Ukuran banner standar sering dijadikan acuan pembuatan media informasi yang biasanya diletakkan pada area kantor maupun instansi pemerintahan. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu pasti apa itu banner karena saking banyaknya jenis media yang digunakan.

Dari sekian banyak media promosi, X banner ataupun roll up banner jadi jenis yang paling banyak ditemukan. Bisa dibilang, kedua media tersebut merupakan baliho yang dibuat lebih sederhana sekaligus ringkas.

Selain memperhatikan jenis bahan dan ukuran banner standar, media satu ini juga harus memperhatikan soal desain. Setiap banner wajib memiliki desain yang dirancang semenarik mungkin sesuai kontennya demi memikat target audience.

Apa itu banner?

Banner dikenal sebagai media informasi yang berisi konten bertujuan tertentu, seperti halnya promosi. Tak sekadar untuk menjual suatu produk ataupun jasa, banner juga seringkali digunakan sebagai media memperkenalkan sesuatu.

Artinya, banner dibuat layaknya media publikasi yang dicetak berbentuk portrait ataupun vertikal. Kendati demikian, ada juga banner yang dibuat dalam bentuk digital untuk kepentingan promosi melalui situs ataupun web tertentu.

Tentu saja, banner dianggap sebagai media promosi paling efektif. Sebab, banner bisa disaksikan oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa adanya batasan apapun.

Apa ciri khas banner?

Ukuran Banner Standar 2
ukuran banner standar- Sumber: istockphoto.com

Banner memiliki beberapa ciri khusus yang membuatnya tampak berbeda dengan media lain. Ciri pertama bisa dilihat dari ukuran banner standar yang jauh lebih kecil dibandingkan spanduk ataupun baliho.

Meski banner memuat logo perusahaan dan gambar seperti halnya sarana promosi lain, tetapi banner memiliki media yang jelas lebih kecil. Namun, konten pada banner biasanya dijelaskan lebih rinci.

Apa saja jenis dan ukuran banner standar?

Jelas tak banyak orang menyadari, beberapa media promosi ataupun informasi yang terpampang di berbagai tempat memiliki jenis banner yang berbeda. Secara umum, ada empat jenis banner paling populer, antara lain:

X banner

Jenis pertama yang pasti sudah tidak asing lagi adalah banner dengan penyangga khusus berbentuk X alias X banner. Tiang penyangganya dibuat dari material aluminium yang super ringan sehingga mudah dibawa ke mana saja sekaligus bisa digunakan berulang kali.

Umumnya, pemasangan jenis banner ini ada di area depan ruang seminar ataupun toko. Akan tetapi, tak jadi masalah juga ketika ingin meletakkan banner tersebut di dalam area tertutup seperti booth pameran.

Ukuran banner standar dengan tiang yang sekilas tampak seperti huruf X ini cukup bervariasi. Mulai dari 25 x 40 cm, 60 x 120 cm, 60 x 160 cm, hingga 80 x 180 cm.

Y banner

Tak berbeda dengan sebelumnya, jenis media informasi satu ini hanya terlihat berbeda pada tiang penyangga yang berbentuk seperti huruf Y. Selain itu, Y banner memiliki penyangga tepat di bagian alas atau bawahnya agar lebih kuat.

Y banner dibuat dalam ukuran banner standar tertentu. Salah satunya adalah ukuran 60 x 160 cm.

X banner mini

Selanjutnya adalah X banner mini. Dari namanya bisa diketahui, bahwa jenis media promosi ini memiliki bentuk cenderung lebih kecil ketimbang jenis sebelumnya.

Meski terlihat berbeda, tapi ternyata tak ada perbedaan terkait fungsinya. X banner mini biasanya memang lebih sering digunakan di tempat yang memiliki ruang serba terbatas.  

Ukuran banner standar jenis mini sekitar 26 x 38 cm dengan bahan bervariasi. Ada X banner mini yang menggunakan stainless, tetapi ada juga yang tidak, seperti menu di meja restoran.

Roll banner

Jenis terakhir yang tak kalah populer tentu saja roll banner. Sesuai namanya, roll banner dibuat dalam bentuk gulungan untuk diletakkan di mana saja.

Ukurannya pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Mulai dari 80 x 200 cm, 85 x 200 cm, 120 x 200 cm, hingga 150 x 200 cm.

Dari sekian banyak jenis dan ukuran banner standar yang dikenal di pasaran, roll banner jadi yang paling awet sekaligus efektif. Bukan hanya karena bahannya yang kuat, harganya pun cenderung lebih murah dengan tampilan sempurna tanpa lipatan.

Tips membuat desain berdasarkan konten dan ukuran banner standar

Ukuran Banner Standar 3
Desain dan ukuran banner standar – Sumber: istockphoto.com

Lantas, bagaimana sih cara membuat banner terlihat menarik? Berikut ini ulasan selengkapnya mengenai tips membuat desain sesuai konten dan juga ukuran banner standar.

Perhatikan headline

Bisa dibilang, banner merupakan media yang mungkin hanya dilihat beberapa detik saja oleh audience. Oleh sebab itu, pastikan saja headline atau judul yang ada pada desain banner dibuat singkat, padat, dan jelas.

Pastikan konten disajikan secara jelas

Satu hal yang pasti, konten banner harus dibuat pasti dan jelas atau tidak bertele-tele. Jadi, sampaikan saja informasi penting apa yang hendak dibicarakan.

Banner dengan konten terlalu padat cenderung membuat audience malas membacanya. Sebab, tulisannya terkesan tidak jelas dan menyulitkan pembaca.

Cantumkan logo perusahaan

Pastikan juga logo dari pemilik pesan untuk banner tersebut ada di bagian paling atas ataupun sejajar dengan penglihatan audience. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian atau memancing rasa ingin tahu.

Semakin penting jenis informasi yang hendak disampaikan, maka semakin atas pula posisi peletakkannya. Dengan begitu, audience tidak merasa terpaksa menyesuaikan tubuhnya dengan posisi tulisan yang ada di banner.

Sertakan gambar yang menarik dan sesuai konten

Selain menentukan ukuran banner standar, penyertaan gambar bisa jadi faktor yang paling penting untuk diperhatikan. Pasalnya, gambar juga bertujuan untuk memikat audience.

Jadi sebaiknya, pilih gambar yang mampu memperkuat pesan. Bukan itu saja, gunakan gambar dengan high resolution supaya kualitasnya tetap terjaga. 

Kebanyakan orang tidak mempermasalahkan soal kualitas gambar. Bahkan tak jarang yang mengacuhkan desain banner asalkan sudah memuat informasi atau konten yang diinginkan.

Padahal, ukuran banner standar yang didukung gambar menarik sekaligus berkualitas tinggi mampu membuat audience semakin ingin membacanya. Dengan begitu, penggunaan banner baru bisa dikatakan efektif dan efisien.

Perhatikan pemilihan palet warna banner

Tentu saja, urusan desain pasti tak jauh dari kombinasi palet warna yang digunakan. Bukan hanya menyesuaikan konten, pastikan juga untuk melakukan kombinasi warna luar biasa tetapi tidak norak.

Alhasil, banner tersebut bakal mengundang perhatian audience supaya mau mendekat sekaligus membaca deretan informasi yang diberikan. Jangan lupa pula untuk memperhatikan bahan dan ukuran banner standar karena faktor tersebut nyatanya sangat berpengaruh.

Mencantumkan info kontak

Tips terakhir yang tak kalah krusial adalah mencantumkan kontak sesuai informasi yang ingin disampaikan. Ketahuilah, sebaik apapun desain banner yang ditampilkan tentu akan percuma jika tidak dibarengi informasi kontak.

Pada dasarnya, pembuatan desain banner ini tak hanya soal seni. Desain banner dengan nilai sempurna juga bisa dilihat dari kesiapan dan kelengkapan informasi yang diberikan.

Selain semua hal di atas, perhatikan juga kesalahan ketik yang umumnya masih sering terjadi. Pasalnya, typo bisa merusak informasi yang hendak ditampilkan.

Secara garis besar, para desainer banner ini tak sekadar harus belajar mengenai seni atau pembuatan konsep pesanan pelanggan. Namun juga memastikan hasil karya yang diciptakan jauh dari kesan cacat.

Artinya, konsumen memang lebih suka pada desain yang terlihat biasa saja dengan informasi utuh dan tidak rusak. Jadi pastikan, banner yang dibuat tersebut tak sekadar memiliki desain sempurna tetapi juga berisi informasi valid.

Baca juga: Memahami Ukuran Banner Berdiri, Jenis, Harga, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Apa perbedaan banner dengan spanduk?

Ukuran Banner Standar 4
Ilustasi perbedaan banner dengan spanduk – Sumber: istockphoto.com

Banyak orang yang masih bertanya-tanya, bagaimana cara membedakan media informasi lain dengan banner? Atau bagaimana membedakan spanduk dengan banner?

Pada dasarnya, spanduk merupakan media informasi berukuran lebih besar daripada banner. I samping itu, pengertian banner jelas berbeda dengan baliho ataupun billboard.

Jika dilihat berdasarkan bentuknya, banner cenderung berbentuk vertikal. Sementara spanduk lebih mengarah pada bentuk horizontal.

Demikian tadi pembasahan singkat mengenai pengertian, jenis, tips desain, dan ukuran banner standar yang harus diketahui. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Editted by IDNarmadi.

nv-author-image

Sakinatul Muhimmah

Love to write and sing, Love to be a good personView Author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *