Apa Saja Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil? Berikut Ini Daftarnya!

Written By Sakinatul Muhimmah

Pada masa kehamilan, melakukan kebiasaan yang biasa dilakukan sebelum kehamilan dan juga kesukaan makanan perlu diperhatikan kembali.

Ada beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil agar tidak menyebabkan dampak buruk kepada janin didalam kandungannya.

Sebagai bunda yang mengandung calon buah hati, tentunya tidak mau membuat kesehatan pada calon bayinya terancam. Dengan demikian, kini bunda harus memperhatikan makanan yang akan dikonsumsinya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pembahasan mengenai makanan yang dilarang untuk ibu hamil yang tidak baik untuk kesehatan janinnya.

Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Makanan menjadi hal yang sangat penting diperhatikan ibu hamil. Karena jika mengkonsumsi makanan yang salah akan dapat membuat kesehatan janin didalam kandungan menjadi tidak baik.

berikut ini adalah beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil yang sebaiknya dihindari pada masa kehamilan :

1. Daging Mentah dan Setengah Matang

Daging mentah serta daging setengah matang adalah makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Daging dengan kondisi mentah / setengah mateng, biasanya mengandung parasite toxoplasma yang berbahaya bagi ibu yang sedang mengandung.

Parasite ini dapat menyebabkan infeksi pada janin meskipun bunda tidak mengalami gejala apapun. Biasanya efek dari infeksinya akan terlihat saat bayi tersebut terlahir.

Jadi, sebaiknya bunda yang ingin mengkonsumsinya seperti daging cincang, sosis dan sebagainya untuk dipastikan dahulu kematangannya.

Bunda bisa memasaknya hingga bagian dagingnya berwarna merah muda. Selain itu, sebaiknya untuk menghindari makanan seperti steak pada masa kehamilan.

2. Telur Mentah

Telur mentah biasanya mempunyai banyak manfaat jika dikonsumsi pada keadaan normal. Namun pada kehamilan, mengkonsumsi telur mentah dapat menyebabkan risiko gangguan pencernaan. Karena didalam telur mentah terkandung bakteri salmonella yang tidak baik untuk ibu yang sedang hamil.

Selain gangguan pada pencernaan, bunda juga akan terkena diare dan muntah-muntah jika mengkonsumsinya. Sebaiknya untuk memasaknya dengan matang sampai putih dan kuning dari telur tersebut padat.

3. Susu Tanpa Pasteurisasi

Susu mentah biasanya belum di pasteurisasi dan tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil. Proses pasteurisasi biasanya bertujuan untuk menetralkan susu dari bakteri jahat sehingga aman untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun. Hal ini berlaku juga pada keju dan yogurt.

Untuk mencegah hal tersebut, bunda bisa memilih susu khusus untuk ibu hamil. Karena pada susu tersebut mengandung asupan nutrisi dan vitamin yang melengkapi kebutuhan ibu hamil serta janin didalamnya.

Jika ingin membeli produk susu olahan, sebaiknya bunda memperhatikan kemasannya apakah telah diproses pasteurisasi atau belum. Karena susu yang tidak dinetralkan tersebut dapat mengandung bakteri Listeria, yang berkemungkinan bisa menyebabkan penyakit serius atau keguguran.

4. Sayuran Mentah

Sayuran mentah menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil konsumsi karena terdapat beberapa bakteri jahat didalamya. Beberapa kecambah seperti toge, kacang hijau dan daun semanggi tidak disarankan untuk dikonsumsinya secara mentah.

Alasannya, karena bakteri pada kecambah sangat sulit dibersihkan jika hanya dilakukan dengan proses mencucinya saja. Jadi bunda harus memasaknya sampai matang agar bisa aman untuk dikonsumsi.

Larangan ini berlaku juga untuk bunda yang tidak sedang hamil, namun bagi ibu hamil ini harus sangat diperhatikan. Karena akan mudah sekali terinfeksi oleh bakteri dari makanan-makanan tersebut.

5. Ikan Mengandung Merkuri

Memang pada dasarnya ikan menjadi sumber protein bagi ibu hamil. Namun, faktanya sebagian ikan dapat mengandung banyak merkuri yang dapat berdampak buruk pada kesehatan janin didalamnya.

Ikan merkuri terdapat pada tuna, makerel, hiu dan todak sehinggat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Tingginya jumlah merkuri didalam ikan tersebut akan membuat perkembangan saraf janin jadi terganggu.

Selain itu, ibu hamil juga diperlukan untuk membatasi dalam mengkonsumsi ikan salmon dan makerel. Jika mengkonsumsinya secara berlebihan maka akan menyebabkan paparan polutan dioksin dan Polychlorinated Biphenyls (PCB). Sebaiknya bagi ibu hamil yang ingin mengkonsumsinya tidak lebih dari dua porsi sedang perminggunya.

6. Sushi dan Sashimi

makanan yang dilarang untuk ibu hamil
Ilustrasi makanan yang dilarang untuk ibu hamil

Biasanya Sushi dan Sashimi sangat digemari beberapa orang. Namun, pada masa kehamilan makanan ini dapat membahayakan janin didalamnya. Sehingga menjadikan sushi dan sashimi menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Makanan tersebut dapat mengandung parasite didalam dagingnya karena tidak dimasak secara matang. Bagi kita yang ingin mengkonsumsinya, bisa dengan memasaknya sampai matang sempurna. Pada makanan seafood seperti udang, lobster dan kerrang bunda bisa memasaknya sampai menjadi putih susu.

7. Jus Buah Tidak di Pasteurisasi

Sama halnya seperti susu, jus buah yang biasanya siap minum dapat mengandung bakteri didalamnya. Hal ini termasuk juga jus dalam kemasan maupun pada jajanan pinggir jalan yang berkemungkinan kurang steril penyajiannya.

Jika ingin mengkonsumsi jus, sebaiknya bunda dapat membuatnya sendiri dirumah agar terjamin ke sterilasinya. Pastikan juga untuk mencuci buahnya dengan baik agar mencegah bakteri pada buah tersebut hilang dan aman untuk dikonsumsi.

8. Hati Hewan

Hati hewan sebenarnya baik dikonsumsi pada ibu hamil untuk mendapatkan banyak vitamin A untuk proses perkembangan janin. Terutama bagi ibu hamil yang berdarah rendah, hati hewan menjadi makanan alternatif untuk dapat mengatasi masalah tersebut.

makanan yang dilarang untuk ibu hamil
Bumil wajib tahu makanan yang dilarang untuk ibu hamil

Namun, hati hewan menjadi tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan dan ibu hamil yang memiliki tekanan darah agak tinggi. Hal tersebut akan meningkatkan tekanan darah meningkat yang membahayakan kesehatan ibu hamil.

Selain itu, Vitamin A yang berlebih juga dapat membahayakan janin sehingga tidak tumbuh secara optimal. Jadi fix ya hati hewan merupakan makanan yang dilarang untuk ibu hamil jika berlebihan.

9. Mengkonsumsi Alkohol

Menurut beberapa dokter, minum alcohol pada masa kehamilan membuat bayi terlahir dengan Fetal Alcohol Syndrome janin.

Tandanya dapat terlihat pada berat badan yang rendah saat lahir, ketidakmampuan dalam belajar, gangguan prilaku dan terhambat tumbuh kembangnya. Alcohol juga menyebabkan risiko keguguran pada janin semakin tinggi.

Jika sebelum masa kehamilan sudah kecanduan minum alcohol, sebaiknya segera berkonsultasi kedokter. Dengan demikian, maka janin yang ada didalam kandungan bunda akan terlahir sehat serta mempunyai tumbuh kembang yang baik.

10. Mengkonsumsi Ramuan Herbal

Pada masa kehamilan, sebaiknya untuk menghindari dahulu ramuan herbal seperi jamu, teh herbal dan ramuan lainnya. menurut American Pregnancy, ibu hamil yang suka mengonsumsi ramuan herbal dapat menyebabkan efek stimulai Rahim yang bisa menimbulkan kontraksi.

Ramuan yang dimaksudnya adalah seperti efedrina, dong quai, kencur dan rosemary. Jadi, baik itu ramuan herbal local maupun luar tetap berbahaya untuk janin layaknya seperti mengkonsumsi obat-obatan.

Selain itu, menurut penelitian di Amerika ramuan herbal seperti ginseng, lidah buaya dan teh dandelion juga tidak dianjurkan ibu hamil. Lebih disarankan untuk meminum teh biasa dibanding yang herbal. Jika ingin mengkonsumsi ramuan herbal, ada baiknya berkonsultasi ke dokter dahulu.

11. Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil; Cepat Saji

Bagi kita yang menyukai makanan fast food sebaiknya untuk menguranginya pada saat kehamilan. Makanan fast food berupa fried chicken, Burger dan kentang goreng yang dapat menyebabkan obesitas pada masa kehamilan.

Selain itu, makanan fast food mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan persalinan premature. Jadi untuk menjaga kesehatan janin, bunda bisa menghindari makanan fast food tersebut.

Makanan yang dilarang untuk ibu hamil konsumsi ini harus sangat diperhatikan. Karena, makanan merupakan sumber asupan terpenting, terutama pada masa kehamilan yang memerlukan nutrisi dua kali lipat dibandingkan sebelum masa kehamilan.

Untuk memastikan kesehatan dan sterilisasinya, bunda bisa mengolah makanan sendiri. Seperti membuat jus, mengolah daging dan makanan lainnya.

Pastikan juga memakan buah-buahan sebagai pendukung nutrisi serta vitamin yang baik untuk tumbuh kembang janin. Ingat bahwa menghindari makanan yang dilarang untuk ibu hamil wajib dihindari.

Editted: 25/06/2021 by IDNarmadi.

Leave a Comment