Perlu diketahui, jumlah jurusan di UI (Universitas Indonesia) mencapai lebih dari 250 program studi yang terbagi dalam 14 macam fakultas.

Universitas yang berdiri sejak awal kemerdekaan ini memiliki 2 kampus yang terletak di Salemba, Jakarta Pusat dan Depok, Jawa Barat.

Masing-masing kampus memiliki fakultas yang sedikit berbeda dimana antara kampus yang satu dengan lainnya saling melengkapi.

Jika sudah memilih jurusan, sebaiknya teliti lebih dahulu tentang kampus UI manakah Anda harus mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah secara online melalui website resmi UI yaitu pada alamat www.penerimaan.ui.ac.id.

Ngomong-ngomong tentang jurusan di UI, apakah Anda sudah menentukkan pilihan ingin kuliah jurusan apa?

Jika masih bimbang dan ragu, sepertinya Anda harus menyimak terlebih dahulu ulasan tentang macam-macam jurusan yang ada di kampus UI.

Macam-Macam Jurusan di UI Lengkap dengan Informasi Biaya Pendidikan

UI menjadi target universitas idaman bagi para calon mahasiswa baru bukanlah tanpa sebab. PTN ini sangatlah tersohor karena memiliki kompetensi, integritas, dan prestasi yang cukup gemilang.

Tidak mengherankan jika banyak calon mahasiswa yang berlomba-lomba ingin masuk dan berkuliah di kampus ini.

Masing-masing jurusan memiliki spesifikasi jenjang pendidikan tersendiri mulai dari Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3), Vokasi, Spesialis, dan Profesi.

Dari sekian banyak jurusan di UI, terdapat beberapa yang cukup popular dan selalu menjadi incaran.

Selain karena sistem kurikulum dan proses pembelajarannya yang sangat baik, jurusan ini juga menjanjikan peluang karir yang besar.

Langsung saja, inilah 10 jurusan di UI sebagai referensi terbaik untuk Anda:

1. Jurusan Kedokteran

Jurusan kedokteran di UI yang berada di bawah Fakultas Kedokteran ini bisa menjadi pilihan tepat bagi yang ingin menjadi dokter.

Tak hanya memiliki akreditasi A dari BAN-PT, fakultas ini juga dinobatkan sebagai fakultas kedokteran terbaik yang ada di Indonesia.

Calon mahasiswa berdatangan dari seluruh pelosok daerah di Indonesia dengan berbagai macam latar belakang yang berbeda-beda.

Anda dapat mendaftar program Sarjana (S1) melalui beberapa jalur masuk, seperti SNMPTN, SBMPTN, jalur undangan, ujian tulis, maupun SIMAK-UI.

Jika Anda seorang siswa yang berprestasi, jangan ragu untuk mencoba mendaftarkan diri melalui jalur Bidik Misi atau beasiswa.

Kurikulum di UI memberikan pengetahuan yang menyeluruh tentang ilmu kedokteran dan kesehatan.

Mahasiswa juga dibekali dengan praktek yang memadai sehingga melahirkan dokter-dokter muda yang handal, kompeten, dan profesional.

Para dokter lulusan UI tidak hanya memiliki intelektualitas tinggi, namun mereka juga ditempa supaya memiliki rasa pengabdian mendalam kepada masyarakat.

Tak hanya Sarjana, UI juga memiliki sejumlah jenjang pendidikan kedokteran, seperti Program Magister, Doktor, Spesialis, Subspesialis, dan kelas khusus Internasional

Tentang biaya, pihak UI memberikan jaminan efisiensi uang kuliah sehingga bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Besaran UKT untuk jurusan kedokteran di UI mulai dari Rp17,5 juta untuk jalur regular. Anda membutuhkan biaya total sekitar Rp150.000.000-RpRp300.000.000 selama masa perkuliahan.

2. Jurusan Kedokteran Gigi

Jurusan di UI
Ilustrasi Kedokteran Gigi sebagai Jurusan di UI terbaik via flickr.com

Beruntung sekali bagi Anda yang bisa masuk jurusan kedokteran gigi di Universitas Indonesia.

Faktanya, pendidikan dokter gigi yang menjadi salah satu jurusan di UI Salemba ini merupakan Fakultas Kedokteran Gigi keempat di Indonesia.

Biaya pendidikan kedokteran gigi di UI menggunakan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal) atau BOPB (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan).

Nilai UKT untuk program Sarjana (S1) jalur regular berada di kisaran Rp100.000-Rp7.500.000 tiap semesternya. Oleh sebab itu, selama masa perkuliahan, mahasiswa tidak perlu membayar biaya SKS lagi.

Mahasiswa baru tidak lagi dikenakan uang pangkal (SPI) untuk semua jurusan di UI karena telah disubsidi pemerintah sejak tahun 2013.

Setelah menyelesaikan masa perkuliahan dengan meraih gelar Sarjana Kedokteran Gigi (SKG), mahasiswa harus mengambil kuliah Profesi. Hal ini merupakan syarat wajib agar bisa praktek langsung menjadi seorang dokter gigi (drg).

Selain program Sarjana, UI juga memiliki program Magister dengan program studi Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas dan Ilmu Kedokteran Gigi Dasar.

Jika ingin mempelajari lebih dalam tentang kedokteran gigi, Anda bisa mengambil program spesialis.

Terdapat banyak cabang ilmu di jenjang ini terkait kesehatan gigi dan mulut. Anda bisa mengambil Spesialis Ortondonsia, Periodontologi, Prostodonsia, Ilmu bedah Mulut, Ilmu Konservasi Gigi, ataupun Ilmu Penyakit Mulut.

3. Jurusan Kesehatan Masyarakat

Jika Anda menyukai hal-hal tentang penelitian atau analisis terkait kesehatan di masyarakat, mungkin jurusan di UI ini bisa jadi solusinya.

Jurusan kesehatan masyarakat berfokus pada kompetensi mahasiswa dalam menganalisa atau mengidentifikiasi kesehatan di lingkungan masyarakat.

Dengan memperdalam pengetahuan kesehatan melalui jurusan ini, diharapkan dapat memecahkan seputar masalah kesehatan yang dialami oleh di masyarakat.

Pada jurusan kesehatan masyarakat, ada beberapa prodi yang bisa dipilih yaitu Biostatistik, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi, dan Kesehatan Lingkungan.

Selain prodi di atas, jurusan di UI ini juga mempelajari tentang majemen kesehatan. Beberapa dianataranya adalah Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Asuransi Kesehatan, Manajemen Pelayanan Kesehatan, dan Manajemen Informasi Kesehatan.

Khusus jurusan kesehatan masyarakat, pihak UI telah menfasilitasi para mahasiswanya untuk membuat sebuah karya tulis atau jurnal ilmiah.

Fasilitas tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa di jenjang sarjana hingga doktor. Nantinya, karya ilmiah tersebut akan dipublikasikan oleh FKM UI.

Seperti biasa, biaya kuliah menggunakan sistem UKT yang berpola subsidi silang mulai dari Rp100.000-Rp7.500.000 tiap semesternya.

4. Jurusan Farmasi

Jurusan di UI ini berkaitan dengan kefarmasian, mahasiswa wajib menempuh pembelajaran sebanyak 144-146 SKS yang ditargetnya selesai selama 8 semester.

Kampus UI memberikan toleransi bagi mahasiswa yang mundur atau telat skripsi hingga masa 12 semester atau 6 tahun. Selebihnya, ancaman Drop Out (DO) tentu saja menanti.

Jurusan di UI ini sangat cocok bagi Anda yang tertarik dengan obat-obatan baik yang berasal dari bahan hebal maupun sintetik.

Lulusan sarjana farmasi diharapkan mampu menganalisa, mengidentifikasi, serta mendistribusikan obat-obatan dengan baik. Mereka punya tanggung jawab agar obat-obatan yang beredar aman dan tepat guna.

Terdapat 2 program pembelajaran untuk jenjang Sarjana (S1) yaitu jalur regular dan jalur paralel. Keduanya sama-sama ditargetkan lulus dalam kurun waktu 3,5-4 tahun.

Jika menginginkan jalur regular, Anda bisa mendaftar lewat SNMPTN, SBPTN, dan SIMAK-UI, sedangkan jalur paralel ditempuh lewat SIMAK-UI dan PPKB.

Perbedaan dari kedua jalur tersebut terletak pada biaya pendidikan dan besaran uang pangkal yang harus dibayarkan.

Perbedaan pertama, mahasiswa baru jalur regular bebas uang pangkal, sedangkan untuk jalur paralel mewajibkan uang pangkal sebesar Rp15.000.000.

Perbedaan kedua, UKT jalur regular lebih murah yaitu kisaran Rp100.000-Rp7.500.000, sedangkan jalur paralel sebesar Rp8.000.000.

5. Jurusan Teknik Sipil

Tahukan Anda apakah yang dimaksud dengan teknik sipil? Banyak yang masih awam dengan istilah yang satu ini.

Usut punya usut, ternyata jurusan teknik sipil merupakan jurusan yang paling lama dari cabang ilmu teknik yang dipelajari.

Secara garis besar, teknik sipil adalah penerapan atau aplikasi dari ilmu teknik pada komunitas sipil.

Pada jurusan ini, Anda akan mempelajari lebih dalam tentang kebutuhan dasar terkait infrastruktur, seperti sanitasi lingkungan, transportasi, pembangunan, dan lain-lain.

Contoh konkretnya adalah melakukan penataan pada jalan, jembatan, bangunan, kanal, bendungan dan bangunan fisik lainnya.

Dalam hal ini, lulusan teknik sipil diharapkan mampu untuk merancang, membangun, serta memelihara infrastruktur tersebut.  

Jika beminat masuk jurusan ini, Anda bisa melalui jalur regular maupun paralel. Namun, jalur yang kedua yaitu paralel jauh lebih mahal.

Pada jalur regular, Anda tak perlu bayar uang pangkal dan nilai UKT yang dibayarkan tiap semesternya berkisar Rp100.000-Rp7.500000.

Berbeda dengan jalur regular, jika masuk melalui jalur paralel, Anda wajib bayar uang pangkal senilai Rp45.000.000. Selain itu, nilau UKT per semesternya bisa mencapai Rp7.500000.

Teknik sipil merupakan jurusan di UI yang memiliki jenjang pendidikan pascasarana yaitu Magister dan Doktor.

6. Jurusan Ilmu Komputer

Jurusan di UI
Ilustrasi Ilmu Komputer sebagai Jurusan di UI via flickr.com

Ilmu komputer menjadi jurusan di UI yang cukup diminati. Jurusan yang berada di bawah FASILKOM ini telah memiliki akreditasi A.

Terbukti lebih dari 30 tahun, UI telah melahirkan ribuan lulusan terbaik yang tak hanya berintelektual tinggi, namun menguasai ilmu-ilmu praktis.

Prodi ilmu komputer UI menwarkan sistem pembelajaran yang menghasilkan Sarjana yang memiliki keseimbangan antara pengetahuan dan keterampilan.

Beberapa fondasi ilmu yang diberikan di prodi ini diantaranya “Teori komputasi”, “Matematika diskret”, “Jaringan komputer”, “Rekayasa perangkat lunak”, dan “Pemrograman”.

Selain ilmu komputer, mahasiswa juga dibekali dengan soft skill, seperti public speaking, kemampuan bekerja sama, serta cara menulis karya ilmiah.

Calon sarjana Ilmu Komputer (S.Kom) diharapkan memenuhi syarat CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) baik yang telah ditetapkan oleh UI maupun fakultas.

Mahasiswa diwajibkan mengambil 144 SKS yang telah ditentukan oleh fakultas dengan tempo ideal 8 semester.

Jika ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, UI telah menyediakan jurusan ilmu komputer tingkat magister dan doktor.

7. Jurusan Ilmu Politik

Apakah Anda bercita-cita menjadi seorang politikus atau bekerja di lembaga pemerintahan? Jika iya, jurusan di UI ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

Pada program Sarjana (S1), kurikulum Departemen ilmu politik memiliki 2 tujuan pembelajaran bagi para mahasiswanya.

Pertama, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan ilmu politik secara teori dan konseptual. Selain itu, ditekankan pula pembelajaran tentang cara menganalisa dan melakukan penelitian di bidang politik.

Kedua, mahasiswa dibimbing agar mampu membuat sebuah karya tulis serta baik dalam melakukan presentasi maupun aktivitas berdebat.

Mahasiswa baru akan ditawarkan antara 2 peminatan yaitu “Perbandingan Politik” atau “Politik dan Demokratisasi di Indonesia”.

Lulusan ilmu politik berkesempatan untuk menjadi bekerja di lembaga legislatif, eksekutif, ataupun yudikatif. Sarjana S.IP juga berkesempatan untuk menjadi TNI ataupun mengabdi pada organisasi-organisasi kemasyarakatan.

Adapun biaya pendidikan jurusan ilmu politik berkisar antara Rp100.000-Rp5.000.000 untuk jalur regular. Namun, bila melalui jalur paralel, mahasiswa bisa dikenakan UKT hingga Rp8.5000.000 tiap semesternya dan uang pangkal sebesar Rp10.000.000.

8. Jurusan MIPA

Jurusan MIPA UI bisa menjadi rujukan utama bagi Anda yang menyukai dunia tentang matematika atau sains.

Pada Fakultas MIPA, Anda bisa memilih berbagai macam prodi yang tersedia. Selain Jika memilih jurusan matematika, Anda akan diarahkan dengan materi tentang statistika, matematika murni, komputasi, serta penelitian operasional dan aktuaria.

Berbeda lagi jika Anda memiliki jurusan IPA karena ada beberapa opsi prodi diantaranya Biologi, Kimia, Fiska, dan Geografi.

Baik jurusan matematika maupun IPA, calon mahasiswa baru dapat mendaftar melalui 2 jalur yaitu regular dan paralel. Jalur regular bisa diambil melalui SBMPTN SNMPTN, dan SIMAK UI, sedangkan jalur paralel hanya melalui tes SIMAK UI dan PPKB.

Tentang biaya pendidikan MIPA, UKT jalur regular berkisar Rp100000-Rp7.500.000 dan tanpa uang pangkal. Namun, jika lewat jalur paralel, mahasiswa baru wajib bayar uang pangkal senilai Rp5.0000.000 dengan UKT sebesar Rp8.000.000 tiap semesternya.

9. Jurusan Administrasi

Jurusan di UI
Ilustrasi Ilmu Komputer sebagai Jurusan di UI via wallpaperbetter.com

Banyak yang tertarik dengan ilmu administrasi UI karena dinilai memiliki peluang karir yang cukup fleksibel.

Jurusan di UI ini menjadi rujukan bagi calon mahasiswa yang ingin bekerja di lembaga pemerintahan maupun perusahaan.

Pada jurusan ilmu administrasi, Anda diberikan 3 pilihan prodi yaitu Ilmu Administrasi Negara, Imu Administrasi Fiskal, dan Ilmu Administrasi Niaga.

Biaya pendidikan untuk jurusan administrasi berdasarkan UKT dengan kisaran Rp100.000-Rp5.000.000 untuk jalur regular dan Rp8.500.000 untuk jalur paralel.

Khusus jalur paralel yang masuk jurusan UI ini, mahasiswa baru diwajibkan untuk membayar uang pangkal atau SPI senilai Rp10.000.000.

10. Jurusan Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi menjadi jurusan di UI yang banyak diincar oleh kalangan milenial yang bercita-cita menjadi seorang enterpreneur sukses.

Dalam jurusan ilmu ekonomi, Anda memilih antara beberapa onsentrasi prodi. Beberapa diantaranya adalah Ekonomi Moneter, Ekonomi Internasional, Ekonomi Ekonomi Regional, Perdagangan & Industri, Ekonomi SDA/SDM, dan Ekonomi Publik.

Berita gembira datang bagi mahasiswa baru yang hendak mengikuti program pascasarjana. UI telah menyiapkan jalur pembelajaran kelas double degree dimana kampus bekerjasama dengan uniersitas di negara-negara tetangga, seperti Belanda, Australia, dan Jepang.

Sayangnya, biaya pendidikan untuk jurusan ini tidaklah murah baik untuk kelas reguler, khusus, ataupun kelas bahasa Inggris.  

Adapun biaya UKT untuk kelas regular dan khusus adalah Rp12.500.000 dengan uang pangkal sebesar Rp19.500.000.

Jika mengambil kelas bahasa Inggris, UKT per semester bisa mencapai Rp21.000.000 dengan pangkal sebesar Rp28.000.000.

Demikianlah informasi singkat tentang 10 macam jurusan di UI yang banyak diminati calon mahasiswa baru.

Selain ulasan yang telah dijabarkan di atas, ada pula jurusan kuliah di UI yang tak kalah populer. Potensi peluang karirnya di masa depan juga cukup bagus dan menjanjikan.

Anda juga bisa membuka link ini untuk mengetahui informasi menarik lainnya tentang beberapa jurusan kuliah terbaik yang ada di Indonesia.

Editted by IDNarmadi.

nv-author-image

Leli Ristiana

Leli Ristiana, lahir di Kota Pemalang dan menempuh pendidikan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di kota tersebut. Penulis meneruskan pendidikan di perguruan tinggi Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Ketertarikan di dunia kepenulisan mulai timbul sejak mengenyam bangku kuliah. Meskipun awalnya hanya coba-coba untuk menambah uang saku, tapi ternyata menjadi content writer cukup menjanjikan di era digital. Bahkan, profesi tersebut masih ditekuni karena dinilai cukup fleksibel untuk penulis yang kini sudah merangkap menjadi ibu rumah tangga.View Author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *