasti juga akan basah terkena air. Topi renang merupakan peralatan renang bayi yang di butuhkan untuk mengurangi paparan air kolam renang yang mengandung bahan kimia.

Kemungkinan rambut basah atau lembap memang tetap ada ketika menggunakan topi renang, tetapi setidaknya topi renang memgurangi paparan klorin di air kolam renang, tidak langsung semua rambut terendam air kolam.

Bukan hanya itu, topi renang juga memudahkan si kecil untuk berenang di dalam air. Bahan topi renang telah di desain dengan tidak menyimpan air, justru ini akan memotong air yang melewatinya karena bahannya yang licin ketika terkena air. Baca artikel kami terkait ask question seputar topi renang.

11. Kacamata Renang

Peralatan renang bayi nomor sebelas adalah kacamata renang. Kacamata renang merupakan salah satu aksesories olahraga yang wajib digunakan bagi si kecil.

Jika si kecil berenang tanpa memakai kacamata renang, maka pandangan mata si kecil di dalam air kolam akan terbatas.

Si kecil akan melihat seisi kolam dengan buram dan tidak dapat melihat dengan jelas dasar/lantai kolam renang beserta garis di dasar kolam renang.

Dengan kacamata renang anak, tentunya dapat melindungi si kecil dari rasa perih dan panas pada mata. Dan tentunya mencegah mata merah pada si kecil setelah renang ataupun saat renang. Jadi si kecil akan tetap nyaman saat renang.

12. Mainan Karet

Amunisi peralatan renang bayi yang terakhir adalah mainan berupa karet. Pertama kali diajak berenang, bayi mungkin akan takut dan tidak betah sehingga ingin segera keluar dari kolam renang.

Agar pengalaman berenangnya menjadi lebih menyenangkan, bawalah beberapa mainan tahan air yang bisa ia mainkan ketika di dalam kolam renang. Seperti boneka karet yang bisa dibunyikan untuk menarik perhatian si kecil.

Baca juga: 7 pilihan mainan kolam renang agar berenang makin menyenangkan

Demikian beberapa peralatan renang bayi yang perlu di persiapkan ketika anda mengajak buah hati untuk berenang.

Dengan mempersiapkan peralatan sedini mungkin maka dapat menjaga keselamatan si kecil saat berenang. Karena berenang memiliki segudang manfaat untuk si kecil jika dilatih berenang sejak dini. Semoga bermanfaat. Editted: 30/04/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment