Tips Menjadi Pekerja Profesional di Tempat Kerja

Bekerja secara profesional keuntungannya, tidak hanya sekedar disukai atasan dan rekan kerja. Tetapi juga bisa membantu meningkatkan karir dalam pekerjaan yang digeluti.

Menjadi pekerja profesional tidak hanya sebatas bertanggungjawab terhadap tugas yang diemban. Namun juga bagaimana Anda bersikap dan berperilaku selama beraktivitas di kantor.

Memahami berbagai tugas dan tanggung jawab, membangun hubungan dan relasi, serta konsisten dengan urusan pekerjaan menjadi bagian dari sikap profesionalme seorang pekerja.

Untuk menjadi pekerja profesional, hal-hal di atas harus dimiliki selain loyalitas pada atasan yang membutuhkan waktu lama. Harapannya, profesionalisme itu berdampak positif untuk diri sendiri maupun perusahaan.

Tips Menjadi Pekerja Profesional agar Mudah Naik Karir

Seorang pekerja yang bekerja dengan profesional cenderung mudah mendapatkan kepercayaan yang tinggi, dari atasan maupun sesama pekerja.

Beberapa ciri pekerja profesional ialah mudah membangun hubungan baik dengan rekan kerja dan bisa bekerja dengan produktivitas yang tinggi. Berikut beberapa tips menjadi pekerja profesional yang bisa membantu Anda menjadi pekerja teladan di kantor.

1. Perhatikan Penampilan

Untuk menjadi pekerja profesional, perhatian terhadao penampilan diri saat berada di tempat kerja adalah hal yang penting.

Seperti misalnya jika Anda karyawan wanita, maka rutinlah menggunakan riasan saat ke kantor asal tidak berlebihan. Penampilan Anda yang terlihat berantakan akan membuat rekan kerja menjadi tidak nyaman.

Biasanya, setiap perusahaan memiliki pakaian yang harus dikenakan oleh pekerja yang pastinya akan berbeda setiap pria dan wanita. Supaya terlihat profesional sebaiknya Anda mengenakan pakaian sesuai aturan. Jika perusahaan tidak menentukan aturan dalam berpakaian maka kenakan pakaian yang rapi saat bekerja.

2. Jaga Sikap Profesionalisme

menjadi pekerja profesional

Saat bekerja, profesionalme tidak hanya tentang tepat waktu atau memilih pakaian yang tepat, tetapi juga bagaimana sikap dan tindakan Anda. Menjadi pekerja profesional maka sudah pasti menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme kerja.

Post terkait:  Tips Menjadi Youtuber Sukses dan Banyak Cuan

Sesuatu yang Anda katakan dan lakukan bisa menentukan tingkat profesionalisme Anda saat bekerja. Saat berada di kantor Anda tidak bisa bertindak sesuka hati, harus tetap profesional.

Berarti Anda harus memperhatikan apa yang harus dikatakan dan dilakukan saat berada di lingkungan kerja. Sebaiknya tahan diri Anda dari lelucon bersifat ofensif dan cerita untuk berpesta di akhir pekan. Anda harus tetap fokus pada pekerjaan hingga Anda akan dianggap profesional.

3. Usahakan Selalu Bekerja Melebihi Ekspektasi

Jika ingin menjadi pekerja profesional Anda bisa bekerja dengan melebihi waktu minimun perusahaan. Biasanya kantor-kantor memiliki waktu batasan kerja, untuk menunjukkan sikap profesional, Anda bisa bekerja lebih lama dari jam yang sudah ditentukan. Hal ini tergantung dengan komitmen di luar jam pekerjaan.

Jika bekerja lebih lama, waktu yang disarankan adalah 60 menit atau 30 menit dari waktu minimal bekerja, ini akan membuat orang lain menganggap Anda profesional dan bertanggungjawab pada pekerjaan. Anda juga akan terlihat menyukai dan mencintai pekerjaan yang sedang dijalani.

4. Selalu Tepat Waktu

Sebagai pekerja sudah pasti Anda harus datang tepat waktu terutama saat hendak melakukan rapat. Aktivitas rapat terkadang terlihat tidak berguna, namun akan membantu tim untuk berdiskusi.

Penting tidaknya rapat tersebut tergantung dari subjek yang akan dibahas. Jadi, untuk mempercepat rapat dan menghargai waktu orang lain yang hadir dalam rapat, Anda harus datang tepat waktu. Ketika Anda bisa melakukan ini maka peluang untuk menjadi pekerja profesional di tempat kerja Anda saat ini semakin besar.

5. Pisahkan Waktu Pribadi dan Bekerja

Semua pekerja pasti memiliki waktu untuk diri sendiri, keluarga, teman, dan pekerjaan serta banyak hal yang harus diselesaikan di luar pekerjaan kantor.

Hal ini sudah menjadi bagian dari sikap profesional Anda dengan menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan kerja. Batasi dampak permasalahan pribadi pada pekerjaan dengan tidak membawa urusan pribadi ke dalam kantor walaupun Anda memiliki masalah dengan rekan kerja lain.

6. Smartphone dalam Mode Silent

Meskipun menjadi salah satu barang penting yang tidak lepas dari berbagai kegiatan, namun untuk menunjukkan sikap profesionalime, Anda harus menjauhkan ponsel selama bekerja. Untuk menjadi pekerja profesional harus bisa mengatasi gangguan yang berpotensi menghilangkan fokus.

Sebaiknya Anda mengaktifkan mode diam atau getar pada gadget. Mungkin menurut Anda nada dering yang dipilih terdengar bagus, tapi mungkin saja tidak untuk orang lain. Maka pilihan terbaiknya adalah membuat smartphone dalam keadaan diam atau getar.

7. Belajar Menerima Kritik

Jika Anda memiliki atasan yang perfeksionis dan tidak merasa bersalah untuk terus mengkritik pekerjaan Anda dan rekan kerja lainnya. Maka, Anda sebagai karyawan harus mulai belajar menerima kritikan orang lain.

Post terkait:  Syarat, Tes, Pelatihan, dan Cara Menjadi Masinis dengan Gaji Besar

Pikiran sejenak apa yang sebenarnya diharapkan atasan, dimana kesalahan Anda dan bagaiman memperbaiki hal tersebut.

Jika suatu saat Anda sangat marah saat menerima kritikan, Anda harus tenangkan diri dan pikirkan agar tidak mengganggu emosi. Bicarakan baik-baik dan cari solusinya, bagaimana cara memperbaiki dan menjadi pekerja yang lebih baik lagi.

8. Jalin Hubungan Baik dengan Rekan Kerja

menjadi pekerja profesional

Bekerja dalam perusahaan yang sama, berarti Anda harus mulai membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja, biar bagaimanapun mereka tetap orang terbaik dibidangnya.

Jika Anda suatu saat ingin menjadi pekerja profesional maka belajarlah memperlakukan rekan kerja dengan sopan dan hormat. Hal ini selain baik untuk lingkungan juga akan memberikan efek yang besar terhadap pengembangan diri Anda.

Sebaiknya Anda hindari bergaul dengan orang yan malas saat bekerja, memiliki pikiran yang negatif atau suka membicarakan keburukan orang lain, berperilaku tidak hormat pada orang lain. Teman Anda bergaul akan memengaruhi reputasi Anda di kantor.

9. Pertahankan Reputasi dan Kinerja

Untuk menjadi pekerja profesional Anda harus mempertahankan reputasi dan kinerja yang sudah dibangun selama bekerja.

Dengan datang ke kantor tepat waktu atau lebih awal dari yang lain serta melakukan pekerjaan sebaik mungkin, jadi Anda akan memiliki rekam jejak yang baik di kantor. Karena awal ketidakprofesionalan adalah absensi yang banyak bolong, tenggat waktu yang tidak tercapai.

10. Jadilah Bagian dari Pemberi Solusi

Ada baiknya Anda memikirkan solusi dari tiap permasalahan yang ada. Seperti saat melakukan rapat, sebaiknya ajukan minimal satu saran untuk solusi dari permasalahan yang ada. Meski nantinya saran tersebut tidak digunakan, setidaknya Anda menjadi bagian dari problem-solver.

11. Jadilah Mentor Bagi Pekerja Junior

menjadi pekerja profesional

Jika ingin menjadi pekerja profesional, maka Anda harus punya sikap mengayomi dan membimbing. Anda bisa menunjukkan sikap dengan membantu para junior yang masih asing dengan dunia kerja. Ambil bagian dengan menjadi mentor dan berikan pengarahan serta pelatihan.

Tanyakan pada junior Anda apakah mereka membutuhkan bantuan, ingat jangan sampai niat baik Anda malah membuat junior frustasi dan membuat konflik interpersonal.

12. Tanyakan Tujuan Kerja

Tanya tujuan pekerjaan Anda kepada Supervisor agar Anda dapat lebih memahami bagaimana keinginan para atasan. Ini akan menunjukkan Anda lebih menonjol dari pekerja lain. Tanyakan dan pastikan supaya mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai tujuan pekerjaan.

Post terkait:  Berbagai Syarat dan Tahapan untuk Menjadi Pengacara Profesional

13. Perhatikan Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh akan memberi gambaran tentang diri Anda, untuk terlihat profesional Anda bisa berbicara dengan posisi tubuh berdiri, kaki yang nyaman, bahu tertarik sedikit ke belakang, dan dagu yang sedikit terangkat.

Ini akan membantu Anda untuk menambah kepercayaan diri dan memberikan kesan yang baik.

14. Maksimalkan Kerja dan Hindari Gosip

Meski Anda membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja, sebaiknya jangan habiskan waktu untuk ngobrol hal di luar pekerjaan.

Anda bisa menolak dengan halus jika pembicaraan sudah terlalu lama dan di luar topik pekerjaan. Perlu Anda perhatikan, jangan sampai atasan melihat Anda ngobrol dengan rekan kerja lain.

Ciri-ciri  Pekerja yang Profesional

Seorang pekerja yang profesional biasanya akan memiliki ciri khusus yang akan membedakannya dengan orang lain. Berikut beberapa ciri-ciri seorang yang besar kemungkinannya akan menjadi pekerja profesional:

  1. Biasanya seseorang akan memiliki keterampilan yang tinggi pada bidang tertentu. Keterampilan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas yang berkaitan dengan bidang masing-masing.
  2. Memiliki ilmu dan pengalaman yang luas, memiliki kecerdasan khusus untuk menganalisis berbagai masalah dan peka terhadap situasi. Seseorang tersebut akan bisa membaca situasi dengan cepat dan tepat, cermat mengambil keputusan terbaik untuk banyak pihak.
  3. Cenderung berorientasi kepada masa depan, hingga memiliki keahlian mengantisipasi perkembangan lingkungan di depannya. Ini memunculkan kedewasaan tersendiri.
  4. Cenderung mandiri, memiliki kemampuan pribadi dan terbuka untuk menghargai berbagai pendapat orang lain. Seseorang profesional memiliki kecermatan untuk menentukan yang terbaik bagi dirinya dan perkembangan pribadinya.
  5. Memiliki pemikiran yang terbuka, mempertimbangkan dan menerima opini orang lain demi kebaikan bersama.
  6. Memiliki integritas dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas diri dan membangun komunitas dengan baik.
  7. Memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga kualitasnya yang dilihat dari tidak mudahnya seseorang mengubah sikap hanya karena situasi yang terkadang berubah-ubah.
  8. Bisa memotivasti diri sendiri dan orang sekitar karena terkadang keadaan sulit yang terjadi pada orang lain membuatnya menjadi putus asa. Menjadikan berbagai situasi sulit sebuah tantangan untuk membangun kualitas diri kedepannya.
  9. Loyalitas dalam mengerjakan sesuatu, sungguh-sungguh dan totalitas, tidak menganggap yang dikerjakan sebagai beban tapi menjadikannya panggilan hidup.

Baca juga: Syarat Menjadi Perawat Profesional dan Peluang Karir Terbaiknya

Demikian ulasan mengenai tips menjadi pekerja profesional yang mungkin bisa membantu Anda untuk menjadi pekerja teladan. Karyawan yang teladan tidak hanya dinilai dari menjadi pekerja yang profesional tetapi juga dinilai dari sikap, perilaku saat berinteraksi dengan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.