Efek Buruk Penggunaan Gadget Pada Anak yang Terlalu Berlebihan

Teknologi dan anak sekarang ini menjadi pemandangan umum yang banyak dilihat sekarang ini. Pada satu sisi, orang tua menganggap jika gadget bisa dijadikan cara untuk menenangkan, menghibur dan juga mendidik anak. Namun ternyata, ada efek buruk dari penggunaan gadget pada anak jika dilakukan terlalu berlebihan.

Riset menyebutkan jika terjadi peningkatan penggunaan gadget yang luar biasa pada anak seperti smartphone dan tablet dalam waktu 2 tahun. Di tahun 2011 terjadi peningkatan sebanyak 38%, kemudian di tahun 2013 terjadi peningkatan pemakaian gadget sebesar 72% pada anak. Untuk itu American Academy of Pediatrics melarang penggunaan gadget pada anak sebelum usia 2 tahun sebab bisa mengubah masa anak-anak.

Orang tua sekarang ini sudah terbiasa memberikan gadget pada anak tanpa melihat kembali efek buruk yang bisa ditimbulkan. Lalu, apa saja sebenarnya efek buruk dari penggunaan gadget pada anak?

Gadget Menghambat Perkembangan Anak

Berikut adalah beberapa alasan kenapa gadget yang ada sekarang ini bisa menghambat perkembangan anak-anak:

1. Bisa Menghambat Perkembangan Kognitif Anak

Penggunaan Gadget Pada Anak via invho.com
Penggunaan Gadget Pada Anak via invho.com

Efek buruk penggunaan gadget pada anak yang pertama adalah bisa menghambat perkembangan kognitif anak. Otak bayi sudah mulai berkembang dengan cepat setelah lahir. Penelitian membuktikan jika paparan gadget terlalu berlebihan bisa menghambat perkembangan kognitif anak. Selain itu, anak-anak juga bisa mengalami defisit perhatian dan bahkan sampai gangguan pendengaran.

2. Menyebabkan Anak Terobsesi dan Mengamuk

Meski tujuan awal memberikan gadget pada anak adalah untuk bermain, namun semuanya akan secara cepat membuat anak terobsesi dengan gadget. Obsesi kemudian bisa mengakibatkan peningkatan agitasi serta amukan dari anak ketika orang tua mengambil gadget atau tidak memberikan gadget tersebut. Jika bunda tidak ingin anak menjadi gelisah, maka sebaiknya batasi jangkauan pemakaian gadget sebelum anak terlanjur terikat dengan gadgetl

3. Perkembangan Fisik yang Tertunda

Balita seharusnya bisa belajar berjalan dengan alat bantu jalan atau bermain dengan balok dan permainan lain bukan pada gadget. Jika anak tidak terlalu banyak beraktivitas fisik, maka bisa menyebabkan perkembangan fisik anak jadi tertunda. Bahkan, penggunaan gadget pada anak terlalu berlebihan juga bisa menyebabkan obesitas yang disebabkan karena waktu anak banyak dihabiskan dengan gadget.

4. Mengurangi Hubungan Sosial

Efek buruk penggunaan gadget pada anak terlalu berlebihan selanjutnya adalah mengurangi hubungan sosial anak-anak. Saat anak dan gadget tidak bisa terpisahkan, maka bisa menghalangi ikatan antara anak dengan keluarga serta teman-temannya. Jika ini terus terjadi, maka anak bisa tumbuh menjadi anak anti sosial tanpa teman di luar dunia gadget.

5. Meningkatkan Risiko Obesitas

Hampir 1/3 anak-anak di dunia mengalami obesitas dan menjadi masalah kesehatan utama kebanyakan orang tua. American Academy of Pediatrics memperkirakan jika rata-rata menghabiskan sebanyak 7 jam untuk bermain internet, menonton televisi dan bermain video game. Bisa dikatakan, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di depan layar dibandingkan memakai fisik untuk beraktivitas.

Semakin banyak waktu anak dihabiskan di depan gadget, maka bisa menyebabkan waktu ngemil dan makan sembarangan anak ikut meningkat. Dengan begitu, risiko obesitas anak semakin tinggi dan meningkatkan risiko kesehatan anak secara menyeluruh. Ini tentunya juga sangat berpengaruh bagi perkembangan fisik dan otak anak.

6. Mengurangi Fokus Dalam Bidang Pendidikan

Penggunaan Gadget Pada Anak via buhayteacher.com
Penggunaan Gadget Pada Anak via buhayteacher.com

Semakin lama penggunaan gadget pada anak, maka anak nantinya juga semakin kecanduan. Ibu di seluruh dunia sangat mengkhawatirkan akan waktu yang dihabiskan anak-anak untuk bermain gadget. Kecanduan gadget ini bekerja sama seperti kebanyakan candu lainnya.

Inilah yang kemudian membuat anak kesulitan untuk fokus pada pelajaran di tahun-tahun pembentukannya. Meningkatnya waktu yang dihabiskan anak di depan layar nantinya bisa mengurangi rentang perhatian anak secara menyeluruh. Hal tersebut yang akhirnya membuat anak sulit untuk fokus dalam pelajaran.

7. Anak Menjadi Terisolasi Secara Sosial

Karena penggunaan gadget pada anak meningkat, maka tentu akan mengurangi waktu sosial anak secara keseluruhan. Hal ini selanjutnya juga bisa meningkatkan jumlah waktu sendirian yang dihabiskan anak-anak. Saat anak memanjakan dirinya dengan gadget, maka semua fokus yang dimiliki akan dituangkan ke dalam gadget tersebut.

Tentunya, ini akan membuat anak tidak memperhatian berbagai hal yang terjadi di sekitar. Ketika memberikan gadget pada anak, maka secara tidak sengaja orang tua juga akan mengasuh anak yang terisolasi secara sosial. Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah isolasi semakin lama bisa merusak kepribadian anak.

8. Menyebabkan Ketegangan Pada Mata

Perlu bunda ketahui jika perangkat elektronik menjadi penyebab utama dari masalah mata pada anak-anak. Penggunaan gadget pada anak yang terlalu berlebihan bahkan bisa menyebabkan infeksi mata dan mempengaruhi penglihatan. Cahaya biru yang dihasilkan dari gadget akan mencegah pelepasan melatonin yang dibutuhkan agar anak bisa tidur nyenyak.

Untuk itulah, pemakaian gadget yang terlalu sering bisa membuat anak kesulitan untuk tidur nyenyak. Kontraksi otot mata yang terlalu banyak bisa membuat anak susah untuk rileks sehingga bisa menimbulkan miopia semu. Untuk itu, orang tua disarankan untuk menjauhkan anak  dari gadget kecuali jika memang benar-benar penting.

9. Memicu Sakit Leher dan Punggung

Terpaku dengan dunia gadget membuat anak tidak menyadari postur tubuh ketika sedang menggunakan gadget. Jika dilakukan terus-menerus, maka bisa memicu sakit punggung dan masalah terkait otot lain pada anak tanpa disadari. Postur duduk yang buruk bisa memicu nyeri leher yang kemudian menyebabkan nyeri otot leher.

Sakit leher dan punggung di usia muda sangat berbahaya untuk anak. Ini disebabkan karena sikap tubuh yang buruk akan mempengaruhi postur tubuh anak seumur hidup. Jika terjadi terus-menerus, maka bisa merusak kesehatan tubuh anak lebih luas lagi.

10. Paparan Radiasi

Penggunaan Gadget Pada Anak via magiccrate.in
Penggunaan Gadget Pada Anak via magiccrate.in

Ketika anak meminjam gadget, maka biasanya orang tua akan langsung memberikan pada anak. Perlu diketahui jika memegang gadget nirkabel terlalu dekat dengan tubuh bisa meningkatkan paparan radiasi pada tubuh anak. Gadget nirkabel memancarkan radiasi yang kemudian diserap tubuh anak lebih tinggi dibandingkan pada orang dewasa. Paparan radiasi tersebut nantinya bisa menyebabkan kanker dan risiko kesehatan lain pada tubuh anak.

11. Penurunan Perkembangan Otak Secara Drastis

Selama masa balita, maka ukuran otak akan bertambah tiga kali lipat dan terus berkembang sampai dewasa. Penelitian memperlihatkan jika terlalu banyak penggunaan gadget pada anak, maka bisa berdampak negatif pada fungsi otak anak. Bahkan ini juga bisa menyebabkan penurunan fokus, keterlambatan kognitif, gangguan belajar, menurunnya kemampuan mengatur diri dan peningkatan impulsif. Akan lebih baik jika orang tua membaca, bernyanyi dan berbicara pada anak dibandingkan membiarkan anak bermain gadget.

12. Membuat Anak Semakin Agresif

Kebanyakan orang tua juga melihat jika anak-anak semakin agresif akibat berjam-jam bermain dengan gadget. Tantrum menjadi bentuk agresivitas yang paling umum terjadi pada anak-anak khususnya balita. Dengan bertambahnya usia, anak akan semakin kecanduan gadget sehingga semakin tidak patuh pada orang tua. Sebaiknya, kurangi pemakaian gadget pada anak dan ganti dengan mengajak anak bermain bola, mewarnai dan berbagai kegiatan positif lainnya.

13. Menyebabkan Anak Kurang Tidur

Anak kecanduan gadget seperti ponsel atau tablet juga akan kehilangan waktu istirahat yang sebenarnya sangat penting. Di sisi lain, mungkin bermain gadget bisa dijadikan sebagai obat tidur anak, namun ketika tidak diberikan gadget, maka bisa membuat anak marah dan agresif. Jika ini terjadi, maka tentu bisa sangat berpengaruh pada perkembangan anak khususnya perkembangan emosi anak.

14. Menyebabkan Kelainan Mental

Penggunaan gadget pada anak yang terlalu berlebihan juga bisa menyebabkan anak mengalami kelainan mental. Penelitian yang dilakukan di Bristol University pada tahun 2010 mengungkapkan jika bahaya pemakaian gadget bisa menyebabkan risiko depresi pada anak. Selain itu, risiko gangguan kecemasan, autisme, kurang atensi, psikosis, kelainan bipolar dan perilaku bermasalah lain juga ikut meningkat.

Cara Gadget Mempengaruhi Perkembangan Anak

Bahaya pemakaian gadget untuk anak bisa terjadi ketika digunakan dalam jangka waktu atau durasi yang lama. Ini bisa berpengaruh pada kesehatan mental, fisik serta emosional anak dengan banyak cara. Berikut adalah beberapa cara gadget mempengaruhi perkembangan anak yang penting untuk diketahui:

1. Kesehatan Fisik

  • Menatap layar ponsel dan gadget lain dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko mata lelah dan miopia.
  • Anak bisa kurang fokus dan kurang tidur. Ini kemudian memicu siklus tidur tidak sehat sehingga anak akan mengantuk pada siang hari dan kurang tidur pada malam hari. Bahkan, setiap 15 menit memakai gadget menandakan anak sudah kehilangan 60 menit waktu tidur.
  • Anak usia dini bisa mengalami gangguan keterlambatan bicara seiring dengan semakin meninngkatnya screen time.
  • Anak bisa mengalami banyak masalah fisik seperti obesitas akibat kurang gerak, sakit kepala, insomnia, nutrisi buruk serta masalah penglihatan.

2. Kesehatan Mental

  • Bahaya gadget bisa menyebabkan kesehatan mental, depresi dan perubahan perilaku pada anak.
  • Anak semakin agresif dan mudah tersinggung ketika rang tua tidak memberikan akses memakai gadget terutama untuk urusan menahan diri.
  • Anak bisa mengembangkan masalah mental seperti perubahan suasana hati, kecemasan, isolasi diri dan rasa bersalah. Bahkan, paparan gadget bisa meningkatkan risiko ADHD serta autisme pada anak.

3. Keterampilan Umum

Anak yang terlalu sering terpapar degan gadget dalam waktu lama bisa kehilangan kesempatan mengembangkan keterampilan dasar yang sangat penting. Contohnya, anak tidak akan belajar bemain mandiri atau dengan teman sebaya, membaca dan menulis. Ini semua merupakan keterampilan sosial yang sangat penting dalam petumbuhan anak di masa depan.

Sebenarnya, penggunaan gadget pada anak tidak hanya memberikan dampak positif namun juga dampak negatif. Gadget yang sudah tidak pernah lepas dari genggaman secara tidak langsung bisa mempengaruhi anak. Dampak buruk ini bisa bertambah serius ketika orang tua mengizinkan anak memakai gadget dalam jangka waktu yang cukup lama.


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.