Belajar Teknik Pernafasan Renang Bagi Pemula

Olahraga renang merupakan salah satu cabang olahraga populer di dunia. Salah satu dasar dari berenang adalah teknik pernafasan renang. Bagi Anda yang ingin belajar olahraga ini, Anda perlu menguasai teknik dasar tersebut.

Selain Pernafasan terdapat 2 teknik yang harus Anda kuasai yakni mengapung, dan meluncur. Namun, yang akan dibahas kali ini adalah teknik pernafasan. Teknik ini merupakan salah satu dasar dari Anda untuk belajar olahraga populer tersebut. Bernafas merupakan sebuah kebutuhan pokok dari manusia.

Proses pengambilan udara yang mengandung oksigen tersebut dikendalikan oleh alam bawah sadar manusia. Sistem pengendalian tersebut sudah otomatis dan tidak bisa dihentikan, bisa Anda bayangkan bukan bila pernafasan berhenti akan seperti apa?

Dalam kata lain bernafas merupakan kegiatan penting bagi tubuh yang memang tidak bisa dihentikan. Proses pengambilan udara tersebut memiliki alur yang panjang.

Pentingnya kandungan oksigen yang dihirup adalah untuk membantu sirkulasi darah yang ada di tubuh manusia. Lantas bagaimana bisa bernafas di dalam air saat berenang?

Teknik pernafasan renang memiliki beberapa cara yang perlu dipelajari oleh para pemula. Teknik tersebut ternyata sangat mudah, dan dapat Anda pelajari secara otodidak.

Teknik pernafasan dalam olahraga ini hanya membutuhkan pengaturan pola atau ritme yang tepat saja. Pola sistem mengambil dan membuang udara saat didalam airlah yang perlu Anda pelajari. Ingin tau lebih banyak? Yuk, simak baik- baik teknik pernafasan renang berikut.

3 Persiapan Belajar Teknik Pernafasan Renang Yang Paling Dasar

Bagi para pemula, aspek dasar dalam teknik pernafasan renang ada dua yaitu : ketika wajah masuk kedalam air dan ritme pernafasan. 3 cara dasar dalam belajar teknik pernafasan renang tersebut adalah sebagai berikut.

1. Tenang

Cara pertama yang perlu Anda lakukan adalah tenang. Tenang merupakan cara yang sedikit sulit bagi Anda yang memiliki sifat mudah panik. Sebelum Anda belajar teknik pernafasan maka tenangkan diri Anda terlebih dahulu.

Perasaan panik akan membuat Anda menjadi sulit bernafas dan mengerti ritme pernafasan saat didalam air. Perasaan tenang akan membuat tubuh Anda menjadi rileks dan mudah memahami ritme bernafas Anda.

2. Kacamata Renang

Bagi Anda para pemula, kacamata renang biasanya dibutuhkan untuk membantu melihat saat berenang. Para pemula untuk pertamakali biasanya takut membuka mata saat kepala berada di dalam air.

Kacamata renang dapat membantu Anda dalam belajar teknik pernafasan renang. Perasaan kurang nyaman saat mencoba memasukan kepala kedalam air akan berkurang ketika Anda dapat melihat dasar kolam.

Selain itu, kacamata renang juga dapat membantu mencegah iritasi pada mata setelah selesai berenang.

3. Tidak Menahan Nafas

Menahan Nafas saat berada didalam air merupakan hal yang biasa dilakukan oleh para pemula. Jangan lakukan hal tersebut, karena Anda tidak akan menemukan ritme bernafas yang tepat bila melakukannya.

Lakukan tarikan nafas ketika wajah Anda berada di permukaan dan buang nafas ketika wajah atau kepala Anda di dalam air. Pengambilan nafas dilakukan dengan menggunakan mulut lalu pembuangan dilakukan dengan menggunakan mulut.

Hal tersebut akan menciptakan gelembung udara saat berada di dalam air. Bila Anda melakukan ritme tersebut maka paru- paru tetap akan mendapatkan asupan oksigen saat berada di dalam air.

Dengan 3 persiapan belajar tersebut, Anda akan mudah dalam belajar teknik pernafasan renang. Apabila Anda merasa kesulitan di kolam yang dalam, maka Anda dapat belajar di kolam yang dangkal terlebih dahulu.

5 Latihan Dasar Teknik Pernafasan Renang Bagi Pemula

Bila Anda masih merasa kesulitan dalam belajar teknik dasar pernafasan renang, Anda dapat mencoba tips latihan dasar teknik pernafasan berikut.

1. Latihan Menahan Nafas

Lakukan latihan menahan napas di dalam kolam yang dangkal terlebih dahulu. Tekuk lutut atau ambil posisi berjongkok, hingga kepala Anda tenggelam atau sepenuhnya berada didalam air.

Lakukan penahanan nafas selama beberapa detik di posisi tersebut, lalu bangkitlah ke atas permukaan ketika Anda rasa cukup.

2. Latihan Membuang Nafas

teknik pernafasan renang
membuang nafas

Masih sama dengan posisi latihan menahan nafas, yaitu berjongkok di dasar kolam. Namun, pada latihan kali ini Anda tidak menahan nafas, tapi membuang nafas ketika berada di dalam air.

Buanglah nafas melalui hidung, seperti saat Anda menghembuskan nafas di darat. Ketika Anda membuang nafas gelembung udara akan tercipta di dalam air. Lakukan latihan membuang nafas dengan hidung maupun mulut Anda.

3. Latihan Menarik dan Membuang Nafas

teknik pernafasan renang
mengambil nafas

Masih tetap di posisi berjongkok di dalam air. Posisikan tubuh berjongkok dengan kepala berada di permukaan air antara hidung dan mulut. Sekarang berlatihlah menghirup air di atas melalui hidung dan buang air di dalam air melalui mulut Anda.

4. Latihan Pernafasan Posisi Horizontal

Kali ini cobalah pernafasan dengan memposisikan tubuh horizontal. Posisikan wajah berada di dalam air, cobalah untuk meniupkan gelembung melalui hidung atau mulut atau melaliu keduanya.

Kemudian pegang tepi kolam dan cobalah masuk ke posisi horizontal dengan wajah Anda menghadap ke bawah. Setelah Anda diposisi tersebut, cobalah sambil terus meniup gelembung melalui mulut atau hidung Anda.

Setelah menempati posisi horizontal, Anda dapat mencoba menggunakan tendangan bergetar santai.

5. Latihan Bernafas

Setelah Anda sudah melalui step diatas, maka cobalah teknik bernafas lengkap. Posisikan tubuh Anda di kolam yang dangkal terlebih dahulu bila Anda belum yakin.

Lakukan gerakan naik turun untuk kepala di kolam tersebut. Tarik napas saat kepala Anda berada di atas air dan buang napas saat kepala Anda berada di bawah air.

Lakukan penarikan nafas menggunakan hidung atau mulut sesuai kenyamanan Anda. Lalu buang nafas saat berada di dalam air melalui hidung atau mulut sesuai kenyamanan Anda.

Bagaimana mudah bukan belajar teknik pernafasan renang? bagi Anda para pemula yang ingin belajar maka kunci utama yang perlu Anda miliki adalah tenang.

Perasaan tenang akan membuat Anda mudah beradaptasi dengan ritme pernafasan yang baru. Bila Anda merasa tidak yakin belajar sendiri, maka alangkah baiknya Anda belajar bersama teman yang sudah menguasai teknik berenang, ataupun bersama pelatih renang.

Demi keselamatan Anda sendiri maka belajarlah di kolam yang dangkal terlebih dahulu. Sangat dianjurkan bagi Anda yang memiliki riwayat Ashma untuk belajar bersama instruktur dan konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

Setelah Anda menguasai teknik pernafasan renang, Anda juga harus belajar teknik pernafasan renang pada gaya- gaya renang yang lain. Setiap gaya renang memiliki teknik pernafasan yang berbeda, namun pada dasarnya sama.

Dasar pernafasan dalam renang semua sama yaitu timing kepala di dalam air dan ritme pernafasan seperti yang sudah di katakan diatas. Kedua dasar pernafasan tersebut akan anda kuasai bila Anda rajin berlatih dan mengaplikasikannya.

Semua manfaat renang gaya bebas, dada, punggung, ataupun yang lainnya akan Anda dapatkan, bila Anda bisa menguasai teknik dasar pernafasan terlebih dahulu. Sekian pembahasan mengenai belajar teknik pernafasan renang bagi pemula, semoga bermanfaat. (ad)


Comment