Mengenal Lebih Jauh tentang Apa Itu Ecommerce dan Jenis-jenisnya

Salah satu kemajuan dalam bidang bisnis yang cukup terlihat adalah munculnya istilah e-commerce. Jadi apa itu ecommerce? Karena banyak yang belum tahu apa itu ecommerce maka di artikel kali ini akan kita bahas ya.

Kemunculan e-commerce saat ini memang membawa kemudahan dalam dunia bisnis daring atau via internet. Sayangnya memang sedikit yang tahu tentang istilah apa itu ecommerce dan bagaimana cara kerjanya.

Padahal, dengan adanya e-commerce ini membuat aktivitas jual beli yang dahulu hanya bisa dilakukan secara tatap muka, sekarang bisa dengan mudah dan praktis dilakukan secara online.

Mengenal Apa Itu Ecommerce

apa itu ecommerce
apa itu ecommerce

Pasti Anda sudah sering dengar atau melihat tentang e-commerse, lalu apa itu ecommerce yang sebenarnya?

Dengan hadirnya e-commerce saat ini dianggap memberi ruang baru dalam dunia bisnis karena memungkinkan perusahaan dan Anda sebagai konsumen bisa melakukan jual beli barang melalui internet.

So, apa itu Ecommerce?

E-commerce atau electronic commerce diartikan sebagai segala aktivitas jual beli yang bisa dilakukan dengan bantuan media elektronik, meliputi handphone, televisi, dan lebih sering terjadi melalui internet. Suatu aktivitas mulai penjualan, pembelian, penyebaran, pemasaran produk yang memanfaatkan kemajuan internet.

Lebih sederhananya mengenai apa itu ecommerce adalah adalah proses jual beli produk secara elektronik. Metode ini terus berkembang beberapa tahun belakangan dan pelan-pelan mulai menggantikan toko-toko tradisional atau offline.

Banyak yang mendeskripsikan bahwa e-commerce dan marketplace itu sama, padahal keduanya berbeda.

Apa itu Ecommerce? Ecommerce sendiri berarti transaksi dengan menggunakan media elektronik, sedangkan marketplace merupakan model e-commerce yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli.

E-commerce tidak hanya tentang jual dan beli produk saja, ada beberapa transaksi lain yang termasuk juga e-commerce.

Transaksi yang dimaksud seperti pabrik yang menggunakan jaringan internet untuk mengecek kesediaan produk, orang-orang yang menggunakan ATM, dan lainnya.

Tentang apa itu ecommerce, beberapa ahli mengatakan bahwa e-commerce adalah penggunaan internet dan komputer dengan bantuan web browser untuk melakukan kegiatan jual beli produk.

Sebuah transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik, siapapun yang mengaksesnya, dan memiliki cara membayar produk yang dibeli, dapat berpartisipasi dalam e-commerce.

Contoh E-Commerce dan Jenis-jenisnya

Setelah tahu pengertian apa itu ecommerce, sekarang kita lanjut bahas jenis dan contoh-contohnya.

Kita tahu bahwa sebagian orang beranggapan jikalau bisnis hanya terbatas pada aktivitas jual beli yang terjadi antara penjual dan pembeli. Tapi, dalam metode e-commerce setidaknya ada beberapa jenis e-commerce yang bisa dipahami.

Berikut beberapa jenis e-commerce dan contohnya, yaitu:

B2B (Business to Business)

apa itu ecommerce
apa itu ecommerce

B2B atau Business to Business, jenis e-commerce dengan perusahaanyang menjual produk atau jasa kepada perusahaan lain. Biasanya pembeli di jenis e-commerce ini akan memesan barang dalam jumlah besar, seperti perusahaan yang membeli perlengkapan kantor dari produsen.

Jadi, konsumen dalam metode e-commerce ini adalah sebuah kelompok atau grup yang menjalankan bisnis bukan konsumen perorangan. Metode ini menyediakan kebutuhan barang dan jasa yang besar sampai membutuhkan dana yang banyak untuk menjalankan bisnis dan tentu juga memiliki risiko yang besar.

Adanya risiko yang besar, membuat para pelaku bisnis B2B menggunakan Elektronic Data Interchange (EDI) dan email dalam proses transaksinya, pemberian informasi, dan konsultasi berkaitan dengan barang atau jasa yang ditawarkan.

Contoh jenis B2B adalah Ralali yang menjual peralatan kantor dan rumah tangga, serta menjual peralatan industri, pertanian, dan restoran.

Selain Ralali, contoh B2B lainnya adalah Mbiz yang menyediakan jasa seperti housekeeping dan perbaikan dinding.

B2C (Business to Consumer)

Jenis e-commerce B2C atau Business to Consumer adalah perusahaan yang menjual produk atau jasanya langsung kepada konsumen akhir, biasanya pelanggan B2C hanya mengecer.

Jika Anda membeli sesuatu pada sebuah toko online, itu termasuk dalam aktivitas jenis e-commerce ini.

B2B seperti layaknya toko ritel yaitu memiliki produk untuk dijual, dan memiliki gudang yang berfungsi sebagai tempat stok barang. Pembedanya hanya sistem transaksinya yang dilakukan secara online, B2B dianggap lebih mudah jadi bisa berkembang dengan cepat.

Dengan mudahnya untuk membangun dan mengakses websitet membuat banyaknya muncul toko-toko virtual di dunia maya. Hal ini menjadi penyebab persaingan bisnis e-commerce sangat ketat dan cenderung tidak merata.

Dibandingkan dengan toko ritel pada umumnya, jenis B2B lebih memberikan informasi yang banyak, harga yang lebih murah, proses jual beli yang mudah, pengiriman yang cepat sampai ke tangan konsumen.

Contoh B2C yang sering dilihat adalah Lazada, marketplace yang menyediakan berbagai macam kebutuhan seperti fashion, kosmetik, aksesoris, hingga elektronik pribadi. Lalu, Blibli seperti Lazada tapi juga menjual perabotan, perlengkapan anak dan peralatan olahraga, dan Shopee yang sama dengan Blibli.

Baca juga: Begini Cara Mendapatkan Kode Voucher Shopee untuk Belanja Lebih Hemat

C2C (Consumer to Consumer)

Apa Anda pernah menjual barang bekas ke orang lain dengan melalui online atau internet?

Nah, itu termasuk dalam aktivitas jenis e-commerce ini. Sederhananya C2C atau Customer to Customer adalah jenis transaksi online dua orang.

Contoh marketplace dari jenis C2C adalah OLX yang menjual banyak produk dari keperluan pribadi, peralatan rumah tangga, hingga kendaraan.

Tokopedia, mirip dengan Shopee tapi Anda juga bisa menemukan barang bekas. Kaskus merupakan forum terbuka tapi banyak juga pengguna yang memasarkan barang bekas.

C2B (Consumer to Business)

C2B adalah transaksi jual beli barang atau jasa yang dilakukan oleh konsumen kepada perusahaan dan siap untuk membelinya. Misalnya, seorang desain grafis menawarkan dan menjual logo buatanya pada suatu perusahaan, atau seorang content writer yang menawarkan jasa untuk menulis pada perusahaan yang membutuhkan.

Contoh C2B adalah website Freelancer yang mana pekerja menawarkan jasanya pada bisnis yang membutuhkan.

iStock yang merupakan sebuah website untuk bisnis, untuk produsen yang membutuhkan video, foto, dan ilustrasi digital untuk penggunaan komersial.

B2A (Business to Public Administration)

B2A e-commerce yang miripB2B, yang menjadi pembeda adalah pelaku usahanya adalah perusahaan dengan lembaga pemerintah, seperti jasa untuk pembuatan website untuk sistem administrasi online.

Qlue adalah contoh dari jenis e-commerce B2A,marketplace inimenyediakan perangkat lunak untuk membantu kinerja perusahaan dan lembaga pemerintah.

Kemudian Accela, berbisnis dengan membantu pemerintah untuk melakukan administrasi publik dengan konsep software as a service.

C2A (Consumer to Public Administration)

C2A mirip dengan sistem C2B dengan jenis transaksi yang dilakukan oleh individu kepada lembaga pemerintah, biasanya berbentuk jasa. Saat ini model e-commerce C2A masih jarang ditemui di Indonesia.

C2A dan B2A adalah jenis e-commerce dengan tujuan untuk meningkatkan tingkat efisiensi dan kemudahan penggunaan layanan, baik itu pemerintah maupun individu dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi.

O2O (Online to Offline)

O2O termasuk jenis e-commerce baru dengan sistem produsen menggunakan dua saluran secara online dan offline.

Produsen melakukan promosi produknya, lalu menemukan dan menarik konsumen, dan meningkatkan kesadaran mereka terhadap barang dan jasa melalui sistem online.

Lalu, produsen akan meneruskan pembelian di toko offline. Jenis e-commerce ini berhubungan dengan sistem pemesanan online dan pengambilan barang secara offline.

Model seperti ini biasanya digunakan di sektor transportasi seperti Grab dan Gojek, Airbnb, dan lainnya.

Jadi sebenarnya apa itu ecommerce?

Manfaat Adanya E-Commerce

Jika Anda sudah mengerti dan memahami apa itu ecommerce, pasti akan bertanya apa sebenarnya manfaat dengan adanya e-commerce ini?

Semakin berkembangnya e-commerce, maka semakin banyak pelaku bisnis yang mulai beralih menjalankan bisnis dengan sistem e-commerce di Indonesia.

Berikut beberapa manfaat adanya e-commerce yang bisa menjadi pilihan menarik untuk para pelaku bisnis:

  • Jangkauan yang Luas

Jika Anda manfaatkan e-commerce untuk berbisnis, maka jangkauan bisnis akan semakin luas, pembelinya bisa dari berbagai penjuru negeri untuk bisa bertransaksi di toko Anda.

  • Biaya yang Lebih Murah

Biaya yang akan Anda keluarkan juga menjadi lebih murah dibanding membuka toko offline, paling tidak Anda tidak perlu memikirkan gaji karyawaan, ongkos listrik, sewa bangunan, dan lainnya.

  • Tidak Dibatasi oleh Waktu

Membuka toko secara online tidak dibatasi oleh waktu, pembeli tetap bisa mengakses dan membeli dari toko walaupun Anda sedang tidur.

  • Tidak Perlu Stok Barang

Dengan e-commerce Anda bisa menjadi dropshipper yang memungkinkan berjualan tanpa harus memiliki stok barang. Jika orderan datang, langsung Andateruskan kepada produsen barang yang diinginkan.

  • Kemudahan mengelola Transaksi

Membuka toko online membantu Anda untuk tidak perlu terlalu pusing memikirkan bagaimana cara transaksi dan pengiriman barang. Anda bisa memanfaatkan layanan pembayaran elektronik melalui internet yang sudah banyak digunakan, untuk pengiriman barangnya bisa dilacak secara online.

  • Bisa Mempelajari Kebiasaan Pelanggan

Dengan menjalankan bisnis secara online, Anda bisa mempelajari kebiasaan para pelanggan dengan memanfaatkan tool analytic utnuk mempelajari data toko online Anda.

  • Bisa Kerja dari Mana Saja

Manfaat adanya e-commerce lainnya adalah bisa diakses kapanpun dan dimana saja asalkan perangkat memiliki koneksi internet yang memadai.

Itulah ulasan singkat tentang apa itu e-commerce, jenis beserta contohnya, dan manfaat dengan adanya sistem bisnis e-commerce. Banyaknya kemudahan yang ditawarkan di e-commerce mungkin membuat Anda tertarik untuk membangunnya. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel Penting Lainnya di Google News

Rofiq

Bring your Goal Up. Menulis pertama kali di idNarmadi dimulai tanggal 1 November 2018. Topik tulisannya banyak mengulas seputar kolam renang, olahraga renang, aplikasi handphone, medsos, parenting, kehamilan, ide kado, ide nama , belajar menggambar, pendidikan, kesehatan & lainnya

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.