Tahapan Pembangunan Rumah Minimalis Melalui Kontraktor

Dalam membangun sebuah rumah, sudah barang tentu tidak bisa Anda selesaikan sendiri. Ada beberapa tahapan pembangunan rumah minimalis yang hanya bisa dilakukan oleh ahlinya saja.

Misalnya dari mulai menganalisa lokasi, pengurukan jika memang belum rata, pengadaan material, pembuatan konstruksi, bahkan hingga finishing.

Tahapan-tahapan seperti ini bisa dikerjakan oleh kontraktor atau pemborong saja. Alhasil, mau tidak mau Anda harus menyiapkan segala sesuatunya termasuk biaya, meluangkan waktu mencari referensi kontraktor terpercaya, dan memantau jalannya pembangunan.

Di artikel kali ini, diminimalis akan coba membantu Anda agar punya gambaran seputar bagaimana tahapan pembangun rumah minimalis itu dikerjakan. Tujuannya agar setelah nanti rumah Anda jadi projek pengerjaan, Anda tidak terlalu awam-awam sekali.

Pentingnya Memahami Prosedur Pengerjaan Projek Bangunan Rumah

Meski punya banyak uang, sangat tidak direkomendasikan untuk menunggu hasil jadinya saja. Ini sering terjadi ketika banyak orang tidak ingin ikut campur langsung bagaimana rumah mereka dibangun dari nol.

Alhasil, ketika hasilnya tidak sesuai harapan, tinggal tersisa penyesalan sementara kontraktor sudah lepas tanggung jawab karena uang sudah terpakai untuk pengadaan material.

Maka dari itu, kali ini kami ingin mengulas mengenai tahapan pembangunan rumah minimalis mulai dari awal sampai akhir, hingga rumah yang Anda idamkan layak untuk dihuni. Berikut ini tahapan dalam membangun rumah yang bisa Anda simak dan jadikan referensi.

Tahapan pembangunan rumah minimalis, Tahapan membangun rumah minimalis, urutan membangun rumah
Perlunya membuat tahapan pembangunan rumah minimalis yang terencana – narmadi.com/properti

Tahapan pembangunan rumah minimalis, Apa Sajakah?

Sebetulnya ada banyak tahapan yang harus dilalui untuk sebuah projek pembangunan rumah itu siap dieksekuis. Namun, setidaknya ada tiga tahapan penting yang sudah mengkovernya. Berikut ini tahapan-tahapan pembangunan rumah minimalis yang perlu Anda pahami sebelum menyerahkannya pada kontraktor untuk dikerjakan.

Tahap pertama, pekerjaan sipil

Tahapan ini merupakan tahapan yang paling penting, sebab berhubungan dengan struktur yang menentukan kekuatan dan bentuk dari bangunan rumah yang akan didirikan.

Tahap ini terdiri dari persiapan desain, pekerjaan pondasi, pekerjaan struktur beton, dan pekerjaan dinding.

Bila progres pekerjaan sudah sampai pekerjaan dinding, maka baru bisa melanjutkan dengan mengerjakan kerangka atap, instalasi air bersih dan air kotor, instalasi listrik, pekerjaan plafond atau langit-langit dan pekerjaan kusen, pintu beserta jendelanya.

Ibaratnya, tahap ini adalah penentu lancar atau tidaknya pekerjaan selanjutnya. Jika pekerjaan tahap pertama berjalan lancar dan hasilnya bagus maka step-step selanjutnya juga bisa dipastikan lancar jaya.

Tahap kedua, pekerjaan finishing

Tahap yang kedua adalah pekerjaan finishing, tahap ini dibutuhkan untuk melengkapi bangunan rumah yang telah didirikan sesudah pekerjaan struktur selesai dikerjakan.

Tahap ini akan mempertegas rancangan ataupun model bangunan, serta memiliki pengaruh pada keamanan, kenyamanan, dan keindahan rumah.

Pekerjaan finishing ini terdiri dari pekerjaan dalam memasang penutup dinding dan lantai, pekerjaan duco / melamik / politur, pekerjaan mengecat eksterior dan interior.

Sesudah itu, dilanjut dengan pekerjaan memasang berbagai kunci, memasang perlengkapan dan komponen sanitasi, memasang lampu, stop kontak, saklar, dan perlengkapan listrik lainnya.

Bila hal itu sudah deselaikan, Anda bisa lanjut melakukan acian dinding kemudian membuat pagar depan dan pintu masuk pagar.

Baca juga: 10 hal penting membuat rumah minimalis yang harus Anda ketahui

Tahap ketiga, serah terima pekerjaan

Tahapan pembangunan rumah minimalis, Tahapan membangun rumah minimalis, urutan membangun rumah
Setelah rumah siap di huni, selanjutnya tinggal serah terima antara developer dengan pemilik rumah – narmadi.com/properti

Tahapan ini merupakan proses terakhir dari rangkaian pekerjaan pembangunan rumah melalui kontraktor.

Yaitu serah terima pekerjaan dari pihak developer / kontraktor pada pihak pemilik bangunan rumah, sesudah semua pekerjaan 100% selesai.

Pihak developer juga memberikan masa jaminan (garansi) selama waktu tertentu kepada pemilik rumah, untuk dapat menghandle apabila masih terdapat kekurangan maupun kerusakan saat rumah tersebut sudah dihuni.

Jadi, tiga tahapan itulah yang sangat penting untuk jadi bahan acuan nanti ketika Anda membangun rumah pribadi melalui kontraktor. Ingat bahwa semuanya belum tentu semulus yang dibayangkan, karena bisa jadi akan ada kendala-kendala yang memungkinkan tahapan pembangunan rumah minimalis Anda berpotensi mangkrak.

Jika sudah begini, kuncinya adalah ada pada kesiapan budget dan ketelitian dalam memilih kontraktor handal dan profesional. Jangan sampai dua poin ini Anda abaikan karena merasa awam dan terlalu sibuk dengan pekerjaan sehari-hari.

Pantau terus setiap perkembangan pengerjaan agar Anda puas dan kontraktor pun merasa diperhatikan serta jadi punya rasa tanggung jawab.

Mungkin sekian saja ulasan dari kami tentang berbagai tahapan pembangunan rumah minimalis melalui kontraktor. Jika bermanfaat silakan dishare ke teman-teman Anda ya. (ls) editted by RN29092021, 17/02/2022 by diminimalis

lutfi.diminimalis

Menulis pertama kali di diminimalis dimulai tanggal 7 Agustus 2016. Topik tulisannya seputar desain rumah minimalis, interior, eksterior, landscape dan juga aquascape, termasuk kolam renang, mulai dari pembuatan, renovasi dan juga perawatan, dengan mengedepankan konsep green living dan citra hunian yang nyaman bagi keluarga.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.