Mengenal Profil Triady Fauzi Sebagai Atlet Tercepat se-Asia Tenggara

Siapa yang tak kenal dengan Triady Fauzi Sidiq? Atlet renang yang sering disapa dengan nama Aji ini telah mengharumkan nama Indonesia. Ia telah berhasil menyumbangkan medali emas dengan jumlah cukup banyak. Aji sendiri pun berhasil memecahkan rekor nasional dan juga menjadi atlet tercepat se-Asia Tenggara.

Profil Singkat Atlet Renang Profesional Triady Fauzi Sidiq.

Triady Fauzi

Triady Fauzi Sidiq merupakan salah satu atlet renang andalan Indonesia. Ia lahir pada 29 September 1991 di Cimahi. Ayahnya bernama Hasan Basri dan Ibunya bernama Tien Zubaedah. Beliau yang selalu menyuntikkan semangat kepada Triady Fauzi untuk selalu berlatih dengan keras.

Triady Fauzi Sidiq atau biasa yang disapa Aji ini menempuh pendidikan di SDN 13 Cimahi atau sekarang menjadi SD Mandiri 2. Melanjutkan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama di SMPN 4 Bandung dan lulus pada tahun 2006. Selanjutnya ke Sekolah Menengah Atas di SMAN 20 Bandung lulus pada tahun 2009. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan di STKIP Pasundan, Cimahi dan lulus pada tahun 2015.

Dan juga ia memiliki filosofi atau motto hidup yang dihidupinya sampai saat ini bahwa “Saya selalu berpikir ketika saya jatuh, saya harus bangkit lagi – bagaimana pun juga. Ketika saya sedang di atas, saya harus selalu bersyukur, terus belajar, tetap rendah hati. Seperti ilmu padi, semakin matang, semakin merunduk”.

Ia memiliki hobi fotografi. Walaupun ia disibukkan dengan latihan renang setiap harinya, ia juga tetap mempertahankan hobinya di dunia fotografi. Ia juga berencana menyalurkan hobinya tersebut kedalam dunia bisnis. Yaitu dengan memulai bisnis studio fotografi.

Perjalanan Triady Fauzi Hingga Menjadi Perenang Profesional

Triady Fauzi

Kedisiplinannya berlatih sejak kecil mengantarkan Triady Fauzi menjadi perenang tercepat se-Asia Tenggara pada nomor 100 meter gaya bebas. Ia merupakan seorang atlet renang yang dapat berenang dengan berbagai gaya. Ia sangat handal pada gaya bebas, kupu-kupu, dan juga gaya ganti.

Jika di gaya bebas wanita ada Azzahra Permatahani maka di putra ada Triady Fauzi. Atlet yang biasa yang disapa Aji merupakan seorang atlet renang yang dapat berenang dengan berbagai gaya. Ia mulai turun ke kolam renang pada usia 5 tahun. Hobi nya berenang di mulai dari ia sering diajak ayahnya untuk berenang di pinggir kolam. Seiring berjalannya waktu, ia mulai menyukai olahraga air tersebut dan mulai mengikuti les renang dengan belajar berbagai gaya renang.

Sang kakek juga merupakan salah satu pemilik klub renang dan pada saat itu mencium bakat dari Aji. Kemudian ia pun mengikuti renang di klub renang sang kakek. Saat itu Aji mulai mengikuti banyak kejuaraan di Kota Cimahi sendiri dan berhasil menjadi juara.

Triady Fauzi tidak pernah memiliki pikiran untuk melangkah sampai sejauh ini. Saat itu ia hanya bercita-cita ingin seperti idolanya yaitu Richard Sam Bera. Aji mulai masuk dalam pemusatan latihan di Bandung saat kelas dua SMP.

Ketika SMA, Aji pernah merasakan bosan dengan olahraga renang. Karena pada saat itu ketika temannya yang lain berkumpul dan nongkrong bersama-sama, ia malah harus berlatih renang dan tidak bisa ikut.

Aji juga pernah berpikiran bahwa untuk berhenti dari dunia olahraga renang. Orang tuanya selalu mendukung setiap keputusan Aji, asalkan itu positif untuknya dan masa depannya. Namun jika ia berhenti saat ini saat disayangkan. Ia telah mengorbankan waktu, tenaga, biaya dan sudah terlihat hasilnya. Dengan dorongan dan motivasi yang diberikan oleh orang tuanya, Aji terus bersemangat dan tetap fokus latihan dan kembali ke dunia renang.

Dan pada akhirnya ia membulatkan tekadnya. Akhirnya ia tetap fokus dan total di dunia renang. Dan pada akhirnya pula ia mengerahkan semua pikiran, hato, dan tenaganya di renang.

Baca juga: Profil dan Prestasi Nurul Fajar Fitriyati

Segudang Prestasi Yang Telah Diraih Triady Fauzi

Perlahan namun pasti, tahun demi tahun Aji kemampuannya terus berkembang dan mulai meraih berbagai prestasi di ajang nasional sampai internasional. Pada tahun 2012 -2013, Aji saat itu sedang on fire dan berhasil memecahkan rekor nasional pada semua nomor yang ia ikuti.

Salah satu penampilan yang paling berkesan baginya yaitu ketika ia mampu meraih emas dan memecahkan rekor gaya bebas pada nomor estafet yang sebelumnya dipegang oleh sang idola, Richard Sam Bero. Ia meraih 50,42 detik, sedangkan Richard menempun 50, 80 detik. Ia berhasil sepersekian detik lebih cepat darinya

Pada perhelatan SEA Games Myanmar 2013, Aji berhasil pula memecahkan rekor Asia Tenggara pada nomor 100 meter gaya bebas. Atas prestasinya tersebut, ia berhasil mendapatkan penghargaan yaitu dari Anugerah Olahraga Indonesia (AORI) sebagai atlet terbaik dan juga mendapat julukan sebagai perenang tercepat se-Asia Tenggara pada saat itu.

Catatan waktu yang ia tempuh yaitu 49,99 detik, sementara rekor sebelumnya dipegang oleh perenang Malaysia, Daniel William, dengan 50,16 detik. Ia sangat bersyukur dan ini merupakan buah dari totalitas dari kedisiplinan dalam berlatih.

Namun, kehebatan Aji belum teruji ketika ia mengikuti ajang Asian Games Incheon, 2014. Ia saat itu belum bisa tampil maksimal dan harus puas di urutan ke enam. Aji juga sempat kecewa karena ia gagal lolos ke Olimpiade Rio De Jeneiro 2016.

Padahal ia telah optimal untuk bisa unjuk gigi. Karena di olimpiade ini sebetulnya ia sudah lolos ke Rio untuk nomor 200 meter dengan gaya ganti. Namun ia baru merujuk catatan Limit B dan belum bisa dijadikan acuan mutlak. Tentunya karena ada ratusan perenang yang sudah masuk ke Limit B. Ia saat ini itu mengejar Limit A.

Untuk membayar kegagalannya, perenang berusia 25 tahun ini pun bertekad untuk dapat meraih prestasi maksimal pada PON XIX yang digelar di kampung halamannya. Dan akhirnya ia mampu meraih delapan medali emas pada ajang PON tersebut.

Pada tahun 2017, pada perhelatan SEA Games Malaysia, saat usianya menginjak 26 tahun. Triady Fauzi berhasil menyumbangkan medali emasnya untuk Indonesia. Ia menjuarai nomor 200 meter gaya ganti. Selain itu, ia juga mencatatkan rekor baru yaitu pada nomor tersebut.

Berikut ini beberapa daftar prestasi yang diraih oleh Triady Fauzi. Tentunya atas kedisiplinannya ia berlatih dan semangatnya untuk terus melakukan yang terbaik. Yang tentunya tak lepas dari dukungan keluarga dan khususnya kedua orang tuanya.

  • 1 Emas, SEA Games Jakarta-Palembang, 2011
  • 7 Emas, PON Riau, 2012
  • 3 Emas, Islamic Solidarity Games Palembang, 2013
  • 1 Emas, SEA Games Myanmar, 2013
  • Atlet terbaik dari Anugerah Olahraga Indonesia (AORI), 2013
  • Perenang tercepat se-Asia Tenggara, 2013
  • 8 Emas, PON XIX Jawa Barat, 2016
  • 1 Emas, SEA Games Malaysia, 2017

Demikian ulasan singkat terkait perjalanan sang perenang profesional Triady Fauzi. Ia merupakan seorang yang tidak pernah pantang menyerah dan selalu disiplin dalam berlatih. Maka tidak heran jika ia mampu menjadi atlet terbaik dan juga perenang tercepat se-Asia Tenggara.

Triady Fauzi selalu totalitas dalam perjuangannya, mulai dari tenaga, pikiran dan juga hatinya. Dan ia selalu mendapatkan motivasi dan juga dorongan dari kedua orang tuanya. Dimana kedua orang tuanya selalu mendukung setiap keputusan yang ia ambil, namun dalam hal positif dan juga yang terbaik untuk masa depannya. Semoga bermanfaat..


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.