7 Tips Memilih Kipas Angin atau AC untuk Ruang Keluarga

Kipas angin atau AC bisa dikatakan sebagai pendingin ruangan. Walaupun, kesejukan yang dihadirkan dari keduanya sangat jelas terasa berbeda. Hal ini pun sering membuat banyak orang bingung untuk menentukan apakah akan membeli AC atau kipas angin.

Lalu sebenarnya mana yang lebih baik diantara keduanya, untuk Anda pilih?

Kebingungan ketika akan membeli AC atau kipas angin seringkali juga ditambah dengan mana yang paling bermanfaat untuk keluarga. Tentunya, siapapun ingin membeli pendingin ruangan yang bisa bermanfaat bagi semua penghuni rumah terutama keluarga tercinta.

Secara garis besar, kipas angin dan AC memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Begitu juga untuk manfaat yang akan didapat, tergantung dari segi apa Anda menilainya.

Menimbang Mana yang Lebih Baik untuk Keluarga, Apakah Kipas Angin atau AC?

 Kipas Angin atau AC, bahaya kipas angin model ac, lebih baik ac atau kipas angin untuk bayi, kekurangan kipas angin model ac, ac vs kipas angin untuk bayi, perbandingan listrik ac dan kipas angin, kipas angin sedingin ac, apakah kipas angin ac sedingin ac, kipas angin yang aman
Baik kipas angin atau AC, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing – Diminimalis.com

Anda sekarang tidak perlu bingung lagi menentukan mana yang lebih baik untuk keluarga Anda. Apakah kipas angin atau AC. Diminimalis sudah menentukan mana yang lebih cocok untuk keluarga Anda. Berikut penjelasannya.

1. Dari segi pengeluaran bulanan

Antara kipas angin dan AC sama-sama akan memberikan tanggungan atau beban listrik. Namun diantara keduanya sangat berbeda jauh karena beban biaya yang ditanggung dari AC jauh lebih besar dibandingkan kipas angin.

Perbandingan listrik AC dan kipas angin ini bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam hal keuangan keluarga agar tidak memberatkan.

Penggunaan AC akan menghasilkan tagihan atau pengeluaran listrik yang jauh meningkat dari sebelumnya. Walaupun kini telah banyak jenis AC rendah daya atau low watt, namun tetap saja akan memberikan kenaikan pengeluaran yang signifikan.

Hal ini berbeda sekali dengan kipas angin, yang cenderung lebih membutuhkan daya yang rendah, serta dapat dimatikan dengan mudah ketika sudah dipakai. Anda dapat tips memilih AC murah berkualitas sebagai langkah yang tepat untuk pilihan keluarga.

2. Harga

Menyejukkan rumah tanpa ac
kipas angin lebih hemat daya listrik daripada AC – narmadi.com/properti

Masih dari segi keuangan, harga dari kedua jenis produk elektronik pun berbeda. Pembelian produk AC tentu lebih mahal dibandingkan dengan membeli kipas angin. Jadi, perlu sekali dipikirkan mana yang terbaik antara keduanya.

3. Kesejukan

Dalam hal menghadirkan kesejukan, AC jauh lebih bisa memberikan kesejukan yang nyata. Anggota keluarga yang berada dalam rumah ber-AC akan lebih nyaman terutama ketika menghadapi udara panas siang hari.

Sedangkan untuk kipas angin, tentunya tetap bisa memberikan kesejukan, namun tidak sesejuk AC.

4. Kenyamanan

Penggunaan AC dinilai lebih nyaman dibandingkan dengan kipas angin. Walaupun perlu menunggu hingga ruangan menjadi dingin, namun tetap saja untuk mendapatkan kesejukan AC lebih bisa diandalkan.

Kenyamanan dari produk AC juga terasa dari pengaturan suhu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, terutama suhu yang pas untuk malam dan siang hari.

Untuk kipas angin pun sebenarnya tetap bisa menghadirkan kenyamanan terutama untuk kulit. Kulit tidak perlu diberikan pelembab atau lotion, hanya untuk menjaga kelembaban, karena kipas angin tidak menyerap cairan sehingga kulit tetap terasa nyaman.

5. Pilihan Terbaik untuk Bayi

Efek Buruk AC, Efek Buruk AC bagi kesehatan, dampak negatif ac bagi lingkungan , Cara Bijak Menggunakan AC, cara menghemat listrik ac rumah, suhu ac yang baik saat tidur
AC lebih aman digunakan untuk bayi – narmadi.com/properti

Selanjutnya adalah tentang pilihan lebih baik kipas angin atau AC untuk bayi. Secara umum, kipas angin lebih baik untuk bayi.

Kelebihannya adalah soal udara yang lebih bisa tersirkulasi dengan baik, tidak mengganggu kelembaban kulit bayi yang masih sangat perlu dijaga.

Penggunaan AC baru terasa lebih baik jika memang bayi menderita asma, karena AC dapat mensterilkan udara dari debu dan kotoran.

Namun, bahaya kipas angin model AC juga harus diketahui oleh Anda. Kipas angin yang dimaksud tadi adalah kipas angin biasa yang hanya menghadirkan efek sejuk dari angin biasa. Sedangkan untuk kipas angin model AC, tidak direkomendasikan karena menghasilkan efek basah yang sulit dikontrol.

6. Fleksibilitas

Dari segi fleksibilitasnya, tentu kipas angin akan jauh lebih baik. Hal ini akan sangat penting jika memang Anda sedang memiliki acara pada suatu ruangan tertentu yang membutuhkan penyejuk ruangan. Anda hanya perlu menyalakan kipas angin ke tempat yang diinginkan, maka tentu masalah akan segera terselesaikan.

7. Keamanan

Untuk keluarga yang memiliki bayi atau anak kecil, maka kipas angin bisa juga menjadi ancaman. Ancaman yang dimaksud terutama berasal dari putaran kipas yang bisa jadi melukai jari anak yang tidak sengaja memasukan tangannya.

Jika tidak diletakkan ditempat yang aman, maka kipas angin tersebut bisa berbahaya untuk anak dan bukan pilihan terbaik tentunya.

Itulah tadi ulasan lengkap mengenai kipas angin atau AC yang lebih baik untuk keluarga. Masing-masing dari produk elektronik tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan.

Mana yang Lebih Baik dari Segi kesehatan, Kipas Angin atau AC?

Lebih lanjut, AC dan kipas angin memang sama-sama mempunyai fungsi untuk mendinginkan ruangan. Namun, dari segi kesehatan manakah yang lebih baik kipas angin atau AC? Mari kita simak penjelasannya.

1. Kualitas Udara

Kualitas udara yang dihasilkan dari kipas angin lebih baik dari AC. Ini dikarenakan kipas angin memanfaatkan sirkulsi udara dan putaran kipas untuk menyalurkan udara. Sedangkan, AC menghasilkan udara yang selalu sama tanpa sirkulasi terlebih dahulu.

2. AC Baik dalam Mendinginkan Ruangan

AC lebih baik dalam mendinginkan ruangan. AC dapat menjangkau seluruh ruangan dengan suhu yang dapat diatur sendiri. Sedangkan, kipas angin hanya menghasilkan udara dari putarannya dan tidak seluruh ruangan dapat merasakannya.

3. Kipas Angin dapat Melembabkan Udara

Dibandingkan dengan AC, kipas angin mempunyai fungsi untuk melembabkan udara lebih baik. Ini karena sirkulasi udara kipas angin lebih baik dibandingkan AC yang dapat menyebabkan kulit kering dan mudah dehidrasi.

Bagi Anda yang menggunakan AC di rumah, ada baiknya Anda memahami cara bijak menggunakan AC, agar awet dan tetap berkualitas. Pilihlah kipas angin atau AC yang cocok dengan kondisi Anda.

4. Kipas Angin dan AC dapat Mengusir Nyamuk

Musim hujan merupakan kondisi terbaik untuk nyamuk bersarang. Nah, untuk mengatasi masalah ini kipas angin atau AC sama-sama mempunyai peran untuk mengusir nyamuk. Udara yang dihasilkan dari keduanya dapat menghalau nyamuk untuk terbang.

Namun, jangan terlalu lama untuk menghidupkan AC atau kipas angin. Ini dapat menimbulkan masalah kesehatan lain.

Kipas angin cenderung akan membuat anggota keluarga di rumah menjadi masuk angin dan kembung. Terlebih lagi jika dihadapkan langsung ke tubuh dalam waktu lama, kipas angin cenderung tidak baik untuk kesehatan.

Nah, tugas Anda sekarang hanya tinggal menimbang keunggulan dan kekurangan dari kipas angin atau AC, sehingga bisa memilih mana yang lebih baik untuk keluarga Anda. Selain itu, jika Anda menggunakan konsep rumah minimalis, maka penting juga memilih ragam bentuk yang pas dengan dekorasi interior minimalis yang Anda terapkan. (Is) editted by AL161121, 17/02/2022 by diminimalis.

lutfi.diminimalis

Menulis pertama kali di diminimalis dimulai tanggal 7 Agustus 2016. Topik tulisannya seputar desain rumah minimalis, interior, eksterior, landscape dan juga aquascape, termasuk kolam renang, mulai dari pembuatan, renovasi dan juga perawatan, dengan mengedepankan konsep green living dan citra hunian yang nyaman bagi keluarga.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.