Bayi Mimpi Buruk dan Menangis? Inilah Cara Mengatasinya

Bayi mimpi buruk menangis mungkin pernah dialami oleh sebagian orang tua, hal tersebut dianggap cukup mengkhawatirkan. Melihat buah hati yang menangis karena mengalami mimpi buruk membuat khawatir. Orang tua pasti berpikir bahwa ada sesuatu yang tidak benar yang terjadi.

Lain ceritanya ketika bayi tertidur nyenyak, orang tua terutama ibu akan merasa lebih tenang. Sejatinya hal itulah yang selalu diharapkan. Namun seperti yang telah dikutip tadi bahwa ada kalanya ketika bayi tiba-tiba menangis dalam tidur. Hal itu bisa jadi karena bayi mimpi buruk menangis.

Tidur merupakan salah satu kegiatan penting yang wajib dilakukan. Di awal kehidupannya, bayi memiliki durasi tidur yang cukup lama. Namun, seiring bertambahnya usia waktu tidurnya pun akan perlahan berkurang.

Kejadian bayi mimpi buruk menangis pasti membuat orang tua resah, lalu juga akan membuat si bayi tidak nyaman. Maka sangat pentinglah bagi para orang tua untuk mengetahui fakta dibalik kejadian bayi mimpi buruk menangis tersebut. Hal itu penting agar si orang tua bisa melakukan evaluasi untuk mencegah terulangnya kejadian itu.

Penyebab Bayi Mimpi Buruk

Bayi Mimpi Buruk dan Menangis? Inilah Cara Mengatasinya 1
Bayi Mimpi Buruk via bobo.grid.id

Berikut ini penyebab bayi mimpi buru, diantaranya :

1. Bayi Masih Beradaptasi Dengan Suhu Ruangan

Perubahan suhu ruangan yang mendadak bisa menjadi faktor yang mempengaruhi kenyamanan tidur si kecil. Bayi bisa merasa kaget ketika terjadi perubahan suhu yang signifikan. Hal itu bisa mempengaruhi pikiran dan perasaannya ketika tidur sehingga ia pun berpotensi mengalami mimpi buruk.

2. Suara Atau Kebisingan Di Sekitar Lingkungan

Ketika si kecil baru tertidur, biasanya orang tua akan berbicara pelan dan meninggalkannya dengan perlahan. Hal itu dikarenakan bayi yang mulai peka terhadap suara sekitar. Tidak jarang bayi langsung menangis ketika mendengarkan sedikit saja suara saat tidur. Bayi mimpi buruk menangis juga bisa disebabkan oleh faktor ini, hal itu karena dirinya merasa terganggu.

3. Perpindahan Posisi Tidur

Kadang kala bayi akan tertidur di dalam pelukan orang tuanya terutama si ibu. Nah, ketika hendak meletakkan si kecil di tempat tidurnya, ia pun sontak akan menjadi kaget dan menangis. Sebenarnya hal ini bisa berkaitan dengan mimpi buruk yang dialami oleh bayi karena ia merasa tidak nyaman.

4. Terkena gigitan serangga

Gigitan serangga bisa menjadi salah satu faktor penyebab si Kecil tiba-tiba terbangun dan menangis karena kesakitan.

6. Si Kecil Terlalu Kelelahan

Mengajak bayi berpergian dapat membuat dirinya menjadi kelelahan. Kadang si kecil merasa tidak nyaman di dalam perjalanan. Hal tersebut dapat membuat si kecil terbawa saat tidur dan menangis di tengah malam untuk menyatakan ketidaknyamannya.

7. Si Kecil Merasa Tertekan

Rasa tertekan pada bayi bisa disebabkan oleh suara keras yang membuatnya terkejut. Kadang kali suara tinggi akibat pertengkaran orang tua di depan si kecil juga kerap membuat ia merasa tertekan. Hal itu kemudian akan menyebabkan bayi mimpi buruk menangis dan tidak nyenyak ketika tertidur.

8. Bayi Sedang Tumbuh Gigi

Bayi yang sedang tumbuh gigi akan merasakan sakit dan tidak nyaman. Rasa sakit tersebut akan terus menjalar saat dirinya tertidur sehingga bisa membuat bayi mimpi buruk menangis. Saat tumbuh gigi, bayi memang akan mengalami masa-masa yang membuatnya harus lebih adaptif.

9. Bayi Sedang Sakit Atau Tidak Sehat

Keadaan bayi yang kurang fit atau dalam arti sederhananya sedang sakit, cenderung akan membuatnya mengalami mimpi buruk. Bayi mimpi buruk menangis bisa disebabkan karena tubuh mereka yang tidak terasa nyaman. Bahkan bukan hanya bayi saja, kita yang dewasa pasti sulit tidur nyenyak ketika sedang sakit.

Tips Mengatasi Bayi Mimpi Buruk

Bayi Mimpi Buruk dan Menangis? Inilah Cara Mengatasinya 2
Bayi Mimpi Buruk via honestdocs.id

Biasanya, seorang bayi hanya akan menangis sebentar ketika ia tidur. Setelah itu, tangisnya akan terhenti dan ia pun akan kembali tidur. Namun jika ia menangis dalam waktu lama, orang tua bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk menenangkan si kecil :

• Perhatikan dan juga awasi keadaan si kecil, apakah tangisnya bersifat sebentar atau tidak. Jika sudah dibiarkan beberapa waktu tetapi tangisnya masih berlanjut, coba tenangkan ia dengan cara mengusap punggung, kepala, atau perut. Lakukanlah cara itu dengan lembut hingga tangisnya mulai mereda dan ia kembali tertidur.

• Cobalah berbicara atau bersenandung lembut pada si kecil. Hal itu dilakukan agar ia merasakan tenang karena mengetahui kehadiran orang tuanya.

• Beberapa bayi tidur nyenyak saat ibu sambil menyusuinya ketika tidur. Maka jika bayi mengigau dan menangis saat tidur, tidak ada salahnya mencoba untuk menyusuinya secara perlahan. Pastikan juga agar langkah tersebut tidak sampai membangunkannya dari tidur.

• Jika si kecil mengigau dan menangis secara terus-menerus hingga menganggu pola tidurnya, maka jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter. Tanyalah apa yang salah dan mengganggu sehingga bayi mimpi buruk menangis dan tidak tenang saat tidur.

Cara Mencegah Bayi Mimpi Buruk

Bayi Mimpi Buruk dan Menangis? Inilah Cara Mengatasinya 3
Bayi Mimpi Buruk via indozone.id

Cara-cara berikut dapat mencegah bayi mimpi buruh di tengah malam :

1. Berikan Pendampingan

Bayi mimpi buruk menangis bisa diantisipasi dengan memberikan dampingan. Dampingam orang tua memang sangat penting dan tentu bisa menenangkan si kecil. Saat bayi menangis baik karena mimpi buruk ataupun hal lainnya, berusahalah untuk mendampingi.

2. Perhatikan Aktivitasnya

Aktivitas yang dilakukan dalam kesehariannya bisa memicu timbulnya mimpi saat si kecil tidur. Bila aktivitas yang dilakukannya menyenangkan, maka saat tidur pun ia akan merasa senang karena terbawa. Namun apabila aktivitasmya terbilang memberatkan atau membuatnya takut maka mimpi burukpun akan dialaminya. Dari sini, para orang tua diajak untuk selalu memperhatikan setiap aktivitas yang dilakukan oleh anak mereka.

3. Ciptakan Rasa Rileks

Rasa Rileks tentulah bisa mengurangi kecemasan yang dirasakan si kecil. Kecemasan yang timbul oleh banyak faktor akan bisa membuat bayi mimpi buruk menangis. Maka hal tepat yang bisa dilakukan adalah dengan membuat si kecil merasa rileks menjelang tidur.

Untuk menciptakan rasa rileks tersebut orang tua bisa melakukan beragam cara. Mulai dari membacakan cerita malam/dongeng sebelum tidur, mengajaknya bermain seru dan menyenangkan, serta menonton film kartun kesukaannya. Kegiatan-kegiatan itu bisa membuat bayi menjadi lebih rileks saat tidur sehingga menghindarkan mimpi buruk terjadi.

Sebenarnya, bayi masih belajar bagaimana cara mengekspresikan diri dan menangis adalah cara mereka berkomunikasi. Hubungan antara menangis saat tidur dan mimpi buruk pada bayi memang dipercaya oleh kebanyakan orang tua. Tetapi Perlu diketahui bahwa hingga saat ini belum ada penelitian atau pernyataan ahli yang membenarkan hal tersebut.

Ketika bayi sering  mengigau dan menangis saat tidur, orang tua mungkin akan khawatir dan bertanya-tanya apakah kondisi tersebut bahaya atau tidak. Secara umum, kondisi menangis ketika tidur pada si kecil merupakan hal yang tidak berbahaya. Namun, jika dibiarkan, keadaan tersebut bisa saja mengganggu pola tidur si kecil, juga menurunkan kualitas tidurnya.

Bayi baru lahir biasanya akan mengigau dalam bentuk menangis, menjerit, atau pun tiba-tiba tersenyum ketika ia terlelap. Hal ini karena bayi dinilai belum memiliki siklus tidur teratur sehingga kerap mengigau dalam tidurnya. Selama si kecil tidak memiliki gejala selain menangis dalam tidur, kondisi tersebut dinilai normal dan bukanlah suatu hal yang berbahaya.

Bayi memang akan sering mengalami hal-hal yang sebenarnya bertujuan untuk membuat mereka bisa lebih adaptif. Untuk itulah para orang tua dianjurkan untuk selalu mengawasi dan memperhatikan kegiatan anaknya. Hal itu karena setiap apa yang dilakukan oleh anak akan bisa memberinya pengaruh tertentu, dalam hal ini saat mereka tidur.

Ketika tidur, bayi mimpi buruk menangis mungkin sering dialami. Ketahuilah bahwa hal itu juga merupakan faktor yang cukup berakar dari segala aktivitas yang dilakukannya seharian. Maka perhatikanlah dengan baik si buah hati untuk menghindari hal yang mengkhawatirkan, dalam hal ini bayi mimpi buruk menangis.


Comment