Ini Loh Berat Bayi Ideal Hingga Usia 12 Bulan

berat bayi ideal

Orang tua harus memperhatikan berat badan bayi dari lahir hingga 1 tahun pertamanya. Berat bayi ideal bisa dijadikan sebagai tolak ukur bayi tersebut sehat atau tidak. Berat bayi ideal yang baru lahir biasanya antara 2.5 kg hingga 4 kg. Sangat penting bagi bunda untuk mengukur perkembangan berat badan bayi setelah lahir.

Pertumbuhan bayi normal dilihat dari berat badannya. Jika berat badan bayi terus mengalami kenaikan berarti bayi semakin sehat. Tapi jika bayi mengalami penurunan terus-menerus, coba bunda konsultasikan ke dokter. Ikuti anjuran dan saran dokter apa yang harus bunda lakukan agar mencapai berat bayi ideal.

Biasanya berat bayi ideal pada umur 1 sampai 3 bulan berkisar dari 5.4 kg hingga 7 kg. Sedangkan panjang badan ideal yaitiu 58 cm hingga 62 cm. Pertambahan berat badan bayi dan pertumbuhan tinggi badannya sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang diberikan oleh bunda.

Faktor yang Mempengaruhi Berat Ideal  Bayi

berat bayi ideal
sumber grid.id

Berat badan bayi memang berbeda-beda karena ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Jika bunda ingin menaikkan berat badan bayi agar ideal, maka perhatikan faktor berikut ini.

1. Kuantitas ASI

Faktor yang mempengaruhi berat bayi ideal adalah asupan ASI. Bunda harus memberikan ASI setidaknya 8 kali sehari dengan durasi waktu menyusui 10 menit. Jika menggunakan susu formula, sebaiknya berikan sebanyak 6 kali dalam sehari dengan takaran susu 180 ml hingga 200 ml.

2. Durasi BAB

Bayi yang normal biasanya akan buang air besar 1 hingga 2 kali dalam sehari. Dilihat pula dari tekstur tinja bayi, jika tidak menimbulkan bau berarti aman dan tidak ada masalah di pencernaannya. Bayi yang minum ASI dengan bayi yang minum susu formula pun tekstur tinjanya akan berbeda. Tekstur tinja bayi yang  minum ASI  lebih lembut dibanding bayi yang minum susu formula.

3. Asupan Gizi

Setelah bayi menginjak usia 6 bulan, berat bayi ideal akan terlihat jika diberi asupan yang cukup. Pada usia ini, dianjurkan agar bunda memberi ASI setiap 4 hingga 6 jam sekali. Untuk bayi yang mengonsumsi susu formula, sebaiknya diberikan sekitar 200 ml hingga 250 ml sebanyak 6 kali dalam sehari.

4. Menu MPASI

Kebanyakan bayi biasanya diberikan MPASI pada umur 6 bulan. Bunda bisa mulai memberikan makanan pendamping dengan porsi yang kecil terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa dengan porsi kecil, bertahaplah dalam berikan porsi yang lebih banyak. Makanan pendamping ASI antara lain yaitu sereal bayi, buah–buahan, ubi, dan sejenisnya yang lembut dan aman untuk bayi.

5. Kebutuhan Susu

Ketika menginjak umur 7 hingga 12 bulan, bayi akan mengalami kenaikan berat badan sekitar 3 sampai 4 kali lipat. Dengan tinggi badan sekitar 72 cm hingga 77 cm. Pada usia ini, mereka sudah bisa diberikan susu selain ASI contohnya susu sapi, susu kedelai, dan susu kambing. Jika bayi menyukai susu selain ASI, bunda bisa memberikannya sebanyak 2 sampai 3 kali sehari.

6. Camilan Sehat

Biasanya diumur 7 hingga 12 bulan, bisa diperkenalkan dengan berbagai makanan, misalnya camilan. Tentunya, camilan ini haruslah khusus bayi serta aman bagi usus dan pencernaannya. Dianjurkan untuk memberikan makanan pendamping sebanyak 3x sehari. Jika bayi suka camilan, berikan pula camilan sehat khusus bayi.

Baca Juga: Yuk Bunda Kenali Manfaat Susu Kambing untuk Bayi

7. Kesehatan Pencernaan

Bayi yang berumur 7 sampai 12 bulan pasti akan mengalami masa sulit buang air besar. Jika hal tersebut terjadi, maka bunda bisa memberikan makanan yang berserat untuk mengatasinya agar lancar buang air besar. Kesehatan pencernaan juga akan mempengaruhi berat bayi ideal ketika mereka mulai tumbuh besar.

Selain itu, terdadpat tiga faktor utama yang tidak hanya menandai berat bayi ideal, namun juga tumbuh kembangnya. Faktor-faktor tersebut adalah:

  1. Tinggi badan bayi
  1. Berat badan bayi
  1. Lingkar kepala bayi

Beberapa orang tua pasti pernah mengeluh perihal bayi yang susah makan dan tidak memiliki berat badan ideal. Sebenarnya, bunda tidak pelu khawatir, semua akan aman jika berat badan bayi masuk ke dalam kategori yang normal. Bayi pasti akan tumbuh sehat jika nafsu makannya juga bagus. Patut dipertanyakan jika berat badan bayi selalu mengalami penurunan atau bahkan berlebihan.

Faktor Penyebab Berat Bayi Tidak Ideal

berat bayi ideal
sumber : verywellfamily.com

Ada banyak kasus di mana para bunda merasa resah jika bayinya tidak memiliki berat badan yang ideal. Sejatinya, berat badan hanyalah salah satu indikasi bayi tumbuh dengan baik. Namun, yang paling utama adalah bayi tumbuh dengan sehat dan ceria. Ada beberapa hal yang membuat bayi tidak memiliki berat badan ideal, misalnya:

Berat badan bayi mengalami penurunan

Kurangnya asupan gizi yang seimbang bisa menjadi penyebab turunnya berat badan bayi. Selain itu, berat bayi ideal juga dipengaruhi oleh faktor keturunan. Hal tersebut bisa terjadi jika ayah atau bunda memang kurus dan sang bayi pun mendapat tubuh yang kecil. Namun, jika si kecil terus-menerus mengalami penurunan berat badan, maka bunda harus segera konsultasi ke dokter.

Berat badan bayi kelebihan

Selain faktor penurunan berat badan, penyebab orang tua berfikir bahwa bayinya tidak memiliki berat badan ideal adalah ketika mereka gemuk. Bayi yang gemuk dan lucu memang sangat menggemasskan, namun berat badan mereka bisa saja bertambah tanpa pengawasan. Biasanya bayi yang terus bertambah beratnya memiliki masalah dengan kadar gula darah.

Supaya mendapat berat bayi ideal, saat masa kehamilan sebaiknya ibu menjaga pola makan dan konsumsi makanan yang bernutrisi tinggi. Kenaikan berat badan ibu sangatlah mempengaruhi berat badan bayi yang ada dalam janin. Sehingga ibu hamil sangat disarankan untuk mengontrol berat badannya dan memperbanyak konsumsi makanan yang bernutrisi. Ibu hamil pun harus melatih fisiknya agar tetap sehat sehingga calon bayi pun sehat.

Ibu hamil disarankan pasti untuk tetap berolahraga. Tidak perlu olahraga yang membuat lelah, cukup dengan mengeluarkan keringat saja. Bukan hanya untuk menyehatkan tetapi untuk menyeimbangkan berat badan bayi dan ibunya. Sehingga makanan yang dimakan tidak hanya untuk ibunya saja tapi untuk bayinya pula.

Jenis kelamin bayi pun biasanya akan mempengaruhi berat bayi ideal. Berat badan bayi perempuan biasanya akan lebih kecil dibandingkan dengan bayi laki–laki. Tapi hal ini tidak selamanya menentukan berat bayi ideal, ibu harus tetap memperhatikan pola makan saat ibu sedang hamil. Maka dari itu, dokter pasti menganjurkan untuk mengontrol makan saat sedang hamil.

Tips Dan Trik Menciptakan Berat Bayi Ideal

berat bayi ideal
sumber : childrensmd.org

Jika ingin mendapatkan berat badan ideal untuk bayi, maka bunda bisa memprogramnya. Ada beberapa tips untuk mendapatkan berat bayi ideal sebagai berikut:

  1. Berikanlah ASI atau susu fomula yang rutin
  2. Perhatikan daya hisap bayi terhadap puting susu
  3. Periksa lidah bayi
  4. Menyusui dengan tenang dan santai, karena itu akan mempengaruhi produksi ASI
  5. Jika bayi sudah di atas 6 bulan atau sudah bisa makan dengan MPASI, maka berikan makanan yang bernutrisi tinggi. Contohnya ikan, buah-buahan, sayur, keju, dll
  6. Jangan lupa untuk selalu periksakan bayi secara rutin agar terkontrol oleh dokter.

Jangan khawatir jika berat badan bayi saat baru lahir sangat rendah dibanding bayi lainnya. Namun biasanya setelah dilahirkan bayi pasti akan mendapatkan berat bayi ideal jika asupan gizinya terpenuhi oleh orang tua. Orang tua harus ekstra hati–hati saat memberikan asupan kepada bayinya. Berikanlah asupan gizi yang seimbang yang mencakup 4 sehat 5 sempurna.

Coba berikan makanan yang mengandung energi, protein kalsium, dan zat besi. Agar si kecil memiliki berat bayi ideal. Jangan takut untuk konsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan vitamin atau suplemen agar nafsu makan bayi dapat terpenuhi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.