Bahan Plamir Tembok Berkualitas dan 6 Langkah Mengaplikasikannya pada Dinding

Dalam proses pengecatan, pernahkah anda mendengar istilah plamir? Mungkin sebagian dari anda akan bertanya-tanya apa itu plamir dan bahan plamir tembok itu apa saja.

Pada dasarnya plamir adalah sebuah material yang digunakan untuk melapisi tembok sebelum tahap pengecatan. Dari segi campurannya, bahan plamir tembok terdiri dari cairan berwarna putih dan berbahan dasar air, lem, serta kalsium.

Plamir sendiri  dapat diartikan sebagai proses pengecatan primer atau cat dasar. Hal ini karena plamir sendiri bertujuan untuk melapisi dasar tembok sebelum dilakukan pengecatan. Serta, untuk meratakan dan menghaluskan bagian permukaan tembok pada rumah yang tidak rata.

Melakukan plamir pada tembok akan mempermudah saat proses pengecatan. Sebab, proses plamir sendiri berguna untuk memperbaiki tampilan dinding tembok agar terlihat lebih rapih dan rata.

Sebelum anda melakukan proses plamir pada dinding. Pastikan anda menggunakan bahan plamir tembok yang berkualitas dan sudah terbukti kualitasnya. Hal ini agar proses plamir yang dihasilkan menjadi lebih sempurna.

Langkah-langkah Melakukan Plamir pada Tembok

Untuk Anda yang hendak melakukan plamir secara mandiri, berikut ini langkah-langkah melakukan plamir pada tembok yang perlu anda perhatikan.

Bersihkan Permukaan Tembok Terlebih Dahulu

Sebelum anda akan memulai proses plamir, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu permukaan tembok yang akan dilapisi plamir. Hal ini bertujuan untuk menambah daya bahan plamir tembok dapat melekat dengan kuat dan sempurna pada dinding.

Termasuk jika Anda bertujuan untuk mengganti cat tembok lama ke warna baru, Anda juga perlu membersihkannya juga.

Apabila permukaan pada tembok tidak dibersihkan terlebih dahulu dimana masih terdapat banyak debu dan kotoran. Maka, akan menyebabkan proses plamir tidak lancar dan hasilnya pun tidak sempurna.

Jika anda ingin melakukan proses plamir pada tembok lama disarankan untuk mengupas cat dinding yang lama terlebih dahulu hingga terkelupas dengan sempurna. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan proses pengecatan selanjutnya bisa mendapatkan hasil yang lebih sempurna.

Siapkan Bahan Plamir Tembok Rumah Anda

Sebelum melakukan proses plamir, siapkan terlebih dahulu bahan plamir tembok yang akan digunakan. Biasanya bahan plamir bisa didapatkan dengan cara membuat sendiri atau membeli di toko bangunan.

Untuk penggunaan sebagai primer atau cat dasar, anda bisa mencampurkan bahan super cement dan semen biasa dengan perbandingan 1:1,25. Setelah itu, aduk sampai rata, kemudian alikasikan adukan tersebut pada dinding menggunakan kuas atau roll.

Fungsi dari primer super cement sendiri adalah untuk mengikat sisa debu dan kotoran yang masih tertinggal pada lapisan dinding. Selain itu untuk menutup retak rambut dan mengikat cat dengan kencang pada lapisan dinding tembok.

Primer super cement juga sangat multifungsi, selain dapat diaplikasikan pada tembok, juga bisa diaplikasikan pada dak beton ataupun bidang yang berbahan metal seperti atap seng.

Aplikasikan Plamir Dengan Merata dan Benar Pada Tembok

Pada tahap ini merupakan tahap yang paling penting, yaitu mengaplikasikan plamir pada tembok rumah anda. Langkahnya terbilang cukup mudah, anda hanya perlu membuat adukan plamir pada wadah kemudian aduk bahan plamir tembok sampai merata.

Langkah selanjutnya oleskan adukan plamir mulai dari bagian atas menuju pada bagian bawah dinding tembok, hal ini bertujuan agar bisa menghasilkan permukaan dinding tembok yang rata serta terlihat lebih rapi.

Tunggu Proses Pengeringan Plamir Tembok

Setelah semua proses pengaplikasian pada dinding tembok selesai, langkah selanjutnya adalah proses pengeringan plamir.

Proses ini dapat memakan waktu kurang lebih beberapa jam, tergantung pada suhu ruangan dan tingkan kelembaban pada ruangan.

Proses Pengamplasan Dinding Tembok

Setelah semua dinding rumah anda dilapisi plamir dalam waktu kurang lebih 24 jam, langkah selanjutnya agar hasilnya lebih sempurna adalah dengan melakukan pengamplasan dinding.

Untuk pengamplasannya sendiri, sebaiknya menggunakan kertas amplas yang memiliki tekstur lembut dan halus. Hal ini bertujuan agar hasil plamir tembok tidak mudah mengelupas akibat kertas amplas yang terlalu kasar.

Sebaiknya menggosok amplas pada permukaan dinding yang sudah di plamir secara perlahan. Metode ini bertujuan untuk mendapatkan hasil plamir menjadi lebih sempurna dan merata.

Proses Pengecekan Hasil Akhir

Tahap yang terakhir adalah pengecekan hasil apakah bahan plamir tembok sudah tertata dengan rapi atau belum. Tahap ini bertujuan untuk mengecek permukaan dinding yang sudah di plamir apakah sudah merata dan tidak terlihat lubang atau belum.

Manfaat Plamir Pada Dinding Rumah

Bisa dibilang fungsi bahan plamir tembok adalah sebagai dempul untuk dinding. Berikut ini beberapa fungsi penting material plamir dinding yang perlu anda ketahui.

Menutup Pori dan Celah Pada Dinding

Pada setiap pembangunan tembok, kebanyakan akan meninggalkan bekas berupa lubang, celah, bahkan pori-pori pada lapisan permukaannya. Pori atau celah tersebut membuat permukaan tembok menjadi tidak reata dan sulit untuk di cat.

Dengan mengaplikasikan plamir pada dinding, permukaan yang tidak rata akibat pori dan celah dapat ditutup dan dihaluskan dengan plamir. Sehingga tembok akan menjadi lebih mudah untuk dicat secara merata.

Baca juga: Finishing Tampilan Bata Ekspos untuk Dinding yang Sudah Diplester

Meratakan Hasil Pengecatan

Selain pori-pori dan celah pada tembok yang belum di plamir tidak rata, hal ini juga akan  menyebabkan hasil akhir dari plamir tidak sempurna. Biasanya tembok yang mempunyai tekstur yang bergelombang atau bergelembung, hasil pengecatan juga menjadi tidak rata.

Untuk menutupi semua itu, anda bisa mengaplikasikan plamir pada bagian dinding yang tidak rata. Setelah teksturnya halus dan merata, barulah anda bisa menutupi seluruh bagian dinding  menggunakan cat.

Menutup Warna Asli Tembok

Pernahkah anda melihat warna asli pada struktur tembok yang baru dibangun? Pada umumnya warna asli tembok adalah berwarna gelap keabu-abuan, jika anda langsung menimpanya dengan cat hasilnya pun akan terlihat kusam serta gelap.

Untuk menimpa atau menutupi warna asli pada tembok yang gelap dan kusam, solusinya yaitu menggunakan plamir. Setelah plamir diaplikasikan, warna awal yang gelap ke abu-abuan akan tertutup oleh bahan plamir tembok.

Warna Cat Lebih Bagus

Apabila warna asli tembok yang kusam semuanya sudah tertutup dengan plamir, warna cat akan lebih timbul lagi dan terlihat lebih cantik. Tanpa dilapisi dengan plamir, maka warna yang timbul tidak akan sesuai dengan hasil yang diinginkan.

Oleh karena itu, plamir bisa menjadi opsi paling tepat untuk membuat warna cat menjadi lebih keluar dan cerah.

Dapat Membuat Warna Cat Tahan Lama

Pernahkah anda melihat warna cat dinding yang belang dan tidak merata? Hal tersebut terjadi dikarenakan anda tidak menggunakan bahan plamir tembok sebelum pengecatan.

Selain membuat warna cat lebih sempurna, plamir juga dapat memperkuat lapisan akhir pada tahap finishing, sehingga lapisan cat pada dinding akan lebih tahan lama serta tidak mudah luntur.

Umumnya, plamir tembok memang bisa dibuat sendiri. Namun sebagai opsi lapisan finishing tembok yang lebih praktis, anda dapat menggunakan semen instan atau bahan acian siap pakai. Sehingga anda tidak perlu lagi membuat bahan plamir sendiri.

Itulah tadi penjelasan mengenai bahan plamir tembok dan penggunaannya yang dapat anda gunakan untuk mempercantik dinding rumah anda. Selamat mencoba!

Rofik N

Being Content Writer Since 2017. Aktif menulis seputar properti dimulai tanggal 7 Februari 2018. Hobby menulis dan membaca. Bacaan seputar desain pada hunian. Topik yang disukai adalah topik seputar aplikasi dan kiat pembangunan rumah, desain, dan tata letak pada hunian.

All Post | Website