Bayi Lapar Tengah Malam: 5 Penyebab & Tips Mengatasinya

Momen ketika Bayi Lapar Tengah Malam sering kali menjadi situasi yang kurang menyenangkan bagi sebagian orang tua. Umumnya, bila situasi tersebut terjadi, si kecil akan menangis dan terbangun tanpa kenal waktu.

Kondisi menangis itulah yang lantas menjadikan orang tua seperti wajib bangun dan memberikan penanganan supaya si kecil kembali tertidur.

Peristiwa tersebut tidak akan menjadi masalah bila hanya terjadi sekali waktu saja, namun bagaimana jika hal ini terjadi hampir setiap malam?

Bisa dipastikan ayah dan Ibu akan kekurangan waktu istirahat, bahkan bisa stress jika tidak mengetahui cara menangani si kecil yang sering lapar di malam hari.

Sebelum mencari solusi yang tepat, ada baiknya orang tua perlu mengertahui berbagai penyebab si kecil bangun tengah malam.

Pertanda Bayi Lapar Tengah Malam

Bayi lapar tengah malam
Ilustrasi bayai lapar tengah malam

Kondisi menangis serta terbangun di tengah malam biasanya menjadi salah satu dari tanda tanda bayi lapar. Rasa lapar di tengah malam memang bukan hanya menjadi kendala untuk si kecil. Bagi orang dewasa hal tersebut juga menjadi serta salah satu alasan untuk terbangun di tengah malam.

Si kecil yang terbangun dan menangis di malam hari saat lapar merupakan hal yang normal terjadi. Mengingat bayi belum mampu berbicara untuk memberitahubahwa dirinya sedang lapar. Sehingga menagis adalah salah satu pertanda yang paling umum dikenali saat bayi sudah merasa sangat lapar.

Bukan hanya menangis saja, terdapat beberapa perilaku yang bisa menjadi pertanda jika bayi sedang merasakan lapar, antara lain :

  • Si kecil mengisap kepalan tangan
  • Si kecil mengecap atau menjilat bibir
  • Si kecil mengisap bibir, tangan, jari, mainan, dan pakaian
  • Si kecil membuka dan menutup mulut
  • Si kecil menjulurkan lidah
  • Si kecil melakukan gerakan rooting reflex atau melakukan gerakan menengokkan kepala ke kiri dan ke kanan seperti mencari sesuatu.

Penjelasan sebelumnya merupakan tanda si kecil lapar tahapan awal, sedangkan tanda bayi lapar masuk kedalam tahap aktif yaitu sebagai berikut, antara lain :

  • Si kecil mulai meningkatkan gerakan kaki dan lengan
  • Si kecil mulai bernapas dengan cepat atau mulai rewel
  • Si kecil mulai tidak nyaman
  • Pada posisi tidur gerakan mata si kecil mulai cepat
  • Si kecil menekan dada atau lengan secara terus-menerus

Baca juga: Resep mpasi terbaik

Penyebab Bayi Lapar Tengah Malam

Bayi Lapar Tengah Malam: 5 Penyebab & Tips Mengatasinya 1
Bayi lapar tengah malam

Ada baiknya sebelum mengetahui penyebab Bayi Lapar Tengah Malam, Ibu mengetahui beberapa kondisi mengapa anak suka menangis di malam hari, antara lain :

  • Bayi belum mampu membedakan antara siang dan malam. Hal tersebut terjadi pada beberapa bayi dengan jadwal tidur terbalik. Dimana si kecil dapat tidur nyenyak pada siang hari, akan tetapi menjadi sulit tidur pada saat malam datang.
  • Bayi kelaparan. Kondisi ini akan sering terjadi pada usia awal bayi baru lahir. Hal ini dikarenakan si kecil sedang belajar menyusu, dan biasanya menyusunya dalam jumlah sedikit. Pada saat bayi, susu dicerna oleh tubuh secara cepat, alhasil menyebabkan si kecil mudah lapar.
  • Gangguan kesehatan. Kondisi selanjutnya yang menyebabkan si kecil banging dan menangis pada malam hari adalah terganggunya kondisi kesehatan. Hal ini lantas membuat bayi tidak nyaman.

5 Kemungkinan Penyebab Bayi Lapar Tengah Malam

Setelah mengetahui berbagai kondisi tersebut, Ibu dapat mengetahui penyebab Bayi Lapar Tengah Malam, antara lain yaitu:

1. Tidak cukup Kenyang pada saat menyusu

Bayi lapar tengah malam bisa terjadi karena tidak cukup kenyang. Rasa lapar di tengah malam muncul umumnya karena si kecil tak cukup kenyang pada saat menyusu sebelum tidur. Hal tersebut kemudian menjadikan perut bayi mudah terasa kosong sebelum pagi hari tiba.

Ada baiknya sebelum menidurkan buah hati, pastikan si kecil sudah merasa kenyang dan memperoleh ASI yang cukup. Adapun tanda-tanda bayi kenyang antara lain :

  • Si kecil sudah menutup bibir
  • Si kecil memalingkan kepala dari payudara atau sumber makanan
  • Si kecil mulai berhenti atau memperlambat isapakan pada saat menyusu
  • Si kecil mulai tertidur
  • Si kecil mulai terlihat tenang dan rileks
  • Pada saat menyusu si kecil mulai melepaskan puting, dot, atau makanan tambahan lainnya

Bagi bayi  baru lahir, khususnya memiliki pertumbuhan lambat, sebaiknya diberikan lebih sering asupan ASI. Sebaiknya diberikan 2-3 jam sekali, jika perlu, berikan si kecil ASI kapapun ia mau, termasuk pada saat malam hari.

2. Tidur terlalu lama

Penyabab bayi mudah lapar tengah malam berikutnya adalah si kecil terlalu lama tidur. Keadaan terlalu lama tidur tanpa menyusu minimal 2-3 jam sekali menjadikan bayi kekurangan asupakan makanan atau Air Susu Ibu (ASI). Kondisi ini kemudia membuat si Bayi Lapar Tengah Malam dan menjadi rewel.

3. Menyusui Hanya Satu Payudara

Ternyata, kebiasaan menyusi hanya satu payudara menjadikan produksi ASI tidak memadai. Sehingga membuat asupan ASI yang akan diterima buah hari terbata jadi si kecil pun mudah sekali lapar. Oleh karena itu, mulai sekarang susui bayi secara bergantian.

4. Mulut Menempel Kurang Efektif

Posisi menempelnya mulut si kecil pada saat menyusu bisa mempengaruhi proses masukanya ASI kedalam tubuhnya.

Ada baiknya, Ibu memastikan jika bayi menempelkan mulutnya secara efektif di payudara saat menyusu agar memperoleh asupan ASI yang cukup.

Apabila putting Ibu terasa nyeri dan pecah-pecah, itu tandanya posisi mulut bayi tidak menempel dengan benar. Situasi tersebut umumnya terjadi pada bayi prematur, sakit, dan bayi dengan masalah otak dan syaraf. Dalam bahasa medisnya disebut dengan neurologi (kemampuan menghisap terganggu).

5. Gaya Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup tidak sehat akan berdampak pada jumlah produksi ASI. Sebainya Ibu menerapkan pola hidup sehat dengan cara menghindari alcohol, rokok, serta kafein, dan hindari stress belebihan. Terapkan olahraga teratur serta mengkonsumsi makanan yang sehat agar badan selalu sehat dan bugar.

Gaya hidup sehat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI, bila pasokan ASI kepada bayi berkurang secara otomatis ia tidak akan kenyang. Dengan begitu, buah hati menjadi mudah lapar.

Mengatasi Bayi Lapar Tengah Malam

Bayi Lapar Tengah Malam: 5 Penyebab & Tips Mengatasinya 2
Mengatasi bayi lapar tengah malam

Terdapat berbagai macam cara untuk mengatasi Bayi Lapar Tengah Malam, adapun cara atau tips tersebut, antara lain :

  • Pastikan bayi sudah makan malam atau meyusu degan jumlah ASI yang cukup.
  • pastkan si kecil sudah merasa kenyang sebelum tidur.
  • Memberikan makanan pendamping ASI bila dibutuhkan.
  • Berikan ASI 2 hingga 3 jam sekali kepada bayi yang memiliki pertumbuhan lambat.
  • Pastikan si kecil tidur secara teratur

Pada saat pertumbuhan sangat disarankan bagi Ibu memberikan asupan ASI yang cukuh. Jangan biarkan bayi sering merasa kelaparan.

Bila diperlukan Ibu dapat memberikan tambahan berupa makanan pendamping ASI agar si kecil memperoleh asupan makanan yang cukup untuk memnuhi kebutuhannya.

Terpenuhinya asupan makanan si kecil dapat membantu bayi dalam proses tumbuh kembangnya dan menghindari buah hati tak rentan terserang berbagai macam penyakit yang berbahaya. Selain itu, Ibu harus menjaga pola hidup sehat agar produksi ASI dapat memenuhi kebutuhan si kecil.

Sebelum memberikan penangangan terbaik ke pada si kecil agar tak bangun tengah malam, ada baiknya memastikan terlebih dahulu penyebabnya.

Bila penyebabnya memang kelaparan di tandai dengan ciri-ciri seperti mengisap bibir,tangan, jari, mainan dan tanda-tanda lain. Ada baiknya segara berikan asupan ASI hingga si buah hati kembali tertidur nyenyak.

Saat Bayi Lapar Tengah Malam sudah merasa kenyang, orang tua wajib mengetahui tanda-tandanya kenyang. Hal ini berguna untuk menghindari terjadinya gumoh atau ketidaknyamanan bayi jika kenyang berlebihan. Kondisi kekenyangan juga akan berdampak kurang baik kepada si kecil. – Last editted: 08/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment