Jenis-jenis kecerdasan anak tidak hanya bisa dinilai berdasarkan skor standar saja seperti tes IQ. Mungkin bagi sebagian orang tua mengenali jenis kecerdasan anak hanya pada aspek yang itu-itu saja.

Padahal kecerdasan anak mencakup berbagai aspek dalam berkehidupan sehari-hari. Dengan mengenali kecerdasan anak Anda sebagai orang tua bisa terbantu dalam merangsang dan mengembangkan diri sang anak.

Menurut pakar psikologi yang berasal dari Amerika Serikat mengatakan bahwa ada sembilan macam kecerdasan anak yang disebut dengan multiple intelligences (kecerdasan majemuk).

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan kemampuan yang dimilikinya. Oleh karena itu setiap individu tidak bisa di sama-samakan dengan orang lainnya.

Serta cara yang diperlukan untuk mengeluarkan dan juga mengembangkan potensinya juga berbeda-beda. Sebagai orang tua, Anda juga tidak dapat mengandalkan nilai rapor sebagai acuan untuk mengetahui kecerdasan anak.

Jika tidak menampakkan kemampuan mengagumkan dalam berhitung, mungkin saja anak Anda mempunyai kecerdasan yang lebih tinggi dalam bidang yang lainnya.

Supaya arti kecerdasan tidak terhambat, Anda sebagai orang tua sangat penting untuk mengetahui cara menstimulasinya. Berikut informasinya!

9 Jenis-jenis Kecerdasan Anak dan Cara Mengembangkannya

Jenis-jenis kecerdasan anak yang paling dikenal yaitu berupa IQ (Intelligence Quotient) yang disebut sebagai kecerdasan tunggal dari individu.

Ada juga EQ (Emotional Quotient) yang merupakan kemampuan dalam mengontrol serta menggunakan emosi, menyesuaikan diri dengan lingkungan termasuk kerja sama dan bersosialisai, serta mengendalikan diri.

Sedangkan SQ (Spiritual Quotient) adalah kemampuan dalam menempatkan perilaku serta hidup pada arti yang lebih luas.

1. Kecerdasan Bahasa (Linguistik)

Jenis-jenis kecerdasan anak yang pertama yaitu ada kecerdasan Bahasa atau disebut linguistik. Kecerdasan tersebut umumnya berkaitan dengan kemampuan dalam hal mengolah kata, tata Bahasa.

Selain itu, ia juga mampu menuangkan ide maupun informasi dengan cara menggunakan tulisan.  Biasanya anak juga akan gemar membaca, menulis, berbicara dan biasanya juga memiliki ketertarikan pada Bahasa asing.

jenis-jenis kecerdasan anak
pixabay.com

Pada umumnya anak yang memiliki kecerdasan ini akan lebih menonjol dalam hal menulis puisi, cerita, berdiskusi serta berdebat. Supaya kecerdasan anak jenis ini semakin berkembang bisa dengan cara mengajaknya bernyanyi, mengobrol dan sering-seringlah diajak bermain kata.

2. Kecerdasan Logika Matematika

Jenis-jenis kecerdasan anak logika matematika ini mencakup kemampuan berpikir logis, mampu memahami sebab akibat. Selain itu mereka juga senang dengan teka-teki dan tertarik terhadap angka juga mampu memecahkan masalah.

Apabila anak Anda terlihat mempunyai kemampuan yang satu ini bisa dikembangkan dengan cara mengenalkan konsep angka dan berhitung sejak dini mungkin. Anda juga dapat mengajak anak untuk melakukan permainan strategi dan juga melakukan percobaan ilmiah yang sederhana.

3. Kecerdasan Visual dan Spasial

Untuk salah satu jenis-jenis kecerdasan anak yang ketiga yaitu ada kecerdasan visual serta spasial. Kecerdasan ini meliputi kemampuan dalam mengenali bentuk dan objek, pola serta posisi.

Selain itu juga seperti kemampuan dalam hal membaca denah ataupun peta serta dapat berfikir secara kreatif. Kemampuan ini dapat dikembangkan dengan cara mengajak anak menggambar, membuat sebuah karya, membangun dari balok permainan, mengajarkan arah dan berbagai bentuk motif.

jenis-jenis kecerdasan anak
pixabay,com

4. Kecerdasan Kinestetik (Gerakan)

Jenis-jenis kecerdasan anak kinestetik atau gerakan yaitu berupa kemampuan koordinasi gerak tubuh yang baik serta menikmati kegiatan fisik.

Supaya kecerdasan anak semakin berkembang maka Anda bisa mengajak anak untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Seperti menari, berlari, bermain dan berlatih keseimbangan tubuh serta menirukan berbagai gerakan tubuh (pantomim).

5. Kecerdasan Musikal

Pasti Anda sudah dapat menebak dari namanya bukan? Apabila anak pandai dalam mengenal irama, nada, bunyi serta mahir dalam memainkan alat music dan menyanyi, maka berarti buah hati Anda mempunyai kecerdasan musical.

Salah satu jenis-jenis kecerdasan anak ini mencakup mengekspresikan diri serta memahami dan berkreasi lewat music dengan bernyanyi. Selain itu, mereke juga tertarik memainkan alat music, memimpin aransemen, mengubah aransemen dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu saja, anak juga bisa melibatkan kemampuan music diantaranya kepekaan ritme, irama, nada dan timbre. Untuk salah satu jenis-jenis kecerdasan anak ini, agar lebih baik lagi Anda bisa mengembangkannya dengan cara mengajak untuk bermain alat music dan bernyanyi.

6. Kecerdasan Interpersonal

Apabila anak Anda gampang akrab dengan orang lain, bisa berkomunikasi dengan efektif serta mempunyai keterampilan sosial yang baik, maka anak memiliki kecerdasan interpersonal.

Anak Anda akan mampu mengatur emosi, perasaan serta temperamen dengan orang lain.  Dengan kecerdasan interpersonal yang tinggi anak sering dikaitkan dengan kepemimpinan, memahami orang lain.

Cenderung pandai dalam berkomunikasi dan suka bekerja dalam kelompok. Kemampuan tersebut terkadang juga disebut dengan kecerdasan sosial.

Anda bisa mengembangkan salah satu jenis-jenis kecerdasan anak ini dengan cara mengajak beraktivitas dengan orang-orang baru, mendorongnya untuk berinteraksi dengan orang lain. Selain itu Anda juga bisa mengikutsertakan anak dalam kegiatan bakti sosial serta pemberian bantuan untuk orang yang membutuhkan.

7. Kecerdasan Intrapersonal

Selanjutnya adalah jenis kecerdasan anak intrapersonal. Seorang anak yang mempunyai kecerdasan intrapersonal pada umumnya akan tampak lebih tenang, lebih dewasa seta dapat mengatur pribadinya dengan baik.

Anak juga akan pandai dalam melakukan introspeksi diri, mempunyai rasa percaya diri dan juga emosi yang stabil serta mampu memahami arti dan tujuan hidup yang baik.

Anak juga mempunyai kemampuan untuk memahami pikiran, perasaan, kecemasan dan juga sifatnya sendiri. Lain dari yang telah disebutkan tersebut anak juga akan mampu memotivasi dirinya sendiri untuk melakukan sesuatu tanpa ada yang menyuruhnya.

Kecerdasan ini dapat dikembangkan dengan cara melatihnya supaya tekun dan bertanggung jawab atas tugas yang diembannya serta mempercayakan anak akan tugas-tugas tertentu.

8. Kecerdasan Naturalis

Apabila tidak menampakkan kecerdasan-kecerdasan di atas, mungkin saja anak Anda memiliki kecerdasan naturalis ini.

Seorang anak yang mempunyai kecerdasan ini akan sangat memahami alam, tumbuhan, hewan dan lingkungan. Serta anak juga dapat mengidentifikasi, mengategorikan, mengamati dan mampu membedakan tentang alam.

jenis-jenis kecerdasan anak

Kecerdasan ini dapat membantu anak Anda untuk memanfaatkan elemen serta pola di alam dalam memecahkan masalah dan menciptakan produk.

Cara mengembangkan kecerdasan naturalis yaitu bisa dengan cara mengajak anak untuk memelihara hewan atau tumbuhan. Memaparkan pada ilmu seputar alam dan mengajaknya untuk berwisata alam.

9. Kecerdasan Moral

Jenis kecerdasan moral pada anak yaitu meliputi kemampuan dalam hal memahami tuntutan beradab serta berperilaku di dalam kehidupan masyarakat dan norma sosial.

Supaya kemampuan ini lebih tinggi Anda sebagai orang tua dapat mengembangkannya dengan cara mengajak anak untuk berdiskusi tentang norma masyarakat. Atau juga Anda bisa membacakan sebuah cerita yang di dalamnya mengandung pesan moral.

Setiap jenis-jenis kecerdasan anak pastinya memerlukan sebuah dorongan belajar yang bermacam-macam. Dengan mengetahui salah satu jenis-jenis kecerdasan anak yang telah disebutkan diatas, Anda bisa memberikan pengembangan belajar yang lebih bervariasi supaya anak lebih semangat lagi.

Perlu diingat bahwa jangan sampai menyamakan anak yang satu dengan yang lainnya. Sebab setiap individu memiliki kelebihannya masing-masing. Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat bagi Anda semuanya.

Editted: 16/06/2021 by IDNarmadi.

nv-author-image

Luluk Yulianti

Lahir di Kota Blitar. Saat ini belajar di UIN SATU Tulungagung, mengambil jurusan Tadris Bahasa Inggris. Selain itu, Dia juga sibuk bekerja part-time (freelance writer). Impiannya adalah menjadi enterpreneur.View Author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *