19 Tahap Pembuatan Kolam Renang

Kali ini saya ingin bercerita tentang perencanaan pembuatan kolam renang. Dilengkapi dengan 19 tahap penting dalam pembangunan kolam renang. Memiliki sebuah kolam renang pribadi merupakan dambaan setiap insan. ” termasuk saya” 🙂

Tiga alasan mendasar kanapa kita perlu memiliki sebuah kolam renang yaitu:

  1. Berenang merupakan Olahraga nyunah yang dicontohkan oleh Nabi.
  2. Kolam renang menjadi tambahan pelengkap keindahan di lingkungan rumah. Baik rumah klasih maupun rumah modern minimalis.
  3. Kolam renang diyakini akan menambah nilai sebuah properti.
  4. Kolam renang juga bisa menjadi pelengkap fasilitas di sebuah hotel, villa, apartemen.

Fungsi sebuah kolam renang selain digunakan untuk sarana ber olahraga, kolam renang juga bisa dijadikan menjadi sebuah tempat yang tepat untuk melakukan relaksasi.

Pembuatan kolam renang bisa dikerjakan oleh siapa saja. Termasuk kontraktor pada umumnya. Ataupun orang yang sudah terbiasa mengerjakan pekerjaan sipil.

Namun sebaiknya, pembuatan sebuah kolam renang dilakukan oleh tenaga ahli yang sudah berpengalaman dalam pembangunan kolam renang.

kondisi kekinian, banyak kontraktor (kontraktor umum) yang melimpahkan pekerjaan pembuatan kolam renang kepada kontraktor yang khusus mengerjakan kolam renang. (sub kontraktor kolam renang)

Selain memerlukan tenaga ahli khusus, pembuatan sebuah kolam renang juga harus dikerjakan setidaknya oleh orang / badan usaha / organisasi yang sudah berpengalaman.

Ini sangat penting. Untuk menghindari gagalnya fungsi kolam renang setelah jadi. Selain itu juga untuk meminimalisir potensi-potensi permasalahan. Problem yang mungkin muncul ketika kolam renang telah beroperasi / berjalan beberapa waktu ke depan.

Perencanaan Pembangunan

Sebelum masuk ke pembahasan tahapan pembangunan kolam renang, hal yang paling mendasar dan paling penting untuk adalah masalah perencanaan.

Perencanaan dalam pembangunan wajib dilakukan. Apapun tujuan pembangunan tersebut. Terlebih pembangunan kolam renang. Perencanaan yang matang sangat penting sebagai acuan dasar saat dilakukan pembangunan.

Dengan perencanaan bisa meminimalisir resiko kegagalan ataupun dan jelas bisa juga untuk menekan resiko kerugian.

1. Pilih Lokasi

Perlu Anda ketahui, penentuan lokasi perlu diputuskan sejak dini. Anda dan keluarga harus sudah sepakat, di mana lokasi pembuatan kolam renang tersebut akan di pilih.

Ada banyak pilihan lokasi penempatan kolam renang. Anda bisa menempatkan kolam renang di dalam rumah (kolam renang indoor). Bisa juga di luar rumah, di halaman belakan rumah, di samping rumah, di halaman rumah. Bahkan Anda juga bisa memilih untuk menempatan kolam renang di atap lantai 2 (rooftop Pool).

Pemilihan lokasi sejak awal sangat penting. Jangan sampai Anda merubah posisi kolam renang, ketika proses pembangunan sudah mulai berjalan. Boros waktu dan biaya.

2. Pemilihan Desain Kolam Renang

Jika lokasi sudah disepakati oleh seluruh anggota keluarga, saatnya meilih dan menentukan desain kolam renang. Anda bisa merujuk pada ketersediaan lahan yang ada. Jika space yang Ada terbatas, cukup memilih desain kolam renang yang minimalis.

Namun jika sisa lahan Anda tidak terbatas, Anda bebas memilih. Mau memilih desain kolam renang apapun bisa diterapkan. Kolam renang mewah pun bisa. Tinggal menyesuaikan dengan selera Anda dan anggota keluarga.

3. Tentukan Sistem Sirkulasi

Menentukan sistem sirkulasi kolam renang wajib dilakukan. Pembuatan kolam renang tanpa sirkulasi adalah kekonyolan.

Tanpa adanya sistem sirkulasi, mustahil air kolam renang tersebut bisa bersih jenih dan sehat untuk berenang. Jadi Wajib Anda pilih dan tentukan sirkulasi apa yang sesuai dengan selera Anda.

Secara garis besar, ada 2 sistem sirkulasi kolam renang yang bisa Anda pilih. Ada kolam renang dengan sirkulasi skimmer ada juga dengan sistem overflow. Untuk yang sedikit memiliki budget lebih, bisa menerapkan sirkulasi full overflow.

Sebagai gambaran untuk Anda.

Sirkulasi sistem Skimmer

Sirkulasi sistem skimmer itu jika dilihat langsung airnya tenang. Tidak ada air yang tumpah di pinggir kolam renang. Terdapat Skimmer Box pada dinding atas kolam renang. Tidak memerlukan bangunan gutter dan ruang bak penampungan (balancing tank). Itulah gambaran singkat tentang kolam renang yang menggunakan sirkulasi sistem skimmer.

Sirkilasi sistem Overflow

Kolam renang yang menggunakan sirkulasi sistem overflow jika dilihat langsung airnya akan tumpah melalui dinding. Dibutuhkan gutter dan pembangunan ruang balancing tank. Biaya pembuatan kolam renang jenis ini, sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan pembangunan kolam renang skimmer.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang sirkulasi air kolam renang skimmer dan overflow, silahkan melaju pada tautan ini.

4. Anggaran Biaya Pembangunan

Yang terpenting dari tahapan perenacanaan adalah ketersediaan budget. Sekeren apapun pemilihan desainnya, akan sulit terwujud tanpa didukung dengan kemampuan finansial Anda.

Logikannya, biaya pembangunan kolam renang dengan konstruksi beton, tidak ada yang murah.

Sebagai gambaran Anda, biaya pembangunan kolam renang skimmer dengan ukuran 3m X 7m X dan kedalaman 1,5m bisa menghabiskan uang kisaran 200 jutaan. Silahkan lihat ulasanya di sini.

Jadi pastikan Anda sudah menyiapkan anggaran untuk membangun kolam renang tersebut. Ketersediaan biaya akan mempermudah dalam merencanakan pembangunan.

Saya rasa itulah hal-hal yang perlu disiapkan sebelum dilakaukan proses pembuatan kolam renang.

Perencanaan pembangunan wajib dilakukan. Baik dalam proses pembangunan kolam renang di rumah pribadi, kolam renang umum, aparteman, villa, hotel, kolam renang wisata ataupun kolam renang terapi.

19 Tahap Pembuatan Kolam Renang

pembuatan kolam renang pribadi

Berikut ini adalah 19 tahapan dalam pembangunan kolam renang. Langkah-langkah dalam proses di bawah ini bisa diterapkan untuk pembuatan kolam renang dalam tanah dengan menggunakan konstruksi beton.

Baik untuk pembangunan kolam renang di rumah pribadi maupun untuk kolam renang umum. Contoh di bawah ini saya ambil dari salah satu proyek kami saat melakukan pemabngunan kolam renang skimmer di rumah pribadi.

Total Time: 60 days, 3 hours and 30 minutes

  1. Pemasangan Bouwplank

    Pemasangan Bouwplank

    Pekerjaan bouplank kolam renang adalah langkah awal. Pengertian bowplank sendiri adalah pembatas sementara yang dipakai untuk menentukan titik-titik bangunan sesuai dengan proyek dan gambar denah bangunan kolam renang yang telah direncanakan.

    Tahap pekerjaan bouplank wajib dijalankan untuk memastikan peletakan ukuran kolam renang yang hendak didirikan. Agar Pembuatan kolam renang sesuai dengan perencanaan. Untuk lebih jelasnya, silahkan Baca artikel kami tentang cara pemasangan bouplank.

  2. Penggalian Tanah

    Penggalian Tanah

    Langkah pertama dalam pembuatan kolam renang adalah Persiapan lahan. Pekerjaan penggalian tanah untuk kolam renang, memang terlihat sebuah pekerjaan yang sepele. Tetapi jika tidak dikerjakan dengan tenaga profesional, maka siap-siap Anda akan kebobolan (boros anggaran).

    Untuk meminimalisir biaya dan juga efektivitas pekerjaan, sebaikanya digali dengan menggunakan alat berat. Jika lokasi tidak memungkinkan saya sarankan untuk menggunakan pekerja khusus penggalian. (Tukang sindang)

  3. Pasang Bata

    Pasang bata kolam renang

    Pekerjaan pemasangan bata perlu dilakaukan untuk mempermudah pekerjaan, sekaligus memperjelas setiap batas dinding luar dan dinding dalam kolam renang.

    Pemasangan bata dianjurkan untuk menggunakan material batu bata / hebel dan pasir yang berkualitas tinggi.

  4. Beton Lantai Kerja

    Beton Lantai Kerja

    Beton lantai kerja sangat diperlukan. Pekerjaan tahap ini berfungsi sebagai pembatas antara tanah dan beton. Agar dalam pengecoran tidak tercampur dengan tanah. Dengan begitu kualitas beton lebih terjamin.

    Jika dibuat lantai kerja maka dalam proses pekerjan pembesian lebih mudah dan aman. Standar kami, beton lantai kerja dibuat dengan ketebalan minimal 10 CM.

  5. Pembesian

    Pembesian Kolam Renang

    Pekerjaan pembesian kolam harus dikerjakan dengan teliti. menggunakan besi berkualitas baik. Standar kami gelaran besi memiliki rangkap 2. Dengan jarak anyam 15 CM.

    Anda perlu mempertimbangkan kondisi tanah dalam proses pembesian ini. Jika kondisi tanah yang akan dibuat kolam renang termasuk tidak stabil, double pembesian mungkin diperlukan.

    Perlu dipertimbangkan penambahan pekerjaan bore pile. Borepile ini sangat berguna untuk meneruskan beban bangunan kolam renang ke lapisan tanah yang keras.

  6. Pemipaan Kolam Renang

    pemipaan kolam renang

    Tahapan plumbing system merupakan tahap terpenting sebelum dilakukan bekestin dan pengecoran. Sistem pemipaan berfungsi seperti otot pada manusian. Anda harus pastikan sistem pemipaannya lengkap dan terhubung dengan baik.

    Setidaknya harus ada pemipaan jalur inlet, jalur vacuum, jalur maindrain, jalur overflow / skimmer (tergantung jenis kolamnya), dan instalasi jalur backwash.

  7. Pekerjaan Bekesting

    Pekerjaan Bekesting

    Setelah proses pembesian, tahapan pembuatan kolam renang yang selanjutnya adalah pekerjaan Bekesting. Bekisting pada dasarnya adalah cetakan yang akan dipakai untuk menahan beton. Fungsi bekisting adalah untuk membentuk hasil cetakan sesuai yang diinginkan, seperti bentuk balok, bulat, segitiga dan sebagainya.

    Pekerjaan bekesting harus dikerjakan dengan teliti untuk meminimalisir keropsnya hasil pengecoran. Silahkan baca artikel rujukandari kami tentang pekerjaan bekisting kolam renang.

  8. Pengecoran

    Pengecoran Kolam Renang

    Pekerjaa pengecoran kolam renang disarankan menggunakan beton dengan setara mutu K250-K300. Saat pengecoran usahakan menggunakan vibrator / alat yang fungsinya serupa yaitu untuk memadatkan atau meratakan beton adukan.

    Pada saat proses pengecoran, usahakan dikerjakan satu kali jadi. Dengan begitu, bisa meminimalisir keroposnya konstruksi sekaligus meminimalisir adanya grouting / penambalan / injeksi / sambungan pengecoran.

    Anda harus teliti dan jeli dalam setiap proses pembuatan kolam renang. Terlebih pada tahap pengecoran. Untuk menambah rrujukan Anda, silahkan baca-baca artikel kami tentang pengecoran kolam renang.

  9. Pekerjaan Acian + lem perekat

    Pekerjaan Acian dan lem perekat

    Setelah proses cor selesai, Tahapan pembuatan kolam renang selanjutnya adalah pekerjaan acian dengan lem perekat. Pekerjaan acian harus dikerjakan dengan teliti agar ketebalan acian merata. Dengan begitu akan mempermudah saat pemasangan mosaic.

    Yang terpenting dalam tahapan ini yaitu, pekerjaan acian menggunakan lem perekat ini berfungsinya untuk menutup pori atau lubang kecil kecil pada beton. Dengan tertutupnya semua pori-pori beton, otomatis saat pekerjaan waterproofing hasilnya lebih maksimal.

  10. Waterproofing dengan SIKA atau Cement Base

    Waterproofing kolam renang

    Tahap pembuatan kolam renang selanjutnya adalah waterproofing. Waterproofing berarti proses pembuatan objek atau struktur kedap air yang dibuat sebagai penahan masuknya air dalam kondisi tertentu.

    Dalam penerapannya pada kolam renang, waterproofing memiliki peran yang cukup vital, yakni mencegah kebocoran dinding kolam renang. Pada beberapa kasus, waterproofing diperlukan untuk membuat lapisan dinding lebih kuat dari tekanan air. Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca artikel kami tentang waterproofing kolam renang.

  11. Plester Leveling

    Plester Leveling

    Tahapan pembangunan kolam renang yang kesepuluh adalah plester leveling. Pekerjaan ini berfungsi untuk melindungi waterprofing.

    Selain itu plester leveling juga berfungsi untuk membuat bidang kolam renang bagian dalam agar sesuai dengan ukuran yang ditentukan. Dengan adanya plester leveling sangat membantu saat pemasangan mosaic / keramik agar tidak ada potongan.

  12. Pasang Mozaik/keramik

    Pemasangan mozaik atau Keramik

    Masuk ke tahapan finising yaitu pemasangan mosaic / kermik. Pemasangan mosaic / keramik harus dikerjakan oleh orang yang berpengalaman. Harus dikerjakan dengan teliti. Hati-hati juga dalam pengisian nat.
    Hindari menggunakan tukang yang tidak berpengalaman. Jika pekerjaan pemasangan mozaik dikerjakan oleh tukang amatiran, maka beresiko hasilnya akhirnya bergelombang.

  13. Pasang Batu alam toping kolam renang

    Pemasangan batu alam

    Tahapan pembuatan kolam renang yang ke 12 adalah pemasangan batu alam sebagai toping. Tidak jauh berbeda dengan pemasangan keramik/mosaic. Pekerjaan ini harus dikerjakan oleh orang yang berpengalaman.

    Batu alam sebagai toping pada bibir kolam renang, harus terlihat rapih dan seleras dengan desain. Pemotongan yang teliti dengan ukuran persisi sangat berpengaruh pada hasil akhir kolam renang.

    Ada banyak pilihan batu alam yang bisa digunakan untuk decking kolam renang. Ada Batu andesat, paras jogja dan lain sebagainya. Silahkan simak ulasan kami tentang batu alam kolam renang.

  14. Pengenatan

    Pengenatan kolam renang

    Pengenatan adalah pekerjaan penting yang harus dilakukan untuk mengisi jarak kosong antara pemasangan keramik/mosaic/batu. Pengenatan ini berfungsi untuk memperkuat daya rekat kermik. Selain inu juga untuk menghindari terjadinya rembesan pada lantai/dinding kolam renang.

  15. Pembersihan kolam renang

    Pembersihan kolam renang

    Proses pembuatan kolam renang yang ke 14 adalah pembersihan kolam renang. Tahapan ini bisa dikatakan pembangunan sudah 90 % selesai.

  16. Pemasangan Pompa, Filter, Lampu dan Aksesoris

    Pemasangan pompa kolam renang

    Tahap pembuatan kolam renang yang ke 15 adalah pekerjaan instalasi pompa, filter, lampu dan aksesoris kolam renang lainnya. Pekerjaan ini sangat penting. Harus dikerjakan oleh tenaga ahli. Pastikan ukuran pompa dan filter kolam renang Anda sesuai dengan kapasitasnya.

    Penggunaan pompa filter sesuai dengan kemampuannya akan mensirkulasika air kolam renang dengan sempurna. Sempurnanya sistem filtrasi sangat berpengaruh terhadap kualitas air kolam renang. Silahkan baca-baca artikel kami tentang memilih dan menentukan kapasitas pompa kolam renang.

  17. Pemasangan Lampu & Aksesoris

    Pemasangan lampu kolam renang

    Begitu juga instalasi kelistrikan. Ikuti petunjuk pemasangan yang benar untuk menghindari resiko cidera pada pengguna kolam. Silahkan baca artikel kami tentang memilih lampu kolam renang.

  18. Pengisian Air

    Pengisian air

    Tahap pembuatan kolam renang yang ke 17 adalah pengisian air. Anda bisa menggunakan air pam atau air pegunungan. Hindari mengisi kolam renang pada saat pertama kali dengan menggunakan air tanah (pompa jet pam biasa).
    Jika Anda paksakan, akan memakan waktu berhari-hari dan pompa jetpam Anda bisa jebol.

  19. Penjernihan Air / Treatment Awal

    penjernihan kolam renang

    Tahap pembuatan kolam renang yang terakhir adalah treatmen awal. Atau penjernihan kolam renang. Pekerjaan penjernihan bisa dilakukan apabila pada tahap pengisian dan tes kebocoran aman.

Demikian tahapan pembangunan kolam renang ayng bisa dijadikan rujukan Anda. Silahkan amati dan modifikasi. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Biaya pembangunan kolam renang tergolong mahal. untuk itu rencakanan baik-baik. Konsultasikan dengan ahlinya untuk menghindari penyesalan.

Sebagai tambahan pengetahuan, Anda bisa melihat artikel kami tentang estimasi anggaran biaya pembuatan kolam renang skimmer / overflow dengan mengukiti tautan tersebut.

Jasa Pembuatan Kolam Renang

Mencari kontraktor jasa pembangun kolam renang tidaklah sulit. Banyak informasi yang bisa didapatkan di internet. Yang susah adalah mencari kontraktor yang memiliki kapasitas, pengalaman, kredibel, dan bisa dipercaya.

Saya mereferensikan jasa pembangun kolam renang dari Dimulti Pool.

Kenapa ?

  • Terbukti menangani banyak proyek pembangunan, renovasi dan perbaikan kolam renang.
  • Terbukti banyak testimoni yang positif dari masyarakat. (bisa di cek di chaanel yutube dimulti pool)
  • Terbukti berbadan hukum jelas. PT dilengkapi dengan legalitas perusahaan jasa konstruksi
  • Terbukti mudah dalam memberi pelayanan konsultasi

Chatt WA: Silahkan klik logo wa untuk langsung chatting dengan tim kami

Related Articles