3 Rincian Biaya Jual Beli Rumah yang Wajib Diketahui

Saat hendak membeli atau menjual rumah, Anda mesti tahu bahwa dibutuhkan biaya-biaya lain di luar harga pokok yang jika ditotal jumlahnya terbilang tidak sedikit.

Biaya jual beli rumah yang dimaksud ialah pengeluaran mulai dari promosi periklanan, bayar makelar jika via orang ketiga, dan pengurusan sertifikat.

Total biaya jual beli rumah yang biasanya memakan jumlah banyak mungkin memang bisa tergantikan dengan hasil keuntungan dari penjualan rumah tersebut. Itu juga jika margin untungnya besar dan Anda posisinya seorang penjual.

Beda lagi jika Anda seorang pembeli, membeli sebuah rumah bekas pakai bisa sangat ribet dan butuh biaya tambahan di luar harga rumah tersebut. Apalagi jika tidak jeli, bisa-bisa renovasi dimana-mana dan uang bisa saja habis untuk mengurusinya.

Nah, disinilah pentingnya memiliki pengetahuan tentang berbagai rincian biaya jual beli rumah khususnya terkait surat menyurat yang berlaku di pasaran saat ini. Tujuannya untuk mengukur seberapa repot Anda nantinya melakukan pengurusan pasca penjualkan/pembelian.

Ini juga bisa dipakai untuk membuat prameter budget maksimal yang akan Anda keluarkan untuk membeli rumah dan menjualnya kembali.

Sebab jangan sampai luput ketika telah terlanjur membeli rumah dengan harga di atas rata-rata justru malah menyengsarakan Anda karena masih ada biaya tambahan lain-lainnya.

Pentingnya Memahami Alokasi Pengeluaran Pasca Jual Beli Rumah

Ketika bertransaksi jual beli rumah dengan seseorang entah Anda sebagai penjual atau pembeli, Anda mesti sadar bahwa akan ada biaya lain-lainnya. Mengetahui biaya-biaya ini sangat penting guna merencanakan kesibukan dan langkah apa yang perlu diambil pasca transaksi.

Jenis biaya jual beli rumah sendiri ada bermacam-macam. Biaya ini harus Anda siapkan supaya transaksi yang akan Anda lakukan bisa berjalan dengan lancar.

Jangan sampai proses jual-beli rumah Anda gagal akibat beberapa biaya yang tidak dipersiapkan sebelumnya. Terlebih jika ini dijadikan bisnis, maka memahami seputar pembiayaan sangatlah penting.

Mengapa dalam setiap proses jual-beli rumah, ada banyak biaya tambahan yang harus dikeluarkan? Hal ini sebenarnya bertujuan untuk melindungi pihak penjual maupun pembeli dari potensi kerugian.

Sebab, biaya tersebut dikeluarkan untuk mengesahkan perpindahan aset (rumah) dari pihak pertama ke pihak kedua. Sehingga dengan begitu, akan memperkecil potensi kasus gugatan yang akan merepotkan dan merugikan salah satu dari kedua belah pihak.

 Biaya Jual Beli Rumah, Biaya Jual Beli Rumah lewat nitaris, biaya notaris Jual Beli Rumah
Rincian biaya jual beli rumah – narmadi.com/properti

Item Penting Biaya Jual Beli Rumah, Apa Sajakah?

Bagi para pembeli, memilih rumah ibaratnya seperti memilih jodoh. Rumah yang diinginkan mungkin saja cocok dari segi bentuk tapi belum tentu harganya juga cocok. Sebaliknya, harganya mungkin cocok namun ternyata tipenya mungkin saja kurang cocok.

Transaksi ini terlihat mudah namun sebenarnya sulit untuk dilakukan, itulah hal yang biasa terjadi dalam bisnis jual beli properti.

Hal yang harus Anda ketahui dalam setiap transaksi jual-beli properti ialah adanya beberapa item biaya yang harus dikeluarkan terkait surat menyurat yang hubungannya dengan legalitas.

Biaya tersebut terkait dengan administrasi yang dibutuhkan oleh pemilik rumah ataupun pihak yang akan membelinya.

Berikut beberapa biaya yang harus dikeluarkan selama proses jual beli properti yang Anda lakukan.

Baca juga: Lebih Baik Beli Rumah Baru atau Second?

1. Biaya Akta Jual Beli

Untuk membuat Akta Jual Beli, dibutuhkan dana khusus yang harus Anda persiapkan dengan baik.

Pihak pembuat akta jual beli yaitu PPAT memiliki tarif pembuatan akta jual beli yang berbeda di setiap daerah. Namun umumnya harga akta tersebut tidak lebih dari 1% dari harga transaksi yang tercantum di dalam akta.

2. Biaya Balik Nama

 Biaya Jual Beli Rumah, Biaya Jual Beli Rumah lewat nitaris, biaya notaris Jual Beli Rumah
Biaya balik nama diperlukan agar kepemilikan rumah, sah di mata hukum – narmadi.com/properti

Adapun untuk mengubah atau membalik nama pemilik rumah, bisa dilakukan di kantor pertanahan setempat.

Proses yang diajukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah akan membutuhkan sejumlah biaya yang sudah ditentukan untuk mengubah nama yang tertera di dalam akta tanah yang sudah dibeli.

3. Pengecekan Sertifikat

Sebelum dilakukan proses jual beli tanah atau rumah, harus dilakukan pengecekan sertifikat untuk menjamin keamanan transaksi yang dilakukan.

Biaya ini dibebankan sesuai dengan ketentuan setiap kantor pertanahan setempat. Karena hanya di kantor pertanahan sajalah pengecekan sertifikat itu bisa dilakukan.

Baca juga: Mengurus sertifikat tanah sendiri, mudah dan murah

Jadi, apakah Anda sudah tahu apa saja item biaya jual beli rumah yang harus Anda siapkan? Jika sudah maka sebaiknya Anda mulai merencanakan berbagai hal terkait dengan kesiapan nantinya.

Seperti misalnya membidik kerja sama dengan PPAT mana yang akan Anda mintai bantuan. Hal ini akan membantu mempercepat proses pengurusan nantinya.

Demikian tadi ulasan singkat dari kami tentang rincian biaya jual beli rumah dan hal-hal penting yang terkait di dalamnya. Semoga apa yang kami sampaikan ini bisa bermanfaat untuk Anda saat hendak bertransaksi jual beli rumah. (ls) editted by RN04112021, 17/02/2022 by diminimalis

lutfi.diminimalis

Menulis pertama kali di diminimalis dimulai tanggal 7 Agustus 2016. Topik tulisannya seputar desain rumah minimalis, interior, eksterior, landscape dan juga aquascape, termasuk kolam renang, mulai dari pembuatan, renovasi dan juga perawatan, dengan mengedepankan konsep green living dan citra hunian yang nyaman bagi keluarga.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.