10 Inspirasi Rumah Tingkat Separuh Belakang

Model rumah tingkat separuh belakang menjadi model rumah yang cukup populer belakangan ini.

Konsep rumah tingkat separuh belakang dianggap memiliki nilai keunikan sendiri. Model rumah ini memiliki kesan dinamis sehingga tidak monoton.

Model Rumah Tingkat Separuh Belakang yang Unik

Konsep rumah tingkat separuh belakang ini memang menawarkan keunggulan terlihat minimalis.

Tampak depan tidak terlihat megah, namun di dalamnya terdapat banyak ruang yang dapat dimanfaatkan. Ada beberapa desain yang mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda:

1. Desain Klasik ala Amerika

Rumah Tingkat Separuh Belakang

Desain rumah klasik ala Amerika dapat diaplikasikan pada lahan yang luas maupun lahan yang sempit. Bentuk rumah tingkat separuh belakang ala Amerika ini tampak lapang dan memiliki banyak ruang.

Pada detail desainnya, mengusung konsep banyak jendela yang bentuknya seragam. Atapnya berbentuk curam dan terdiri banyak pilar yang tetap menampakkan sisi modernnya.

Bangunan bertingkat konsep Amerika cocok diaplikasikan dengan warna putih yang dipadukan warna kayu.

2. Desain Bergaya Kuno

Di daerah perkotaan sering kali ditemukan konsep desain bergaya kuno. Jika dilihat sekilas, konsep rumah ini menggunakan tembok usang. Bagian depan rumahnya menggunakan kaca yang simple dengan besi tipis yang berwarna hitam.

Ukuran rumah pada desain ini memanfaatkan lahan yang luas sehingga bangunannya luas dengan dilengkapi dua jendela putih yang besar. Kesan natural dan estetik pada desain ini ditonjolkan melalui bentuk atap yang miring.

3. Desain Bertingkat Separuh denagn Garasi

Jika Anda memiliki lahan yang besar dan luas, dapat menerapkan desain rumah tingkat separuh belakang yang dilengkapi dengan garasi. Desain rumah ini dilengkapi dengan garasi dari pintu kayu berukuran besar.

Hal ini dirancang agar pemilik rumah dapat memarkir mobil di ruang yang tersedia. Pada bagian depan yang tidak bertingkat terdapat 1 jendela bagian atap, dan 3 jendela di bawahnya.

Sedangkan pada bagian rumah yang bertingkat dilengkapi pintu dan jendela kaca dengan ukuran besar yang membuat sirkulasi udara berjalan lancar.

4. Desain Minimalis dan Simpel

Anda penyuka konsep rumah minimalis? Mungkin bisa mencontoh desain minimalis dan simple. Desain rumah ini sekilas mirip dengan rumah di pedesaan.

Biasanya sering ditemukan di daerah perhutanan yang lingkungannya ditumbuhi pohon-pohon lebat seperti di Amerika. Konsep rumah tingkat separuh yang minimalis ini memiliki tingkat dibagian tengahnya.

Bangunannya dilengkapi dengan tiang teras yang terbuat dari bata merah.Pada bagian tingkat dilengkapi 3 jendela persegi panjang cerobong asap dengan ukuran memanjang di atas.

5. Desain Memanjang yang Slim

Model rumah tingkat yang memanjang memberikan kesan sederhana dengan paduan jendela kaca berwarna hitam. Bagian depan bangunan dilengkapi 3 bagasi kayu dengan ukuran serupa.

Elemen-elemen yang dipadukan memberi kesan klasik pada rumahnya. Meskipun terlihat sempit dari depan, tapi sebenernya konsep rumah seperti ini masih memiliki cukup ruang di dalam rumah.

Jika Anda memiliki tanah dengan model memanjang, desain ini dapat diterapkan. Agar semakin lengkap, bagian tingkat rumahnya dilengkapi jembatan sebagai penghubung antar ruang.

Baca juga: Pertimbangan Penting Memilih Lebih Baik Rumah Tingkat Atau Tidak

6. Desain Gaya Kontemporer

Konsep desain bergaya kontemporer ini banyak dipakai di perumahan maupun cluster karena kekinian dan simpel. Ciri khas dari konsep desain ini bernuansa gelap, netral, serta metalik.

Rumah tingkat separuh belakang  bergaya kontemporer tampak natural dengan ruangan tanpa sekat yang minimalis. Bangunan ini dilengkapi dengan pintu, jendela, serta bagasi berukuran besar dari kaca.

Hal ini dimaksudkan agar bagian depannya mendapatkan pencahayaan dengan baik. Bagian tingkat rumah diusung pada bagian tengah dan belakang seperti kesan tertumpuk.  

7. Desain Tingkat Terbuka

Desain rumah tingkat separuh belakang selanjjutnya adalah dengan konsep terbuka. Rumah ini memiliki konsep ruang yang minimalis tanpa sekat. Memiliki satu ruangan tanpa sekat yang dapat dialihkan banyak fungsi.

Pada bagian pintu dan jendela dibuat dengan ukuran besar agar sirkulasi udara tetap lancar. Bagian atasnya dibuat dengan konsep rooftop atau tanpa atap. Biasanya bagian atas digunakan untuk tempat bersantai sambil menikmati udara dan pemandangan di sekitar rumah.

8. Desain Rumah Atap Datar

Atap rumah tidak harus berbentuk miring, namun bisa juga mengaplikasikan atap datar pada bangunan berbentuk kotak. Untuk bagian tingkatnya terletak di bagian tengah atau belakang.

Agar menambah kesan kekinian dan modern, gunakan bata ekspos pada temboknya. Anda dapat menambahkan kaca yang besar pada tembok agar pencahayaan ruangan dapat diterima maksimal.

9. Desain Rumah Atap Pelana

Mau tampilan rumah yang terlihat unik? Anda bisa menggunakan atap pelana untuk mendukung desain rumah tingkat Anda. Desain rumah tingkat separuh ini akan terlihat lebih chic.

Bagian depannya dibuat agak rendah dan bagian belakang dibuat tingkat. Tambahkan jendela pada bagian tingkatnya agar sirkulasi udara tetap terjaga.

Anda juga bisa menambahkan balkon samping untuk bersantai dengan letaknya yang sedikit bersembunyi.

10. Desain Rumah Japandi

Dengan menerapkan modle rumah ala jepang dan skandinavian, maka terciptalah model Japandi. Perpaduan yang unik ini membuat kesan alami dengan ornament kayu yang digunakan.

Agar tampak minimalis, garasi rumah ini diletakkan bagian belakang dan dibuat dengan material kayu coklat tua.  Paduan cat putih di tembok menambahkan kesan yang menentramkan.

Untuk bagian pintu, jendela, dan kusen gunakan gunakan cat warna kayu agar mendukung konsep gaya Japandi seutuhnya. Tidak ada salahnya model ini diterapkan dalam rancangan desain rumah tingkat impianmu.

Manfaat Memiliki Bangunan Rumah Tingkat Separuh Belakang

Sekarang ini banyak desain unik dan modern pada bangunan bertingkat. Selain itu, ada beberpa manfaat yang didapatkan jika Anda memiliki rnacangan desain rumah tingkat separuh belakang. Simak manfaat memiliki rumah tingkat :

1. Mensiasati Keterbatasan Lahan

Ditengah banyaknya pembangunan gedung, lahan yang tersedia menjadi sempit. Jika anda memiliki lahan yang tidak luas namun ingin memiliki ruang yang banyak, salah satunya adalah dengan menambahkan tingkatan bangunan.

Dengan cara ini, Anda memiliki ruang sesuai kebutuhan tanpa harus memiliki lahan yang luas. Bangunan tingkat secara vertical akan mengakomodasi kebutuhan pemilik ruang dan banyaknya anggota keluarga.

2. Menikmati Pemandangan dari Atas

Bagi Anda yang sangat menyukai pemandangan dari ketinggiaan, memiliki rumah tingkat bisa menjadi pilihan Anda. Dengan adanya rumah tingkat, Anda dapat membuat balkon maupun rooftop  untuk sekadar bersantai dan menikmati pemandangan

Dalam pembangunannya, rumah tingkat juga menambah ruang terbuka hijau yang nyaman untuk digunakan bersama keluarga. Sirkulasi udara pun tetap terjaga meskipun bangunan tampak besar.

3. Adanya Privasi

Privasi bagi setiap orang sangatlah penting. Dengan adanya 2 lantai pada rumah, Anda dapat memisah fungsi antar lantainya.

Untuk privasi seperti kamar tidur, dapat Anda khususkan di atas. Sedangkan untuk area tamu dan bersantai dapat ditempatkan di ruang bawah.

Demikianlah ulasan mengenai konsep rumah tingkat separuh belakang yang dapat Anda jadikan referensi. Sesuaikan desain rumah dengan kebutuhan Anda dan ketersediaan lahan Anda.

Perhatikan lokasi sekitar agar rumah yang dibangun memberikan kenyamanan bagi Anda maupun lingkungan.

Rofik N

Being Content Writer Since 2017. Aktif menulis seputar properti dimulai tanggal 7 Februari 2018. Hobby menulis dan membaca. Bacaan seputar desain pada hunian. Topik yang disukai adalah topik seputar aplikasi dan kiat pembangunan rumah, desain, dan tata letak pada hunian.

All Post | Website