Ketahui Penyebab Bibir Hitam pada Bayi serta Solusi Tepat Mengatasinya

Bibir dapat mengindikasikan kondisi kesehatan pada tubuh anak, khususnya pada bayi. Jika bibir hitam pada bayi, bisa jadi si kecil sedang mengalami gangguan kesehatan yang serius. Oleh sebab itu, orang tua tidak boleh menyepelekan kondisi tersebut, anda dapat melakukan konsultasi pada dokter secara cepat.

Sebenarnya, bibir hitam pada bayi tidak selalu menjadi indikasi yang berbahaya. Ada kalanya kondisi tersebut merupakan faktor pigmen kulit ataupun faktor cuaca. Namun supaya lebih aman, anda dapat memastikan sejak dini.

Untuk menambah pengetahuan anda, berikut ini penjelasan mengenai penyebab bibir hitam pada bayi. Ketahui gejala sejak dini supaya dapat menemukan cara mengatasinya secara tepat.

Jenis Perubahan Bibir Hitam pada Bayi

Bibir Hitam pada Bayi
Bibir Hitam pada Bayi Via momjunction.com

Bibir hitam pada bayi adalah kondisi medis yang disebut dengan sianosis. Sianosis mengacu pada rona ungu kebiruan yang keluar pada kulit. Warna tersebut sangat mudah dikenali dan mudah terlihat pada bibir, mulut, serta telinga dan kuku.

Bibir hitam pada bayi terjadi pada saat pasokan oksigen yang diangkut oleh sel darah menuju jaringan tubuh jumlahnya terlalu sedikit. Kondisi ini menyebabkan warna bibir menjadi kebiruan maupun kehitaman.

Hal ini terjadi disebabkan kadar hemoglobin yang berada di dalam sel darah yang berada dekat dengan permukaan kulit jumlahnya tidak mencukupi ataupun terlalu sedikit. Hemoglobin merupakan molekul yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen.

Kadar oksigen yang tinggi dapat menjadi faktor pemicu terkait hemoglobin yang memiliki warna merah cerah. Namun hemoglobin akan tampak berwarna kebiruan jika kadar oksigen yang terkandung didalamnya rendah. Berikut ini terdapat dua jenis sianosis yang dapat anda ketahui:

1. Sianosis Sentral

Pada umumnya, sianosis sentral menyebabkan warna kebiruan pada area bibir, lidah, serta kulit badan. Kondisi tersebut disebabkan oleh berbagai hal, namun penyakit pada jantungg bawaan merupakan salah satu kondisi yang menjadi faktor pemicu darah dengan kondisi pasokan rendah oksigen terpompa menuju seluruh tubuh.

Adapun faktor memicu lain yang menyebabkan terjadinya sianosis sentral yaitu adanya masalah aliran darah dari paru-paru menuju paru-paru. Selanjutnya penumpukan cairan dalam paru-paru, serta gangguan hemoglobin.

2. Sianosis Perifer

Pada kondisi ini, ujung tangan serta kaki akan tampak berwarna biru. Nah, sianosis perifer umumnya disebabkan oleh beebrapa faktor, antara lain:

  • Bayi yang menangis sesaat setelah proses dilahirkan
  • Udara yang dingin
  • Kejang yang berkepanjangan
  • Syok

Selain itu, terkadang bibir hitam pada bayi dapat terjadi karena kondisi napas yang tersumbat ataupun tersedak. Bibir hitam pada bayi disebabkan oleh kondisi tertentu yang akan hilang jika dilakukan pengobatan tertentu.

Untuk waktu pengobatannya sangat bervariasi, tergantung dengan faktor penyebabnya. Anda dapat membawa si kecil segera mungkin jika telah melihat terjadinya perubahan pada si kecil untuk mendapatkan penanganan secara cepat.

Penyebab Terjadinya Bibir Hitam pada Bayi

Bibir Hitam pada Bayi
Bibir Hitam pada Bayi Via healthline.com

Ketahui penyebab bibir hitam pada bayi berikut ini:

1. Terjadinya Kelainan pada Jantung

Salah satu penyebab terjadinya perubahan warna bibir pada bayi yaitu adanya kelainan pada jantung maupun kelainan jantung bawaan. Kondisi ini menyebabkan pasokan oksigen pada tubuh menjadi sedikit karena berkurang.

Selain itu, bibir hitam pada bayi merupakan salah satu tanda oksigen dalam tubuh bayi tidak terpenuhi. Ciri lain yang dapat anda perhatikan antara lain badan membiru, kuku menjadi kebiruan, serta terjadinya sesak napas pada bayi.

Kelainan jantung pada bayi dapat memengaruhi terjadinya pertumbuhan serta berkembangan pada anak, sehingga si kecil menjadi terlambat tumbuh. Selain itu, berat badan anak menjadi sulit untuk naik jika memiliki kelainan pada jantung.

2. Masa Pemberian ASI

Penyebab bibir hitam pada bayi selanjutnya yaitu bisa disebabkan oleh masa pemberian ASI kepada si kecil. Kondisi ini terjadi karena aktviitas aktif pada bibir saat proses menyusui terjadi. Sehingga, menyebabkan bibir hitam pada bayi terjadi.

3. Alergi

Alergi pada bayi merupakan salah satu penyebab adanya perubahan bibir hitam pada bayi. Alergi yang dimaksud adalah alergi terhadap makanan maupun minuman yang diberikan pada bayi.

ASI juga bisa menjadi salah satu faktor kemungkinan terjadinya alergi pada bayi. Maka dari itu, anda diharapkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter terkait alergi yang dialami oleh si kecil.

4. Dehidrasi

Suatu keadaan ataupun kondisi pada saat tubuh mengalami kekurangan cairan disebut dengan dehidrasi. Anda dapat memenuhi cairan yang cukup dengan pemberikan ASI secara eksklusif jika hal tersebut terjadi pada bayi. Dianjurkan untuk memberikan ASI setiap 2 jam sekali supaya si kecil terhindari dari dehidrasi.

5. Iritasi

Salah satu kondisi yang sering terjadi ataupun rawan terjadi pada bayi yaitu iritasi, hal ini disebabkan karena kulit bayi sangat sensitif. Anda dapat memberikan tempat maupun pakaian yang bersih pada bayi untuk menghindari terjadinya iritasi tersebut.

Jika iritasi tidak kunjung membaik, anda dapat membawa si kecil ke dokter supaya segera mendapat penanganan yang tepat. Anda harus peka terhadap kondisi bayi, karena jika terlambat di tangani bisa fatal.

6. Gangguan Pernapasan

Salah satu penyebab terjadinya bibir hitam pada bayi yang terakhir yaitu adanya gangguan pernapasan yang dialami oleh si kecil. Jika terdapat gejala lain seperti sesak napas, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter. Hal ini dapat berdampak buruk pada bayi.

Beberapa Hal yang Harus Dilakukan ketika Bibir Hitam pada Bayi

Inilah hal yang sebaiknya dilakukan pada saat bayi mengalami sianosis dengan ditandai bibir hitam pada bayi.

  • Letakkan bayi dengan posisi terlentang
  • Selanjutnya angkat lutut bayi hingga menyentuh dada dan pegang secara kuat. Anda dapat melakukannya sambil menggendong bayi.
  • Tenangkan bayi dengan memegang serta menganyun bayi, selain itu anda juga dapat memberikan pelukan yang lembut kepada si kecil.
  • Jika anda merasakan panik, maka si kecil juga dapat merasakannya. Maka bersikaplah tenang.
  • Jika anak mengalami gejala berikut ini, maka segera bawa ke dokter. Antara lain frekuensi bayi mengalami bibir hitam terus meningkat, maka anda dapat memberi tahu ahli jantung terkait kondisi tersebut. Kedua, jika bibir bayi mulai menghitan dan bertahan dalam waktu lebih dari 1 menit. Dan Sesak napas pada anak, detak jantung anak sangat cepat, serta produksi keringat yang berlebihan.

Mencegah Masalah Bibir Hitam pada Bayi

Bibir Hitam pada Bayi
Cara Mencegah Bibir Hitam pada Bayi Via healthline.com

Kulit pada area bibir bayi yang baru lahir biasanya akan menghitam, selain itu juga diikuti dengan bibir yang pecah-pecah. Hal ini merupakan sebuah kondisi yang sangat normal.

Kondisi tersebut disebabkan karena bayi yang baru lahir sedang adaptasi terhadap lingkungan saat di luar perut. Namun jika disertai dengan gejala lainnya, kondisi ini bisa menjadi tidak normal. Nah, berikut ini cara mencegah maslaah bibir hitam pada bayi yang dapat anda lakukan:

  • Menjaga suhu pada sekitar bayi supaya tetap stabil, selain itu menggunakan pelembap udara jika diperlukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah udara lingkungan yang kering pada sekitar bayi.
  • Gunakan pakaian yang sesuai saat bayi bepergian, sehingga dapat melindungi dari cuaca panas dan cuaca dingin.
  • Hindari menggunakan lotion sembarangan, pilih lotion yang aman digunakan oleh bayi untuk mencegah adanya risiko pada bibir.
  • Jangan sampai bayi dehidrasi, anda dapat selalu memberikan makan dan minum untuk bayi dehidrasi secara teratur.

Solusi untuk Menangani Bibir Hitam pada Bayi

Berikut ini beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya bibir hitam pada bayi:

1. Memenuhi Kebutuhan Cairan Bayi

Anda harus memenuhi segala kebutuhan cairan dalam tubuh si kecil. Bayi dapat mengalami dehidrasi jika ia mengalami kekurangan cairan pada tubuhnya. Kondisi tersbeut dapat ditangani dengan melakukan pemberian ASI secara eksklusif.

2. Hindari Memberikan Madu pada Anak

Jika anda mengatasi bibir hitam dengan menggunakan madu, hal ini dapat menyebabkan hal buruk terjadi pada si kecil. Sebaiknya, anda tidak memberikan madu pada anak dengan usia dibawah 1 tahun.

Jika anda memberikan madu pada anak dengan usia dibawah 1 tahun, maka dapat menyebabkan si kecil akan mengalami keracunan. Hal ini dikarenakan pencernaan pada bayi belum mampu melawan kuman yang ada di dalam madu.

3. Segera Periksa ke Dokter

Sebaiknya anda segera membawa si kecil ke dokter terkait adanya perubahan bibir hitam pada bayi. Jika anda terlambat membawanya, maka akan berdampak buruk pada kesehatan si kecil. Selain itu, bayi juga akan dilakukan pemeriksaan terkait perubahan pada mulut tersebut.

Bibir hitam pada bayi ataupun berubah warna menjadi gelap dapat terjadi secara alami ataupun sebagai tanda terjadinya masalah kesehatan yang serius. Ketahui penyebabnya terlebih dahulu supaya dapat dilakukan penanganan secara tepat. Semoga bermanfaat.


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.