Memilih Susu Formula Tanpa Gula yang Tepat

susu formula tanpa gula

Jika Ibu tidak bisa memberikan ASI kepada bayi maka langkah yang patut diambil adalah memberikan susu formula. Namun ada baiknya jika Ibu memilih susu formula tanpa gula supaya si kecil tidak mengalami obesitas.

Kini sudah banyak produsen susu formula yang menyediakan susu tanpa atau bebas gula. Susu formula tanpa atau bebas gula dikatakan menjadi pilihan yang tepat untuk diberikan kepada bayi.

Selain itu, dalam memberikan susu formula, Ibu harus tau jenis dan merk susu yang cocok. Jangan sampai susu tersebut mengalami penolakan dari dalam tubuh bayi sehingga membuatnya alergi.

Fakta dan Jenis Susu Formula

Memilih Susu Formula Tanpa Gula yang Tepat 1

Meskipun sampai saat ini pemberian susu formula anak untuk buah hati masih menimbulkan pro dan kontra. Bagi sebagian orang yang tidak masalah memberikan susu formula ke bayi dengan nutrisi yang baik. Sedangkan sebagian orang menganggap pemberian susu formula yang tidak sebaik ASI dan dapat menyebabkan obesitas dan sebagainya.

Berikut ini beberapa fakta yang tidak tepat tentang pemberian susu formula untuk bayi:

Susu Formula Menyebabkan Obesitas

Beberapa studi menunjukkan tingkat obesitas pada bayi lebih sering terjadi ketika ia menkonsumsi aktif susu formula. Tapi yang harus diketahui, ada faktor lain yang berperan aktif membuat si buah hati menjadi obesitas. Seperti faktor nafsu makan anak bertambah, normal atau malah berkurang saat diberikan susu formula.

Jika nafsu makan bertambah maka tentunya akan membuat presentase penimbulan obesitas meningkat. Jika normal, Ibu tidak perlu khawatir dan selalu cek kondisi kesehatan sang bayi. Jika berkurang dapat dipastikan susu formula tersebut tidak cocok, dan kemungkinan menyebabkan ia diare.

Susu formula Menyebabkan Bayi Sering Bersendawa

Susu formula dikatakan dapat membuat bayi sering membuang gas atau bersendawa. Namun faktanya pemberian ASI sang Ibu juga dapat membuat sang buah hati sering membuang gas, karena faktor makanan yang dikonsumsi Ibunya. Jika memang si kecil sering bersendawa saat mengonsumi susu formula merk tertentu, lebih baik menggantinya dengan merk yang lain.

Pemberian Susu Formula Mengurangi Ikatan Batin Ibu dan Anak.

Pemberian ASI secara langsung memang membuat ikatan sang buah hati dan Ibunya menjadi kuat. Namun, jika pemberian ASI tersebut dibotolkan dan diberikan kepada bayi lewat orang lain maka bayi tidak merasakan ikatan batin dari Ibunya.

Sebaliknya, jika pemberian susu formula yang diberikan kepada bayi langsung lewat kasih sayang Ibunya maka ia akan merasakan ikatannya. Kasih sayang yang dimaksud seperti pemberian susu sambal menggendong, bernyanyi, mengajak bicara dan sebagainya. Jadi faktor terbentuknya ikatan batin Ibu dan si buah hati adalah kasih sayang secara langsung yang diberikan.

Beberapa fakta yang kurang tepat diatas perlu diahami supaya Ibu memiliki gambaran yang pada mengenai susu formula. Selain itu, Ibu juga harus tau jenis susu formula yang tepat untuk si kecil sehingga tidak salah pilih.

Berikut ini adalah jenis-jenis susu formula yang perlu diketahui:

Susu Formula Dari Susu Sapi

Pada dasarnya, susu formula berasal dari susu sapi yang sudah diolah atau diformulakan. Biasanya pada susu formula dari sapi ini mengandung protein, karbohidrat, dan lemak dengan keseimbangan atau takaran yang tepat.

Susu Formula Dari Susu Kedelai atau Soya

Susu formula ini terbuat dari kacang kedelai yang telah diolah sebaik mungkin agar dapat dikonsumsi oleh bayi. Bayi yang menkonsumsi susu ini, biasanya alergi terhadap susu sapi. Selain itu, selama bayi yang mengalami intoleransi laktosa maka ia membutuhkan jenis susu formula ini.

Susu Formula Rendah atau Bebas Gula (Laktosa)

Saat ini, Ibu dapat mencari dengan mudah merk susu yang rendah atau bebas gula agar meminimalisir buah hati terjadinya obesitas. Biasanya gula yang biasa digunakan diganti dengan jenis lain seperti sirup jagung dan sebagainya.

Susu Formula Hipoalergenik

Susu formula ini mengandung protein yang telah dipecah menjadi bentuk terkecil agar mudah dicerna oleh bayi. Susu formula ini biasanya diberikan kepada bayi yang memiliki alergi protein susu atau mengalami masalah penyerapan nutrisi atau bayi prematur.

Berikan susu formula sesuai dengan kondisi dan usia bayi. Selain itu, Ibu juga harus memperhatikan kandungan atau komposisi susu formula yang akan dikonsumsi tersebut. Akan lebih laik jika Ibu memilih susu formula tanpa gula untuk mencegah bayi mengalami obesitas.

Tips Memilih Susu Formula Tanpa Gula Untuk Bayi

Memilih Susu Formula Tanpa Gula yang Tepat 2

Susu formula tanpa gula dapat mencegah anak mengonsumsi gula berlebih. Gula dapat menyebabkan anak memiliki berat badan berlebih. Oleh sebab itu, berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih susu formula tanpa gula :

Pastikan Susu Formula yang Dipilih Cocok Untuk Bayi

Perhatikan saat membeli susu formula tanpa gula untuk bayi. Biasanya pada kemasan susu formula terdapat tulisan “cocok untuk dikonsumsi oleh bayi”. Dan jika tidak cocok atau bayi menjadi sering buang air (diare), sebaiknya Ibu dapat menggantinya dengan merk lain.

Memilih Jenis Susu Sapi

Susu formula tanpa gula untuk bayi, ada yang terbuat dari kacang kedelai maupun susu sapi. Disarankan untuk memilih susu sapi, karena memiliki keseimbangan yang tepat.

Pilih Jenis Kandungan Protein

Ibu juga harus memperhatikan jenis protein yang terkandung dalam susu formula tanpa gula tersebut. Jenis protein yang disarankan adalah yang bertuliskan whey. Namun Ibu juga bisa memilih susu formula yang menggabungkan jenis whey dan casein. Namun, menurut beberapa dokter Ibu harus memilih susu formula yang protein whey nya lebih tinggi dibanding casein. Rasio perbandinganya minimal 60:40 atau setara dengan kandungan protein pada ASI.

Berkonsultasi ke Dokter

Bila bayi terlihat tidak cocok dengan susu formula atau sering mengalami buang air (diare), sebaiknya Ibu berkonsultasi kedokter. Ibu pun akan mendapatkan saran agar mengganti merk susu yang cocok sesuai dengan tubuh sang buah hati.

Hindari Menggunakan Susu Kedelai Tanpa Seizin Dokter

Susu kedelai biasanya menjadi pilihan alternatif saat sang bayi alergi terhadap susu sapi. Namun ada baiknya Ibu menghindari pemberian jenis susu ini tanpa seizin dokter. Karena pada susu kedelai memiliki kandungan glukosa yang dapat merusak gigi sang bayi nantinya.

Susu formula memang tidak akan sebaik ASI yang berkualitas dari Ibunya. Namun, jika kondisi Ibu tidak memungkinkan melakukan pemberian ASI maka susu formula adalah solusinya. Bayi akan mendapatkan nutrisi yang cukup dengan menkonsumsi susu formula sebagai pengganti ASI. Bagaimanapun juga si kecil harus mendapatkan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dan berkembang.

Tips Memilih Merk Susu Formula Tanpa Gula Untuk Bayi

Jika Ibu ingin meminimalisir risiko terjadinya obesitas pada bayi, Ibu dapat memilih susu formula tanpa gula. Saat ini, dipasaran ada beberapa merk susu yang terbilang rendah atau bebas gula, seperti pada berikut ini :

  • Susu Formula Bebelove 1 dan 2
  • Susu Formula Enfamil A+ Lactofree
  • Susu Formula SGM LLM
  • Susu Formula Morinaga NL-33 Non-Lactose
  • Susu Formula Nestle NAN Lactose Free
  • Susu Formula Nutribaby Royal Soya

Sebenarnya tidak ada susu formula untuk bayi yang tidak mengandung gula didalamnya. Namun, FDA menganjurkan setiap makanan atau minuman harus mengandung gula kurang dari 0,5 gram ditiap porsinya. Dengan begitu makanan atau minuman tersebut akan dikatakan bebas gula, termasuk gula alami. Jika menjumpai label bebas gula pada susu formula, berarti menandakan bahwa susu tersebut menggunakan gula kurang atau sama dari jumlah yang disebutkan FDA.

Pemberian ASI untuk bayi merupakan salah satu hal penting untuk tumbuh kembangnya. Bahkan pemberian ASI telah diatur selama kurang lebih 2 tahun. Namun, ada kalanya Ibu tidak bisa memberikan ASI untuk bayinya. Oleh sebab itu, pemberian susu formula merupakan salah satu solusinya terutama susu formula bebas gula.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.