Mengenali Berbagai Penyebab Bayi Kembung dan Cara Mengatasinya

Bayi yang menangis adalah cara ia berkomunikasi dengan orang sekitarnya. Ada banyak hal yang ia sampaikan terutama ibu.

Salah satu hal yang bisa menjadi penyebab ia menangis dan rewel adalah saat sedang merasakan perut kembung. Perut kembung membuat bayi menjadi tidak nyaman, oleh sebab itu kenali penyebab bayi kembung.

Perut kembung menandakan bahwa ada gas yang menumpuk dalam sistem pencernaan, yang menyebabkan perut terasa penuh dan terkadang terlihat bengkak.

Pada bayi biasanya perut kembung diakibatkan menelan udara secara berlebihan dan gangguan sistem pencernaan.

Kembung pada bayi umumnya dianggap hal yang biasa, karena pencernaan yang belum terlalu matang untuk mencerna makanan.

Tetapi saat mengalami kembung pasti perut sangat tidak nyaman, sebaiknya para ibu juga harus mengenali penyebab kembung dan hal yang mungkin bisa dicegah agar tidak mengalami kembung.

Beberapa Faktor Penyebab Bayi Kembung

penyebab bayi kembung
ilustrasi – penyebab bayi kembung

Perut kembung tak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa, bayi juga dapat mengalami perut kembung. Disaat bayi merasakan kembung, bayi yang biasanya ceria akan sering menangis dan menjadi rewel.

Tanda bayi mengalami kembung adalah saat bayi sudah mulai rewel, coba ibu periksa perut jika terasa agak keras dan sering buang angin itu bisa menjadi tanda ia mengalami kembung. Berikut beberapa penyebab yang bisa menyebabkan bayi kembung:

Baca juga: penyebab bayi susah tidur

1. Teknik Menyusui yang Salah

Penyebab bayi kembung yang pertama adalah teknik memberi asi yang salah. Salah posisi saat sedang menyusui bisa menjadi salah satu penyebab bayi mengalami kembung.

Jika posisi menyusu bayi salah akan mengakibatkan bayi menelan terlalu banyak udara. Selain itu juga dapat disebabkan karena pola minum ASI yang terlalu cepat. Itu akan menyebabkan gas terjebak di dalam perut.

2. Menangis Berlebihan

Saat bayi menangis terus-menerus secara berlebihan ini akan menyebabkan banyaknya udara yang masuk ke dalam sistem pencernaan bayi.

Hal itu akan banyak menghasilkan gas di dalam perut bayi. Jika hal itu terjadi maka bayi akan mengalami kembung dan rewel. Itulah penyebab bayi kembung yang kedua.

3. Makanan yang Dikonsumsi Ibu dan Bayi

Penyebab bayi kembuang lainnya bisa dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu dan bayi itu sendiri. Ada beberapa bayi yang akan bereaksi terhadap makanan tertentu seperti makanan pedas yang di konsumsi sang ibu. Sayuran yang dikonsumsi secara berlebihan juga dapat menyebabkan kembung.

Bagi bayi yang sudah mulai MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) maka sang ibu harus memperhatikan apa saja makanan yang sudah boleh dikonsumsi olehnya. Bunda harus paham bagaimana cara membuat MPASI yang benar.

Perlu diketahui ada beberapa makanan yang terdapat kandungan gas dan memicu kembung pada bayi. Seperti brokoli yang biasanya banyak dikonsumsi oleh bayi, jika brokoli dikonsumsi dalam porsi yang banyak hal ini dapat menyebabkan bayi mengalami kembung.

Memahami Penyebab Bayi Kembung dan Tips Terbaik Mengatasinya

Mengenali Berbagai Penyebab Bayi Kembung dan Cara Mengatasinya 1
ilustrasi – penyebab bayi kembung

Tetapi Anda tidak perlu terlalu panik, berikut ada beberapa tips yang bisa digunakan agar bayi tidak mengalami kembung atau bisa untuk membantu meredakan kembung:

Perbaiki posisi menyusui

Supaya bayi tidak terlalu sering mengalami kembung ibu perlu untuk memperbaiki posisi saat sedang menyusui. Susui bayi dalam posisi agak tegak, supaya susu bisa lancar masuk ke dalam perut.

Jaga agar kepala bayi selalu berada lebih tinggi dari perut, dengan begitu maka bayi akan lebih mudah untuk bersendawa.

Selain itu juga sebaiknya susui bayi saat ia belum terlalu lapar, ini dapat mengurangi perut kembung. Karena saat bayi lapar ia akan menelan udara lebih banyak.

Bagi bayi yang menyusu dengan bantuan botol, maka miringkan botol sedikit hingga tidak ada udara dalam puting botol susu.

Lainnya yang bisa dilakukan untuk mencegah terlalu banyak udara yang masuk, maka selalu usahakan memberi makanan atau menyusui dalam suasana yang senang.

Bantu bayi untuk bersendawa

Setiap selesai makan selalu usahakan bayi agar bersendawa, rangsang dengan memberika sedikit tepukan pada bagian punggung bayi sambil terus menggendongnya. Lakukan kegiatan tersebut sampai bayi bisa bersendawa. Ini akan membantu mengurangi kembung pada bayi.

Bersendawa dapat membantu bayi menghilangkan udara berlebih yang berada dalam mulut sebelum ke pencernaan.

Maka perlu untuk Anda para ibu untuk terus membuat bayi Anda bersendawa beberapa kali selama menyusu dan makan. Banyak yang merekomendasikan bantu bayi bersendawa dalam posisi duduk dengan memberikan gerakan yang lembut.

Beberapa orangtua sering juga menyarankan untuk mengusap sedikit minyak yang menghangatkan tubuh dan pijatkan perlahan searah dengan arah jarum jam. Arah ini penting karena mengikuti arah saluran pencernaan di usus.

Pijat dengan lembut bagian tubuh bayi pada perut, punggung dan dada. Lakukan pijatan satu jam setelah menyusu, hentikan jika bayi merasa tidak nyaman.

Membatasi makanan yang dikonsumsi

Makanan yang dikonsumsi baik oleh bayi dan ibu harus benar-benar yang mampu menjaga kesehatan keduanya. Metode yang salah saat memberi makanan akan menyebabkan kelebihan gas dalam saluran cerna bayi.

Karena bayi juga bisa mengalami kembung saat enzim dari makanan yang mengandung gas yang didapatkan dari ASI, maka ibu lebih baik hindari makanan yang mampu merangsang gas seperti kacang, kembang kol, jagung, asparagus dan bahkan brokoli.

Baca: Anak Susah Makan Nasi? Ikuti Tips-Tips Berikut Ini

Jenis makanan tersebut hanya perlu dikurangi saat mengkonsumsinya tidak harus dihindari sama sekali. Karena dalam makanan tersebut juga banyak mengandung vitamin yang baik untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi. Perhatikan selalu makanan yang dikonsumsi oleh ibu dan bayi.

Walaupun banyak yang mengatakan kembung pada bayi tidak berbahaya, tetapi saat kembung tidak kunjung sembuh setelah melakukan cara-cara di atas maka segera periksakan bayi Anda ke dokter.

Semoga ulasan penyebab bayi kembung ini bisa membantu Anda untuk mengatasi bayi yang rewel karena kembung. Artikel tentang Penyebab Bayi Kembung ini ditulis oleh Kenana Rahmi Annisa. – Last editted: 10/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.