Ukuran Kolam Renang Standar Internasional, Pribadi dan Umum

Olahraga renang memang kerapkali menjadi pilihan sebagian orang untuk aktivitas kebugaran. Keberadaan kolam renang menjadi salah satu kebutuhan yang cukup tinggi permintaannya.

Baik digunakan sebagai sarana umum, pribadi bahkan perlombaan. Dalam membuat kolam renang perlu diketahui tentang ukuran kolam renang standar. Ukuran tersebut terdiri atas ukuran internasional, pribadi dan juga umum.

ukuran kolam renang standar (1)

Meskipun tidak semua orang mampu berenang namun olahraga renang memiliki keunggulan dapat dilakukan semua usia. Baik itu anak-anak, remaja, kalangan dewasa, hingga kakek dan nenek pun dapat melakukannya.

Ukuran kolam yang sesuai memang tak begitu penting bila tidak berkecimpung didunia olahraga. Akan tetapi hal ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat.

Sejarah Awal Penentuan Ukuran Kolam Renang Standar

Ukuran kolam renang standar dapat disesuaikan dengan kebutuhan, namun bila digunakan sebagai perlombaan kolam renang harus memiliki standar. Menurut sejarah yang didapatkan dari berbagai sumber, di Mohenjo-Doro atau di salah satu daerah Pakistan.

Kolam renang berasal dari hasil penggalian 3 abad sebelum masehi. Kolam renang tersebut memiliki panjang 12 meter dan lebarnya 7 meter, di tutupi pagar terbuat dari batu.

Sedangkan pada Zaman Yunani dan Romawi kuno, juga sudah dibangun kolam buatan sebagai kegiatan pelatihan militer. Bukan hanya itu saja, Kaisar Romawi pun sudah mempunyai kolam renang pribadi.

Pada abad 1 sebelum masehi, kolam renang air panas pertama kali pun sudah dibangun oleh Gayus Maecenes di Roma. Gayus Maecenas sendiri merupakan seorang Romawi yang dianggap mencintai seni dan dikenal sebagai orang kaya.

Selain Roma, di Sri Lanka pun sudah mulai dibangun kolam renang yang akrab disebut dengan nama “Kuttam Pokuna”. Kolam dibangun tepatnya di Kerajaan Anuradhapura pada Abad 4 sebelum masehi. Kolam renang tersebut di desain secara nyentrik dengan berbagai hiasan dan juga ukiran indah.

Sesuai perkembangan zaman, kolam renang kian popular di dataran Inggris pada pertengahan abad 19. Tercatat pada awal tahun 1837, ada lebih dari 6 kolam renang dalam ruangan dibangun di daerah Londong, Inggris.

Dua tahun berikutnya, tepatnya 1839 di Oxford juga didirikan kolam renang terbesar pertama yang bisa digunakan untuk masyarakat umum. Sejak saat itu, olahraga renang pun mulai popular.

Ukuran Kolam Renang Standar Internasional

Renang sendiri tergolong olahraga yang sudah diperlombakan. Baik itu kelas amatir, pelajar, Pekan Olahraga Nasional (PON), Sea Games, Asian Games, hingga kejuaraan paling bergengsi yaitu Olimpiade.

ukuran kolam renang standar (1)

Ukuran kolam renang standar Internasional sudah diatur oleh masing-masing induk organisasi yang menaungi olahraga tersebut. Dalam hal ini yaitu FINA kepanjangan dari Federation Internationale de Natation sebagai induk pengurus organisasi Internasional.

Sedangkan untuk organisasi nasionalnya diatur oleh PRSI alias Persatuan Renang Seluruh Indonesia.

Tujuan dari diaturnya ukuran kolam renang olimpiade adalah sebagai penerapan hukum keadilan dalam setiap perlombaan Internasional. Hal ini dilakukan supaya tidak ada yang merasa dirugikan.

Berikut merupakan tolak ukur standar kolam renang menurut level kejuaraanya :

  1. Panjang kolam renang
    Panjang lintasan atau panjang kolam renang standar internasional untuk kejuaraan standar FINA yaitu 50 meter. Dihitung mulai dari panel start hingga panel balok finish atau lebih mudahnya diukur dari diding ke dinding kolam renang.
  2. Lebar kolam renang
    Untuk lebar standar kolam renang yang diatur FINA yaitu 25 meter. Dihitung mulai dari ujung hingga ujung dinding bagian samping kolam renang.
  3. Kedalaman kolam renang
    Sedikit berbeda dengan ukuran panjang serta lebar kolam renang, untuk kedalamanya memiliki dua kriteria yaitu minimum 1,35 meter. Diukur dari 1 meter pertama hingga 6 meter dari ujung dinding start. Sementara itu untuk kedalaman di area lain minimum kedalamnya berada diangka 1 meter.
    Akan tetapi khusus bagi kejuaraan level dunia, kedalaman kolam renang minimal kedalamannya harus 2 sampai 3 meter. Hal ini berlaku jika kolam tersebut sekaligus digunakan untuk penyelenggaraan multi event olahraga air lainnya.
  4. Dinding kolam renang
    Dinding kolam yang sudah ditentukan harus membentuk vertikal dengan sudut 90 derajat terhadap permukaan air dan bagian dasar kolam renang.
  5. Lintasan kolam renang
    Lintasan kolam renang harus sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur oleh FINA. Seperti yang dijelaskan berikut ini:
    • Untuk panjang lintasan sama dengan ukuran panjang kolam, yaitu 50 meter. Sedangkan lebar lintasanya tak lebih dari 2,5 meter untuk setiap kamarnya (lintasan).
    • Jumlah lintasan dalam kolam dibedakan sesuai dengan kejuaraan yang dilombakan. Untuk kejuaraan olimpiade standarnya memiliki jumlah 8 lintasan. Sementara untuk kejuaraan dunia jumlahnya lebih banyak, yaitu 10 lintasan.
    • Tali lintasan terbuat dari bahan karet yang mudah mengambang dipermukaan air. Tali lintasan pada kolam renang dengan 8 lintasan memiliki jumlah 9 buah dengan diameter masing-masing tali kurang lebih 10-15 cm.
    • Warna tali lintasan terdiri dari 3 varian yang dibedakan serta ditempatkan sesuai dengan kejuaraanya. Untuk olimpic games warna hijau digunakan pada tali lintasan nomer 1 dan 8. Warna biru ditempatkan pada lintasan 2,3,6 dan warna kuning diposisikan pada tali lintasan nomer 4 dan 5.
    Sedikit berbeda, untuk kejuaraan dunia, warna hijau di letakkan pada tali lintasan nomer 0 dan 9. Warna biru digunakan pada lintasan nomer 1,23,6,7 sekaligus 8. Sementara warna kuning diposisikan di tali lintasan nomer 4 serta 5.
  6. Volume air
    Sesuai standar yang sudah ditentukan, volume air dalam kolam renang memiliki kategori sebagai berikut, diantaranya :
    • Untuk kolam renang dengan panjang 50 meter volumenya yaitu antara 220 – 250 m3/h.
    • Ukuran kolam renang dengan panjang 33,33 meter volumenya yaitu antara 150 – 180 m3/h.
    • Ukuran kolam renang dengan panjang 25 meter volumenya yaitu antara 120 – 150 m3/h.
  7. Suhu air
    Untuk suhu atau temperature air dalam kolam renang standar yaitu berada dikisaran suhu 25 sampai 28 derajat celcius. Suhu tersebut memang sangat cocok untuk berenang.
  8. Pencahayaan
    Sedangkan untuk pencahayaan sangat di rekomendasikan menggunakan lampu standar kolam renang yang tidak kurang dari 600 lux atau 1500 lumin.

Ukuran Kolam Renang Standar untuk Pribadi

Ukuran Kolam Renang Standar Internasional, Pribadi dan Umum 1

Ukuran kolam renang standar untuk pribadi atau alias Home Swimming Pool pastinya jauh berbeda dengan yang digunakan untuk kejuaraan.

Masalah ukuran, memang tidak ada patokan serta tak ada yang mengatur tentang standarisasi ukuran kolam renang pribadi. Pada umumnya ukuranya cukup disesuaikan kebutuhan serta luas lahan yang dimiliki.

Kendati tak ada aturan baku, tentukan ukuran yang keamanan serta kenyamanan saat berenang. Dianjurkan untuk mendesain kolam renang pribadi dengan ukuran 3 x 7 meter. Dengan ukuran tersebut, dapat didirikan di atas lahan seluas 4 x 8 meter.

Sedangkan untuk kedalamnya dapat disesuaikan kebutuhan dengan mempertimbangkan keselamantan yang matang. Hal ini dilakukan supaya siapapun dapat menggunakan kolam renang pribadi dengan aman.

Untuk perencanaan kolam renang pribadi, dapat berkonsultasi dengan pihak yang menawarkan jasa pembuatan kolam renang terpercaya. Sehingga kolam renang impian dapat digunakan serta berfungsi dengan baik dan perawatanya pun mudah dilakukan.

Ukuran Kolam Renang Standar untuk Komersil

Ukuran Kolam Renang Standar Internasional, Pribadi dan Umum 2

Sama halnya dengan ukuran kolam renang standar untuk pribadi, tak ada patokan khusus yang digunakan dalam pembuatan kolam renang umum.

Kendati begitu, bila menelisik dari berbagai kolam renang komersil, kebanyakan memiliki ukuran kurang lebih 25 meter persegi. Bisa juga ukurannya disesuaikan dengan sasaran pasar yang dituju.

Meski begitu, yang paling penting dalam mendesain kolam renang umum yaitu perlunya memperhatikan jaminan keamanan. Sebab pengelola tak sekedar hanya menawarkan kenyamanaan pada kosumen pada saat berenang dengan harapan bisa mengeruk pendapatan.

Namun pengelola juga wajib memberikan nilai lebih berupa jaminan keselamatan agar para pengguna kolam renang merasa terlindungi. Sehingga pada akhirnya, kolam renang yang dikelola menjadi destinasi utama untuk melakukan aktivitas berenang.

Kolam renang memang tak sekedar sebagai sarana untuk melakukan kegiatan olahraga didalam air. Akan tetapi berenang ditempat yang memiliki ukuran kolam renang yang sesuai mampu meningkatkan kenyaman sekaligus keselamatan penggunanya.

Sedangkan untuk perlombaan dengan uukuran yang sudah ditentukan dapat bermanfaat sebagai salah satu nilai keadilan dalam bertanding. Ukuran kolam renang standar pun dapat berguna untuk menjamin keselamatan para atlit pada saat perlombaan.


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 comments

  1. Kalimat ini perlu di cek: “Kendati begitu, bila menelisik dari berbagai kolam renang komersil, kebanyakan memiliki ukuran kurang lebih 25 meter persegi.”
    Kok kecil banget, misal hanya sekitar 3 x 7 atau 4 x 6. Belum pernah lihat kolam renang ukuran ini seingatku.

    1. Terimakasih atas komentarnya pak Eduaja

      Memang angka tersebut tidak kami maksudkan untuk jadi acuan eksak. Angka tersebut hanya mengacu pada sejauh pengetahuan penulis berdasarkan pengamatan dan pengalaman pribadi saat berkunjung ke kolam renang mini di daerah. Adapun untuk kolam-kolam renang besar seperti sekarang ini terlebih yang berkonsep waterpark memang ukuran tersebut jadi kurang relevan.

      Semoga kedepannya kami bisa lebih baik lagi dalam setiap penyajian artikel.

      Terimakasih