5 Tips Aman dan Aturan Berpuasa Saat Hamil

Berpuasa merupakan salah satu kewajiban yang harus dijalankan bagi umat muslim. Namun bagi ibu hamil, berpuasa boleh dilakukan dan boleh tidak. Berpuasa saat hamil boleh saja dilakukan dengan beberapa catatan.

Sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa jika merasakan efek kehamilan seperti muntah atau pusing. Hal ini dikarenakan kemampuan berpuasa tiap ibu hamil berbeda-beda.

Mungkin saja ada ibu hamil yang kuat puasa seharian namun ada juga yang tidak. Oleh sebab itu, ibu hamil harus tau apa saja aturan yang harus dipatuhi saat ingin berpuasa. Sehingga, ibu dan janin bisa merasa nyaman dan aman saat berpuasa.

Hukum dan Aturan Berpuasa Bagi Ibu Hamil

Dalam agama islam, ibu hamil diberikan keringanan berpuasa. Terlebih jika ibu mengkhawatirkan kondisi kesehatan dan janinnya. Sebagai gantinya, ibu hamil yang tidak berpuasa wajib mengganti puasanya di kemudian hari atau membayar fidyah. 

Sedangkan dari segi kesehatan, berpuasa saat hamil tidak dianjurkan. Terlebih jika usia kandungan masih menginjak trimester pertama. Hal ini dikarenakan organ tubuh janin masih mengalami pembentukan secara signifikan.

Sehingga, ia membutuhkan asupan nutrisi yang banyak. Apabila ibu tetap memaksakan untuk berpuasa, dikhawatirkan bayi lahir dengan berat rendah. Setelah usia kandungan lepas dari trimester pertama, ibu hamil dapat berpuasa dengan beberapa catatan :

Kebutuhan nutrisi

Saat berpuasa, ibu harus menahan makan dan minum selama 12 jam. Makan dan minum hanya dibolehkan saat sahur dan berbuka. Oleh sebab itu, ibu hamil harus memperhatikan apa yang dikonsumsi, apakah nutrisinya sudah tercukupi?

Kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil seharusnya 2.500 kilo kalori per hari. Jumlah ini terdiri dari tiga unsur penting, yaitu 50% karbohidrat, 30% protein, dan 20% lemak. 

Protein bisa didapatkan dari nabati dan hewani. Sedangkan lemak bisa didapatkan dari kacang-kacangan. Selain tiga unsur penting tersebut, ibu hamil juga harus mengonsumsi asam folat, kalsium, dan zat besi.

Pola makan saat sahur dan berbuka

Berpuasa Saat Hamil via jatimtimes.com
Berpuasa Saat Hamil via jatimtimes.com

Sahur merupakan bagian yang tidak boleh dilewatkan. Sahur menjadi kunci pemasok energi untuk beraktivitas. Ibu hamil bisa mengonsumsi karbohidrat dari beras merah.

Konsumsi juga protein dari susu, telur, dan kacang-kacangan. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi serat supaya metabolisme lancar. Saat tiba waktunya berbuka, minumlah air putih terlebih dahulu setelah itu konsumsi makanan manis seperti kurma. Setelah itu, barulah mengonsumsi makanan berat.

Utamakan untuk mengonsumsi makanan berkuah, seperti sup untuk menghidrasi tubuh. Hindari makanan yang berkafein, banyak gorengan dan juga pedas.

Kondisi kesehatan ibu hamil

Berpuasa saat hamil tidak dianjurkan jika ibu hamil mengalami dehidrasi, lemas, sakit kepala, demam, mual dan muntah. Terlebih jika janin menunjukkan gerak pasif dan ibu mengalami nyeri perut.

Berpuasa saat hamil boleh dilakukan jika ibu dan janin dalam keadaan sehat. Ibu bisa mengkonsultasikan dengan dokter jika memang ingin berpuasa. 

Manfaat dan Resiko Berpuasa Saat Hamil

Berpuasa Saat Hamil
Berpuasa Saat Hamil via ninasusanti.com

Berpuasa saat hamil memiliki beberapa resiko bagi ibu dan janin. Namun, berpuasa saat hamil juga memiliki beberapa manfaat.

Resiko berpuasa saat hamil

Sebelum memutuskan untuk berpuasa saat hamil, pastikan kehamilan dalam kondisi sehat. Berpuasa bagi ibu hamil memiliki beberapa resiko. Namun resiko akan berkurang selama ibu dan janin mendapatkan nutrisi yang cukup. Resiko tersebut antara lain :

  1. Berat badan bayi lahir rendah
  2. Tubuh lemas
  3. Sakit kepala
  4. Asam lambung naik
  5. Kurang cairan (dehidrasi)

Manfaat berpuasa saat hamil

Walaupun memiliki beberapa risiko, bukan berarti ibu hamil tidak boleh berpuasa. Berpuasa saat hamil boleh saja dilakukan selama ibu dan janin berada dalam kondisi sehat. Ibu hamil juga harus memiliki berat badan yang cukup.

Jika memutuskan untuk berpuasa, usahakan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan bergizi. Konsumsi makanan bergizi pada saat berbuka dan sahur supaya kehamilan tetap sehat.

Berikut ini beberapa manfaat berpuasa bagi ibu hamil :

  • Mencegah berat badan berlebih

Umumnya, ibu hamil sering merasa lebih cepat lapar. Hal ini akan memicu resiko kenaikan berat badan berlebih. Namun, saat berpuasa, makan dan minum hanya bisa dilakukan pada saat sahur dan berbuka. Dengan demikian, resiko untuk memiliki berat badan berlebih akan lebih terkontrol.

  • Memperbaiki sel-sel dalam tubuh

Saat berpuasa, sel-sel di dalam tubuh akan membersihkan sisa-sisa kotoran kemudian kotoran akan dibuang. Sehingga sistem metabolisme tubuh yang rusak akan diperbaiki kembali.

  • Mencegah diabetes

Berpuasa dapat menurunkan kadar insulin dan gula dalam tubuh. Gula darah dan insulin sering menjadi pemicu penyakit diabetes.

  • Menjaga kesehatan jantung

Berpuasa dapat mengurangi resiko terkena sejumlah penyakit mematikan seperti jantung, kolestrol dan tekanan darah tinggi.

Tips Aman Berpuasa Saat Hamil

Berpuasa Saat Hamil
Berpuasa Saat Hamil via zakat.or.id

Agar ibu hamil tetap bugar dan janin dalam kandungan sehat, berikut ini beberapa tips saat berpuasa :

  • Hindari stress dan tetaplah tenang saat berpuasa. Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang berpuasa memiliki hormon stres yang lebih tinggi. Hal ini dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan dan janinnya.
  • Usahakan untuk tidak mengangkat beban berat atau berjalan terlalu jauh. Jika diperlukan, kurangi kegiatan rumah tangga yang membuat lelah. Jika ibu merasa lelah, cobalah untuk rileks dan beristirahat sebentar.
  • Bagi ibu hamil yang sedang bekerja, cobalah mengurangi jam kerja atau meminta tambahan istirahat.
  • Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat, seperti gandum, beras merah, sayur dan kacang-kacangan. Pemilihan makanan saat sahur dan berbuka sangat penting bagi kebutuhan nutrisi ibu hamil.
  • Hindari makakan yang manis. Mengonsumsi terlalu banyak makanan manis dapat membuat gula darah naik dan turun secara signifikan. Perubahan gula darah yang terlalu cepat dapat membuat ibu hamil lemas dan pusing.
  • Kurangi makanan tinggi lemak dan cepat saji. Sebaiknya. Penuhi kebutuhan protein dari telur, ikan dan juga lainnya.
  • Cukupi kebutuhan air minum per hari supaya tidak dehidrasi. Normalnya, air putih yang harus diminum sekitar 1,5-2 liter.

Berpuasa saat hamil boleh saja dilakukan namun ibu harus memastikan kondisi kesehatannya dan janin dalam keadaan baik-baik saja. Jika ibu merasakan kondisi yang bisa membahayan janin, akan lebih baik jika ibu membatalkan puasa.

Selain itu, ibu hamil juga harus waspada jika terjadi penurunan berat badan secara signifikan saat berpuasa. Terlebih jika gerak janin di dalam kandungan pasif atau terjadi nyeri di daerah perut seperti kontraksi.

Jika ibu hamil mengalami tanda-tanda seperti ini, ibu perlu memeriksakannya terlebih dulu sebelum berpuasa. Konsultasikan keadaan ibu dan janin ke dokter kandungan jika memang ingin berpusa.

Berpuasa saat hamil ditakutkan memiliki resiko jika nantinya berat bayi lahir rendah. Namun berpuasa juga memiliki beberapa manfaat bagi ibu hamil. Oleh sebab itu, ketika memilih berpuasa, ketahui kondisi dan perhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi saat berpuasa.

Editted by idN.

Shaqina

Love to write and sing, Love to be a good person. Menulis pertama kali di idNarmadi dimulai tanggal 31 Agustus 2019. Topik tulisannya banyak mengulas seputar kolam renang, olahraga renang, aplikasi handphone, medsos, parenting, kehamilan, ide kado, ide nama , belajar menggambar, pendidikan, kesehatan & lainnya

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published.