6 Tahap Membuat Bonsai Beringin dan Asem Jawa dari Bibit

Membuat bonsai beringin dan asem jawa sebenarnya tidak terlalu sulit, karena pohon beringin tergolong sebagai pohon yang mudah beradaptasi dan kuat.

Pohon beringin merupakan salah satu tanaman primadona pecinta bonsai karnea mudah dibentuk sesuai dengan keinginan pemiliknya. Selain itu, ukuran daunnya yang kecil, membuat pohon ini nampak indah dan eksotis.

Pohon yang menjadi favorit untuk dijadikan bonsai salah satunya asem jawa, yang sangat ideal karena memiliki batang berwarna coklat bertekstur kekar seta memiliki daun yang kecil-kecil.

Untuk membuat bonsai dari tanaman Asem jawa ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kita bisa membuat bonsai asem jawa dari biji yang kita semaikan atau mencangkok dari pohon asem yang sudah besar.

Membuat bonsai beringin dan asem jawa agar sehat dan kuat

membuat bonsai
bonsai beringin yang sangat eksotis

Di bawah ini adalah beberapa tahapan beringin dan asem jawa agar sehat dan kuat

1. Mencari bakalan di bawah pohon Asem yang sudah tua dan berbuah

Biasanya di bawah pohon tersebut banyak tumbuh pohon-pohon Asem muda yang berasal dari biji dan tumbuh secara alami di bawah indukkannya.

Pilihlah bakalan yang memiliki batang yang cukup besar dan dalam pengambilan diusahakan sehati-hati mungkin agar tidak merusak akar tanaman.

Kemudian siapkan pot yang sudah berisi media tanam untuk pertumbuhan bakalan bonsai selanjutnya. Jangan lupa untk menyiramnya sehari dua kali dan tambahkan nutrisi tanaman atau pupuk organik.

Media tanam untuk pertumbuhan bisa berupa pasir+pupuk kandang+tanah+pupuk perangsang tanaman organik (seperti M4).

Saat menanam biji Asem jangan terlalu dalam karena bisa memperlambat pertumbuhan kecambah. Tunggu sampai bakalan benar-benar siap dipindahkan dan dibentuk.

2. Proses pembentukan

Membuat Bonsai, Membuat Bonsai untuk pemula, teknik Membuat Bonsai beringin
Bonsai asem jawa yang sudah terbentuk dengan indah

Setelah bakalan bonsai dirasa kuat dan kokoh, maka proses selanjutnya kita bisa membentuknya sesuai keinginan. Dalam tahap pembentukan gunakan teknik pengait secara bertahap.

Selain itu, hindari penggunaan kawat pada tahap ini. Karena pohon Asem memiliki keindahan batang yang unik, jika kita menggunakan kawat maka keindahan batangnya akan rusak karena bekas kawat sulit untuk dihilangkan.

3. Penyiraman

Pada musim kemarau bonsai sebaiknya kita siram setiap hari. lakukanlah penyiraman setiap pagi dan sore hari menggunakan air yang bersih dan juga tidak berbau.

4. Pemupukan

Pemupukan kita gunakan NPK dan urea, pupuk tersebut bisa kita campurkan langsung kedalam air. Dengan melakukan pemupukan secara teratur, diharapkan bonsai beringin ini akan tumbuh dengan sehat dan tidak kekurangan nutrisi selama masa pertumbuhan dahan.

5. Pemangkasan

Pemangkasan kita lakukan seperlunya saja, sesuai dengan selera dan keadaan bonsai.

6. Pelilitan kawat

Untuk mendapat kesan eksotis dan membentuk kesan luka pada batang maupun pohon, kita gunakan kawat untuk memilih batang bonsai.

Agar mempermudah melilitkan kawat pada dahan, gunakan bantuan tang sehingga lebih ringan melilitkannya agar hasilnya lebih maksimal.

Demikian penjelasan dan uraian kami tentang cara membuat bonsai. Anda juga bisa membaca artikel kami tentang cara merawat bonsai buah di tautan tersebut, semoga bermanfaat. (ls), Editor: UN.

Tinggalkan komentar